Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

PENERAPAN TEKNOLOGI ROOTER SYSTEM UNTUK MENGATASI GENANGAN DI WILAYAH TANJUNG KARANG Tri Sulistyowati; Didi S. Agustawijaya; Miko Eniarti; Ismail Hoesain Muchtaranda; Ngudiyono Ngudiyono
Jurnal Pepadu Vol 3 No 3 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.24 KB)

Abstract

Saat ini, banyaknya kawasan terbangun menyebabkan perubahan penggunaan lahan meningkat, sehingga menyebabkan berkurangnya ruang terbuka hijau dan daerah resapan air. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknologi rooter system dan pemanfaatannya sebagai resapan air di kawasan Tanjung Karang, Mataram. Rooter system merupakan salah satu alternatif teknologi resapan air hujan yang ekonomis, dan ramah lingkungan. Rooter system dirancang seperti akar pohon dan diadaptasi dari sumur resapan biopori, yang digunakan untuk meresapkan air ke dalam tanah melalui pipa berlubang yang dimasukkan ke dalam tanah dengan kemiringan 45o. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode sosialisasi, ceramah, diskusi, dan praktek membuat rooter system. Berdasarkan hasil penyuluhan dan pelatihan, maka peserta telah memahami bagaimana membuat dan memasang rooter system sebagai resapan air untuk mengatasi permasalahan banjir dan genangan.
Pendugaan Potensi Air Tanah Untuk Mengatasi Krisis Air Pasca Gempa di Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara Jurnal Pepadu; Tri Sulistyowati; Miko Eniarti; Lilik Hanifah; Akmaluddin Akmaluddin; Ngudiyono Ngudiyono
Jurnal Pepadu Vol 2 No 2 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i2.2189

Abstract

ABSTRAKPasca bencana gempa Lombok tahun 2018, bencana kekeringan juga melanda Kabupaten LombokUtara (KLU). Bencana kekeringan di Lombok Utara ini sudah menjadi bencana musiman. Dari limakecamatan yang ada, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Utara mencatatsekitar 71 dusun di 20 desa dengan jumlah KK terdampak 9,388 KK atau 28,136 jiwa merasakankekurangan air. Desa Pemenang Barat merupakan salah satu desa di Kecamatan Pemenang yangterdampak kekeringan dan masih kekurangan akan ketersediaan air baku pada musim kemarau.Berdasarkan pengamatan di desa Pemenang Barat penggunaan sumur galian dan sumur bor telahdilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun pemanfaatan sumur galian dan sumur borini tidak selalu memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah tersebut. Sehingga perlu adanya suatuusaha pencarian sumber air tanah di daerah tersebut. Untuk mendapatkan sumber air dapat di lakukanpenyelidikan awal di bawah permukaan tanah untuk mengetahui ada tidaknya lapisan pembawa air(akuifer) dengan cara menentukan letak dan kedalaman akuifer air tanah dengan menggunakan metodegeolistrik. Berdasarkan hasil pendugaan potensi air tanah dengan geolistrik di desa Pemenang Baratdiperoleh kedalaman akuifer berkisar antara 20-150 m, dengan ketebalan akuifer 10-80 m. Sehinggadiharapkan hasil pendugaan potensi air tanah ini dapat digunakan sebagai dasar untuk menggalipotensi sumber air untuk mengatasi krisis air dan membantu proses pemulihan pasca bencana gempamaupun kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa