Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

GAYA BAHASA PADA NOVEL MILEA SUARA DARI DILAN KARYA PIDI BAIQ DAN IMPLIKASINYA DI SMA Chythia Andhini Desty N; Muhammad Fuad; Munaris Munaris
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 Sep (2021): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe rhetorical language style and figurative language style in the novel Milea Suara dari Dilan by Pidi Baiq and its learning design. The research method used is descriptive qualitative. The data analyzed are words, phrases, clauses, or sentences containing rhetorical language styles and figurative language. The results showed that in the novel Milea Suara dari Dilan by Pidi Baiq, 56 data were found consisting of 32 rhetorical language style data including alliteration, asonance, anastroph, apostroph, asindenton, ellipsis, pleonasm, tautology, perifrasis, erotesis, correction, hyperbole, paradox, and oxymorone. 24 figurative language style data that include equations, metaphors, personifications, eponyms, epithets, synectdokes, cynicisms, sarcasm, and inuendo. Based on this research, researchers compiled a literature learning design for students of class XII even semester with KD 3.9 Analyzing the content and language of the novel. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan dalam novel Milea Suara dari Dilan karya Pidi Baiq dan rancangan pembelajarannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis adalah kata, frasa, klausa, atau kalimat yang mengandung gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Milea Suara dari Dilan karya Pidi Baiq ditemukan 56 data yang terdiri atas 32 data gaya bahasa retoris meliputi aliterasi, asonansi, anastrof, apostrof, asindenton, elipsis, pleonasme, tautologi, perifrasis, erotesis, koreksio, hiperbola, paradoks, dan oksimoron. 24 data gaya bahasa kiasan yang meliputi persamaan, metafora, personifikasi, eponim, epitet, sinekdoke, sinisme, sarkasme, dan inuendo. Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti menyusun rancangan pembelajaran sastra untuk peserta didik kelas XII semester genap dengan KD 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel. Keywords: language style, novel, learning designDOI Artikel: https://doi.org/10.23960/J-Simbol/v9i2.2021.5
Nilai Penguatan Pendidikan Karakter Integritas dalam Novel Rasa Karya Tere Liye Qori Tri Arviki; Muhammad Fuad; Sumarti; Munaris
Edukasi Lingua Sastra Vol 21 No 2 (2023): Edukasi Lingua Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/elsa.v21i2.770

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah krisis karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai penguatan karakter integritas dalam novel Rasa karya Tere Liye. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data novel Rasa karya Tere Liye. Objek penelitian ini kata/ kalusa/kalimat/paragraf yang mengandung nilai penguatan pendidikan karakter integritas dalam novel Rasa karya Tere Liye. Pengumpulan data pada penelitian ini berbasis teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu (1) redukasi data, (2) penyajian dan analisis data, (3) penyimpulan data. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan data nilai karakter integritas dengan subnilai tanggung jawab dan keteladanan. Nilai integritas ini berkaitan dengan sikap untuk dapat dipercaya baik dalam tindakan dan perbuatan maupun komitmen dan kesetiaan pada nilai kemanuasiaan dan moral pada umumnya atau secara universal. Nilai ini dapat dijadikan sebagai rujukan pembelajaran nilai pendidikan karakter di SMA
Indonesian students’ reading literacy ability in the cooperative integrated reading and composition learning: A meta-analysis Muhammad Fuad; Edi Suyanto; Ulul Azmi Muhammad; Suparman Suparman
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 12, No 4: December 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v12i4.25171

Abstract

A few of meta-analysis studies regarding the intervention of cooperative learning have been conducted. However, it has not been performed on the studies related to the intervention of cooperative integrated reading and composition (CIRC) learning for Indonesian students’ reading literacy. This study aims to approximate and examine the effect of CIRC learning on students’ reading literacy ability across group size of intervention, educational level, and geographical location. A meta-analysis was performed to conduct this study. The search of document using the database of Google Scholar found 97 documents. The selection of document established 10 documents published from 2015–2021 consisting of one conference paper and nine journal articles. Hedges’ equation was employed to measure the effect size. The data analysis used the Z test and Q Cochrane test. The results revealed that the CIRC learning had a strong positive effect (g=2.041; p<0.05) on students’ reading literacy ability. It indicates that the CIRC learning is effective for enhancing students’ reading literacy ability. Furthermore, some moderating factors such as group size of intervention, educational level, and geographical location did not affect students’ heterogeneous reading literacy ability. This study suggests language teachers to use the CIRC learning in enhancing students’ reading literacy ability.
Aksiologi Sebagai Landasan Ilmu: Menyelaraskan Literasi Digital dan Etika Digital di Era Society 5.0 Istiqomah Ahsanu Amala; Muhammad Fuad; Ulul Azmi Muhammad; Erna Rochana
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara literasi digital dan etika digital dalam pendidikan di era society 5.0 dengan dasar aksiologi sebagai landasan ilmu. Dalam penelitian ini, aksiologi berperan sebagai pedoman moral dan etika yang mengarahkan penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran. Pendekatan fenomenologi kualitatif digunakan untuk memahami bagaimana perspektif Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Malang menyelaraskan literasi digital dan etika digital dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki literasi digital tinggi dapat mengintegrasikan etika digital dalam aktivitas akademik mereka. Penerapan literasi digital dan etika digital berbasis aksiologi di pendidikan tinggi sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai pengguna teknologi yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga bertanggung jawab secara etis. Penelitian ini memberikan wawasan penting dalam memahami bagaimana literasi digital dan etika digital yang berlandaskan pada nilai-nilai aksiologi dapat meningkatkan kualitas pendidikan di era society 5.0.