Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Risk Management Analysis of Building Construction Project in the Jakarta City Ahmad Waris Maulana; Budi Santosa
Jurnal Fondasi Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v9i1.7199

Abstract

Building construction project is one of the projects that has a high risk based on the workload and the height of the building structure. Implementation of this construction takes a long and complex. Therefore, it can cause uncertainty of conditions in the field raises various risks in the implementation of the project. Risk management should apply at the initial phase for project development, risk management will be very useful in developing an understanding of project uncertainty. It is very important to understand the risk management concept before understanding the risks in building construction industry. This study aims to obtain the dominant most influential risk factors in a building construction project by using Relative Important Index (RII) Method. The RII method is used to look at the greatest risk factors. Primary data of the research were obtained by filling the risk factor questionnaire by 32 respondents with the positions of Consultans, Chief Expert, Project Manager, and Site Manager. The results showed that The events included in the high risk category are as follows; lack of detailed drawings, a change in design, the designs and drawings do not comply with the bill of quantity, the amount of labor is changing, lack of availability of workers, lack of control and coordination in the field, additional scope of work, inaccuracy and mismatch of detailed specifications on the design, lack of worker expertise and lack of qualified staff, error estimating costs and implementation time.
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK MENILAI KINERJA IRIGASI Hoerudin Hoerudin; Budi Santosa
Rekayasa Sipil Vol. 16 No. 2 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.2
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2022.016.02.1

Abstract

Irrigation is a supporting infrastructure for water distribution in agriculture. Its role is vital, especially for agricultural areas which are not rain-fed, meaning that to irrigate agricultural areas the irrigation infrastructure is needed. It is important for all parties involved in agriculture and irrigation management institutions to find out and ensure the condition and performance of an irrigation network, whether its function is still as planned or even vice versa. So far, the performance evaluation of irrigation networks is still carried out conventionally and only reaches a form of Maintenance Operation report, not specific to its performance. So based on these conditions, this research will build an expert system that can be used to assess the performance of irrigation networks. The design begins by determining the logic of assessment that will be used as a way of thinking from the expert system that will be built. The indicators used by the system to assess irrigation performance are as stated in the regulation of the Ministry of Public Works and Public Housing No. 12 of 2015. After designing the expert system, the next step is to simulate it using the data available in the operation and maintenance reports of some irrigation networks that are used as samples. Then the simulation results are analyzed so that it can be known whether the system can work as planned or not. The system simulation results show a mismatch between the two indicators namely the performance of infrastructure and water services. While other assessment indicators have logical results.
Perencanaan Kebutuhan Air Pada Areal Irigasi Bendung Walahar Karawang, Jawa Barat Rika Sri Amalia; Budi Santosa
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2022): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1563.501 KB) | DOI: 10.47467/elmujtama.v2i3.2139

Abstract

Planning for water needs for irrigation areas is carried out to determine the water needs for plants to grow and develop. The source of water obtained for meeting water needs comes from the Walahar Dam. The results of water demand planning can also be used to simulate cropping patterns. Cropping patterns are very helpful for farmers in determining effective and efficient planting times. Calculation of plant water needs is processed from climatological data and rainfall data, the results of which are demand discharge. Based on the results of the calculation of water requirements for plants, the average discharge requirement is 0.65 m3/second – 9.59 m3/second, while the available water or available discharge in Walahar Weir is 183.90 m3/second. So it can be concluded that the available water in Walahar Weir can meet the water needs of plants. Keywords: Discharge, Climatological Data, Rainfall Data, Plant Water Demand Planning
OPTIMALISASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) MENGGUNAKAN GPS-X Yuni Wahyuni Sah; Budi Santosa; Haryono Putro
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 21, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2022.v21i2.7191

Abstract

IPAL Cimanggis berlokasi di Jakarta Timur yang bertujuan untuk meningkatkan layanan sanitasi masyarakat dan mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh air limbah perkotaan yang dibuang secara langsung ke badan air atau ke tanah. Tujuan utama dalam penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi efisiensi pengolahan IPAL Cimanggis, selanjutnya dilakukan optimalisasi berdasarkan tiga model yang berbeda untuk meningkatkan efisiensi kinerja IPAL. Analisis laboratorium dan data historis digunakan sebagai data utama untuk memeriksa perilaku instalasi pengolahan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu bahwa instalasi sudah bekerja dengan baik dalam pengurangan senyawa BOD5, Ammonia, TKN, TN dan Total Alkalinitas. Sedangkan dalam penguraian senyawa TSS, COD dan TP sangat buruk dikarenakan hasil output masih melebihi batas standar baku mutu yang ditetapkan. Software GPS-X digunakan sebagai alat untuk mengoptimalisasi IPAL. Hasil yang diperoleh setelah optimalisasi dilakukan dengan tiga model skenario yaitu, skenario pertama dengan penambahan unit saringan pada awal pengolahan dapat mengurai senyawa TSS sebesar 83,27%, BOD5 6,27%, COD 40,33%, TN 8,90% dan 5,58%. skenario kedua dengann penambahan unit tangki anoxic bahwa persentase penguraian senyawa TSS sebesar 82,37%, BOD5 61,38%, COD 57,14%, Ammonia 0,19%, TKN 24,39%, TN 16,37% dan TP 23,34%. Skenario ketiga dengan menambahkan unit MBR menghasilkan output yang signifikan dalam mengurangi senyawa TSS sebesar 98,18%, BOD5 85,02%, COD 71,37%, Ammonia 82,45%, TKN 68,28%, TN 76,97% dan TP 42,32%.
ANALISIS HUJAN RENCANA PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) DIGOEL Gita Rakhmawati; Nurina Yasin; Budi Santosa
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.7508

Abstract

Banyak kegiatan manusia bergantung pada banyak sedikitnya jumlah curah hujan yang turun ke permukaan bumi termasuk ke dalam Daerah Aliran Sungai (DAS). Curah hujan merupakan jumlah air hujan yang turun pada suatu daerah dalam waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar curah hujan rencana dimana hasil tersebut banyak digunakan dalam dunia Teknik Sipil seperti melakukan perencanaan bangunan pengendali hujan, perencanaan desain saluran drainase dan lain-lain. Data penelitian yang digunakan merupakan data sekunder yakni data curah hujan maksimum harian yang diambil dari Stasiun Meteorologi Tanah Merah. Jenis distribusi terpilih yang digunakan dalam penelitian ini adalah distribusi probabilitas Gumbel. Hujan rencana periode ulang T tahun metode Gumbel yang digunakan adalah 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun dan 25 tahun. Hasil perhitungan menunjukkan curah hujan rencana pada periode ulang 2 tahun sebesar 119,10 mm, pada 5 tahun sebesar 169,15 mm, pada 10 tahun sebesar 202,29 mm, pada 20 tahun sebesar 233,67 mm dan pada 25 tahun sebesar 244,16 mm.
ANALISIS DEBIT ALIRAN RENDAH PADA DAERAH ALIRAN TIDAK TERUKUR MENGGUNAKAN METODE MOCK Budi Santosa; Nurina Yasin; Gita Rakhmawati; Tri Handayani; Asri Wulan
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 23, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2024.v23i1.11005

Abstract

Kebijakan pengelolaan air di negara-negara berkembang seperti Indonesia terkendala dengan minimnya data debit yang tersedia dilapangan. Jaringan data hidro-meteorologis menghasilkan konten informasi yang berkualitas buruk. Situasi ini kemungkinan akan berlanjut sampai tersedianya data pada skala ruang dan waktu yang diperlukan untuk penggunaan model hidrologi operasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperkirakan besar debit rata-rata terutama untuk daerah aliran sungai yang tidak terukur. Metode Mock digunakan untuk memperkirakan keberadaan debit aliran rendah, dengan data pengamatan yang relatif mudah diperoleh seperti hujan, penguapan dan karakteritik daerah aliran. Metode Mock juga mempunyai karakteristik sederhana relatif mudah diaplikasikan pada suatu wilayah sungai. Simulasi prediksi dilakukan terhadap debit rata-rata bulanan pada  daerah aliran sungai Ciliwung hulu. Besar debit rata-rata hasil dari proses simulasi prediksi dengan metode Mock yang didapat, lalu dibandingkan dengan debit rata-rata bulanan yang didapat dari hasil pengamatan di lapangan. Perbandingan antara prediksi dan pengamatan dilapangan pada stasiun pengamatan debit di Katulampa didapat kesalahan berdasarkan MAPE sebesar 37,9%, ME sebesar 3,30 m3/det dan RMSE sebesar 5,65 m3/det, sedangkan korelasi sebesar 0,6.
ANALISA KAPASITAS KOLAM PERESAPAN DENGAN KONSEP ZERO DELTA Q (STUDI KASUS: KAWASAN KARAWANG INTERNATIONAL INDUSTRIAL CITY) Ayunda Airina; Budi Santosa; Nurina Yasin; Haryono Putro; Wike Wedya Lastin
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2024.v23i2.12901

Abstract

Perubahan tata guna lahan yang semula berfungsi sebagai daerah resapan air hujan kini dialih fungsikan menjadi kawasan industri dapat mengakibatkan terganggunya fungsi tanah sebagai tempat menyimpan cadangan air alami dan terganggunya aliran air alami. Pada hakikatnya terdapat peraturan yang mengatur tentang Zero Delta Q yaitu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional. Salah satu yang menerapkan peraturan tersebut adalah Kawasan Karawang International Industrial City yang tertelak di Kecamatan Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat dengan membuat kolam peresapan. Tahapan perencanaan kolam peresapan dimulai dari studi literatur, identifikasi masalah, pengumpulan data dan dilanjutkan ke tahap pengolahan data. Pengolahan data meliputi analisis hidrologi dan analisis hidrolika untuk saluran eksisting, hidrograf satuan dan penelusuran banjir untuk perencanaan kolam peresapan, prasarana pendukung dan rencana anggaran biaya. Debit banjir rencana kala ulang 10 tahun untuk Inlet 1 sebesar 1,541 m3/ detik dan Inlet 2 sebesar 2,120 m3/ detik. Kolam peresapan direncanakan dengan dimensi panjang 125,000 m, lebar 80,000 m dan tinggi 9,000 m dengan kapasitas kolam sebesar 90.000 m3. Prasarana pendukung direnccanakan dengan dimensi pintu inlet 1 sebesar 2,500 m x 2,500 m, pintu inlet 2 sebesar 2,000 m x 2,000 m serta pintu outlet sebesar 4,600 m x 4,000 m
Pengaruh Promosi Online, Harga, Dan Model Transaksi Terhadap Keputusan Pembelian Pada Layanan Gofood Di Aplikasi Gojek Apipudin; Budi Santosa
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4: Juni 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v1i4.465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel variabel promosi online, harga, dan model transaksi terhadap keputusan pembelian pada layanan GoFood di aplikasi Gojek. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapat melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna layanan Gofood dan tinggal di wilayah Bekasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan software SPSS versi 25. Dengan teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, uji T, dan uji F.
PENDAMPINGAN PENGUMPULAN DATA LINGKUNGAN UNTUK PENGELOLAAN LINGKUNGAN CERDAS (SMART ENVIRONMENT) DI DESA JAMALI Veronika Widi Prabawasari; Paranita Asnur; Aisyah; Rehulina Apriyanti; Wahyu Prakosa; Budi Santosa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/dgbaez44

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung pengumpulan data smart environmental di Desa Jamali, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Program ini mengintegrasikan teknologi dengan pengelolaan lingkungan berkelanjutan untuk mengatasi berbagai masalah, seperti kekurangan air, polusi udara, dan inefisiensi dalam sektor pertanian. Dalam rangka mencapai tujuan ini, diskusi kelompok terarah (FGD) dan survei dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan lingkungan utama. Hasilnya menunjukkan adanya penggunaan air tanah yang berlebihan oleh sektor peternakan, manajemen sampah yang buruk, serta pemanfaatan lahan pertanian yang belum optimal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, sejumlah solusi direkomendasikan, termasuk penampungan air hujan, optimalisasi lahan pertanian, serta pengembangan ruang terbuka hijau yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan desa cerdas di Indonesia, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat mengadopsi praktik berkelanjutan yang dapat memperbaiki kondisi lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan mengintegrasikan teknologi dan pendekatan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Jamali dan sekitarnya. Selain itu, pengumpulan data yang efektif akan memfasilitasi perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam pengelolaan sumber daya alam, sehingga memungkinkan desa ini untuk menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan konsep desa cerdas. Melalui pelibatan semua pihak, dari pemerintah setempat hingga masyarakat, kolaborasi ini diharapkan dapat menginspirasi inisiatif serupa di wilayah lain