Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kewirausahaan Pengolahan Limbah Buah Rambutan di Desa Keleyan Kabupaten Bangkalan Diah Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 5, No 1: April 2019
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.394 KB) | DOI: 10.21107/pangabdhi.v5i1.5167

Abstract

Analisis Ekspor Kopi Indonesia pada Pasar Internasional Riska Dwi Maulani; Diah Wahyuningsih
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 14, No 1: April 2021
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v14i1.8692

Abstract

This study aims to analyze the effect of Gross Domestic Product (GDP), exchange rates, international coffee prices and coffee production on the value of Indonesian coffee exports in the six countries (United States, Germany, Japan, Italy, Malaysia, and the United Kingdom). The data used in this study are secondary data in the form of panel data analysis method is a combination of time series and cross section for the period 2009-2018. Data processing is done using Stata 14. The results of this study indicate that the real GDP variable has a positive and significant effect on the value of Indonesia's coffee exports in six destination countries. The exchange rate does not significant effect on the value of Indonesian coffee exports in six destination countries international coffee prices have a positive and significant effect on the value of Indonesian coffee exports in six destination countries. Domestic production has a positive and significant effect on the value of Indonesian coffee exports in six countries the value of the dete coefficient rminasi (R2) is obtained at 0.9474. This means that of the four independent variables namely real GDP, exchange rates, international coffee prices, and production are able to explain the dependent variable namely the value of Indonesian coffee exports of 94.74% and the remaining 5.26% explained by other variables.
OTONOMI DAERAH, KONVERGENSI INFLASI, DAN KEBIJAKAN INFLATION TARGETING DI INDONESIA Muchamad Wahyu Hidayat; Diah WahyuNingsih; Rifai Afin
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 1, No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/bep.v1i2.12003

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah telah terjadi konvergensi/divergensi inflasi serta seberapa cepat konvergensi/divergensi inflasi yang terjadi pada daerah observasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif menggunakan metode Augment Dicky-Fuller Test serta metode Panel Unit Root Test yang dikembangkan oleh Im, Pesaran, dan Shin. Data yang digunakan adalah data laju inflasi bulanan 45 kota di Indonesia mulai bulan juli 2005 hingga oktober 2015. Hasil perhitungan menggunakan metode Im, Pesaran, dan Shin menunjukkan bahwa telah terjadi konvergensi inflasi pada 45 kota yang diobservasi dalam penelitian ini. Sedangkan untuk hasil perhitungan kecepatan konvergensi menggunakan metode Augment Dicky-Fuller Test didapatkan hasil rata-rata kecepatan konvergensi nasional sebesar 5 bulan. Hasil perhitungan kecepatan konvergensi juga menunjukkan hasil bahwa 60% dari jumlah observasi memiliki kecepatan konvergensi yang lebih lambat dari rata-rata kecepatan konvergensi nasional.Kata Kunci: Konvergensi inflasi, Inflation Targeting, Otonomi daerah.
PENGARUH DEFISIT ANGGARAN, TINGKAT SUKU BUNGA SBI, DAN NILAI TUKAR MATA UANG TERHADAP HARGA OBLIGASI PEMERINTAH Y Marzalia Kholifatul I; Diah Wahyuningsih
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 1, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/bep.v1i1.11559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jangka panjang dan jangka pendek defisit anggaran, tingkat suku bunga SBI, dan nilai tukar mata uang terhadap harga obligasi pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Error Correction Model (ECM). Periode waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah dari kuartal pertama tahun 2000 sampai dengan kuartal terakhir ditahun 2018. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data sekunder dari publikasi Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Trading Economics, dan Kementerian Keuangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel defisit anggaran tidak mempunyai hubungan jangka panjang dan jangka pendek dengan harga obligasi pemerintah karena mempunyai nilai probabilitas dibawah tingkat alpha. Kemudian untuk tingat suku bunga SBI memiliki hubungan jangka panjang dan jangka pendek terhadap harga obligasi pemerintah dan sesuai dengan hipotesis yang ada. Nilai tukar mata uang juga sama halnya dengan tingkat suku bunga SBI yang mempunyai hubungan jangka panjang dan jangka pendek dan sesuai dengan hipotesis yang ada pada penelitian ini.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYALURAN KREDIT PERBANKAN PADA BANK UMUM DI INDONESIA PERIODE 2010-2018 Verdina Hardianti S; Diah Wahyuningsih
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 1, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/bep.v1i1.11561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Penyaluran Kredit Perbankan Bank Umum di Indonesia Periode 2010-2018. Variabel independen yang dianalisis yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capita Adequacy Ratio (CAR), dan Non Performing Loan (NPL). Metode analisis data yang digunakan ada Error Correction Model (ECM). Periode penelitian yang digunakan adalah bulanan dari Januari-Desember tahun 2010-2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: DPK mempunyai pengaruh positif signifikan dalam jangka panjang. Sedangkan dalam jangka pendek mempunyai pengaruh positif tidak signifikan. CAR dalam jangka panjang dan jangka pendek tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penyaluran kredit. NPL mempunyai pengaruh negatif signifikan terhadap penyaluran kredit pada bank umum dalam jangka panjang dan mempunyai pengaruh negatif tidak signifikan dalam jangka pendek. Secara simultan DPK, CAR dan NPL berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit pada bank umum dengan nilai probabilitas F-statistik dibawah taraf signifikan
Pengaruh Variabel Makro Ekonomi Terhadap Harga Saham Gabungan Di BEI Tahun 2018-2021 Martina Sri Maharani; Diah Wahyuningsih
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 3, No 1 (2022): MARET
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel makro ekonomi terhadap harga saham gabungan dalam jangka pendek dan jangka panjang. Dalam penelitian ini menggunakan variabel nilai tukar, suku bunga, inflasi, harga minyak dunia, dan harga emas dunia sebagai variabel independen; serta menggunakan harga saham gabungan sebagai variabel dependennya. Data menggunakan data time series berbentuk bulanan periode 2018-2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan metode Error Correction Model (ECM) dengan Eviews 9. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi : uji stasioneritas, uji derajat integrasi, uji kointegrasi, uji ECM, dan uji asumsi klasik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, nilai tukar berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham gabungan, suku bunga berpengaruh negatif tidak signifikan, inflasi berpengaruh negatif tidak signifikan, harga minyak dunia berpengaruh positif signifikan dan harga emas berpengaruh positif tidak signifikan. Sedangkan dalam jangka panjang, nilai tukar berpengaruh negatif signifikan, suku bunga berpengaruh positif tidak seignifikan, inflasi berpengaruh negatif tidak signifikan, harga minyak dunia berpengaruh positif signifikan, dan harga emas dunia berpengaruh negatif tidak signifikan.Kata Kunci: variabel makro ekonomi, jangka panjang, jangka pendek.
ANALISIS PENGARUH INSTRUMEN PEMBAYARAN NON-TUNAI TERHADAP STABILITAS SISTEM KEUANGAN DI INDONESIA Siti Salimah; Diah Wahyuningsih
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 1, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/bep.v1i1.11562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengembangan instrumen pembayaran non tunai terhadap dalam jangka panjang maupun jangka pendek jumlah uang beredar (M1), perputaran uang, dan inflasi. Penelitian ini menggunakan data sekunder melalui situs web resmi Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik dari tahun 2009-2018. Analisis model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dan Error Correction Model (ECM) digunakan untuk menguraikan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang variabel inflasi berpengaruh dan signifikan terhadap variabel inflasi. Semua variabel independen tidak berpengaruh dan signifikan terhadap JUB. Dan semua variabel independen tidak berpengaruh dan signifikan terhadap perputaran uang jangka panjang dan jangka pendek. Sedangkan dalam jangka pendek variabel semua variabel independen tidak berpengaruh dan signifikan terhadap inflasi. Variabel TKD berpengaruh dan signifikan terhadap JUB.
ANALISIS PENGARUH SUKU BUNGA, JUMLAH UANG BEREDAR DAN NILAI TUKAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA PERIODE 2011-2019 Elisa Kartika Chandra; Diah Wahyuningsih
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/bep.v2i1.13848

Abstract

Inflasi merupakan salah satu efek dari krisis ekonomi yang melanda suatu negara. Inflasi merupakan kenaikan harga yang terjadi secara terus menerus selama periode waktu tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh suku bunga, jumlah uang beredar dan nilai tukar terhadap inflasi di Indonesia periode 2011-2019. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data bulanan. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda, Ordinary Least Square (OLS). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi, jumlah uang beredar berpengaruh negatif dan signifikan tehadap inflasi, sementara nilai tukar berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi di Indonesia. Peningkatan jumlah uang beredar seharusnya sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat dan disesuaikan dengan sasaran inflasi dari Bank Indonesia. Inflasi dapat ditekan dengan tingkat suku bunga yang tinggi sehingga masyarakat akan lebih cenderung menyimpan uangnya di bank.Kata kunci : suku bunga, jumlah uang beredar, nilai tukar, inflasi.
Peran Masjid dalam Pendidikan Akhlak Ismail, Ismail; Prahastiwi, Eka Danik; Wahyuningsih, Diah
ARZUSIN Vol 2 No 3 (2022): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.131 KB) | DOI: 10.58578/arzusin.v2i3.411

Abstract

The mosque is the oldest Islamic educational institution that has existed since the time of the Prophet Muhammad. Its existence needs to be maintained and maintained until now. Judging from its history, Muslims have used mosques for places of worship, educational institutions and Islamic knowledge. Moral education cannot be separated from the scope of Islamic education. Because, moral education aims to achieve perfect morals is the culmination of the purpose of implementing Islamic education itself. In other words, a Muslim cannot be said to be perfect in his religion if the morals in his life do not reflect good morals. This study aims to determine the role of mosques in moral education for the Tegalombo community. The research method used is descriptive qualitative with a content analysis approach of library research plus field research with observation, interviews and documentation research instruments. The results obtained from the study that the Baitus Somad mosque located in Tegalombo plays a very important role in moral formation for the Tegalombo community in particular and visitors in general because the role of honest coffee is used as a medium to habituate the community to be honest and learn anti-corruption, secondly, the role of Gazibu is able to diverting the negative behavior of teenagers, the three Sunday night huts can provide religious knowledge for teenagers.
Pengaruh Penggunaan Uang Non-Tunai Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tiani, Nabilla Ade; Wahyuningsih, Diah
Buletin Ekonomika Pembangunan Vol 4, No 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/bep.v4i2.24322

Abstract

Teknologi yang semakin maju menimbulkan adanya perubahan dalam sistem pembayaran. Alat pembayaran berupa pembayaran non-tunai yang semakin berkembang memiliki tujuan untuk memudahkan transaksi yang berdampak pada perekonomian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan uang non-tunai terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka pendek dan dalam jangka panjang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengukur penggunaan kartu debit, kartu kredit, dan uang elektronik terhadap pertumbuhan ekonomi. Jenis data yang digunakan yakni data bulanan dari januari 2012-desember 2021 dengan teknik analisis Error Correction Model. Variabel dalam penelitian ini yakni Kartu debit, kartu kredit, uang elektronik, suku bunga(z), dan pertumbuhan ekonomi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka pendek kartu debit berpengaruh positif dan signifikan, kartu kredit dan uang elektronik berpengaruh positif tidak signifikan, serta suku bunga berpengaruh negative tidak signifikan. Dalam jangka panjang kartu debit dan uang elektronik berpengaruh positif dan signifikan, kartu kredit berpengaruh positif dan tidak signifikan, serta suku bunga berpengaruh negative dan signifikan.Kata Kunci: Kartu Debit, Kartu Kredit, Uang Elektronik, Pertumbuhan Ekonomi