Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelatihan Menulis Karya Ilmiah bagi Guru SMAN 2 Rembang Agus Darmuki; Nur Alfin Hidayati
Jurnal Peradaban Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal peradaban masyarakat (JPM)
Publisher : LPPM STIE Hidayatullah Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan pengembangan kompetensi guru sangat penting untuk dilakukan berkelanjutan. Guru selalu dituntut untuk mengembangkan kompetensi diri dan karirnya, salah satunya kemampuan menulis karya ilmiah. Tujuan pelatihan menulis karya ilmiah ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para guru SMAN 2 Rembang. Materi yang dibahas dalam kegiatan ini yaitu penulisan dan publikasi karya tulis ilmiah. Kegiatan ini diikuti oleh 42 orang guru dan 12 orang guru laki-laki dan 30 orang guru perempuan. Hasil dari kegiatan ini yaitu (1) guru memiliki kemampuan dalam menulis karya ilmiah khususnya dalam penelitian tindakan kelas (PTK), (2) guru mengetahui cara mempublikasikan karya tulis ilmiah di Jurnal Nasional, (3) guru bisa menggunakan jurnal yang sudah terbit untuk keperluan kenaikan pangkat. Simpulan pelatihan ini guru mengikuti dengan antusiasme dan respon yang baik dibuktikan dengan adanya proses bimbingan artikel karya ilmiah hasil penelitian yang siap untuk dipublikasikan.
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING SECARA DARING Agus Darmuki; Ahmad Hariyadi; Nur Alfin Hidayati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3: September 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i3.828

Abstract

Kompetensi professional guru sangat penting untuk selalu ditingkatkan salah satunya melalui Penelitian Tindakan kelas (PTK). Guru selalu dituntut untuk meningkatkan pembelajaran di kelas melalui berbagai cara salah satunya penggunaan model pembelajaran. Pelatihan ini bertujuan membekali guru untuk menulis karya ilmiah dan publikasi karya tulis ilmiah. Pelatihan penulisan karya ilmiah ini dilakukan dengan model Problem Based Learning (PBL). Model PBL diperlukan agar memberi kesempatan kepada peserta menulis karya tulis ilmiah berupa artikel untuk jurnal. Kegiatan pelatihan penulisan karya ilmiah dengan model PBL secara daring ini secara umum dikatakan berjalan dengan baik dari aspek jumlah peserta, ketercapaian target luaran juga baik, penguasaan materi juga kategori baik. Faktor pendukung kegiatan pelatihan ini tersedianya tenaga dosen yang membimbing, antusiasme peserta guru MGMP sekabupaten Rembang, dukungan kepala sekolah melalui MoU dengan UMK, dukungan dana dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMK sehingga dapat terlaksanakan dengan baik.
Pelatihan Dasar Bermain Seni Peran Monolog Bagi Siswa di MAN 1 Rembang Rani Setiawaty; Moh. Khanzunnudin; Irfai Fathurohman; Agus Darmuki; Ahmad Haryadi; Yoga Alfaridzi
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Pemasalahan pembelajaran pada seni peran di MAN 1 Rembang yakni masih cenderung mengedepankan kognitif teoritis dan cenderung mengaktifkan otak kiri daripada mengaktifkan otak kanan atau mengedepankan keterampilan. Tujuan PkM ini adalah untuk memberikan pelatihan keterampilan dasar bermain seni peran teater monolog kepada siswa di MAN 1 Rembang Metode: Mitra sasaran kegiatan ini yaitu MAN 1 Rembang dengan 20 siswa. Metode dalam pengabdian ini dilakukan dengan teknik ceramah dan praktik yang dilaksanakan pada hari Kamis-Jumat, 22-23 Desember 2022. Indikator keberhasilan apabila sasaran mampu mengikuti pelatihan dengan antusias, mampu menguasai kemampuan dasar monolog, serta dapat mempraktikkannya. Hasil: pelatihan dasar bermain seni peran teater monolog menunjukkan bahwa antusiasme siswa di MAN 1 Rembang dalam mengikuti kegiatan sangat tinggi, terlihat dari serangkaian pelatihan yang dilalui siswa. Selain itu, indikator keberhasilan program menunjukkan bahwa penampilan siswa saat praktik monolog memperoleh nilai rata-rata 78,00 yang tergolong baik. Kesimpulan: Kegiatan ini memberikan dampak peningkatan pengetahuan dan keterampilan bermain seni peran bagi siswa di MAN 1 Rembang.
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING SECARA DARING Agus Darmuki; Ahmad Hariyadi; Nur Alfin Hidayati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3: September 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i3.828

Abstract

Kompetensi professional guru sangat penting untuk selalu ditingkatkan salah satunya melalui Penelitian Tindakan kelas (PTK). Guru selalu dituntut untuk meningkatkan pembelajaran di kelas melalui berbagai cara salah satunya penggunaan model pembelajaran. Pelatihan ini bertujuan membekali guru untuk menulis karya ilmiah dan publikasi karya tulis ilmiah. Pelatihan penulisan karya ilmiah ini dilakukan dengan model Problem Based Learning (PBL). Model PBL diperlukan agar memberi kesempatan kepada peserta menulis karya tulis ilmiah berupa artikel untuk jurnal. Kegiatan pelatihan penulisan karya ilmiah dengan model PBL secara daring ini secara umum dikatakan berjalan dengan baik dari aspek jumlah peserta, ketercapaian target luaran juga baik, penguasaan materi juga kategori baik. Faktor pendukung kegiatan pelatihan ini tersedianya tenaga dosen yang membimbing, antusiasme peserta guru MGMP sekabupaten Rembang, dukungan kepala sekolah melalui MoU dengan UMK, dukungan dana dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMK sehingga dapat terlaksanakan dengan baik.
IMPLIKASI FILSAFAT PENDIDIKAN TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI ERA DIGITAL Maulina Rosyida Maulina; Agus Darmuki
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10023

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan yang mendasar dalam penyelenggaraan pendidikan, baik dari segi strategi dan metode pembelajaran maupun dalam proses pembentukan karakter peserta didik. Dalam situasi tersebut, filsafat pendidikan berperan sebagai dasar nilai dan pedoman yang memberikan arah bagi pelaksanaan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implikasi filsafat pendidikan terhadap pembentukan karakter siswa di era digital. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam filsafat pendidikan, seperti humanisme, pragmatisme, dan konstruktivisme, memiliki kontribusi penting dalam membentuk karakter siswa yang beriman, berpikir kritis, bertanggung jawab, serta beretika dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan digital. Dengan demikian, penerapan filsafat pendidikan dalam praktik pembelajaran menjadi aspek yang sangat penting untuk mendukung pembentukan karakter siswa secara komprehensif di era digital.
Literary Ecological Analysis in Tere Liye’s Novel “Pulang Pergi” Hanifah Febria Dwiyanti; Agus Darmuki; Mohammad Kanzunnudin
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 7 No. 3 (2025): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v7i3.2340

Abstract

Literary works play an important role as a medium for criticism of environmental degradation and human behavior towards nature. This study aims to analyze the ecological dimensions in Tere Liye's novel Pulang Pergi through the lens of literary ecology. Unlike previous studies, this study specifically explores the integration of ecocultural and ethnoecological concepts in action-crime genre narratives. The method used is descriptive qualitative with Cheryll Glotfelty's ecocritical approach. Data was collected through reading and note-taking techniques, then analyzed using dialectical methods to connect the facts in the text with the reality of the global ecosystem. The results show that the novel Pulang Pergi represents ecological imbalance due to the dominance of technology and destructive human ambition, as reflected in the setting of a nuclear reactor exclusion zone and land exploitation. However, the narrative also offers hope through traditional knowledge and ethnoecology as a path to sustainability. These findings confirm that popular literature can be a critical instrument in voicing contemporary environmental issues and building readers' ecological awareness.