Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PKM Inovasi Teknologi Kandang Ayam Ras untuk Peternak Kecil dan Rumahan di Sumedang Novan Bayu Nugraha; Yusfita Yusuf
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.4404

Abstract

Peternakan ayam ras pedaging di Kabupaten Sumedang memiliki populasi yang tinggi, jenis kandang yang banyak digunakan adalah kandang konvensional yang dimiliki peternak skal kecil. Kandang konvensional memiliki beberapa masalah terkait perubahan musim, ketersedian sekam untuk alas, dan pemanasan yang banyak menggunakan gas yang berpengaruh pada performa ayam. Hasil dari pengabdian ini memiliki tujuan untuk mengatasi permasalahan peternak kecil dengan melakukan inovasi berupa penerapan teknologi pada kandang, kandang di disain untuk menggunakan lampu sebagai pemanas, kandang tertutup dan sirkulasi udara dikendalikan sehingga udara tetap bersih, dan tidak memerlukan sekam dengan pemilihan material lantai yang berlubang sehingga kotoran akan terpisah. Disain kandang selanjutnya dibangun, dengan populasi ayam sebanyak 100 ekor yang terbagi menjadi 4 kandang, dengan kerapatan kandang adalah 25 ekor/m2. Selama masa pemeliharaan menggunakan kandang inovasi dilakukan pendampingan sampai ayam dipanen, ayam dipanen saat berusia 30 hari, didapatkan bobot rata-rata 1,483 kg dengan FCR 1,501 dan tingkat kematian 5%. Hasil tersebut kandang inovasi dapat mengatasi permasalahan peternak dan dapat digunakan untuk lahan sempit.
PEMODELAN PEROLEHAN MASSA DAN WAKTU REAKSI PIROLISIS SERBUK GERGAJI KAYU JATI Novan Bayu Nugraha; Yusfita Yusuf; Gunawan Refiadi
Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur Vol. 3 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.351 KB) | DOI: 10.21009/JKEM.3.3.4

Abstract

Proses pirolisis menghasilkan arang, bio-oil dan gas. Untuk pemahaman proses pirolisis, maka mekanisme proses pirolisis didefinisikan dalam model matematika. Penelitan ini adalah kajian teoritik, untuk menentukan model matematika yang digunakan untuk memprediksi perolehan massa dan waktu yang optimum. Penelitian menggunakan persamaan perpindahan panas dan reaksi pirolisis. Variabel yang digunakan adalah temperatur (573, 598, 623, 648, 673 K), dengan sampel serbuk gergaji kayu jati kering. Model cukup baik untuk memprediksi proses pirolisis. Kondisi optimum didapatkan pada temperatur 598 K, dengan waktu reaksi 3 jam 56 menit, produk yang didapatkan adalah 53,2 % dari massa awal biomassa yang terdiri 29,99% arang dan 23,20% bio-oil.
The Need Mapping of Motorcycle Automotive Industry & LSP-P1 Certification: A Collaboration between Professional Certification Institutions Vocational High School (SMK-LSP) to Improve the Competitiveness of TVET Graduates in West Java Province Muhamad Kamaludin; Asep S Setyadin; Tatang Mulyana; Dadang Hafid; Bambang Eko Saputro; Novan Bayu Nugraha
VANOS Journal of Mechanical Engineering Education Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/vanos.v9i2.28925

Abstract

The motorcycle automotive industry in West Java is growing rapidly. However, there is a gap between the skills of graduates of Vocational High School Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (SMK-TBSM) and the specific needs of the motorcycle automotive industry that continues to grow. As a result, it is necessary to map the needs of the industry for graduates of vocational education. The use certification of the Professional Certification Institution (LSP-P1) can help overcome this gap, but it has not been optimized. The cooperation between Vocational High School and LSP-P1 can improve the competitiveness of graduates. In the context of the rapid growth of the automotive industry, the relevance of vocational education to industry needs is becoming increasingly important. The urgency of this research lies in the importance of identifying the competency gap between Vocational High School graduates and industry needs, and the need to improve the competitiveness of Vocational High School graduates. This study aims to map the needs of the motorcycle automotive industry for Vocational High School graduates, analyze the LSP-P1 certification scheme and its potential in improving the competitiveness of Vocational High School graduates, develop an ideal cooperation model between Vocational High School and LSP-P1, and make strategic recommendations to improve the competitiveness of Vocational High School graduates in West Java. This study uses descriptive and exploratory design, the sampling technique is purposive sampling, data collection through in-depth interviews with stakeholders (industry representatives, LSP, vocational education practitioners and vocational schools), and surveys to vocational school alumni who have LSP certification to assess the impact of certification on their competitiveness. The data analysis is done qualitatively.
Program Penyuluhan Kenali Stunting Sejak Dini Melalui Penggunaan Media Pamflet Poppy Anggraeni; Yusfita Yusuf; Novan Bayu Nugraha
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23173

Abstract

Program penyuluhan mengenai stunting sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang yang memiliki proporsi balita stunting mencapai 24, 63%. Metode yag digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melalui lima tahap, yaitu tahap persiapan, observasi, analisis, implementasi dan evaluasi. Hasil analisis pengetahuan awal masyarakat mengenai stunting berada pada kategori cukup baik (69,5%). Program penyuluhan stunting menggunakan pamflet ini dilakukan di lima dusun di desa Cikareo Selatan dengan jumlah peserta mencapai 248 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai stunting meningkat, dan peran serta tim dosen dan mahasiswa KKN UNSAP, kader posyandu, bidan desa, dokter, petugas puskesmas dan unsur TNI (Babinsa) dengan masyarakat setempat sudah dapat berkolaborasi dengan baik dalam upaya penurunan stunting.
Implementasi Pendidikan Panca Waluya dalam Keluarga Sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Emas pada Tahun 2045 Yusfita Yusuf; Andes Safrandes Asmara; Novan Bayu Nugraha; Ekky Riswandiah
Journal of Empowerment Community Vol 8 No 2 (2026): Oktober 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v8i2.2628

Abstract

Character education based on local noble values is key in forming a superior generation. Panca Waluya is a character education concept based on Sundanese local wisdom that includes five main values: Cageur (healthy), Bageur (good), Bener (correct), Pinter (intelligent), and Singer (skilled). This concept can be applied in families as a foundation for children's character formation. The background of this community service focuses on the importance of implementing Panca Waluya education in families to create a quality generation, capable of facing global challenges in the future, especially in realizing the Golden Generation of 2045. The methods used in this community service include counseling, training, and group discussions with parents on how to instill Panca Waluya values in everyday life. The results of this community service show that the parents involved are beginning to understand and apply the principles of Panca Waluya in their parenting patterns and improved quality relationships within the family and character. Strengthening Panca Waluya education in the family environment is believed to be a strategic step towards realizing Indonesia's Golden Generation in 2045.