Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Struktur Dinding Penahan Tanah Proyek Rehabilitasi Jembatan Rangka Baja Pantai Dona Kabupaten Aceh Tenggara Harun Harasid; Deni Trianda Pitri; Khairul Anwar
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v2i1.1623

Abstract

Retaining wall is a type of turf that is used to prevent soil from collapsing. Standard Penetration Test (SPT) data can be used to calculate the limit bearing capacity. The purpose of this research is to calculate the limit bearing capacity, to analyze retaining walls and soil stability and to calculate the depth of the pile foundation of retaining walls. This type of research method is quantitative and qualitative research. The research results were obtained based on the soil structure profile of the SPT test results for foundation depth, in which the relative density level of the sand layer can be known, namely N: 0–4 very loose. N :4–10 Release. N : 10–30 Moderate. N : 30–50 Solid. N :>50 Very Dense. And the relative density level of the clay layer can be known, namely N : 0–2 Very Soft. N : 2–4 Soft. N : 4–8 Moderate. N : 8–15 Hard/Stiff. M : 15–30 Very Loud. N : >30 Dense: sedimentary soil type consisting of rocky sandy loam (0.00 – 4.80 m). The carrying capacity using the targazhi method is 29.14 tons. Using the Mayerhof method of 184.45 tonnes. For the soil type of this steel bridge project, the penetration depth of the soil foundation is 6.50m.
Dampak Parkir Di Ruas Jalan Terhadap Kemacetan Di Pasar Simpang Semadam Kabupaten Aceh Tenggara Harun Harasid
-
Publisher : Fisarrearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kemacetan yang diakibatkan aktivitas parkir pada badan jalan di ruas Jalan Sekitar Pasar Simpang Semadam. Kota Kutacane yang seharusnya diperuntukkan bagi kelancaran arus lalu-lintas antar provinsi, tetapi pada kenyataannya di jalan ini terjadi pengurangan lebar jalur lalu-lintas efektif akibat aktifitas parker dibadan jalan, sehingga kelancaran arus lalu-lintas terganggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak parkir pada badan jalan terhadap kinerja lalu-lintas dan mencari upaya pengendalian parkir pada badan jalan di lokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan langsung   dan pengambilan data di lapangan berupa data volume lalu-lintas dan voume parkir, . Pengamatan dilakukan pada hari Rabu. Hasil analisis kinerja ruas jalan didapatkan bahwa volume lalu-lintas yang ada di ruas jalan sekitar Pasar Simpang Semadam pada Jalan Lintas antar kabupaten ruas jalan yaitu 210,5 smp/jam, dengan indeks tingkat pelayanan terendah berada pada kategori F dan indeks pelayanan tertinggi berada pada kategori F. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa parkir pada badan jalan mengakibatkan penurunan kapasitas ruas jalan yang berdampak pada penurunan kinerja ruas jalan. Oleh sebab itu maka rekomendasi dari penulis agar ruang parkir yang berada di Pasar Simpang Semadam tersebut lebih di lebih di utamakan agar tidak mengganggu akses perjalanan pengguna jalan lainnya sehingga kinerja jalan lancer tanpa ada gangguan
Tinjauan Perencanaan Bangunan Air (Reservoir) Dengan Menggunankan Alat Sambung Las Pada Gedung Islamic Centre Harun Harasid
-
Publisher : Fisarrearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari pembahasan analisa metode pelaksanaan, analisa perbandingan peralatan dan analisa biaya di peroleh suatu simpulan yang menjadi kan perbedaan antara sambungan Las dan sambungan Baut. Biaya Pada Bangunan Rangka Baja Tower Air dengan Sambungan Las 30.000.000;00 Rupiah Sedangankan Sambungan Baut 80.000.000;00 Rupiah.Keunggulan dan Kekurangan Las dan Baut adalah sebagai berikut Las Lebih tahan terhadap gaya Gesekan sedangkan Baut Lansung Patah, Biaya Las Rp. 30.000.000 Sedangangkan Baut Rp. 80.000.000, Tahanan Tegangan Geser Las 150242,198 N Sedangankan Tegangan Geser Baut hanya 17445,67 N, Las tahan terhadap gaya tarik Menarik Sedangan Baut bisa patah terhadap gaya tarik menarik, Tegangan tumpu pada Las 271391 N sedangkan pada tegangan tumpu pada baut hanya 111888 Newton dan Ukuran maksimum tower air Sambungan las 6 mm sedangkan sambungan baut hanya 5 mm. Sambungan menjadi semi kaku (Semi Rigid) keberadaan lain dari suatu sambungan ( sendi, semi kaku atau kaku sempurna ) atau dengan kata lain tingkat ataupun putaran sudut) dan gaya-gaya dalam (momen lentur, gaya lintang, gaya normal dan torsi) pada analisis struktur.
Kajian Sistem Drainase di Desa Kisam Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara Harun Harasid
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1519.649 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7494

Abstract

Drainase merupakan sarana dan prasarana untuk mengalirkan air hujan dari suatu tempat ke tempat lain. Pada kajian ini yang akan diangkat adalah kondisi dari keadaan di kawasan Desa Kisam Lestari Kabupaten Aceh Tenggara. Dipilihnya lokasi ini karena hampir setiap tahun pada musim penghujan air meluap dari saluran drainase, sehingga terjadi genangan air bahkan sering terjadi banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat. Secara sekilas kondisi eksisting saluran drainase yang terdapat dilokasi studi memang kurang cukup memadai. Studi identifikasi penanggulangan banjir dan rencana desain drainase menganalisa debit banjir rencana periode ulang 10 tahunan dan 20 tahunan.Data curah hujan yang diperoleh dari Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara selama 15 tahun terakhir akan dilakukan uji kelayakan probabilitas hujan periode ulang sepuluh tahunan dengan Metode Distribusi Normal = 302.94 mm, Metode Distribusi Log Normal = 299.62 mm, Metode Distribusi Log Person III = 312.93 mm, Metode Distribusi Gumbel = 336.39 mm. Untuk probabilitas hujan periode ulang 20 tahunan dicantumkan sebagai berikut: Metode Distribusi Normal = 327.16 mm, Metode Distribusi Log Normal = 331.78 mm, Metode Distribusi Log Person III = 369.09 mm, Metode Distribusi Gumbel = 385.64 mm. Upaya penanggulangan genangan air pada desa Kisam Lestari dengan memperbesar dimensi saluran untuk menampung debit yang telah direncanakan. Pada Sub saluran drainase Desa Kisam Lestari Kiri diperoleh QRencana = 0,380 m3/det lebih besar dari QKapasitas = 0,337 m3/det. Saluran drainase Desa Kisam Lestari Kanan diperoleh QRencana = 0,759 m3/det lebih besar dari QKapasitas = 0,684 m3/det.
Analisis Desain Pondasi Telapak Berdasarkan Data Penyelidikan Tanah dan Hasil Perhitungan Struktur Proyek Pembangunan Masjid At’taqwa Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara Harun Harasid
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2787.744 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8877

Abstract

Pembangunan di Kutacane mengalami perkembangan yang sangat pesat ditandai dengan maraknya pertumbuhan ekonomi yang maka perlu kiranya sarana ibadah yang lebih memadai.Penelitian ini dilator belakagi oleh jumlah penduduk mayoritas beragama islam,apalagi ekon kabupaten aceh tenggara belu ada yang menonjol,dari jaman dahulu aceh identik dengan serambi mekah, kata-kata ini sering dan senantisa di ucapkan orang seluruh Indonesia, di lokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan langsung dan pengambilan data di lapangan berupa data hasil penyelidikan tanah baik data boring, sondir dan data laboratorium.demikian juga data yang lain seperti gambar desain pondasi dan denah serta detail. Oleh sebab itu maka rekomendasi dari penulis agar perencanaan pondasi gedung kedepan harus lebih ekonomis dan efisien.
Analisis Dampak Pembayaran Digital terhadap Sistem Pembukuan Bisnis Pada UMKM King Leuser Yunita Althin Natanael; Ardi Hirmansah; Edi jamaris; Harun Harasid; Deden Sumoharjo; Michel Kasaf; Taufik Taufik
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v2i2.324

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari penggunaan pembayaran digital terhadap sistem pembukuan bisnis pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) King Leuser. Pembayaran digital telah menjadi tren yang signifikan dalam dunia bisnis saat ini, dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat. Penelitian ini difokuskan pada analisis konsekuensi yang timbul dari transisi UMKM King Leuser ke sistem pembayaran digital dan bagaimana hal ini mempengaruhi sistem pembukuan bisnis mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan antara wawancara mendalam dengan pemilik dan manajer UMKM King Leuser, serta analisis dokumentasi terkait sistem pembukuan bisnis sebelum dan setelah implementasi pembayaran digital. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif, dengan memperhatikan perubahan yang terjadi dalam praktik pembukuan bisnis UMKM setelah penggunaan pembayaran digital. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dampak penggunaan pembayaran digital terhadap sistem pembukuan bisnis pada UMKM King Leuser. Selain itu, penelitian ini juga berpotensi memberikan wawasan yang berguna bagi UMKM lainnya yang berencana untuk mengadopsi pembayaran digital dalam operasional mereka. Kesimpulan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang relevan bagi UMKM King Leuser dan pihak terkait untuk mengoptimalkan penggunaan pembayaran digital dalam rangka meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem pembukuan bisnis. Hal ini diharapkan dapat menghadirkan manfaat yang lebih baik bagi UMKM dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital saat ini
Sosialisasi Dan Metode Penekanan Pengeluaran Rumah Tangga Dalam Usaha Menciptakan Keluarga Sejahtera Pada Desa Tanoh Megakhe Kecamatan Badar Soefi, Roezaini; Hasan, Muridha; Sabitah, Sabitah; Maufira, Rila; Mulia, Lusi Tutur; Harasid, Harun; Nasruddin, Nasruddin
EduYustisia Vol 2, No 3 (2024): Februari - Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan ekonomi sebuah keluarga adalah suatu hal yang sangat krusial dalam kehidupan berkeluarga. Kesejahteraan ekonomi keluarga dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni jumlah anggota keluarga, tingkat pendapatan serta status sosial. Setiap keluarga harus memutar otak agar tidak terhimpit oleh kesulitan ekonomi. Pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan tentang pengelolaan keuangan rumah tangga sangat di butuhkan masyarakat agar mampu merencanakan serta mengelola biaya rumah tangga sebaik-baiknya. Faktor budaya dan kebiasaan yang diwariskan dari orang tua atau nenek moyang, mempengaruhi gaya hidup sekaligus model atau gaya dalam mengelola kebutuhan rumah tangga
Penggunaan Material Galian dari Desa Kandang Mbelang, Lawe Bulan Untuk Pembuatan Aspal Beton Campuran Panas Harun Harasid
Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik  Vol. 2 No. 2 (2024): April : Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/venus.v2i2.503

Abstract

Aggregate is the main component of road pavement structure, namely 90-95% of the weight of the pavement. Such a large proportion means that the quality of the aggregate used will greatly determine the overall performance of the pavement. The availability of quality aggregate is absolutely necessary to ensure the sustainability of development in the road construction sector. One area that has aggregate potential that has not been utilized optimally is Kandang Mbelang Village, Lawe Bulan. The aim of this research is to determine the characteristics of the Marshall, UCS, ITS test values ​​and the permeability of asphalt mixtures using the excavated material of Kandang Mbelang, Lawe Bulan as aggregate. This research uses experimental methods carried out in the laboratory with variations in asphalt content of 4.5%, 5%, 5.5% and 6% for the Marshall test and obtains Optimum Asphalt Content (KAO). For ITS, UCS and permeability testing, Optimum Asphalt Content was used with three samples each. Hypothesis testing for data comparison uses the T test method. The use of Kandang Mbelang aggregate in the AC-WC spec IV mixture produces a stability value of 711.5 kg, a flow value of 3.48 mm, a porosity value of 16.077%, a density value of 2.016 gr/ cm3 and Marshall Quotient value 215.823 kg/mm ​​at Optimum Asphalt Content of 5.3%. The average ITS value is 319.024 KPa, the average UCS value is 6,982.237 KPa, while the average permeability coefficient value is 7.14x10-4 cm/s. Through the T test statistical method, it is known that the use of the Kandang Mbelang aggregate for the AC-WC spec IV mixture does not cause changes in the stability, flow, ITS and UCS values. Real changes only occur for density values, porosity values ​​and permeability coefficients.
Analisis Anggaran Biaya Dan Waktu Optimal Dengan Least Cost Scheduling Harun Harasid
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 3 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v3i3.590

Abstract

Penelitian ini menganalisis anggaran biaya dan waktu optimal pada proyek Rehabilitasi Kantor Camat Lawe Alas menggunakan metode Least Cost Scheduling dan analisis Crashing. Proyek ini memiliki waktu penyelesaian normal 182 hari dengan biaya normal sebesar Rp. 160.151.592,33. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan penambahan jam kerja untuk mempercepat waktu penyelesaian proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 1 jam kerja dapat mempercepat penyelesaian 12 hari dengan biaya tambahan 1,6% dari biaya normal. Penambahan 2 jam kerja mempercepat 23 hari dengan biaya tambahan 20,89%, penambahan 3 jam kerja mempercepat 33 hari dengan biaya tambahan 40,18%, dan penambahan 4 jam kerja mempercepat 42 hari dengan biaya tambahan 59,48%. Berdasarkan analisis, disimpulkan bahwa penambahan jam kerja efektif untuk mempercepat waktu penyelesaian proyek, namun harus diterapkan secara selektif pada pekerjaan kritis agar tidak menimbulkan peningkatan biaya yang tidak proporsional. Penerapan penambahan jam kerja pada pekerjaan non-kritis hanya akan menambah biaya tanpa memberikan manfaat percepatan yang signifikan. Oleh karena itu, strategi Least Cost Scheduling dan analisis Crashing direkomendasikan untuk mengoptimalkan biaya dan waktu proyek secara efisien. This research analyzes the optimal cost and time budget for the Lawe Alas District Head Office Rehabilitation project using the Least Cost Scheduling method and Crashing analysis. This project has a normal completion time of 182 days with a normal cost of Rp. 160,151,592.33. The analysis was carried out by considering additional working hours to speed up the project completion time. The research results show that an additional 1 hour of work can speed up completion by 12 days at an additional cost of 1.6% of the normal cost. Adding 2 working hours speeds up 23 days with an additional cost of 20.89%, adding 3 working hours speeds up 33 days with an additional cost of 40.18%, and adding 4 working hours speeds up 42 days with an additional cost of 59.48%. Based on the analysis, it was concluded that increasing working hours is effective in speeding up project completion times, but must be applied selectively to critical work so as not to cause a disproportionate increase in costs. Applying additional working hours to non-critical work will only increase costs without providing significant acceleration benefits. Therefore, Least Cost Scheduling strategy and Crashing analysis are recommended to optimize project costs and time efficiently.
Perencanaan Lahan Parkir Pada Masjid Agung At-Taqwa Kutacane Harun Harasid
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 3 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v3i2.1086

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perencanaan kebutuhan lahan parkir untuk Masjid Agung At-Taqwa di Kutacane. Latar belakang penelitian didasari oleh permasalahan umum kurangnya fasilitas parkir di fasilitas umum, yang dapat menyebabkan parkir liar dan mengganggu kinerja lalu lintas di sekitarnya, terutama pada waktu sholat dan hari besar Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis data sekunder seperti luas lahan, kapasitas masjid (3.500 jamaah), dan standar Satuan Ruang Parkir (SRP) untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Analisis dilakukan dengan menghitung kapasitas parkir yang dapat diakomodasi pada lahan eksisting di bagian depan dan samping masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kapasitas parkir yang dapat direncanakan pada lahan eksisting adalah 201,1 SRP (terdiri dari 53,8 SRP untuk mobil dan 165,2 SRP untuk motor). Namun, ketika dibandingkan dengan kebutuhan berdasarkan kapasitas jamaah (menggunakan pendekatan standar parkir tempat olahraga), kebutuhan riil masjid ini diperkirakan lebih dari 790 SRP. Dengan demikian, disimpulkan bahwa lahan parkir yang ada belum memadai untuk menampung kendaraan jamaah. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan kepada panitia pembangunan masjid untuk mempertimbangkan penambahan lahan parkir guna memenuhi kebutuhan dan mencegah dampak parkir liar di sekitar kawasan masjid.   This research focuses on planning the need for parking space for the Great Mosque of At-Taqwa in Kutacane. The background of the research is based on the general problem of lack of parking facilities in public facilities, which can cause illegal parking and interfere with the performance of traffic around it, especially during prayer times and Islamic holidays. The research method uses a quantitative approach by analyzing secondary data such as land area, mosque capacity (3,500 worshippers), and Parking Space Unit (SRP) standards for two-wheeled and four-wheeled vehicles. The analysis was carried out by calculating the parking capacity that can be accommodated on the existing land in front and side of the mosque. The results of the study show that the total parking capacity that can be planned on existing land is 201.1 SRP (consisting of 53.8 SRP for cars and 165.2 SRP for motorcycles). However, when compared to the needs based on the capacity of worshippers (using the standard approach of parking sports venues), the real needs of this mosque are estimated to be more than 790 SRP. Thus, it was concluded that the existing parking lot was not adequate to accommodate pilgrims' vehicles. Therefore, this study recommends to mosque construction committees to consider adding parking lots to meet the needs and prevent the impact of illegal parking around the mosque area