Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Metode PSSUQ dan UMUX dalam Usability Testing pada Website 21-23 Garden Imam Rosyadi; Artanto, Fenilinas Adi; Nagara, Ikrar Stya; Nafilaturrosyidah, Farah
JUMINTAL: Jurnal Manajemen Informatika dan Bisnis Digital Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/jumintal.v4i2.6604

Abstract

21-23 Garden is an MSME engaged in the buying and selling of plants, primarily indoor plants, and uses a website as an online sales tool. To maintain service quality, particularly on the 21-23 Garden website, a usability analysis is necessary. The Post Study System Usability Questionnaire (PSSUQ) and Usability Metric for User Experience (UMUX) methods are used to measure usability. The PSSUQ method evaluates usability by grouping four categories: system usefulness, information quality, interface quality, and overall satisfaction. The UMUX method targets usability by assessing effectiveness, efficiency, and user satisfaction. The PSSUQ analysis revealed complaints related to the speed of the shopping process, the completeness of product information, and the quality of the interface. The UMUX method, on the other hand, showed very positive results, with a UMUX score of 83.3, categorized as Very Good. These results indicate that the 21-23 website has good usability, but there are still challenges with the quality of the interface and the speed of the shopping process
PERANCANGAN DAN EVALUASI SISTEM INSTRUMENTASI MONITORING GAS AMONIA TERINTEGRASI DENGAN KENDALI VENTILASI MEKANIK PADA KANDANG AYAM Imam Rosyadi; Dimas Wibowo
Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 9 No. 1 (2025): Vol. 9 No. 1 April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/suryateknika.v9i1.2397

Abstract

Kualitas udara dalam kandang ayam merupakan faktor penting yang mempengaruhi kesehatan dan produktivitas ternak, terutama akibat akumulasi gas amonia (NH₃) yang berasal dari dekomposisi kotoran. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi sistem instrumentasi monitoring gas amonia yang terintegrasi dengan kendali ventilasi mekanik berbasis ambang batas. Sistem menggunakan sensor MQ-135 sebagai pendeteksi konsentrasi amonia dalam satuan ppm dan mikrokontroler ESP32 sebagai unit akuisisi data serta pengendali aktuator kipas ventilasi dengan metode kontrol ON–OFF pada ambang 25 ppm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor mampu mendeteksi konsentrasi amonia pada rentang 3,55–63,58 ppm dengan rata-rata konsentrasi tertinggi sebesar 55,82 ppm pada paparan larutan amonia. Waktu respons sensor rata-rata sebesar 8,06 detik, yang masih berada dalam batas toleransi sistem ventilasi mekanik. Uji lapangan menunjukkan bahwa kandang dengan kepadatan 17,36 ekor/m² menghasilkan konsentrasi 22 ppm, lebih tinggi dibanding kepadatan 8,5 ekor/m² dengan konsentrasi 12 ppm, sehingga menunjukkan adanya pengaruh rasio populasi terhadap akumulasi gas. Sistem ventilasi otomatis mampu menurunkan konsentrasi amonia hingga di bawah 20 ppm dalam waktu 2–4 menit. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan efektif dalam menjaga kualitas udara kandang dan layak diterapkan pada peternakan ayam skala kecil hingga menengah. Pengembangan lebih lanjut diperlukan melalui kalibrasi sensor yang lebih presisi serta penerapan metode kontrol yang lebih adaptif untuk meningkatkan efisiensi sistem.