Adisel Adisel
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Learning Management System Adisel Adisel
Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) Vol 5 No 2 (2022): Alignment:Journal of Administration and Educational Management
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/alignment.v5i2.4878

Abstract

Pembelajaran berbasis e-learning merupakan metode yang sangat potensial untuk kepentingan pendidikan. Dalam lingkungan pembelajaran ini, yang dapat terjadi adalah pengelolaan manajemen yang tersistem dan tidak tersistem. Pengelolaan yang tersistem adalah sistem manajemen pembelajaran berbasis e-learning yang terencana, terarah dan terukur, yang salah satunya adalah melalui LMS (learning management system). LMS merupakan sistem untuk mengelola catatan pelatihan dan pendidikan melalui internet dengan fitur untuk kolaborasi secara online. Dalam analisis jurnal ini, akan dijelaskan bagaimana LMS diterapkan di berbagai lembaga pendidikan, efektivitas dan implikasinya serta hasil-hasil riset yang dilakukan sehubungan dengan penggunaan LMS ini. Studi kasus mengenai efektivitas dari LMS dilakukan di Universitas terbuka di Malaysia (OUM), kampus Kota Bharu dan pengaplikasian LMS untuk pembelajaran yang dipersonalisasi untuk murid-murid sekolah dasar. Dalam jurnal yang lain, dikemukakan penemuan mengenai penelitian yang dilaksanakan di enam universitas yang berbeda di Amerika tentang kemampuan analisa pembelajaran (LA) dalam LMS. Ditelaah juga mengenai penguatan pembelajaran antar disiplin ilmu dengan menggunakan LMS. Disamping itu terdapat pula penjelasan mengenai penggunaan LMS sebagai jaringan virtual untuk beasiswa dalam pengajaran dan pembelajaran (SoTL) pada departemen akademis. Ada pula penelitian mengenai perluasan model penerimaan teknologi (TAM) untuk menguji penggunaan LMS pada institusi pendidikan tinggi. Hasil-hasil riset yang dilakukan menunjukkan penemuan-penemuan mengenai adanya koneksi antara pembelajaran yang dipersonalisasi dengan LMS dan pembelajaran di kelas. Data-data juga menunjukkan efektivitas LMS pada berbagai institusi pendidikan dan adanya pergerakan menuju analisa akademik. Semua penelitian ini juga mengacu pada implikasi-implikasi dari penemuan-penemuan ini untuk para peneliti dan praktisi lain, serta untuk keperluan penelitian lebih lanjut. Keywords: LMS, jaringan forum online, institusi pendidikan, analisa pembelajaran, personalisasi pembelajaran, model penerimaan teknologi (TAM), pembelajaran jarak jauh.
Peran Guru IPS dalam Mengantisipasi Pelecehan Seksual Putri Ningsih; Adisel Adisel; Salamah Salamah
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 6 No 2 (2023): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v6i2.6402

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui peran guru IPS dalam mengantisipasi pelecehan seksual di SMP Negeri 2 Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah field research (penelitian lapangan). Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru IPS dalam mengantisipasi pelecehan seksual, dengan menasehati peserta didik untuk memperhatikan lingkungan dan pertemanan agar tidak terjerumus kepada hal-hal yang negatif, selain memberikan motivasi, juga menjadi tempat cerita masalah yang dihadapi peserta didik. Kendala yang dihadapi guru IPS dalam mengantisipasi pelecehan seksual adalah belum terprogramnya pengetahuan tentang pendidikan seks karena program tersebut sudah tidak aktif lagi dan terhenti. Sekolah mengalami kendala untuk mengadakan program pendidikan seks secara terstruktur. Simpulan penelitian ini yaitu guru harus memberikan pemahaman mengenai pendidikan seks, mengarahkan peserta didik agar tidak terjerumus kepada hal yang negatif, menasehati, memperhatikan permasalahan yang dihadapi peserta didik. Kendala dalam mengantisipasi pelecehan seksual: Peserta didik sulit memahami kosakata yang jarang didengar dan belum terprogram pendidikan seks karena kendala biaya. Kata Kunci: Guru IPS, Motivasi, Pelecehan Seksual.
Persiapan Guru Dalam Melaksanakan Sistem Pembelajaran Merdeka Belajar Pada Tingkat Sekolah Dasar Cindy Sinomi; Adisel Adisel; Fatrima Santri Syafri
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i3.346

Abstract

This research was carried out with the aim of knowing Teacher Preparation in Implementing an Independent Learning System at SD N 01 Muara Pinang, Muara Pinang District, Empat Lawang Regency, South Sumatra Province. The learning system "Freedom of Learning" is a new policy which of course has obstacles and obstacles to implement. Especially for teachers who as an integral part in education and an important component in learning must have a series of problems that should be resolved. This type of research uses qualitative research using data collection techniques of observation, interviews and documentation. The subject of the study was the teacher of SD N 01 Muara Pinang, Muara Pinang District, Empat Lawang Regency, South Sematera Province. This study uses a qualitative descriptive data analysis interactive model of Milles and Michael Huberman. At SD N 01 Muara Pinang, Muara Pinang District, Empat Lawang Regency, South Sematera Province, the readiness of the independent learning system to learn starts from the readiness of the teachers first, SD N 01 Muara Pinang has held training for teachers, especially teachers who are still clueless in order to provide understanding and skills in utilizing online features as learning media. Factors that become obstacles for teachers in implementing an independent learning learning system are as follows: The quality of the human resources of the teachers is not adequate, the facilities and learning resources are minimal or the infrastructure is inadequate and the teachers are clueless, are comfortable with the old standards and have no experience in free learning
Pengaruh Ice Breaking terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Ouci Utami; Adisel Adisel; Salamah Salamah
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.7622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan pengaruh ice breaking terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SMPN 13 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Hasil penelitian menunjukan bawah motivasi belajar siswa kelas VII C dengan menggunakan ice breaking saat proses pembelajaran lebih baik dar pada kelas VII D yang menggunakan konvensional di SMP Negeri 13 Kota Bengkulu. Hal tersebut dapat dibuktikan pada hasil skor motivasi siswa kelas VII C yang menggunakan ice breaking yaitu dalam kategori sedang dan tinggi sebanyak 23 siswa (79%) dengan skor 71 sampai 86 sedangkan hasil skor motivasi belajar siswa kelas VII D yang menggunakan metode konvensional sebanyak 26 siswa dengan skor 67 sampai 83. Selain itu dapat dibuktikan juga dengan hasil perhitungan Uji T karena dk pembilang 50 pada taraf 5% yaitu 2,021. Dengan demikian thitung > ttabel (2,239>2,021). Simpulan dari analisis tersebut diperoleh bahwa thitung lebih besar dari ttabel. Sehingga kelas yang diajarkan menggunakan ice breaking memiliki motivasi belajar yang baik sehingga mata pelajaran IPS mudah dipahami. Kata Kunci: Ice Breaking, Motivasi Belajar, IPS