Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendekatan Humanistik-Religius dalam Praktik Bimbingan Konseling Islam di Sekolah Khairuddin Khairuddin
LOKAKARYA Vol 5, No 2 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/lokakarya.v5i2.5481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan humanistik-religius dalam praktik bimbingan dan konseling Islam di sekolah, peran guru BK dalam membangun hubungan empatik dan spiritual, serta dampaknya terhadap perilaku, karakter, dan kesehatan mental peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru BK, peserta didik, kepala sekolah, dan pihak terkait yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik-religius diterapkan melalui integrasi nilai-nilai humanistik seperti empati, penerimaan tanpa syarat, dan komunikasi interpersonal positif dengan nilai-nilai religius Islam dalam proses layanan konseling. Guru BK berperan sebagai fasilitator psikologis dan spiritual yang membantu peserta didik memahami diri, mengembangkan karakter religius, serta meningkatkan kesehatan mental. Pendekatan ini memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku, peningkatan disiplin, kontrol emosi, kesadaran religius, serta kesejahteraan psikologis peserta didik. Meskipun demikian, implementasi pendekatan humanistik-religius masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu layanan konseling, rendahnya kesadaran peserta didik terhadap layanan BK, serta keterbatasan kompetensi guru BK dalam mengintegrasikan pendekatan psikologis dan spiritual. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi sekolah, orang tua, dan peningkatan kompetensi guru BK agar layanan bimbingan dan konseling Islam dapat berjalan lebih efektif dan relevan dengan tantangan pendidikan modern.
Upaya Guru BK dalam Menangani Perilaku Membolos Siswa di SMA Al-Azhar Medan Muhammad Farhan Azmi; Khairuddin Khairuddin; Nefi Darmayanti
Pedagogik Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v3i3.1723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab siswa membolos serta upaya yang dilakukan oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menangani perilaku membolos siswa di SMA Al-Azhar Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru BK, wali kelas, dan siswa yang memiliki riwayat membolos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku membolos disebabkan oleh berbagai faktor internal seperti rasa malas, kurangnya motivasi, dan rendahnya minat belajar, serta faktor eksternal seperti pengaruh teman sebaya dan ketidaknyamanan dalam proses pembelajaran. Dalam menangani siswa yang membolos, guru BK menerapkan pendekatan preventif, kuratif, dan represif, di antaranya konseling individu, pemberian peringatan, pemanggilan orang tua, hingga kunjungan ke rumah (home visit). Meskipun sekolah telah menggunakan aplikasi Green School untuk memantau kehadiran, masih ditemukan siswa yang membolos, menandakan perlunya kolaborasi yang lebih erat antara guru BK, wali kelas, dan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya Guru BK sangat penting dan strategis dalam menekan angka ketidakhadiran siswa. Diperlukan kerja sama lintas pihak untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan mendukung perkembangan siswa secara optimal.
Kompetensi Guru BK Dalam Pelaksanaan Layanan Konseling Individu di MAN 1 Medan Nurhayani Nurhayani; Khairuddin Khairuddin; Lisa Windia Arista
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v2i1.498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompetensi guru BK dalam pelaksanaan layanan konseling individu di MAN 1 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah guru BK dan siswa yang pernah mengikuti konseling individu. Adapun teknik pengumpulan data berupa teknik wawancara. Analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau kesimpulan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru BK sudah cukup menguasai berbagai kompetensi sehingga guru BK dapat menjalankan ataupun melaksanakan layanan konseling individu dengan optimal. Hal ini terbukti dari hasil wawancara yang peneliti lakukan terhadap 3 orang guru BK dan juga 4 orang siswa, siswa telah menunjukkan adanya perubahan ke arah yang lebih baik setelah mengikuti layanan konseling individu yang dilaksanakan oleh guru BK.