Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif (PPOK) dengan Terapi Pursed Lips Breathing dan Aromaterapi Eucalyptus di RSUD dr. R. Soedarsono Alex Prayoga, Dedy; Sujarwadi, Mokh.; Toha, Mukhammad; Prasetya Widianto, Eko
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1444

Abstract

Pola napas tidak efektif merupakan salah satu masalah utama yang sering muncul pada pasien dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dan masih menjadi tantangan global hingga saat ini. Berbagai intervensi keperawatan terus dikembangkan untuk mendukung fungsi respirasi serta meningkatkan saturasi oksigen pada pasien PPOK. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien PPOK dengan pola napas tidak efektif. Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif eksploratif pada seorang pasien rawat inap dengan diagnosis medis PPOK di RSUD dr. R. Soedarsono. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi selama tiga hari perawatan. Intervensi yang diberikan meliputi terapi pursed lips breathing dan aromaterapi eucalyptus. Setelah dilakukan terapi, terjadi peningkatan saturasi oksigen dari 94% menjadi 98% serta penurunan frekuensi napas dari 28 kali/menit menjadi 20 kali/menit. Keluhan sesak napas pasien juga berkurang, yang mengindikasikan perbaikan pada pola pernapasan. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi pursed lips breathing dan aromaterapi eucalyptus efektif dalam memperbaiki pola napas dan kualitas respirasi pasien PPOK. Dengan demikian, kedua intervensi tersebut layak dipertimbangkan sebagai bagian dari praktik keperawatan untuk mendukung manajemen pernapasan pasien PPOK.
FROM PREPAREDNESS TO ACTION: STRENGTHENING EMPLOYEE EMERGENCY RESPONSE TROUGH FIRST AID TRAINING Sujarwadi, Mokh; Fitriyah, Agustini; Srengenge, Gawan; Toha, Mukhammad; Zuhroidah, Ida; Prayoga, Dimas Hadi; Laili, Nadia Rohmatul; Zahra , Fatimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpmk.v8i1.78441

Abstract

Introduction: Workplace accidents are a serious problem in industrial settings, particularly in high-risk production sectors such as pharmaceutical manufacturing. This community service activity aims to improve employee knowledge and skills in providing First Aid through theory-based and practical training. Methods: The training was conducted at a pharmaceutical company in East Java on August 28, 2025, and lasted 6 hours. Participants consisted of 25 employees purposively selected by company management to represent various divisions. The method used was a one-group pre-test and post-test design, utilizing a closed-ended questionnaire containing 15 multiple-choice questions to assess first aid knowledge, as well as a practical assessment to evaluate participants’ skills. The training covered basic first aid principles and focused on three core skills: basic life support, bandaging, and casualty transportation, delivered through interactive lectures and hands-on simulations using standard first aid equipment. Results: A significant improvement in both participants’ knowledge and practical skills after the training. The mean knowledge score increased from 12.36 (pre-test) to 14.27 (post-test), representing an increase of 1.95 points. Conclusion: First aid training was effective in improving both the knowledge and practical skills of employees. A notable increase in knowledge scores, along with enhanced competencies in basic life support, bandaging, and casualty transportation, indicates that the training successfully strengthened participants’ preparedness and ability to respond to emergency situations. These findings highlight the importance of integrating structured first aid training programs in the workplace to improve emergency response capacity. KEYWORDS employees; first aid; occupational safety; training; work accidents
Asuhan Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif (PPOK) dengan Terapi Pursed Lips Breathing dan Aromaterapi Eucalyptus di RSUD dr. R. Soedarsono Alex Prayoga, Dedy; Sujarwadi, Mokh.; Toha, Mukhammad; Prasetya Widianto, Eko
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1444

Abstract

Pola napas tidak efektif merupakan salah satu masalah utama yang sering muncul pada pasien dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dan masih menjadi tantangan global hingga saat ini. Berbagai intervensi keperawatan terus dikembangkan untuk mendukung fungsi respirasi serta meningkatkan saturasi oksigen pada pasien PPOK. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien PPOK dengan pola napas tidak efektif. Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif eksploratif pada seorang pasien rawat inap dengan diagnosis medis PPOK di RSUD dr. R. Soedarsono. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi selama tiga hari perawatan. Intervensi yang diberikan meliputi terapi pursed lips breathing dan aromaterapi eucalyptus. Setelah dilakukan terapi, terjadi peningkatan saturasi oksigen dari 94% menjadi 98% serta penurunan frekuensi napas dari 28 kali/menit menjadi 20 kali/menit. Keluhan sesak napas pasien juga berkurang, yang mengindikasikan perbaikan pada pola pernapasan. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi pursed lips breathing dan aromaterapi eucalyptus efektif dalam memperbaiki pola napas dan kualitas respirasi pasien PPOK. Dengan demikian, kedua intervensi tersebut layak dipertimbangkan sebagai bagian dari praktik keperawatan untuk mendukung manajemen pernapasan pasien PPOK.