Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Program Kewirausahaan Berbasis Mahasiswa Terintegrasi di Inkubator Bisnis Universitas Trilogi Tahun 2024 Maulidian, Maulidian; Puspitawati, Mutiara Dewi; Novita, Novita; Purnengsih, Iis
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2025.005.01.12

Abstract

Universitas Trilogi memiliki visi mencetak teknososiopreneur yang inovatif dan unggul. Untuk mewujudkan visi ini, universitas mendukung mahasiswa melalui program kewirausahaan seperti PKM-K, P2MW, dan kompetisi bisnis lainnya. Namun, beberapa inovasi yang dihasilkan belum berkembang menjadi usaha berkelanjutan. Kendala utama meliputi akses pendanaan, keterampilan manajemen, dan strategi pemasaran. Program kewirausahaan berbasis mahasiswa terintegrasi di inkubator bisnis Universitas Trilogi tahun 2024 dirancang untuk mengatasi kendala ini melalui metode yang terdiri dari tiga tahap utama yaitu rekrutmen, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap rekrutmen mencakup penyebaran informasi dan seleksi tenan berdasarkan inovasi serta kelayakan finansial. Tahap pelaksanaan meliputi pelatihan intensif melalui bootcamp, coaching, mentoring, serta pemberian fasilitas teknologi seperti mesin continuous seal, vacuum seal, pengembangan website, dan aplikasi POS untuk manajemen inkubasi. Tahap evaluasi dilakukan secara berkala melalui monitoring dan umpan balik untuk menilai kemajuan tenan. Hasil program ini mencakup penerbitan satu artikel populer di media nasional, satu video kegiatan di YouTube Universitas Trilogi, lima calon wirausaha mandiri, satu granted HKi untuk model inkubasi, dan sebelas produk tenan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Rata-rata peningkatan penjualan tenan mencapai 60% dengan skor rata-rata tingkat kepuasan pelatihan dan pendampingan sebesar 3,8 dari skala 4,0. Selain itu, terdapat peningkatan inovasi teknologi pada aspek kemasan, produksi, dan pemasaran digital.
Program Kewirausahaan Berbasis Mahasiswa Terintegrasi di Inkubator Bisnis Universitas Trilogi Tahun 2024 Maulidian, Maulidian; Puspitawati, Mutiara Dewi; Novita, Novita; Purnengsih, Iis
TRI DHARMA MANDIRI: Dissemination and Downstreaming of Research to the Community (Journal of Community Engagement) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : SMONAGENES Research Center, Univeritas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2025.005.01.12

Abstract

Universitas Trilogi memiliki visi mencetak teknososiopreneur yang inovatif dan unggul. Untuk mewujudkan visi ini, universitas mendukung mahasiswa melalui program kewirausahaan seperti PKM-K, P2MW, dan kompetisi bisnis lainnya. Namun, beberapa inovasi yang dihasilkan belum berkembang menjadi usaha berkelanjutan. Kendala utama meliputi akses pendanaan, keterampilan manajemen, dan strategi pemasaran. Program kewirausahaan berbasis mahasiswa terintegrasi di inkubator bisnis Universitas Trilogi tahun 2024 dirancang untuk mengatasi kendala ini melalui metode yang terdiri dari tiga tahap utama yaitu rekrutmen, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap rekrutmen mencakup penyebaran informasi dan seleksi tenan berdasarkan inovasi serta kelayakan finansial. Tahap pelaksanaan meliputi pelatihan intensif melalui bootcamp, coaching, mentoring, serta pemberian fasilitas teknologi seperti mesin continuous seal, vacuum seal, pengembangan website, dan aplikasi POS untuk manajemen inkubasi. Tahap evaluasi dilakukan secara berkala melalui monitoring dan umpan balik untuk menilai kemajuan tenan. Hasil program ini mencakup penerbitan satu artikel populer di media nasional, satu video kegiatan di YouTube Universitas Trilogi, lima calon wirausaha mandiri, satu granted HKi untuk model inkubasi, dan sebelas produk tenan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Rata-rata peningkatan penjualan tenan mencapai 60% dengan skor rata-rata tingkat kepuasan pelatihan dan pendampingan sebesar 3,8 dari skala 4,0. Selain itu, terdapat peningkatan inovasi teknologi pada aspek kemasan, produksi, dan pemasaran digital.
Aplikasi Pupuk Kompos Limbah Belimbing Tasikmadu untuk Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy (Brassica rapa L.) Siregar, Fayyadh; Sumiasih, Inanpi Hidayati; Puspitawati, Mutiara Dewi
Agrin Vol 26, No 2 (2022): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2022.26.2.681

Abstract

ABSTRAK Attaqie Farm dikenal sebagai kawasan agropolitan budidaya belimbing. Belimbing Tasikmadu memiliki rasa yang manis dan gurih. Kebun Attaqie Farm memproduksi 1.000 kg buah per hari dan menghasilkan limbah yaitu daun, buah sisa penjarangan, dan ranting-ranting, hasil limbah tersebut mencapai 5-10 kg. Jika diolah maka akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat seperti pupuk organik. Usaha yang dapat meningkatkan mutu atau produksi pakcoy salah satunya dengan penganekaragaman pola budidaya agar menjaga kesuburan lahan dan juga untuk pertanian berkelanjutan. Metode dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada satu faktor, perlakuan diulang sebanyak 4 kali, setiap ulangan diberikan 3 unit percobaan, 5 taraf yang diaplikasikan dosis yaitu: 0 ton/ha, 10 ton/ha, 20 ton/ha, 30 ton/ha, dan 40 ton/ha. Unsur hara pupuk kompos memiliki kandungan N, P, K masing-masing dengan nilai 2.78%, 0.88%, dan 2.70%. Dosis optimum untuk sayur pakcoy yaitu 20 ton/ha (setara dengan 40 g/polybag). Hal tersebut dibuktikan dengan parameter lebar daun yang berpengaruh nyata dengan nilai 5.17 cm. Kata Kunci: Attaqie Farm, limbah belimbing tasikmadu, pakcoy, pupuk organik 
The Utilization Potential of Tasikamdu Star Fruit Composted Waste for Mustard Cultivation (Brassica rapa L.) In Supporting Sustainable Agriculture Sumiasih, Inanpi Hidayati; Puspitawati, Mutiara Dewi; Maulana, Fayyadh Yusuf; Yadarabullah
International Journal of Applied Biology Vol. 7 No. 1 (2023): International Journal of Applied Biology
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Attaqie Farm Agroedutourism produced 1.5 tons/ha of star fruit waste in 2018, which was wasted because it was not utilized by starfruit farmers. Attaqie farm strives to implement the Sustainable Agriculture System (SPT) to support sustainable agriculture. The waste originating from one cultivation can be used as a resource in other forms. The application of integrated and sustainable agriculture is beneficial for farmers to preserve the ecology while maintaining the culture adopted in an area. Farmers' objectives for agricultural cultivation are good, healthy, and maximum yields, therefore the availability of compost is needed. The technology that has developed makes it easier for farmers or researchers to make compost in a short time. The study began with making compost with star fruit waste, namely residual leaves and fruit from thinning. This research was carried out using a Randomized Block Design (RBD). The treatment was replicated 4 times, with 3 experimental units, and 5 dose levels. Nutrients in the star fruit waste compost showed good results for compost criteria according to SNI 19-7030-2004 standard. The effective dosage for star fruit compost in mustard cultivation was 20 tons/ha (equivalent to 40 g/polybag).
Aplikasi Pupuk Organik Cair Limbah Belimbing dalam Upaya Peningkatan Kualitas Tomat: Application of Organic Liquid Fertilizer from Star Fruit Waste to Improve Tomato Quality Sumiasih, Inanpi Hidayati; Mutiara Dewi Puspitawati; Fitriani Herrachmadani
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 14 No. 3 (2023): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jhi.14.3.163-168

Abstract

Limbah buah belimbing banyak dihasilkan dari kegiatan penjarangan buah maupun ketika panen raya. Limbah tersebut belum optimal dalam pemanfaatannya, sehingga dapat menimbulkan bau yang tidak sedap di area sekitar kebun belimbing. Limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) dalam budidaya tomat. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan dosis pupuk organik cair limbah belimbing yang tepat dalam meningkatkan kualitas tomat untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Penelitian dilakukan di Attaqie Farm, Tuban, Jawa Timur, bulan Agustus 2021 sampai Maret 2022. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor yaitu POC limbah buah belimbing dengan 4 taraf dosis yaitu 0 ml, 25 ml, 35 ml, dan 45 ml POC setiap polibag dengan tiga kali ulangan dan setiap ulangan menggunakan lima sampel tanaman. Pemupukan dilakukan setiap minggu sejak 2 sampai 10 minggu setelah tanam (MST) atau selama 9 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk organik cair 35 ml lebih efektif dan efisien dalam memberikan hasil terbaik untuk produksi dan kualitas tomat yang ditunjukkan pada peubah jumlah buah, bobot segar buah dan kualitasnya. Berdasarkan hasil analisis bakteri, POC limbah buah belimbing telah sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan. Kata kunci: kandungan bakteri, tingkat kematangan tomat, total padatan terlarut
Pemanfaatan Mikrob Pelarut Fosfat untuk Mengurangi Dosis Pupuk P Anorganik pada Padi Sawah Puspitawati, Mutiara Dewi; ., Sugiyanta; Anas, Iswandi
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 41 No. 3 (2013): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.758 KB) | DOI: 10.24831/jai.v41i3.8095

Abstract

ABSTRAKMikrob pelarut fosfat (MPF), meliputi bakteri pelarut fosfat (BPF) dan fungi pelarut fosfat (FPF), berpotensi dalammeningkatkan ketersedian P dan meningkatkan efisiensi penyerapan P dari pupuk P anorganik. Tujuan penelitian adalahmengisolasi dan menyeleksi MPF, menguji efektivitas MPF dalam meningkatkan P tersedia dan mengurangi dosis pupuk Panorganik pada sistem budidaya pengelolaan tanaman terpadu (PTT) dan system of rice intensification (SRI). Percobaanlaboratorium meliputi isolasi dan seleksi MPF, uji indeks pelarutan P, uji pelarutan P dari sumber P sukar larut dan ujiantagonistik. Percobaan lapangan meliputi perlakuan dosis pupuk Panorganik yaitu 100%, 75%, 50%, dan kombinasi BPF,FPF, BPF+FPF. MPF diinokulasi menggunakan metode perendaman akar padi. Hasil percobaan laboratorium menunjukkanisolat bakteri BPFA5 (Pseudomonas aeruginosa) dan isolat fungi FPFE1 (Aspergillus niger) memiliki kemampuan pelarutanP lebih tinggi dan kompatibel dalam satu kultur. Hasil percobaan lapangan menunjukkan bahwa perlakuan sistem budidayaSRI lebih unggul dibandingkan PTT berdasarkan pertumbuhan, komponen hasil, hasil gabah, dan serapan hara P gabah.Perlakuan 75% dosis pupuk P anorganik+MPF (bakteri dan fungi) pada sistem budidaya SRI menghasilkan jumlah anakanproduktif, hasil gabah, dan serapan hara P gabah yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Aplikasi mikrob pelarutP dapat mengurangi dosis pupuk P anorganik sampai 50% dan meningkatkan hasil gabah dan serapan hara P jerami dangabah.Kata kunci: bakteri pelarut fosfat, fungi pelarut fosfat, pengelolaan tanaman terpadu, system of rice intensification