Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Optimalisi Strategi dan Inovasi Automated Eksternal Defibrillator (Aed) Untuk Penanganan Henti Jantung di Luar Rumah Sakit : Literatur Review Iswadi; Pratiwi , Margareta; Ikhtiari , Refi; Nababan , Tiarnida; Nababan , Karmila Br; Gea , Saharman
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46660

Abstract

Henti jantung di luar rumah sakit atau Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) menjadi penyebab utama kematian global, terutama disebabkan oleh keterlambatan respon dan rendahnya penggunaan Automated External Defibrillator (AED). Penelitian ini untuk mengkaji faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan resusitasi dan kelangsungan hidup pasien OHCA melalui studi literatur review. Dengan menggunakan metode telaah literatur dan seleksi melalui alur prisma diperoleh 14 artikel relevan terakreditasi dari berbagai sumber internasional dan nasional (Tahun 2020–2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan resusitasi OHCA sangat dipengaruhi oleh lokasi kejadian, waktu respons, dan ketersediaan AED yang segera digunakan. Selain itu, pelatihan masyarakat dalam melakukan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) dan integrasi teknologi seperti aplikasi seluler untuk aktivasi penolong pertama serta sistem Helicopter Emergency Medical Service (HEMS) terbukti meningkatkan kelangsungan hidup pasien. Kendala berupa keengganan individu dalam melakukan CPR serta ketidakjelasan aspek hukum dan etika dalam penggunaan AED juga diidentifikasi sebagai hambatan penting. Rekomendasi dari penelitian ini mengharapkan adanya integrasi teknologi dalam edukasi masyarakat melalui media digital seperti videotron dan aplikasi berbasis seluler untuk meningkatkan kesiapan masyarakat terhadap kejadian OHCA. Dengan pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis kebijakan diharapkan angka harapan hidup pasien OHCA dapat meningkat. Terbatasnya jumlah artikel yang dianalisis serta batasan generalisasi hasil terhadap negara-negara dengan infrastruktur kesehatan yang belum optimal menjadi batasan dalam penelitian ini. Oleh karena itu diperlukan penelitian lanjutan yang mencakup analisis berbasis populasi dengan cakupan wilayah yang lebih luas
HUBUNGAN ANTARA KELELAHAN DAN KUALITAS TIDUR DENGAN DEPRESI PASCA PERSALINAN PADA IBU NIFAS RAHMAWATI, DWI; Arista, Devi; Siahaan, Gustien; Pratiwi, Margareta
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3101

Abstract

Depresi postpartum merupakan gangguan psikologis yang umum terjadi pada ibu setelah melahirkan, dengan prevalensi global yang cukup tinggi. Di Amerika Serikat, prevalensinya mencapai 14%, sementara di Asia berkisar antara 26%–85%. Di Indonesia sendiri, risiko depresi postpartum dilaporkan sebesar 50%–70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelelahan dan kualitas tidur dengan kejadian depresi pasca persalinan pada ibu nifas. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 31 responden ibu nifas diikutsertakan sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang meliputi aspek kelelahan, kualitas tidur, dan gejala depresi postpartum, lalu dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami depresi postpartum (67,7%), seluruh responden mengalami kelelahan ringan (100%), dan mayoritas memiliki kualitas tidur yang buruk (64,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan dan kualitas tidur dengan kejadian depresi postpartum (p = 0,000). Studi ini merekomendasikan perlunya intervensi berupa edukasi dan konseling bagi ibu nifas untuk menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa postpartum.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WANITA USIA SUBUR (WUS) PELAKSANAAN PEMERIKSAAN IVA TEST SEBAGAI LANGKAH DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OLAK KEMANG Pratiwi, Margareta; Hayati, Nur; Meliyani, Risna
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1774

Abstract

Kanker serviks salah satu jenis kanker menjadi kanker pembunuh pertama yang menyerang perempuan di Indonesia. Banyaknya kasus kanker serviks yang menyerang perempuan tersebut, dikarenakan masih rendahnya pastisipasi untuk melakukan pemeriksaan skrining (IVA). Tujuan penelitian ini adalah agar diketahuinya faktor yang mempengaruhi pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi Tahun 2023.  Terdapat tiga variabel dalam penelitian ini yaitu, kepercayaan, peran petugas kesehatan dan akses informasi. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel yang paling dominan mempengaruhi perilaku dalam pelaksanaan pemeriksaan IVA adalah peran petugas kesehatan dengan nilai p value 0,003. Artinya, responden sangat memerlukan peran petugas kesehatan yang baik, sehingga mau melakukan pemeriksaan IVA. Bagi petugas kesehatan diharapkan lebih proaktif dalam memberikan penyuluhan dan menyampaikan informasi akan pentingnya pemeriksaan IVA dengan menggunakan berbagai media yang menarik, menyediakan brosur/leaflet baik difasilitas kesehatan ataupun di kegiatan kerohanian sehingga menimbulkan minat, motivasi bagi para wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA.
ANALISIS BEBAN KERJA PADA PERAWAT PELAKSANA DI RS MITRA JAMBI Pratiwi, Margareta; Intami, Eprina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2079

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian analitik deskriptif dengan menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana yang berkerja di Rumah Sakit Mitra Jambi Tahun 2022 yang berjumlah 47 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Total Sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner secara terstruktur. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat.Dari hasil penelitian, dari 47 responden sebagian besar berumur 25-29 tahun sebanyak 32 responden (68.3%), responden yang memiliki jenis kelamin perempuan sebanyak 39 responden (82.9%), sebagian besar memiliki pendidikan Diploma 3 sebanyak 22 responden (46.8%). Didapatkan 16 responden (76.2%) yang memiliki beban kerja ringan dengan stres kerja ringan, 5 responden (23.8%) yang memiliki beban kerja ringan dan stres kerja berat, 5 responden (23.8%) yang memiliki beban kerja berat dan stres kerja ringan, 21 responden (80.8%) yang memiliki beban kerja berat dan stres kerja berat. Dari hasil uji statistic chi-square di peroleh nilaip value 0,000<0.05.Diharapkan perawat pelaksana memiliki beban kerja yang tidak berlebihan sehingga perawat pelaksana tidak mengalamai stres kerja yang dapat menurunkan kualitas pelayanan Rumah Sakit. Kata Kunci : Beban Kerja, Stres Kerja, Perawat Pelaksana
SYSTEMATIC RIVIEW : POLARISASI MAKROFAG PADA ULKUS DIABETIKUM Pratiwi, Margareta; Girsang, Ermi; Napiah, Ali
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2477

Abstract

Luka diabetik ditandai dengan peningkatan sitokin proinflamasi dan disfungsi seluler yang konsisten dengan peningkatan kadar spesies oksigen reaktif (ROS). Gangguan penyembuhan luka merupakan salah satu komplikasi diabetes yang parah. Makrofag memiliki peran penting dalam penyembuhan luka. Pada luka yang berbeda, makrofag diklasifikasikan menjadi dua fenotipe: makrofag yang diaktifkan secara klasik dan diaktifkan secara alternative makrofag. Disregulasi fenotip makrofag menyebabkan gangguan penyembuhan luka yang parah pada diabetes. Makrofag adalah salah satu partisipan kunci dalam penyembuhan luka dan terus berlanjut memberikan perubahan fungsional pada lokasi luka sejak cedera. Secara ekstensif proses polarisasi makrofag dan modulasinya modifikasi epigenetik. Data dari model diabetes pra-klinis dan klinis mempunyai hubungan hiperglikemia yang menyebabkan perubahan ekspresi gen sehingga meningkatkan kejadian diabetes. Hiperglikemia dan stres oksidatif menjadikan lingkungan yang rentan terhadap perubahan kode epigenetic yang dimanifestasikan sebagai gen inflamasi yang berubah ekspresi. Berbagai modulasi epigenetik itu mungkin berkontribusi terhadap disregulasi polarisasi makrofag yang mengakibatkan penyembuhan luka tertunda. Kata Kunci : Luka diabetes, Polarisasi makrofag, Jalur sinyal, Penyembuhan luka
MENINGKATKAN SELF EFFICACY DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) Iswadi; Pratiwi, Margareta; Kaban, Karmila Br; Nababan, Tiarnida; Hutapea, Dwight M. M.
Jurnal Mitra Prima Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menjadi bencana tahunan yang berulang di Indonesia, termasuk Provinsi Jambi. Bencana ini tidak hanya menyebabkan kerusakan alam dan lingkungan tetapi juga berdampak fatal pada kesehatan dan ancaman kehidupan masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan dan efikasi diri masyarakat menghadapi ancaman serta dampak kesehatan akibat karhutla. Dengan metode Focus Group Discussion (FGD) memberikan sosialisasi dan simulasi sebagai langkah efektif membentuk dan meningkatkan efikasi diri serta memotivasi masyarakat dalam kesiapsiagaan penanganan awal korban bencana dan edukasi preventif penyakit akibat karhutla. Pengabdian ini melibatkan tokoh masyarakat dan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, sehingga bersinergi mendukung program pemerintah meningkatkan peran kemandirian masyarakat mengatasi dampak morbiditas dan mortalitas akibat bencana karhutla.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Efektivitas Komunikasi Perawat pada Pasien di Ruang Rawat Inap Rs Royal Prima Jambi Margareta Pratiwi
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 1 No. 01 (2022): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi terapeutik memegang peranan sangat penting dalam pelayanan keperawatan karena merupakan kegiatan mutlak dan menentukan bagi hubungan atau interaksi perawat dan pasien dalam menunjang kesembuhan pasien serta menemukan solusi dari permasalahan yang sedang dialami pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas komunikasi perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan terhadap pasien. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas komunikasi perawat-pasien di ruang rawat inap RS Royal Prima Jambi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan crossectional yang dilakukan pada periode rawat Tahun 60 perawat sebagai responden. Hasil penelitian menggambarkan 56,1% responden pasien menilai komunikasi perawat efektif, analisis lebih lanjut dengan regresi logistik menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dan pengetahuan dengan efektivitas komunikasi perawat dan pasien.
Gambaran Pengetahuan Tentang Pencegahan Kekambuhan Hipertensi Pada Lansia Margareta Pratiwi
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 1 No. 02 (2022): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab angka kesakitan pada lansia. World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menyandang hipertensi. Seseorang yang telah menderita hipertensi sangat perlu melakukan pencegahan kekambuhan agar tidak terjadi peningkatan tekanan darah yang lebih parah. Penderita hipertensi tidak semua dapat melakukan pencegahan terhadap penyakitnya karena tingkat pengetahuan penderita hipertensi tentang pencegahan hipertensi tidak sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pencegahan kekambuhan hipertensi pada lansia di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini bertempat di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi yang dilakukan pada bulan Agustus-September 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi dari Januari-Juni 2021 sebanyak 188 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling Analisis data secara univariat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan pencegahan kekambuhan hipertensi dengan baik sebanyak 34 responden (51,5%) dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan kekambuhan hipertensi sebanyak 64 responden (97%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah melakukan pencegahan kekambuhan hipetensi yang baik karena memiliki pengetahuan yang baik. Untuk itu, diharapkan dapat meningkatkan peran petugas kesehatan dalam memberikan pendidikan kesehatan tidak hanya pada penderita hipertensi atau keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami penyakit hipertensi tetapi dapat diberikan kepada seluruh masyarakat sebagai langkah pencegahan primer
Uji Aktivitas Antidiabetes Secara In Vivo Ekstrak Buah Averrhoa bilimbi Tikus Jantan Diabetes Arista, Devi; Pratiwi, Margareta
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51942

Abstract

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat penting, karena jumlah kasus dan prevalensi diabetes melitus terjadi peningkatan dihampir semua provinsi di Indonesia. Penatalaksanaan diabetes melitus tipe 2 melibatkan tindakan farmakologis maupun nonfarmakologis. Penderita diabetes memerlukan pengobatan sepanjang hidupnya, namun pengobatan farmakologi memiliki efek samping yang tidak diinginkan serta biaya yang cukup dalam penggunaan jangka panjang . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak Averrhoa bilimbi memiliki efektifitas antihiperglikemik dibandingkan dengan penggunaan obat antihiperglikemik oral pada tikus diabetes yang diinjeksi streptozotocin dan pada dosis berapa ekstrak tersebut berpengaruh paling baik dalam penurunan kadar glukosa darah. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan Randomized Post Test Only Control Grup Design. Hewan coba tikus jantan sebanyak 20 ekor dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu control (metformin), perlakuan dosis ekstrak buah belimbing wuluh dosis 0,75 gr/kgBB, 1,5 gr/kgBB dan 2,25 gr/kgBB. Hasil penelitian didapatkan bahwa ekstrak buah belimbing wuluh memiliki potensi antidiabetes. Terdapat perbedaan yang signifikan p < 0,001 antara kelompok control dengan dosis 1,5 mg/kgBB. Ekstrak etanol 70% buah belimbing wuluh dengan dosis 1,5 gr/kgBB merupakan dosis yang paling efektif terhadap penurunan kadar glukosa darah dibandingkan dengan kelompok control (metformin).