Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS BEBAN KERJA PADA PERAWAT PELAKSANA DI RS MITRA JAMBI Pratiwi, Margareta; Intami, Eprina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2079

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian analitik deskriptif dengan menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana yang berkerja di Rumah Sakit Mitra Jambi Tahun 2022 yang berjumlah 47 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Total Sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner secara terstruktur. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat.Dari hasil penelitian, dari 47 responden sebagian besar berumur 25-29 tahun sebanyak 32 responden (68.3%), responden yang memiliki jenis kelamin perempuan sebanyak 39 responden (82.9%), sebagian besar memiliki pendidikan Diploma 3 sebanyak 22 responden (46.8%). Didapatkan 16 responden (76.2%) yang memiliki beban kerja ringan dengan stres kerja ringan, 5 responden (23.8%) yang memiliki beban kerja ringan dan stres kerja berat, 5 responden (23.8%) yang memiliki beban kerja berat dan stres kerja ringan, 21 responden (80.8%) yang memiliki beban kerja berat dan stres kerja berat. Dari hasil uji statistic chi-square di peroleh nilaip value 0,000<0.05.Diharapkan perawat pelaksana memiliki beban kerja yang tidak berlebihan sehingga perawat pelaksana tidak mengalamai stres kerja yang dapat menurunkan kualitas pelayanan Rumah Sakit. Kata Kunci : Beban Kerja, Stres Kerja, Perawat Pelaksana
SYSTEMATIC RIVIEW : POLARISASI MAKROFAG PADA ULKUS DIABETIKUM Pratiwi, Margareta; Girsang, Ermi; Napiah, Ali
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2477

Abstract

Luka diabetik ditandai dengan peningkatan sitokin proinflamasi dan disfungsi seluler yang konsisten dengan peningkatan kadar spesies oksigen reaktif (ROS). Gangguan penyembuhan luka merupakan salah satu komplikasi diabetes yang parah. Makrofag memiliki peran penting dalam penyembuhan luka. Pada luka yang berbeda, makrofag diklasifikasikan menjadi dua fenotipe: makrofag yang diaktifkan secara klasik dan diaktifkan secara alternative makrofag. Disregulasi fenotip makrofag menyebabkan gangguan penyembuhan luka yang parah pada diabetes. Makrofag adalah salah satu partisipan kunci dalam penyembuhan luka dan terus berlanjut memberikan perubahan fungsional pada lokasi luka sejak cedera. Secara ekstensif proses polarisasi makrofag dan modulasinya modifikasi epigenetik. Data dari model diabetes pra-klinis dan klinis mempunyai hubungan hiperglikemia yang menyebabkan perubahan ekspresi gen sehingga meningkatkan kejadian diabetes. Hiperglikemia dan stres oksidatif menjadikan lingkungan yang rentan terhadap perubahan kode epigenetic yang dimanifestasikan sebagai gen inflamasi yang berubah ekspresi. Berbagai modulasi epigenetik itu mungkin berkontribusi terhadap disregulasi polarisasi makrofag yang mengakibatkan penyembuhan luka tertunda. Kata Kunci : Luka diabetes, Polarisasi makrofag, Jalur sinyal, Penyembuhan luka
MENINGKATKAN SELF EFFICACY DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA) Iswadi; Pratiwi, Margareta; Kaban, Karmila Br; Nababan, Tiarnida; Hutapea, Dwight M. M.
Jurnal Mitra Prima Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menjadi bencana tahunan yang berulang di Indonesia, termasuk Provinsi Jambi. Bencana ini tidak hanya menyebabkan kerusakan alam dan lingkungan tetapi juga berdampak fatal pada kesehatan dan ancaman kehidupan masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan dan efikasi diri masyarakat menghadapi ancaman serta dampak kesehatan akibat karhutla. Dengan metode Focus Group Discussion (FGD) memberikan sosialisasi dan simulasi sebagai langkah efektif membentuk dan meningkatkan efikasi diri serta memotivasi masyarakat dalam kesiapsiagaan penanganan awal korban bencana dan edukasi preventif penyakit akibat karhutla. Pengabdian ini melibatkan tokoh masyarakat dan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, sehingga bersinergi mendukung program pemerintah meningkatkan peran kemandirian masyarakat mengatasi dampak morbiditas dan mortalitas akibat bencana karhutla.
Uji Aktivitas Antidiabetes Secara In Vivo Ekstrak Buah Averrhoa bilimbi Tikus Jantan Diabetes Devi Arista; Margareta Pratiwi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51942

Abstract

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat penting, karena jumlah kasus dan prevalensi diabetes melitus terjadi peningkatan dihampir semua provinsi di Indonesia. Penatalaksanaan diabetes melitus tipe 2 melibatkan tindakan farmakologis maupun nonfarmakologis. Penderita diabetes memerlukan pengobatan sepanjang hidupnya, namun pengobatan farmakologi memiliki efek samping yang tidak diinginkan serta biaya yang cukup dalam penggunaan jangka panjang . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak Averrhoa bilimbi memiliki efektifitas antihiperglikemik dibandingkan dengan penggunaan obat antihiperglikemik oral pada tikus diabetes yang diinjeksi streptozotocin dan pada dosis berapa ekstrak tersebut berpengaruh paling baik dalam penurunan kadar glukosa darah. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan Randomized Post Test Only Control Grup Design. Hewan coba tikus jantan sebanyak 20 ekor dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu control (metformin), perlakuan dosis ekstrak buah belimbing wuluh dosis 0,75 gr/kgBB, 1,5 gr/kgBB dan 2,25 gr/kgBB. Hasil penelitian didapatkan bahwa ekstrak buah belimbing wuluh memiliki potensi antidiabetes. Terdapat perbedaan yang signifikan p < 0,001 antara kelompok control dengan dosis 1,5 mg/kgBB. Ekstrak etanol 70% buah belimbing wuluh dengan dosis 1,5 gr/kgBB merupakan dosis yang paling efektif terhadap penurunan kadar glukosa darah dibandingkan dengan kelompok control (metformin).
Hubungan Pengetahuan, Motivasi dan Tersedianya Sarana Dengan Kepatuhan Petugas Kesehatan Dalam Penerapan Prinsip Universal Precaution Margareta Pratiwi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga kesehatan mempunyai risiko yang tinggi untuk menerima pajanan penyakit akibat adanya infeksi yang dapat mengancam keselamatannya saat berkerja. WHO mencatat kasus infeksi nosokomial didunia berupa penularan hepatitis B sebayak 66.000 kasus, hepatitis C sebanyak 16.000 dan 10.000 kasus penularan HIV. Ketidakpatuhan perawat dalam menerapkan universal precautions dalam memberikan asuhan keperawatan dapat meingkatkan dampak infeksi nosocomial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, motivasi dan tersedianya sarana dengan kepatuhan petugas kesehatan dalam penerapan prinsip universal precaution. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 02 – 11 Agustus 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan yang kontak langsung dengan pasien di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi tahun 2021 yang berjumlah 59 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 28 responden (73,7%), memiliki motivasi tinggi sebanyak 21 responden (55,3%), mengatakan tersedianya sarana sebanyak 28 responden (73,7%) dan tidak patuh dalam penerapan prinsip universal precaution sebanyak 20 responden (52,6%. Tidak ada hubungan pengetahuan (p=0,290), motivasi (p=0,344) dan tersedianya sarana (p=0,568) dengan kepatuhan petugas kesehatan dalam penerapan prinsip universal precaution karena p value = > 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan, motivasi dan tersedianya sarana dengan kepatuhan petugas kesehatan dalam penerapan universal precaution. Untuk itu, diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan petugas kesehatan dengan melakukan pengawasan kerja agar seluruh intervensi-intervensi yang dilakukan diruangan bisa lebih terpantau serta sanksi jika melanggar standar operasional prosedur
PENGARUH TERAPI BERMAIN FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTISME DI PUSAT PELAYANAN AUTIS Margareta Pratiwi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of flashcard play therapy to increase social interaction of children with autism at the Autism Service Center. Characteristics of research subjects include children with autism aged 2-5 years. The number of subjects in this study were 6 children, with additional therapist/teacher informants. The results showed that the eye contact compliance dimension before flashcard therapy had an overall average of 0.333, the average increased to 0.75. The Z value is -2.032 with a significant support of 0.042, these results indicate a significant. In the imitation dimension, the overall average value of 0.315 increased to 0.667. The Z value is -1.363 with the support of a significance of 0.173, these results show no significance. The receptive language dimension had an overall mean score of 0.288, increasing to 0.689. Z is -2.201 with a significance support of 0.028, these results indicate a significant. The expressive language dimension has an overall mean score of 0.250, increasing to 0.583. The Z value is -1.841 with a significance support of 0.066, this result shows that it is not significant. From the results of the study, it can be concluded that playing flashcard therapy has an effect on improving eye contact and receptive language skills but has little effect on imitation and expressive language skills.
Dampak Positif Pembelajaran Online Dalam Sistem Pendidikan Keperawatan Pasca Pandemi Covid 19 Margareta Pratiwi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid-19 membuat hampir seluruh kegiatan dihentikan sementara waktu termasuk dunia pendidikan yang terpaksa melaksanakan pembelajaran secara online atau daring khususnya di perguruan tinggi, langkah ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran covid-19 di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan pembelajaran online dari sudut pandang mahasiswa dan dosen. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan secara online. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa dan dosen Universitas Adiwangsa Jambi. Sampel diambil melalui nonprobability sampling teknik cluster sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 64 mahasiswa dan 12 dosen. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya permasalahan yang tergolong sedang pada aspek pedagogic dan standar teknis ketersediaan perangkat, serta komitment pada mahasiswa.
Dampak Positif Pembelajaran Online dalam Sistem Pendidikan Keperawatan Pasca Pandemi Covid 19 Margareta Pratiwi
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid-19 membuat hampir seluruh kegiatan dihentikan sementara waktu termasuk dunia pendidikan yang terpaksa melaksanakan pembelajaran secara online atau daring khususnya di perguruan tinggi, langkah ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran covid-19 di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan pembelajaran online dari sudut pandang mahasiswa dan dosen. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan secara online. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa dan dosen Universitas Adiwangsa Jambi. Sampel diambil melalui nonprobability sampling teknik cluster sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 64 mahasiswa dan 12 dosen. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya permasalahan yang tergolong sedang pada aspek pedagogic dan standar teknis ketersediaan perangkat, serta komitment pada mahasiswa.
Pengaruh Pengetahuan Remaja Terhadap Pernikahan Dini Pada Siswi SMP Negeri 28 Kerinci Margareta Pratiwi; Beci Tusri Setia
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO, pernikahan dini (early married) adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan atau salah satu pasangan masih dikategorikan anak-anak atau remaja yang berusia dibawah 19 tahun.Hasil data Riskesdas 2014 menunjukkan 41,9% usia kawin pertama di Indonesia adalah 15-19 tahun. Hal itu menempatkan Indonesia termasuk negara dengan 3 persentase pernikahan usia dini tinggi di dunia (rangking 37) dan tertinggi kedua di ASEAN setelah di Kamboja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pengetahuan Remaja Terhadap Pernikahan Dini Pada Siswi SMP Negeri 28 Kerinci. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan penelitian one group pre test post test design, Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 3-9 Agustus, dengan populasi adalah semua siswi SMP Negeri 28 Kerinci dan sampel berjumlah 20 orang yang diambil dengan teknik Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner untuk melihat tindakan pengetahuan tentang pernikahan dini pada responden sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat dengan Paired Samples T-Test. Berdasarkan tabel 4.2 menunjukkan Pengetahuan remaja terhadap pernikahan dini pre test pada siswi SMP Negeri 28 Kerinci adalah 50,65 dengan nilai minimal 42 dan nilai maksimal 56. Mayoritas responden memiliki pengetahuan terhadap pernikahan dini yang kurang baik sebanyak 11 orang (55%) dan minoritas ressponden memiliki pengetahuan terhadap pernikahan dini yang baik sebanyak 9 responden (45%). Berdasarkan tabel 4.3 menunjukkan pengetahuan remaja terhadap pernikahan dini post test pada siswi SMP Negeri 28 Kerinci adalah 60,55 dengan nilai minimal 50 dan nilai maksimal 68. Mayoritas responden sudah memiliki pengetahuan tentang pernikahan dini yang baik sebanyak 15 responden (75%) dan minoritas responden masih memiliki pengetahuan tentang pernikahan dini yang kurang baik sebanyak 5 orang (25%). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Pengetahuan Remaja Terhadap Pernikahan Dini Pada Siswi SMP Negeri 28 Kerinci Maka untuk itu harus ada Dukungan dari pihak sekolah dan stakeholder terkait untuk dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang pernikahan dini agar dapat meningkatkan derajat pengetahuan remaja.
HUBUNGAN ANTARA KELELAHAN DAN KUALITAS TIDUR DENGAN DEPRESI PASCA PERSALINAN PADA IBU NIFAS DWI RAHMAWATI; Devi Arista; Gustien Siahaan; Margareta Pratiwi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3101

Abstract

Depresi postpartum merupakan gangguan psikologis yang umum terjadi pada ibu setelah melahirkan, dengan prevalensi global yang cukup tinggi. Di Amerika Serikat, prevalensinya mencapai 14%, sementara di Asia berkisar antara 26%–85%. Di Indonesia sendiri, risiko depresi postpartum dilaporkan sebesar 50%–70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelelahan dan kualitas tidur dengan kejadian depresi pasca persalinan pada ibu nifas. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 31 responden ibu nifas diikutsertakan sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang meliputi aspek kelelahan, kualitas tidur, dan gejala depresi postpartum, lalu dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami depresi postpartum (67,7%), seluruh responden mengalami kelelahan ringan (100%), dan mayoritas memiliki kualitas tidur yang buruk (64,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan dan kualitas tidur dengan kejadian depresi postpartum (p = 0,000). Studi ini merekomendasikan perlunya intervensi berupa edukasi dan konseling bagi ibu nifas untuk menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa postpartum.