Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : SCIENTIA JOURNAL

HUBUNGAN KETERPAPARAN MEDIA INFORMASI DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERESIKO DIKALANGAN REMAJA DI RT 11 SURULANGUN KABUPATEN MURATARA PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2020 Devi Arista; Resi Nabillah Yolanda
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.17 KB)

Abstract

Berdasarkan data dari SDKI (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia) pada tahun 2017, menyebutkan bahwa sebagian besar remaja wanita sebanyak 80% dan pria sebanyak 84% telah melakukan aktivitas pacaran, kebanyakan wanita dan pria mengaku saat berpacaran melakukan aktivitas berpegangan tangan (64% wanita & 72% pria), berpelukan (17% wanita & 33% pria), cium bibir (30% wanita & 50% pria), meraba/diraba (5% wanita & 22% pria), serta 2% wanita dan 8% pria telah melakukan hubungan seksual. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh remaja yang tinggal di RT 11 Surulangun sebanyak 36 orang dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang. Teknik yang diambil secaratotalsampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji analisis ChiSquare.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara keterpaparan media informasi dengan perilaku seksual beresiko dikalangan remaja di Rt 11 Surulangun dengan p-value 0,024 dan adanya hubungan antara peran petugas kesehatan dengan perilaku seksual beresiko dikalangan remaja di Rt 11 Surulangun dengan nilai p- value 0,012. Diharapkan agar tokoh masyarakat setempat khususnya ketua RT untuk bekerjasama dengan pihak tenaga kesehatan untuk memberikan serangkaian kegiatan penyuluhan ataupun konseling kepada remaja tentang kesehatan reproduksi remaja yang berkaitan dengan perilaku seksual beresiko dikalangan remaja, serta menghimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi remaja dalam penggunaan media informasi agar remaja dapat memanfaatkan media informasi untuk hal yang positif.
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat ibu menggunakan akdr di puskesmas jambi kecil Kabupaten muaro jambi provinsi jambi Tahun 2022 Devi Arista; Ramariani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.993 KB)

Abstract

Pertumbuhan penduduk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 meningkat sebesar 1,49% pertahun. Oleh karena itu, menjadi salah satu permasalahan kependudukan dan pembangunan bangsa Indonesia. Hal yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dilaksanakan melalui program keluarga berencana. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat ibu menggunakan AKDR di Puskesmas Jambi Kecil tahun 2022. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10-20 Februari 2022 di Puskesmas Jambi Kecil. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 3137 orang dengan total sampel 44 responden Tehnik pengambilan sampel secara accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,001), ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,008), ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,017), dan ada hubungan yang signifikan antara peran tenaga kesehatan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,003). Diharapkan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Jambi Kecil untuk lebih aktif memberikan KIE terhadap pasangan suami istri yang ingin menggunakan KB. Disarankan kepada suami mereka untuk ikut serta mengikuti sosialisasi agar para suami dapat mendukung istrinya untuk menggunakan KB terutama AKDR. Pemberian informasi dapat dilakukan dengan membagikan selebaran leaflet agar tidak hanya sekedar menggunakan alat kontrasepsi tetapi dapat mengetahui pentingnya program KB dan juga dapat mengetahui alat kontrasepsi yang aman dan nyaman untuk digunakan
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA MASSA DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK NEGERI 2 KOTA JAMBI TAHUN 2021 Devi Arista
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia kawin pertama yang dilakukan oleh setiap perempuan memiliki resiko terhadap persalinannya. Semakin muda usia kawin pertama seseorang perempuan semakin besar resiko yang dihadapi bagi keselamatan ibu dan anak. Praktek pernikahan usia dini paling banyak terjadi di Afrika dan Asia Tenggara. Di Asia Tenggara didapatkan data bahwa sekitar 10 juta anak usia dibawah 18 tahun telah menikah. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui hubungan penggunaan media massa dan dukungan keluarga dengan tingkat pengetahuan dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi di SMK Negeri 2 Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswi kelas XI di SMK Negeri 2 Kota Jambi sebanyak 488 orang dan jumlah sempel dalam penelitian ini sebanyak 39 orang diambil secara proportional random sampling. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan Bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media massa (p-value 0,004) dan dukungan keluarga (p-value 0,000) dengan tingkat pengetahuan dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi di SMK Negeri 2 Kota Jambi Tahun 2021. Diharapkan pihak sekolah bekerjasama dengan petugas kesehatan dilakukannya pendidikan kesehatan mengenai kesehatan reproduksi, menjelaskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar responden dapat memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan leaflet, brosur, dan kegiatan promotif lainnya seprti melakukan diskusi bersama responden.
PERILAKU IBU PRIMIGRAVIDA TERHADAP PERSIAPAN PERSALINAN DI PUSKESMAS PULO BRAYAN MEDAN Devi Arista; Gustien Siahaan; Subang Aini Nasution
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penyebab langsung kematian ibu adalah kurang lebih 90% disebabkan oleh seputarpersalinan dan kematian. Adapun penyebab tidak langsung antara lain dibelakangi oleh sosialekonomi, pendidikan, kedudukan dan peranan wanita, sosial budaya, dan transportasi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap, dukungan suami denganpersiapan persalinan.Metode:Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukanpada tanggal 6-16 Juli 2020 di Puksesmas Pulo Brayan Medan. Populasi dalam penelitian iniberjumlah 65 ibu hamil primigravida. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 diambil secaraaccidental sampling. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan Bivariat.Hasil: Persiapan persalinan kurang baik sebanyak 31 responden (55.4%), sikap negatif 33 responden(58.9%), serta keluarga kurang mendukung 32 responden (57.1%).Ada hubungan sikap denganpersiapan persalinan. Ada hubungan dukungan suami dengan persiapan persalinan.Kesimpulan: Ibu hamil primigravida yang memiliki sikap negatif, dan dukungan keluarga yangkurang memiliki persiapan yang kurang dalam melakukan persalinan.