Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DAN MOTIVASI SUAMI TERHADAP KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI DESA PETALING JAYA TAHUN 2020 Lailatul Badriyah
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tigginya angka kematian ibu antara lain disebabkan rendahnya tingkat pengetahuan ibu dan frekuensi antenatal care (ANC) yang tidak rutin. Pemeriksaan yang tidak rutin ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan dan informasi tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan bagi ibu dan bayinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi suami pada ibu hamil dengan kunjungan ANC Di Desa Petaling Jaya Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan karena di Desa tersebut belum pernah dilakukan penelitian.Penelitian ini di lakukan di Desa Petaling Jaya yang dilaksanakan pada tanggal 08 april-01 agustus 2020.Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester I-III di Desa Petaling Jaya pada tahun 2019 sebanyak 79 orang.Dan jumlah sampel 79 orang.Sampel diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 79 responden, sebanyak 44 responden (55,7) pengetahuan baik, sebanyak 53 responden (67,1) motivasi suami baik dan sebanyak 44 responden (55,7) kunjungan ANC dilakukan secara rutin. Ada hubungan pengetahuan (p=0,001) dan motivasi suami (p=0,031)dengan kunjungan ANC Di Desa Petaling Jaya Tahun 2020 karena nilai p value< 0,05. Diharapkan dapat memberikan informasi, melakukan serangkaian kegiatan penyuluhan dan konseling kepada ibu dan suami tentang pentingnya kunjungan ANC untuk menambah pemahaman dan pengetahuan ibu yang dapat berpengaruh terhadap kehamilannya.
Hubungan Cacingan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK)  Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Penyengat Olak Tahun 2024 Lailatul Badriyah; Mariati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2021 cakupan ibu hamil KEK sebanyak 592 (Dinkes Kabupaten Muaro Jambi, 2022). Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas Penyengat Olak pada tahun 2021 jumlah ibu hamil yang menagami KEK sebanyak 14 penderita, kejadian ini meningkat pada tahun 2022 ibu hamil KEK sebanyak 35 penderita.  Salah satu faktor penyebab tidak lansung yaitu ibu hamil pernah mengalami cacingan, Penyakit cacingan merupakan penyakit cacing usus yang ditularkan melalui tanah atau sering disebut “Soil Transmitted Helminthes” (STH). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crossectional bertujuan melihat hubungan cacingan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil, penelitian ini dilakukan di puskesmas Penyengat Olak pada bulan Februari 2024. Populasi penelitian ini adalah adalah seluruh ibu hamil  pada tahun 2024 sebanyak 38 ibu hamil. Jumlah sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian pengukuran LILA dan pemeriksaan laboratorium. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan Bivariat. Berdasarkan hasil penelitian dari 38 responden tidak ada responden yang mengalami cacingan pada ibu hamil dan mengalami KEK sebanyak 9 (23.7%) responden dan tidak KEK sebanyak 29 (76.3%) responden. Hasil uji statistic Tidak ada Hubungan cacingan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di puskesmas Penyengat Olak Tahun 2024. Ibu hamil diharapkan untuk terus dapat menerapkan tindakan pencegahan infeksi cacingan dalam kegiatan sehari-hari sehingga ibu dan calon bayi dalam kandungan tetap sehat. Puskesmas khususnya di bagian Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) agar dapat meningkatkan kegiatan penyuluhan pada ibu hamil terkait infeksi cacingan. Petugas kesehatan diharapkan dapat dijadikan referensi dan informasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terkait faktor risiko infeksi cacingan.
Hubungan Tingkat Stres dengan Gangguan Menstruasi pada Remaja Putri di wilayah Kerja Puskesmas Alai Ilir Kabupaten Tebo Provinsi Jambi Tahun 2022 Lailatul Badriyah; Anggi Dwi Yuliana
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan menstruasi dapat terjadi pada sebagian wanita dari negara industri maupun negara berkembang. Menstruasi tidak teratur disebabkan oleh hal-hal yang terkait dengan gaya hidup atau masalah kesehatan salah satunya adalah peningkatan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan gangguan menstruasi pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional,. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh remaja putri usia 11-20 tahun yang berada Di Wilayah Kerja Puskesmas Alai Ilir Kabupaten Tebo sebanyak 150 orang dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 orang yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji analisis Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami stress (dalam kategori normal) sebanyak 23 responden (67,6%) dan mengalami gangguan menstruasi dysmenorea sebanyak 22 responden (64,7%). Ada hubungan yang bermakna antara tingkat stres dengan gangguan menstruasi pada remaja putri di Wilayah Kerja Puskesmas Alai Ilir Kabupaten Tebo Provinsi Jambi Tahun 2022 dengan p value = 0,000. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan informasi bagi remaja putri yang mengalami gangguan mentruasi, sehingga dengan informasi tersebut dapat menambah informasi dan pengetahuan tentang apa yang terjadi pada diri remaja. Dalam penatalaksanaan pada remaja putri yang mengalami gangguan menstruasi, sebaiknya perlu mempersiapkan diri menghadapi stress.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN SIKLUS MENSTRUASI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI: HUBUNGAN STATUS GIZI DAN SIKLUS MENSTRUASI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI Novi wahyuni; Lailatul Badriyah; Diane Marlin
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62674

Abstract

Anemia pada remaja putri adalah masalah kesehatan yang dapat dikaitkan dengan menstruasi dan gizi. Studi ini menyelidiki hubungan antara status gizi, siklus menstruasi, dan kadar hemoglobin (Hb) remaja putri di kelas X dan XI SMA Islam Al-Arief Sebapo di Jambi pada tahun 2026. Penelitian memanfaatkan pendekatan kuantitatif analitik yang dikenal sebagai pendekatan cross-sectional. Random sampling sederhana digunakan untuk memilih sampel dari 100 siswa dan 80 responden, yang dihitung menggunakan rumus Slovin. Indeks massa tubuh, kuesioner tentang siklus menstruasi, dan pemeriksaan Hb digital digunakan untuk mengukur status gizi seseorang. Untuk menganalisis bivariat, uji Chi-Square digunakan dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51 (63,7%) dari responden memiliki kadar Hb normal, 54 (67,5%) memiliki siklus menstruasi teratur, dan 56 (70,0%) memiliki status gizi normal. Terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan kadar Hb (p=0,000) dan antara siklus menstruasi dengan kadar Hb (p=0,000). Kesimpulannya, status gizi dan siklus menstruasi berhubungan signifikan dengan kadar Hb pada remaja putri. Pemantauan gizi, menstruasi, dan pencegahan anemia perlu ditingkatkan.
Hubungan Kualitas Tidur dan Lama Penggunaan Gadget terhadap Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri di SMAN 8 Kota Jambi Ria Ananta Putri; Lailatul Badriyah; Eprina Intami
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62964

Abstract

Abstract The menstrual cycle is a physiological process influenced by various intrinsic and extrinsic factors. Sleep quality is one factor that can affect menstrual cycle regularity, as sleep disturbances can disrupt circadian rhythms and the regulation of reproductive hormones. Conversely, excessive gadget use is associated with disruptions in sleep patterns and quality. This study aimed to determine the relationship between sleep quality, duration of gadget use, and menstrual cycle irregularities among female students at SMAN 8 Jambi City. A cross-sectional study design was employed. The sample consisted of 83 female students selected via simple random sampling. Sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire, while menstrual cycle regularity and the duration of gadget use were measured using questionnaires. The results indicated a significant relationship between sleep quality, gadget use, and the menstrual cycle (p<0.05). Conclusion: Sleep quality and gadget use are significantly associated with the menstrual cycles of female students at SMAN 8 Jambi City. Keywords: Sleep Quality, Gadget Use, Menstrual Cycle
INTEGRASI PIJAT LAKTASI DAN SENAM YOGA POSTPARTUM TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU MENYUSUI: INTEGRASI PIJAT LAKTASI DAN SENAM YOGA POSTPARTUM TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU MENYUSUI Dwinta Maharani; Eprina Intami; Lailatul Badriyah
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.63078

Abstract

Abstrak Kelancaran aliran ASI menrupakan faktor yang sangat penting dalam keberhasilan menyusui, terutama saat masa nifas ibu sedang menjalani penyesuaian fisik dan psikologis. Gangguan pada aliran ini dapat dipengaruhi oleh berbagai kondisi, seperti kelelahan, stres, kesehatan fisik, dan tingkat kenyamanan ibu. Tujuannya adalah untuk menilai bagaimana kombinasi pijat laktasi dan yoga pascamelahirkan memengaruhi kelancaran aliran ASI pada ibu yang baru melahirkan di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Lia Nurmala, Kota Jambi, pada tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain pra-eksperimental yang menerapkan kerangka kerja pretest dan posttest pada satu kelompok. Sampel penelitian terdiri dari 20 ibu yang dipilih menggunakan metode total sampling. Kelancaran aliran ASI dievaluasi sebelum dan sesudah intervensi dengan bantuan lembar pemantauan. yang mencakup 10 indikator. Intervensi berupa rangkaian terintegrasi yang terdiri dari pijat laktasi selama 15 menit dan yoga pascamelahirkan selama 30 menit, Dilakukan tiga kali seminggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata aliran ASI adalah 3,45 (SD=1,099) sebelum intervensi, meningkat menjadi 7,35 (SD=1,137) setelah intervensi, yang menandakan peningkatan sebesar 3,90 poin. Awalnya, 17 peserta (85,0%) diklasifikasikan dalam kategori "aliran ASI buruk", sedangkan setelah intervensi, setiap peserta (100,0%) dikategorikan memiliki "aliran ASI baik". Analisis menggunakan uji t sampel berpasangan menghasilkan nilai t sebesar -9,372 (df=19, p < 0,001). Oleh sebab itu, ada perbedaan yang jelas pada aliran ASI sebelum dan setelah dilakukan intervensi pijat laktasi yang terintegrasi serta yoga setelah melahirkan. Menggabungkan kedua intervensi ini memberikan cara yang saling melengkapi dan efektif untuk membantu kelancaran aliran ASI bagi ibu setelah melahirkan. Kata kunci: pijat laktasi; senam yoga postpartum; kelancaran ASI; ibu postpartum Abstract Smooth breast milk flow is a crucial aspect of successful breastfeeding, especially during the postpartum phase when mothers face both physical and mental adjustments. Various conditions can disrupt this flow, such as fatigue, stress, maternal health status, and perceived comfort level. This study aims to explore the impact of integrating lactation massage and postpartum yoga on breast milk flow in new mothers at Lia Nurmala's Independent Midwife Practice (PMB), Jambi City, in 2026. The research method used was quantitative with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample of the study involved 20 new mothers, selected using the total sampling method. Breast milk flow was evaluated before and after the intervention, using an observation sheet covering ten indicators. The intervention consisted of a series of integrated activities that included 15 minutes of lactation massage and 30 minutes of postpartum yoga, each performed three times a week. The findings of this study indicate that the average milk flow score before the intervention was 3.45 (SD=1.099) and increased to 7.35 (SD=1.137) after the intervention, reflecting an increase of 3.90 points. Before the intervention, there were 17 respondents (85.0%) categorized as "poor milk flow," while after the intervention, all respondents (100.0%) obtained the category of "good milk flow." The results of the analysis using the paired-sample t-test showed a t value of -9.372 (df=19, p. Therefore, there is a clear difference in breast milk flow before and after the implementation of integrated lactation massage and postpartum yoga interventions. Combining these two interventions offers a complementary and effective approach to facilitating smooth breast milk flow for postpartum mothers. Keywords: lactation massage; postpartum yoga; breast milk flow; postpartum mothers