Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Aplikasi Kelas Bk (Bimbingan Konseling) terhadap Peningkatan Pengetahuan Remajatentang HIV-AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Banjar Kota Jambi Lismawati Lismawati; Septiwiyarsih Septiwiyarsih
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 21, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v21i1.1179

Abstract

Based on World Health Organization (WHO), in 2011 there are 3,5 million people with HIV/AIDS in Southeast Asia. The trend of death caused by AIDS between 2001 and 2010 are different in every country side. In eastern Europe and central Asia, the number of people died from AIDS increased from 7.800 to 90.000, in Middle East and the North Africa increased from 22.000 to 35.000, in East Asia also increased from 24.000 to 56.000. According to WHO, 430.000 newborn child infected with HIV, in 2008, more than 90% infected by mother to child transmission. The purpose of this research is to determine the effect of the CG (Counseling guidance) class application to increasing in adolescent knowledge about HIV – AID. This research using pre experimental research design method with one group pretest posttest project,  this design used without using any control group and made the first observation (pretest)  which allows researchers to test the changes that occur on the experiment.  This study was conducted from 12 August – 12 September, with 30 respondent as a sample, the research data ware univariately and bivariately analysis through the t test with a = 0.05. The result of univariate analyzed shows 4.53 are the average pretest knowledge, while 11.87 are the average posttest knowledge, on the other way by bivariate analysis obtained 0.001 p-value, so it can be concluded that CG (Counseling guidance) class application affect on improving adolescent knowledge about HIV-AID in Puskesmas Talang Banjar before and after given CG class Application.Keyword:   
Optimalisasi Kader Sebagai Pmo (Petugas Minum Obat) dalam Mengkonsumsi Tablet Fe terhadap Pencegahan Anemia Berbasis Android di wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Lismawati Lismawati; Rica Tri Septinora
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 19, No 3 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.825 KB) | DOI: 10.33087/jiubj.v19i3.743

Abstract

Anemia due to malnutrition of pregnant woman in Indonesia is 70%. On further observation, shows that anemia that suffered by the community due to lake of Fe intake which is can be solved by consume iron regulary. This research is analytic research with quasi experiment design which uses control group which aims to know the difference of hemoglobin level between before and after supervised by cadres as a PMO (Petugas Minum Obat) in consuming Fe tablet agains anemia prevention android based. This research was on July 11 until August  15, 2019. The sample of the study are 30 respondents as the experiment group and 30 respondents as the control group. Begin with the mesurement of respondent’s hemoglobin, then the monitoring given intervention by cadres as the PMO through an android based application. After that, the respondent’s hemoglobin level will be measured again. The data of this research are analized by univariate and bivariate t-test with a = 0,05. The reseach results on unvariate analysis shows the average age af the mother, parity and gestational age are homogeneus with the p-value > 0,05 which means nothing difference on the characteristic of the cadres as the PMO and without cadres as the PMO. Beside that, the result on bivariate analysis shows that p-value < 0,001, so it can be concluded that there is a difference on the level of cadres as the PMO and without cadres as the PMO. With the result, can be interpret that the cadres as the PMO are optimal for enhancement of hemoglobin level in the prevention of anemia on pregnant woman. The efforts made towards the prevention if anemia is to activate all the health worker and the cadres to increase the regularity on consuming the Fe tablet of pregnant woman.
Efektivitas pemberian jahe hangat dalam mengurangi Hiperemesis Gravidarum pada ibu hamil Lismawati; Resti Seswari
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.208 KB)

Abstract

Mual dan muntah merupakan masalah utama yang muncul pada ibu hamil trimester 1. Hiperemesis gravidarum dapat mengancam kehidupan dan harus ditangani sesegera mungkin. Salah satu penanganan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hiperemesis gravidarum adalah pemberian jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian jahe hangat dalam mengurangi Hiperemesis Gravidarum pada ibu hamil.Penelitian ini merupakan penelitian Pre eksperimen dengan desain one group pretest-postest. Penelitian dilakukan di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi dan dilaksanakan pada tanggal 10-23 September Tahun 2021. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu hamil yang mengalami Hiperemesis gravidarum di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi dari bulan Januari sampai bulan Juni Tahun 2021 yaitu sebanyak 20 ibu hamil. dan jumlah sampel adalah simple random sampling yaitu 20 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji paired t-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan jahe hangat sebagian besar responden mengalami hiperemesis gravidarum ringan sebanyak 10 responden (50%) dan sesudah diberikan jahe hangat sebagian besar hiperemesis gravidarum dalam kategori ringan sebanyak 14 responden (70%). Ada pengaruh pemberian jahe hangat terhadap iperemesis Gravidarum pada ibu hamil dengan nilai p = 0,010 < 0,05.Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan gambaran bagi puskesmas dalam mengatasi mual dan muntah dengan cara menerapkan terapi non farmakologi seperti penggunaan jahe yang diseduh dengan air hangat sebagai upaya penurunan frekuensi mual dan muntah yang dialami ibu hamil.
Pengaruh Pijat Laktasi Terhadap Jumlah Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Lismawati; Anita Oktafiani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.692 KB)

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi, khususnya bayi berusia 0-6 bulan. Kendala yang sangat mempengaruhi keberhasilan dalam pemberian ASI adalah produksi ASI yang kurang. Salah satu tindakan yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kelancaran produksi ASI adalah pijat laktasi. Pijat laktasi adalah teknik pijat untuk membantu keluarnya ASI yang sangat penting membuat ibu rileks sebelum menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat laktasi terhadap jumlah produksi ASI pada ibu menyusui.Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Paal X Kota Jambi pada bulan Agustus 2021. Populasi penelitian adalah seluruh ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Paal X Kota Jambi pada bulan Januari-Juni 2021 sebanyak 47 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data di analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pijat laktasi, sebagian besar responden dengan jumlah produksi ASI 50 ml sebanyak 5 responden (25%) dan setelah diberikan pijat laktasi, sebagian besar responden dengan jumlah produksi ASI 20 ml, 25 ml dan 70 ml masing-masing sebanyak 3 responden (15%). Ada pengaruh pijat laktasi terhadap jumlah produksi ASI pada ibu menyusui dengan nilai p = 0,001 < 0,05.Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi pada petugas kesehatan khususnya Bidan dalam meningkatkan produksi ASI dengan cara memberikan penyuluhan kepada ibu menyusui serta mengajarkan teknik melakukan pijat laktasi sebagai salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI.
Hubungan Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir Dengan Kejadian Infeksi di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021 Yesi Mustika Sari; Lismawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi tetanus merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan kematian bayi. Di Indonesia angka kejadian infeksi bayi baru lahir berkisar 24% hingga 34%, dan angka kematian bayi disebabkan infeksi sebesar 7,3%.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional untuk mengetahui Hubungan perawatan tali pusat bayi baru lahir dengan kejadian infeksi di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi baru lahir di wilayah kerja Puskemas Muara Jernih Bulan Oktober dan November Tahun 2021 yang berjumlah 32 orang. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan Bulan Januari 2021 di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021. Pengumpulan dengan wawancara menggunakan lembar ceklist/daftar tilik. Hasil penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapat bahwa sebagian besar responden yang melakukan perawatan tali pusat dengan baik yaitu 18 responden (56,3%) dan responden yang melakukan perawatan tali pusat dengan kurang baik sebanyak 14 responden (43,8%).Bayi yang mengalami infeksi tali pusat yaitu 14 responden (43,8%) dan yang tidak mengalami infeksi tali pusat sebanyak 18 responden (56%). Hasil uji statistic didapat adahubungan perawatan tali pusat bayi baru lahir dengan kejadian infeksi di Puskemas Muara Jernih Tahun 2021 dengan nilai p-value 0,000. Dapat disimpulkan bahwa masih terdapat bayi yang mengalami infeksi tali pusat dan kurang baiknya perawatan tali pusat yang dilakukan orangtua. Selain itu perawatan tali pusat berhubungan dengan infeksi tali pusat. Diharapkan petugas di Puskesmas agar meningkatkan penyuluhan dan sosialisasi tentang perawatan tali pusat bayi baru lahir, sehingga kejadian infeksi tali pusat tidak lagi terjadi dan dapat menurunkan angka kematian bayi.
Pengaruh Metode Voluntary Counseling and Testing (VCT) Terhadap Kesediaan Orang Beresiko HIV dalam Mengikuti Pemeriksaan Lismawati; Winni Antania Armith
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 1 No. 1 (2022): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.087 KB)

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan penderita mengalami penurunan ketahanan tubuhSeseorang yang divonis menderita HIV seringkali merasa putus asa dan mengalami kegelisahan jangka panjang akibat kondisi tubuhnya. Salah satu upaya yang dilakukan dalam mencegah penularan HIV/AIDS yakni melakukan test HIV sukarela (Voluntary Counseling and Testing/VCT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Voluntary Counseling and Testing (VCT) terhadap kesediaan orang beresiko HIV dalam mengikuti pemeriksaan. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group design. Penelitian ini dilakukan di Yayasan Kanti Sehati Sejati Kota Jambi pada bulan September 2021. Populasi penelitian adalah seluruh orang yang berisiko HIV dari bulan Januari - Mei 2021 sebanyak 698 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 orang dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner dan wawancara. Analisa data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mengikuti Voluntary Counseling and Testing (VCT), sebanyak 10 responden (50%) tidak bersedia dan sebanyak 10 responden (50%) bersedia melakukan pemeriksaan HIV dan mengikuti VCT, sebagian besar responden bersedia melakukan pemeriksaan HIV sebanyak 16 responden (80%). Ada pengaruh metode VCT terhadap kesediaan orang beresiko HIV dalam mengikuti pemeriksaan dengan nilai p = 0,030 < 0,05.Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan gambaran bagi yayasan untuk terus menerapak kegiatan Voluntary Counseling and Testing (VCT) terhadap kelompok orang beresiko HIV agar mendeteksi secara dini kemungkinan adanya penderita HIV sehingga dapat dilakukan penanggulangan HIV segera.
Peran Bidan dan Dukungan Suami dalam Pelayanan Antenatal Care Selama Masa COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Non Rawat Inap Pondok Meja Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2022 Lismawati; Fatika Septiani
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.124 KB)

Abstract

Wabah Pandemi COVID-19 di Indonesia berdampak serius terhadap kesehatan, ekonomi dan tatanan sosial. Di bidang kesehatan terjadi penurunan pengobatan dan layanan kesehatan. Penurunan layanan antenatal care (ANC) sebesar 51% di Indonesia. Cakupan pelayanan ibu hamil K1 dan K4 Tahun 2019-2020 terjadi penurunan baik di Provinsi Jambi, di Kabupaten Muaro Jambi dan juga terjadi di Puskesmas Non Rawat Inap Pondok Meja.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran bidan dan dukungan suami dalam pelayanan antenatal care pada masa pandemi COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Non Rawat Inap Pondok Meja. Metode penelitian ini adalah studi deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 49 responden dilaksanakan tanggal 1-14 Februai 2022 bertempat di wilayah kerja Puskesmas Non Rawat Inap Pondok Meja. Pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Univariat dan Bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian di dapatkan rata-rata usia responden 20-35 tahun sebanyak 43 orang (88%), pemeriksaan kehamilan di Puskesmas sebanyak 49 % dan cakupan kunjungan pemeriksaan kehamilan lengkap sebanyak 55%. Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan yang signifikan antara peran bidan (r = 0,000) dan dukungan suami (r = 0,000) terhadap pelayanan ANC. Disarankan bagi tenaga kesehatan agar dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan cara selalu memberikan pelayanan ANC yang adekuat dan melakukan penyuluhan di kelas ibu hamil agar ada pendampingan suami terutama saat ANC.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN TERHADAP PEMANFAATAN BUKU KIA DI PUSKESMAS AUR DURI KOTA JAMBI TAHUN 2020 Lismawati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk menurunkan AKI yaitu dengan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Dengan adanya buku KIA dan stiker P4K diharapkan akan tercipta banyak tenaga kesehatan yang terampil dalam bidang klinis dan komunikasi. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan terhadap Pemanfaatan Buku KIA di Puskesmas Aur Duri Kota Jambi Thun 2020. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juli 2020 di Puskesmas Aur Duri Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Puskesmas Aur Duri periode Januari-April 2020 sebanyak 579 ibu hamil. pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 86 responden. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar memanfaatkan buku KIA dengan kurang baik sebanyak 50 responden (58.1%) dan memiliki pengetahuan rendah sebanyak 49 responden (57.0%). Hasil analisis diperoleh nilai P-value=0.000 <0.05 artinya hubungan pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan terhadap Pemanfaatan Buku KIA, P-value=0.001<0.05 ada hubungan yang signifikan Sikap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan terhadap Pemanfaatan Buku KIA di Puskesmas Aur Duri Kota Jambi Tahun 2020. Diharapkan pihak Puskesmas agar dapat memberikan informasi kepada ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin sebagai deteksi dini tanda bahaya kehamilan dan mamanfaatkan buku KIA
Pengaruh Pemberian Stimulus Terhadap Perkembangan Anak Usia 60-72 Bulan Di Tk Rumpun Tani Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2023 Sonya Putri Amalia; Diane Marlin; Subang Aini Nasution; Dwi Rahmawati; Lismawati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/kia.v3i1.973

Abstract

ABSTRAK Stimulasi merupakan perangsangan yang datang dari lingkungan luar anak dan stimulasi dapat diberikan oleh orang-orang yang berada disekitar lingkungan anak Mulai dari guru, pengasuh, keluarga serta orang yang paling dekat dengan anak yaitu orang tua. Desain penelitian yang digunakan adalah experimental dengan rancangan pretest-posttest on group design. Jumlah populasi 30 anak dengan Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan adanya perubahan jumlah responden sebelum dilakukan intervensi berupa pemberian stimulus didapatkan hasil 10 anak (33,3%) memiliki perkembangan tidak sesuai dan 20 anak(66,7%) memiliki perkembangan sesuai, sedangkan jumlah responden setelah dilakukan intervensi berupa pemberian stimulus perkembangan sesuai sebanyak 26 anak(86,7%) dan anak yang tidak sesuai sebanyak 4 anak (13,3%). Hasil Wilcoxon menunjukkan p value sebesar 0,020< α(0,05) yang berarti adanya pengaruh pemberian stimulus terhadap perkembangan anak. Hasil dari penelitian ini adanya pengaruh pemberian stimulus terhadap perkembangan anak Di Tk Rumpun Tani Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi. Diharapkan untuk memberikan stimulasi yang sesuai dengan usiaanak karena dengan memberikan stimulasi yang baik dapat mengoptimalkan pencapaian perkembangan anak.
Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Biskuit Sandwich Terhadap Penambahan Berat Badan Pada Ibu Hamil KEK Effect of Sandwich Biscuit Supplementary Feeding on Weight Gain in Pregnant Woman (KEK) Lismawati, Lismawati; Marlin, Diane
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.25738

Abstract

Masalah gizi kurang pada ibu hamil masih merupakan fokus perhatian, masalah tersebut antara lain anemia dan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK). Ibu hamil dengan masalah gizi berdampak terhadap kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi serta kualitas bayi yang dilahirkan. Penelitian ini merupakan quasy-eksperimental, dengan rancangan yang one group pretest-postest. Populasi penelitian ini adalah  ibu hamil  KEK  di  Puskesmas  Rawat  Inap  Pijoan  Baru sebanyak  10  orang.  Sampel penelitian  ini  adalah  dengan menggunakan teknik sampling total sampling. Uji statistik yang digunakan  untuk  menganalisa  data  keduavariable  tersebut adalah dengan menggunakan T-Test. Hasil penelitian  distribusi berat badan ibu hamil sebelum diberikan makanan tambahan biskuit sandwich rata-rata berat badan ibu yaitu 50.400 dengan nilai minimum 47 dan maksimum 56 kg dan setelah diberikan makanan tambahan biskuit sandwich rata-rata berat badan ibu yaitu 54.280 dengan nilai minimum 53.0 dan maksimum 59 kg. Ada pengaruh yang signifikan antara Pemberian Makanan   Tambahan   Biskuit   Sandwich   Terhadap   Penambahan Berat Badan Pada Ibu Hamil KEK di Puskesmas Puskesmas Rawat Inap Pijoan Baru Tahun 2022 dengan nilai p-value 0.000 . Dianjurkan untuk dikonsumsi sebanyak 3 kali porsi protein setiap hari, anjuran konsumsi kurang lebih 1 sendok makan zat lemak setiap kali makan, guna menyediakan energi dan peningkatan perkembangan otak janin. Serta sumber vitamin dan mineral yang didapatkan dari sayuran, buah-buahan dan susu.