Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS ZONA NILAI EKONOMI KAWASAN WISATA MENGGUNAKAN TRAVEL COST METHOD (TCM) DAN CONTINGENT VALUATION METHOD (CVM) BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Anggraeni, Tuti; Haryati, Aning; Somantri, Debby
GEOPLANART Vol. 6 No. 2 (2024): EDISI MEI 2024
Publisher : Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Bandung Barat memiliki banyak potensi dan daya tarik wisata yang bisa lebih dikembangkan. Kabupaten Bandung Barat memiliki beragam destinasi wisata dengan berbagai daya tarik, seperti Curug Pelangi dan Curug Maribaya. Curug Pelangi dan Curug Maribaya merupakan kawasan wisata di Kabupaten Bandung Barat yang memiliki daya tarik wisata alam. Curug Pelangi dan Curug Maribaya memberikan pengaruh terhadap ekonomi disekitarnya karena terdapat masyarakat yang mengambil manfaat dari adanya kawasan wisata tersebut.Berdasarkan hal tersebut untuk mengetahui perkembangan yang terjadi pada kawasan wisata diperlukan analisis zona nilai ekonomi kawasan dengan menggunakan metode Travel Cost Method (TCM) dan Contingent Valuation Method (CVM) untuk mengetahui nilai total ekonomi kawasan wisata. Data dikumpulkan melalui survey langsung. Sampel yang diambil adalah wisatawan yang memiliki penghasilan tetap. Dari tiga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, hanya dua hipotesis yang terjawab yaitu kegiatan promosi kawasan wisata berpengaruh signifikan terhadap pendapatan kawasan wisata dan meningkatan fasilitas yang ada didalamnya.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Curug Pelangi memiliki nilai total ekonomi Rp 2.655.325.062,731 dan nilai tanah di kelas 3 dengan nilai 200.000-500.000 dan kelas 6 dengan nilai 2.000.000-5.000.000. Sementara Curug Maribaya memiliki nilai total ekonomi Rp 3.954.839.182,521 dan nilai tanahnya berada di kelas 3 dengan nilai 200.000- 500.000 dan kelas 6 dengan nilai 1.000.000-2.000.000, maka nilai tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua data perhitungan nilai ekonomi kawasannya. Kata Kunci: valuasi ekonomi, TCM, SIG, CVM
BEYOND IMAGE AND QUALITY: DUAL MEDIATION OF DESTINATION VALUE AND HISTORICAL TOURIST ENGAGEMENT ON REVISIT INTENTION Anggraeni, Tuti; Sidik, Az Zahra Ibrahim; Sidik, Adam Maulana
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 9 No. 4 (2025): Volume 9, Nomor 4, December 2025
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yogyakarta tourism faces challenges in maintaining repeat visits amid fierce competition. Although destination image and quality are recognized as important factors, the mechanisms that drive them toward long-term revisit intention remain poorly understood. A quantitative, survey-based research method was used to collect data from 145 tourists who had visited Yogyakarta at least twice. Purposive sampling was used, and the data were analyzed using PLS-Structural Equation Modeling (SEM). The results of the measurement model analysis showed that all indicators used were valid and reliable. Meanwhile, structural model analysis revealed that all proposed direct path hypotheses were statistically significant. In absolute terms, the variable with the most substantial overall influence in the model was DI, primarily because of its strong influence (path coefficient of 0.753) on the RI variable, which is often the primary dependent variable (outcome variable) in models such as this. However, when we examine how much DQ influences other variables, DQ is an important variable that acts as a “generator” or predictor of several other latent variables (DI, DV, and HTE), with significant influence. DI has the most substantial direct influence on the final variable (RI), while DQ has a strong influence on the mediating variables (DI, DV, HTE), which then influence RI. This study suggests that destination managers should focus on strategies that create unique value and build emotional engagement among tourists, rather than solely on improving physical quality and promoting the image.