Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PROMOSI MENGGUNAKAN SOFTWARE UNITY 3D DAN VUFORIA Andy Dharmalau; Indra Hiswara; Dian Cahya Geovani
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 15 No 1 September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v15i1.3833

Abstract

Kegiatan promosi yang dilakukan salesman dengan cara membawa beberapa contoh helmet banyak menimbulkan masalah. Para salesman merasa terbebani jika membawa langsung produknya, karena besar dan banyaknya model produk yang harus dibawa. Selain itu produk yang dibawa banyak ditemukan mengalami kerusakan akibat dijadikan alat peraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari sebuah solusi untuk membuat alat bantu promosi dalam bentuk media digital. Sehingga diharapkan alat bantu promosi digital ini dapat lebih mudah diakses, efektif dan efisien. Solusi dari penelitian ini adalah dengan merancang sebuah aplikasi alat bantu promosi dengan mengimplementasikan Augmented Reality dan Virtual Reality berbasis Android. Aplikasi media promosi dengan augmented reality ini sangat membantu para sales sehingga tidak perlu membawa contoh helmet ketika melakukan kegiatan promosi, sehingga resiko helm baru rusak akibat dibuat alat peraga dapat dikurangi.
PERANCANGAN APLIKASI POINT OF SALES (POS) BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN FRAMEWORK FLUTTER DI KAFE ELANGSTA Andy Dharmalau; Nur Sucahyo; Indra Mukti
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 3, No 2 (2023): JURNAL JRIS EDISI JULI 2023
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol3no2.326

Abstract

Elangsta Cafe is one of the businesses engaged in the culinary field, recording many sales transactions every day. The application system used is still limited to a menu ordering system and does not yet have a sales report recapitulation system. Kafe owners experience difficulties when recapitulating data because they have to enter proof of sales one by one in an Excel file every day. So that becomes the formulation of the problem in this research, how to design a point of sales application system that can control cafe operations. Aims this research is to develop a point-of-sales application using the Flutter Framework. The test results show better results, the application is made following what is designed and runs well.Kafe Elangsta merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang kuliner, setiap harinya mencatat banyak transaksi penjualan. Sistem operasional yang digunakan masih sebatas sistem pemesanan menu saja belum memiliki sistem rekapitulasi laporan penjualan. Pemilik Kafe mengalami kesulitan saat rekapitulasi data karena harus memasukan bukti penjualan satu persatu dalam file excel setiap harinya. Sehingga menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini, bagaimana merancang sistem aplikasi point of sales yang bisa mengontrol operasional kafe. Tujuan penelitian ini untuk merancang aplikasi point of sale menggunakan Framework Flutter. Hasil uji menunjukan hasil yang baik, aplikasi yang dibuat sesuai dengan apa yang diracang dan berjalan dengan baik.
Sistem Pakar Konsultasi Penyakit Kulit Dengan Metode Forward Chaining Pada Klinik Medika Andy Dharmalau; Jamah Sari; Septiana Ningtyas; Indra Hiswara
Jurnal Ilmiah SINUS Vol 21, No 2 (2023): Volume 21 No. 2 Juli 2023
Publisher : STMIK Sinar Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30646/sinus.v21i2.701

Abstract

Expert systems have information gained through a combination of readings, training, and practical experience. As a result, professionals can make faster and more accurate decisions while tackling complicated situations than non-experts. Klinik Medika is a health-care organization that focuses on public health, particularly skin health issues. This clinic's services to patients for consultation and treatment need to be improved in terms of service time efficiency. For this reason, an expert system is required so that patients can consult online rather than visiting the clinic.The goal of this research is to apply Forward Chaining method to create an expert system that can be used to consult on various skin conditions. Based on the results of the tests, the expert system can correctly diagnose the signs of skin disorders with a 90% accuracy. The system can also accept errors caused by differences in knowledge based on computational data and the experience of skin disease experts.
PROTOTYPE SISTEM PENYIRAMAN OTOMATIS TERUKUR PADA TABULAMPOT MENGGUNAKAN MOISTURE SENSOR DAN FLOW METER BERBASIS ARDUINO Hari Suryantoro; Jamah Sari; Harun Ar-Rasyid; Andy Dharmalau; Yogasetya Suhanda; Nur Sucahyo; Wargijono Utomo
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 5, No 2 (2025): JEIS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol5no2.805

Abstract

Plant lovers utilise their yards, and some even have upper floors of buildings where they plant trees, using pots popularly known as Tabulampot. A common problem is forgetting to water the plants, which, if it persists for a long time, can cause the plants to dry out and die. However, if there is too much water, the plants are susceptible to disease, rot, and eventual death. Plants need consistent and sufficient water intake to meet their needs. Excessive watering results in wasteful water and loss of nutrients in the planting medium. For this reason, a system is needed that automatically waters plants with measured doses. The purpose of this study is to design an automatic and measured watering system. Using the research and development method with a field research technique. The case study used is a water apple tree planted in a pot measuring 30 cm in height and 40 cm in width, using soil as the planting medium. The test results of this design indicate that the soil moisture sensor system and water flow meter function correctly as planned.Para pecinta tanaman memanfaatkan pekarangan mereka, bahkan ada yang menanam pohon di lantai atas gedung, menggunakan pot yang dikenal sebagai Tabulampot. Masalah umum yang sering terjadi adalah lupa menyiram tanaman, yang jika dibiarkan dalam waktu lama dapat menyebabkan tanaman mengering dan mati. Namun, jika terlalu banyak air, tanaman rentan terhadap penyakit, pembusukan, dan akhirnya mati. Tanaman membutuhkan asupan air yang konsisten dan cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Penyiraman yang berlebihan mengakibatkan pemborosan air dan hilangnya nutrisi pada media tanam. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang secara otomatis menyiram tanaman dengan dosis terukur. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem penyiraman otomatis dan terukur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan teknik penelitian lapangan. Studi kasus yang digunakan adalah pohon jambu yang ditanam dalam pot berukuran tinggi 30 cm dan lebar 40 cm, dengan menggunakan tanah sebagai media tanam. Hasil pengujian perancangan ini menunjukkan bahwa sistem sensor kelembapan dan flow meter air berfungsi dengan baik sesuai rencana.
INOVASI SMART WATERING SYSTEM MENGGUNAKAN SENSOR SOIL MOISTURE DENGAN NODEMCU ESP8266 BERBASIS IOT THINGSPEAK Guntur Maulana; Tuhfatul Habibah Hasibuan; Andy Dharmalau; Hari Suryantoro; Harun Ar-Rasyid
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JEIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no1.969

Abstract

Robotics technology plays a vital role in various aspects of modern life, including automatic plant watering systems. Potted fruit plant enthusiasts often find their beloved plants dying from drought. The drought occurs due to busy schedules, forgetting to water them, or extended travel, leaving the plants unwatered and drying out until they die. This research aims to create an automatic plant watering system using a pump, a flow meter sensor, and a soil moisture sensor as a soil moisture controller, integrated with WiFi via the ESP8266 module to ensure a precise and efficient watering process. The research uses qualitative methods to explore technical and contextual aspects, including the integration of soil moisture sensors, NodeMCU microcontrollers, and the ThingSpeak IoT platform. Data were collected through direct observation, technical documentation, and activity recording during system testing. The research results in a system designed to work effectively and efficiently for watering plants and to be monitored remotely.Teknologi Robotika berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan modern, salah satu penerapannya dalam sistem penyiraman tanaman otomatis. Pecinta tanaman buah dalam pot sering kali menjumpai  tanaman kesayangannya mati kekeringan. Hal ini terjadi akibat kesibukan, lupa menyiram, atau bepergian dalam waktu lama, akibatnya tanaman tidak disiram sehingga mengalami kekeringan hingga mati. Penelitian ini bertujuan membuat sistem penyiraman tanaman otomatis menggunakan pompa,  Sensor Flow Meter dan Sensor soil moisture sebagai pengontrol kelembaban tanah, terintegrasi dengan WiFi melalui modul ESP8266 guna memastikan proses penyiraman air secara tepat dan efisien. Penelitian menngunakan metode kualitatif dengan eksplorasi terhadap aspek teknis dan kontekstual, seperti integrasi sensor kelembaban tanah, mikrokontroler NodeMCU, dan platform IoT ThingSpeak. Data dikumpulkan melalui proses observasi langsung, dokumentasi teknis, serta pencatatan kegiatan selama pengujian sistem berlangsung. Hasil penelitian berupa  sistem yang dibuat sesuai rancangan dan bekerja secara efektif dan efisien dalam menyiram tanaman serta dapat dipantau dari jarak jauh
PERANCANGAN JARINGAN LAN DENGAN METODE ROUTING INFORMATION PROTOCOL (RIP) VERSION 2 PADA PT. BERKARYA BERSAMA ANAK BANGSA Khusnul Khoiriyah; Lela Nurlaela; Andy Dharmalau
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JEIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no1.1201

Abstract

PT. Berkarya Bersama Anak Bangsa faced challenges with network installation and management due to unclear network segmentation and an inadequate LAN configuration. To address these issues, this study aimed to adopt the RIP Version 2 method for designing a LAN network. RIP Version 2 was chosen for its ability to dynamically adapt to topology changes and ensure fast and effective routing updates. Implementation of this method involved configuring routers to divide and connect network segments, which was expected to improve IP address efficiency and overall network performance. The results showed that implementing RIP Version 2 successfully improved network infrastructure layout, simplified network management and maintenance, and significantly improved network performance. RIP Version 2 implementation at PT. Berkarya Bersama Anak Bangsa successfully resolved network issues, improved security, and minimized the risk of data breaches.PT. Berkarya Bersama Anak Bangsa menghadapi permasalahan dalam instalasi dan manajemen jaringan yang disebabkan oleh kurangnya pembagian segmen jaringan yang jelas dan konfigurasi segmentasi LAN yang tidak optimal. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengadopsi metode RIP Version 2 untuk merancang jaringan LAN. Metode RIP Version 2 dipilih karena kemampuannya untuk beradaptasi secara dinamis terhadap perubahan topologi dan memastikan pembaruan routing yang cepat dan efektif. Implementasi metode ini melibatkan konfigurasi router untuk membagi dan menghubungkan segmen-segmen jaringan, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan IP address dan kinerja jaringan secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RIP Version 2 berhasil meningkatkan tatanan infrastruktur jaringan, mempermudah pengelolaan dan pemeliharaan jaringan, serta meningkatkan performa jaringan secara signifikan. Implementasi RIP Version 2 di PT. Berkarya Bersama Anak Bangsa berhasil mengatasi masalah jaringan, meningkatkan keamanan, dan meminimalkan risiko kebocoran data
OPTIMASI INTER-VLAN ROUTING JARINGAN WIRELESS MENGGUNAKAN METODE NETWORK DEVELOPMENT LIFE CYCLE PADA CROWN HORECA Andy Dharmalau; Lela Nurlaela; Khusnul Khoiriyah; Tuhfatul Habibah Hasibuan; Artha Murin
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JEIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no2.951

Abstract

Information technology, particularly computer networks, has become a fundamental aspect in various fields, including economics, education, communications, and entertainment. Crown Horeca already has several network devices and uses the internet. Instability often occurs in the wireless network used due to high traffic exceeding capacity. Wireless network optimisation is needed to improve efficiency and the quality of network service. The purpose of this research is to design a Virtual Local Area Network (VLAN) using Inter-VLAN Routing techniques to improve performance and network segmentation management. The study used the Network Development Life Cycle (NDLC) method with data collection techniques of direct observation, interviews, and literature review. Ping test results showed no Request Time Out (RTO), indicating stable inter-floor connections. Message delivery between devices on the network, as simulated in Packet Tracer, ran smoothly, proving that inter-VLAN communication was functioning as expected.Teknologi informasi, khususnya dalam jaringan komputer, telah menjadi aspek mendasar dalam berbagai bidang, termasuk perekonomian, pendidikan, komunikasi, dan hiburan. Crown Horeca telah memiliki beberapa perangkat jaringan dan menggunakan jaringan internet. Ketidakstabilan sering kali terjadi pada jaringan wireless yang digunakan karena tingginya trafik yang melebihi kapasitas. Diperlukan optimasi jaringan wireless guna meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan jaringan. Tujuan penelitian untuk merancang jaringan Virtual Local Area Network (VLAN) menggunakan teknik Inter-VLAN Routing untuk meningkatkan performa dan manajemen segmentasi jaringan. Penelitian menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC) dengan teknik pengumpulan data observasi langsung, wawancara dan studi pustaka. Hasil pengujian ping menunjukkan tidak adanya Request Time Out (RTO), menunjukkan koneksi antar lantai berjalan stabil. Pengiriman pesan antar perangkat di jaringan menggunakan simulasi Packet Tracer berjalan lancar, membuktikan bahwa komunikasi antar VLAN berjalan dengan baik dan sesuai harapan.
EDUKASI DAN SOSIALISASI DIGITAL SMART DAN DIGITAL SAFE SEBAGAI PERISAI DIRI DARI ANCAMAN KEJAHATAN ONLINE Ike Kurniati; Lela Nurlaela; Harun Ar-Rasyid; Septiana Ningtyas; Hari Suryantoro; Andy Dharmalau; Yogasetya Suhanda
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.923

Abstract

In recent years, there has been an increase in the number and complexity of cyberattacks; therefore, insight is needed to avoid these crimes. Smartly managing privacy and personal data is not only a technical matter, but also a matter of habit and awareness. In today's digital age, protecting personal data is part of safeguarding our identity and future. The cyber world is very different from the real world; it knows no boundaries of time or territory. Efforts are being made to provide education to raise awareness and vigilance against cybersecurity threats. The purpose of this Community Service activity is to provide insight into what and how internet crimes are committed, both through social media and smartphones, among other means. This activity was held in the neighbourhood of RT 10 RW 09, Jembatan Besi Village, West Jakarta. The activity was designed for teenagers, parents, and homemakers and was attended by 20 participants. Overall, the education and outreach event regarding cybersecurity was well-received and met with a positive response.Pada beberapa tahun terakhir ini telah terjadi peningkatan jumlah dan kompleksitas dalam kasus serangan Cyber, untuk itu perlunya wawasan agar terhindar dari kejahatan ini. Cerdas mengelola privasi dan data pribadi bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal kebiasaan dan kesadaran. Di era digital saat ini, melindungi data pribadi adalah bagian dari melindungi identitas dan masa depan kita. Dunia Cyber berbeda jauh dengan dunia nyata, dunia cyber tidak mengenal batas waktu dan wilayah.  Upaya yang dilakukan dengan memberikan edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap ancaman keamanan Cyber. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini  memberikan wawasan apa dan bagaimana kejahatan Internet dilakukan baik melalui media sosial maupun Smartphone dan  lainnya.  Kegiatan ini dilaksakan di lingkungan RT 10 RW 09 Kelurahan Jembatan Besi, Jakarta Barat. Kegiatan ini ditujukan untuk para remaja, orang tua dan ibu rumah tangga, dihadiri oleh 20 Peserta. Secara keseluruhan acara edukasi dan sosialisasi mengenai keamanan cyber ini berjalan dengan baik dan mendapat respon yang cukup baik pula.