Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Refleksi Kristologis dalam Konteks Asia Artha Yualin; Aprilia Pasca; Verra Verra; Sarmauli Sarmauli
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/08wmq286

Abstract

This research aims to reflect on Christology in an Asian context. This research is beneficial for the development of theological science, particularly in the fields of Christology and contextual theology. This research uses a descriptive approach with a library research method. This study on Christological reflection in an Asian context focuses on the exploration, study, and analysis of various relevant written sources, both classical and contemporary. It can be concluded that Christology is the teaching about the person and work of Jesus Christ, which is inseparable from the doctrine of the Trinity and salvation. Christological reflection in an Asian context arises from the need to present the meaning of Jesus Christ in the reality of religious pluralism, poverty, and suffering that characterize Asian societies. Figures such as Kosuke Koyama with his Water Buffalo Theology emphasize simplicity and closeness to the common people; C.S. Song with his Story Theology emphasizes the importance of folklore and Asian cultural identity; and J.B. Banawiratma with his contextual approach opens dialogue with Islam. The application of contextual Christology in Asia is manifested in interfaith dialogue, social engagement to alleviate poverty, and contextual and tolerant Christian religious education.
Perkembangan Kerajaan Allah di Zaman Paulus Tiara Tiara; Sona Sona; Sarmauli Sarmauli
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3x3jnn96

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan konsep Kerajaan Allah di zaman Paulus berdasarkan surat-suratnya, serta aplikasinya bagi kehidupan orang percaya masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan. Sumber data primer meliputi surat-surat Paulus dalam Perjanjian Baru serta karya teologis Donald Guthrie dan George Eldon Ladd, sedangkan sumber sekunder berupa artikel jurnal terkini yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Kerajaan Allah dalam Perjanjian Lama dan ajaran Yesus menjadi fondasi bagi pemikiran Paulus. Paulus mengembangkan pemahaman ini secara signifikan dalam tiga dimensi: eskatologis, etis, dan kristologis. Ia menggeser pemahaman Kerajaan dari eksklusivitas etnis menuju universalitas keselamatan, dengan menekankan bahwa Kerajaan Allah adalah tentang kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus (Roma 14:17). Paulus juga memahami gereja sebagai komunitas yang telah dipindahkan ke dalam Kerajaan Allah (Kolose 1:13) serta memberitakan Kerajaan sebagai tandingan terhadap klaim Kekaisaran Romawi. Kesimpulan penelitian ini adalah ajaran Paulus tentang Kerajaan Allah tetap relevan bagi orang percaya masa kini dalam menghidupi nilai-nilai Kerajaan, menjadi komunitas yang menghadirkan Kerajaan, serta hidup dalam tegangan "already but not yet" sambil bersaksi di tengah kemajemukan Indonesia.
Peran Roh Kudus Dalam Kehidupan Orang Percaya (Kajian Pneumatologi) Chelsha Chelsha; Japrianka Japrianka; Sarmauli Sarmauli
Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : CV. Rumoh Aceh Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wkqx2y66

Abstract

Artikel ini membahas peran Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya dari perspektif pneumatologi. Roh Kudus adalah Pribadi ketiga dalam Tritunggal yang memiliki keilahian yang sama dengan Bapa dan Anak. Dalam ajaran Kristen, Roh Kudus memiliki peran penting sebagai Penghibur, Pengajar, dan Penolong bagi orang percaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roh Kudus sebagai Penghibur memberikan kekuatan, ketenangan, dan pengharapan; sebagai Pengajar menolong manusia memahami dan menerapkan firman Tuhan; serta sebagai Penolong memberikan kekuatan dan bimbingan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Penerapan peran Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari meliputi pengambilan keputusan, menghadapi masalah, dan perubahan karakter. Pemahaman yang benar tentang Roh Kudus sangat penting untuk membantu pertumbuhan iman orang percaya dan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Artikel ini memberikan kontribusi bagi pengembangan studi teologi khususnya pneumatologi, serta dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dan pembaca dalam memahami peran Roh Kudus secara sistematis.