Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EDUKASI GIZI SEIMBANG BALITA DAN MPASI-LOKAL “IKAN KEMBUNG COMO” PADA KADER POSYANDU RW 021 SERUA CIPUTAT TANGERANG SELATAN Erry Yudhya Mulyani; Yumelda Sari; Mariyana Widiastuti
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i3.1034

Abstract

Stunting is a national health problem with a prevalence of 21.6% from SSGI data in 2022, and this has not yet reached WHO standards. Reducing stunting is one of the targets of the Sustainable Development Goal (SDG) and the first of 6 targets of the Global Nutrition Targets program in 2025. Nutrition plays a role in the human life cycle, including nutrition in children-under-five. The golden age starts from 0-24 months where there is growth spurt and development. Therefore, this activity aims to provide basic knowledge to cadres about balanced nutrition and MPASI-Local Como Mackerel at Posyandu RW 021, Serua Ciputat, South Tangerang. The method used is lectures and discussions (focus group discussions). There are 17 cadres involved in this activity. This activity is divided into two, namely socialization through lectures and discussion through FGDs either in offline or online. Socialization activities were carried out for approximately 3 hours which were then continued with offline discussions about 1.5 hours. After that, by using the WhatsApp Apps (WA) media, education and discussion forums were continued. Some Posyandu cadres have served for more than 2 years and are generally housewives. There is an increase in mother's knowledge and attitude during education through socialization and discussion activities. Most of the mothers (more than 50.0%) were interested in the refresher material on balanced nutrition and local complementary foods. Therefore, it is necessary to carry out assistance and training to be able to develop local MPASI products that have high calories and protein as a follow-up effort.
IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR DIAGNOSIS TINGKAT STRESS UNTUK SISWA SMA NEGERI 33 JAKARTA DALAM PROSES PEMBELAJARAN SELAMA PANDEMI COVID-19 Noviandi, Noviandi; Widiastuti, Mariyana; Aryani, Diah
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 9, No 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v9i02.6014

Abstract

Dampak pandemi covid 19 mengharuskan pemerintah pusat, pemerintah daerah danlembaga terkait membuat suatu kebijakan dengan melaksanakan pembelajaran jarak jauh(daring) dan tatap muka (luring) dengan protokol kesehatan guna memutus mata rantaipenyebaran covid 19. Namun pembelajaran daring yang dilaksanakan di rumah oleh siswamempunyai berbagai macam kendala diantara sarana dan prasarana yang tidak memadaisehingga siswa merasa tertekan dalam proses pembelajaran, daya serap siswa yang tidakmaksimal terhadap materi yang diberikan karena kondisi dan lingkungan pembelajaranterkadang tidak mendukung untuk belajar dan ketidakmampuan orang tua untuk mendampingiproses pembelajaran di rumah. Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh siswa SMA 33Jakarta, perlu dilakukan kegiatan pengabdian yang efektif selama enam bulan. Kegitanpengabdian ini dibagi menjadi empat aktivitas, 1) Sosialisasi program kerja 2) Mengedukasisiswa SMA 33 tentang stress dan resiko stress dalam belajar, 3) Mengimplementasikan aplikasisistem pakar stress, dan 4) melakukan evaluasi terhadap kinerja sistem.
UPAYA PENGENALAN POTENSI DIRI PADA ANAK & REMAJA DI WILAYAH KECAMATAN PALMERAH JAKARTA BARAT Widiastuti, Mariyana; Mulyani, Erry Yudhya; Yumeldasari, Yumeldasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 11, No 03 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v11i03.8991

Abstract

Setiap anak dan remaja memiliki potensi diri yang unik dan dapat berkembang dengan dukungan yang tepat dari lingkungan sekitar, termasuk keluarga, teman, dan sekolah. Penting bagi anak dan remaja untuk mengenali potensi diri mereka dan mengembangkan kemampuan yang mereka miliki untuk mencapai tujuan hidup dan menjadi individu yang berkualitas. Dalam mengembangkan potensi diri remaja, peran orang tua menjadi sangat penting untuk memberikan dukungan, bimbingan, dan dorongan agar anak dan remaja dapat mengoptimalkan potensi diri mereka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai potensi diri yang dimiliki anak dan remaja di wilayah Palmerah, Jakarta Barat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan mitra sebanyak 20 orang anak dan remaja dengan rentang usia 10-13 tahun guna memetakan potensi diri yang dimiliki. Sedangkan kepada orangtua diberikan pemahaman potensi diri dan bagaimana mengarahkan potensi yang dimiliki oleh anak dan remaja secara tepat.  Kata kunci: Potensi Diri, Psikoedukasi, Anak dan Remaja
Peran Kepemimpinan Transformasi Terhadap Kesiapan Untuk Berubah Pada Guru di Indonesia Simatupang, Marhisar; Ratnaningtyas, Aisyah; Respati, Winanti Siwi; Widiastuti, Mariyana; Susanti, Yulisa
Jurnal Diversita Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v11i1.14496

Abstract

Tahun 2022 pemerintah Indonesia meluncurkan program Merdeka Belajar pada guru di sekolah sebagai solusi dari pandemi covid-19. Pada kenyataannya tidak semua guru mampu melaksanakan program ini di sekolah dikarenakan adanya ketidaksiapan terhadap perubahan yang dimiliki oleh guru. Penelitian ini mengeksplorasikan tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh guru di Indonesia dalam mengimplementasikan program Merdeka Belajar di sekolah. Penelitian ini juga menjadi acuan bagi guru untuk tetap memiliki kesiapan perubahan pada kurikulum yang berubah-ubah dan mampu menjalani perubahan dengan baik. Penelitian ini dapat berkontribusi untuk memperbaiki dan meningkatkan program Merdeka Belajar atau program baru yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif, yang melibatkan 648 guru di Indonesia dari sekolah negeri dan swasta yang telah menjalankan program Merdeka Belajar minimal satu semester. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner secara online di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kepemimpinan transformasi terhadap kesiapan untuk berubah pada guru.
ANALISIS REGRESI PERAN MINDFULNESS PARENTING TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI DI JAKARTA Rozali, Yuli Asmi; Sitasari, Novendawati Wahyu; Widiastuti, Mariyana; Ulum, Muhammad Bahrul
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 23, No 01 (2025): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v23i01.493

Abstract

Kecenderungan perilaku bullying merupakan perilaku agresif yang bertujuan untuk menyakiti orang lain secara terus menerus dengan posisi yang tidak seimbang antara pelaku dan korban  dalam bentuk verbal dan fisik. Responden dalam penelitian ii adalah siswa Sekolah Dasar Negeri di Jakarta, Kelas 5 dan 6 yang berada pada fase late childhood. Di fase ini idelanya siswa tersebut telah mampu melakukan jainan relasi social dengan teman sebayanya maupun orang-orang yang berada di sekitarnya. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua siswa yang berada di masa late childhood mampu melaksanakan tugas perkembangannya dengan sukses, terbukti dengan tingginya kasus bullying  yang terjadi  di semua level pendidikan tak terkecuali level pendidikan Sekolah Dasar. Bullying yang terjadi bukan hanya berbentuk verbal saja namun juga fisik bahkan menyebabkan nyawa korban melayang alias meninggal dunia. Di duga peran pengasuhan orang tua menjadi salah satu factor penting yang diharapkan dapat menurunkan perilaku bullying  yaitu gaya pengasuhan imindfulness atau disebut mindfulness parenting. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran mindfulness parenting terhadap kecenderungan perilaku bullying pada siswa Sekolah Dasar Negeri Kelas 5 dan 6 di Jakarta. Metode penelitian ini berjenis kuantitatif non eksperimental yang berjenis kausalitas. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah cluster random rampling dengan jumlah 384 respondens Siswa Sekolah Dasar Negeri kelas 5 dan 6 di Jakarta. Instrument penelitian yang digunakan adalah Skala Mindfulness parenting dengan 33 aitem valid, sedangkan skala kecenderungan perilaku bullying memiliki 22 aitem valid dengan masing-masing reliabilitas (α) = 0,901 dan (α) = 0,975. Hasil uji regresi linier sederhana diperoleh nilai sig. (p) = 0,000 ; (p) < 0,05 dengan nilai koefisien = - 0,265 artinya terdapat pengaruh negatif signifikan mindfulness parenting  terhadap kecenderungan perilaku bullying pada siswa Sekolah Dasar Negeri kelas 5 dan 6 di Jakarta. Siswa Sekolah Dasar,  kelas 5 dan 6, di Jakarta, yang yang diasuh dengan mindfulness parenting sejumlah 202 (52.6%), sedangkan 182 responden (47,4%) tidak diasuh dengan mindfulness parenting. Kecenderungan perilaku  ullying yang tinggi sejumlah 195 responden (50,8%), sedangkan kecenderungan perilaku bullying rendah sebanyak 188 responden (49,2%).
Pemberdayaan Kader Posyandu Tentang Praktik Pembuatan MPASI-Lokal ”Ikan Kembung Como” di Wilayah RW021 Serua-Ciputat : Indonesia Mulyani, Erry Yudhya; Sari, Yumelda; Widiastuti, Mariyana
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 06, Issue 01, Maret 2024
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol6.iss1.art4

Abstract

Based on SSGI 2022 data, the prevalence of stunting in Indonesia is 21.6% and in the South Tangerang city area in 2023 it is 9.0%. This figure is still above the government's target. One effort that can be made is by utilizing local food to improve the nutritional status of children under five. This activity is an educational program through training in making local MPASI biscuits made from "Como Mackerel Fish". This activity involved all 12 cadres of Posyandu Kartini Manyar RW021 Serua-Ciputat. This activity is carried out for 3 months (July – September 2023). The activities take the form of socialization, cooking demonstrations, and practice in making local MPASI biscuits. Online socialization via Zoom for 60 minutes (20 minutes lecture, 40 minutes question and answer discussion). Next, demos and practices were carried out for 6 hours as well as other product modifications for approximately 2 weeks. The average length of work for cadres is more than 2 years, namely (6.8 ± 5.5 years). This activity resulted in more than 90.0% of cadres having knowledge about local MPASI and toddler nutrition. Meanwhile, the attitude of more than 85.0% of cadres is positive, understanding the importance of local MPASI and how to provide it. About 90.0% of mothers can practice making MPASI locally (at home). Therefore, it is necessary to carry out a sustainable training program that can have creative and educational, economic value regarding local MPASI made from "Como Mackerel".
Pelatihan Penggunaan Aplikasi “Perisai Bumil-Plus” Terkait Gizi dan Hidrasi Kehamilan pada Ibu Hamil Binaan Ebsco Community: Training on the Use of the "Perisai Bumil-Plus" Application Regarding Nutrition and Hydration in Pregnancy for Pregnant Women Assigned by Ebsco Community Mulyani, Erry Yudhya; Widiastuti, Mariyana; Anwar, Nizirwan; Maharani, Adhelin
Jurnal Begawe Teknologi Informasi (JBegaTI) Vol. 5 No. 1 (2024): JBegaTI
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbegati.v5i1.1171

Abstract

Kejadian penyakit infeksi yang tinggi di masa kehamilan dapat mempengaruhi pertumbuhan janin. Selama kehamilan, tubuh mengalami perubahan drastis pada komposisi cairan tubuh. Kegiatan ini mencakup beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilakukan, yaitu; sosialisasi kepada ibu hamil dengan seminar melalui metode ceramah-diskusi secara online, pembagian kelompok (FGD), wawancara In-depth. Kegiatan ini melibatkan 40 orang ibu hamil yang bekerja maupun yang tidak bekerja (IRT) dengan rata-rata usia ibu 28 sampai 35 tahun. Ibu hamil berpartisipasi dalam acara sosialisasi yang dilakukan selama 60 menit. Sebagian besar ibu (lebih dari 50.0%) mengetahui pengetahuan tentang gizi dan hidrasi kehamilan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar ibu mengalami peningkatan pengetahuannya sebesar 70.0% tentang gizi dan hidrasi kehamilan. Sementara itu, perilaku ibu hamil terkait penerapan menu gizi seimbang selama hamil sebagian besar sudah menerapkannya (>70.0%). Agar lebih maksimal, perlu dilakukan kegiatan secara terprogram dengan konsistensi dari sisi waktu dan tahapan dalam pemberian materi sehingga memudahkan subjek dalam memahami informasi yang diberikan.