Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh ROA, ROE, dan EPS Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Sektor Kesehatan Periode 2017-2024 Alfiyah, Dena Nur; Syarif, Devyanthi; Sajekti, Tjipto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3780

Abstract

Studi yang dilaksanakan mempergunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, dan menggunakan analisis regresi berganda, guna melakukan pengujian pengaruh Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), dan Earning Per Share (EPS) pada harga saham perusahaan sektor kesehatan periode 2017-2024. Data yang dipergunakan berupa laporan keuangan tahunan perusahaan sektor kesehatan menjadi data sekunder. Dengan parsial, hasil uji mengindikasikan jika ROA dan ROE tidak berdampak signifikan pada harga saham perusahaan sektor kesehatan. Hal ini mengindikasikan jika kinerja profitabilitas perusahaan atas asset serta ekuitas belum berperan sebagai faktor utama yang memberikan pengaruh pada valuasi pasar sahamnya. Sedangkan, Earning Per Share menyebabkan dampak signifikan pada harga saham perusahaan sektor kesehatan, menjadi penanda jika selisih antara nilai buku dengan nilai pasar saham perusahaan merupakan indicator kuat pada penentuan harga saham. Di samping itu, secara bersamaan mempergunakan uji F menunjukkan hasil jika ketiga variable independen ROA, ROE, EPS dengan simultan mempunyai dampak signifikan pada pergerakan harga saham perusahaan sektor kesehatan periode 2017-2024. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya mengevaluasi indikator EPS pada analisis harga saham, walaupun faktor profitabilitas atas asset dan ekuitas masih harus di kembangkan guna memahami pengaruhnya. Kesimpulannya, studi yang dilaksanakan menyarankan supaya investor serta manajemen perusahaan lebih memberikan perhatian pada laba bersih per saham diperbandingkan kinerja operasional untuk menentukan keputusan investasi.
Pengaruh NPM, DER, dan CR Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Sektor Property dan Real Estate Tahun 2017-2024 Nurillah, Dewi Fitriani; Sajekti, Tjipto; Syarif, Devyanthi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4099

Abstract

Studi ini mengkaji pengaruh Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), dan Current Ratio (CR) terhadap pertumbuhan laba perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Sampel dipilih secara purposive sampling sebanyak 7 perusahaan dari total populasi 92 perusahaan, berdasarkan kriteria kelengkapan laporan keuangan auditan dan kinerja laba tertentu. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS 26.0. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa hanya NPM yang berpengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan laba, karena t-hitung 2,301 > t-tabel 2,00665 dan sig. 0,025 < 0,05, sedangkan DER dan CR tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, uji F membuktikan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba karena F-hitung 2,024 < F-tabel 2,783 dan sig. 0,122 > 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 10,43% mengindikasikan bahwa kontribusi gabungan NPM, DER, dan CR dalam menjelaskan variasi pertumbuhan laba tergolong rendah, sementara 89,57% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya fokus manajemen pada peningkatan profitabilitas operasional melalui NPM untuk mendorong pertumbuhan laba, sementara kebijakan leverage dan likuidasi dalam konteks industri ini memerlukan pertimbangan yang lebih kompleks karena tidak terbukti memberikan pengaruh langsung yang signifikan.
The Influence of Bank Interest Rates on Home Sales Before and After The Covid-19 In Indonesia Salim, Hockey; Alfarisi, Ade Salman; Sumawidjaya, Riyandi Nur; Sajekti, Tjipto; Luntungan, Irving Ignatius Paul; Merliana, Vina; Setiyani, Aris; Kusumawardani, Astrin
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 1 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Octob
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i1.5172

Abstract

This research explores how changes in bank interest rates affected home sales in Indonesia, both before and after the Covid-19 pandemic, placing importance on the connection between interest rate changes and the real estate market's behavior. A quantitative analysis of data regarding interest rates, volumes of home sales, and relevant economic indicators shows that notable interest rate decreases before the pandemic generally aligned with an increase in home sales, which reflects the usual housing market reaction to more accessible financing. Post-pandemic, the analysis indicates a more complex interaction. Even with sustained low-interest rates, home sales saw a substantial decrease, likely due to increased economic uncertainty and shifting consumer preferences, in most cases influenced by the pandemic. These observations emphasize the importance of grasping market sentiment and purchasing behaviors, suggesting that healthcare crises can significantly alter economic activities, like real estate. Furthermore, the implications extend beyond real estate, advising policymakers and financial institutions to develop interest rate strategies that consider the changing landscape of consumer behavior in health-related crises. The study ultimately provides important insights into the housing market's resilience during external shocks and the role of financial policies in supporting economic stability amidst public health emergencies, therefore guiding effective economic recovery efforts.