Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengabdian Pelatihan Stimulasi Bicara Anak dengan Program “KartoNg Mejik” : Indonesia Budi Susilo, Markus Nanang Irawan; Widyawati, Sri; Asih, Gusti Yuli
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 06, Issue 02, September 2024
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol6.iss2.art2

Abstract

Speaking is a form of communication that appears in the stages of human development and needs to be trained from an early age. Not infrequently in this process children experience problems, namely speech delays even though children have been trained a lot and live in a supportive environment. The problem of speech delay makes parents tend to be anxious, confused, and panicked, especially if they do not have adequate information or knowledge related to the problem of speech delay and how to prevent and overcome it. One place that can help parents in overcoming the problem of speech delays is the nearest PAUD-KB, where parents hope that teachers can help overcome children's speech delay problems. However, teachers also often experience limited information and knowledge about how to deal with speech delays as well so that their efforts and assistance are not optimal. The Community Service Team of the Faculty of Psychology is here to help provide psychoeducation related to the introduction, prevention, and handling of children's speech delays through training and assignments on children's speech stimulation with the "Kartong Mejik" program. The results of the implementation of community service show that parents and teachers understand more and hope that with information through community service, parents and teachers can reduce their confusion when facing problems with speech delays in children.
Efektivitas Psikoedukasi Keterampilan Komunikasi Diadik Ibu-Anak Usia Dini Widyawati, Sri; Asih, Martha Kurnia; Utami, Retno Ristiasih
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 1 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v5i1.33773

Abstract

Anak usia dini menangis dan ibu marah-marah bukanlah pemandangan baru di sekitar lokasi PAUD. Penyebab utama dari peristiwa tersebut adalah tidak efektifnya komunikasi diadik ibu-anak. Tim ini menawarkan solusi berupa psikoedukasi komunikasi diadik ibu-anak. Sebanyak 12 orang tua dan Pendidik menjadi peserta yang mengikuti kegiatan ini dengan antusiasme tinggi. Psikoedukasi ini diselenggarakan dengan menggunakan metode ceramah sebagai sarana menyampaikan informasi teoritis terkait karakteristik khas perkembangan anak usia dini dan komunikasi diadik, serta metode praktek berlatih breathing sebagai ketrampilan penunjang komunikasi diadik. Antusiasme tampak dalam kesan pesan yang disampaikan secara lisan, dan evaluasi penyelenggaraan secara tertulis. Berdasarkan hasil analisis dengan t-test terhadap hasil pre-test dan post-test, diperoleh koefisien sebesar 0,403 dengan signifikansi p=0,035 (p<0,05) yang berarti bahwa kegiatan psikoedukasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang komunikasi diadik ibu – anak usia dini.
PEMBENTUKAN DESA SADAR LINGKUNGAN MELALUI SOSIALISASI REGULASI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DAN PENGUATAN PERAN RT/RW DI DESA TUGU JAYA, KECAMATAN CIGOMBONG, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT Judge, Zulfikar; Yustika, Luthy; Thaher, Irmanjaya; Nurhayani, Nurhayani; Hikmawati, Elok; Siswanto, Ade Hari; Widiatno, Men Wih; Darman, Melani; Citra, Lanna Fadilla; Bertha, Anna; Widyawati, Sri; Widarto, Joko; Idris, Irdanuraprida
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 12, No 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v12i3.10564

Abstract

AbstractPlastic waste has become one of the most serious environmental problems in Indonesia, particularly in rural areas that face limitations in waste management systems. Uncontrolled plastic waste management has caused adverse impacts on the environment, public health, and ecosystem sustainability. Low levels of public awareness and legal understanding of environmental regulations further exacerbate this condition. Therefore, strengthening community participation and local governance structures has become an urgent necessity. This Community Service Program (PkM) was conducted by lecturers of the Faculty of Law, Universitas Esa Unggul, in Tugu Jaya Village, Cigombong District, Bogor Regency, West Java, on 6–7 December 2025. The program aimed to establish an Environmentally Aware Village through the socialization of plastic waste management regulations and the strengthening of the role of neighborhood and community associations (RT/RW) as the frontline actors in environmental management. The methods employed included lectures and regulatory socialization, discussions and question-and-answer sessions, as well as educational games and the distribution of incentives, with reference to Law Number 18 of 2008 on Waste Management, Government Regulation Number 81 of 2012, and Law Number 32 of 2009 on Environmental Protection and Management. The results of the program indicate an increase in public legal awareness regarding rights and obligations in plastic waste management. The strengthening of the role of RT/RW proved effective in encouraging collective community participation and compliance with environmental regulations. Accordingly, community-based legal education serves as a strategic instrument in realizing sustainable environmental governance at the village level. Keywords: plastic waste, environmental law, community service, RT/RW, sustainable village. ABSTRAKSampah plastik telah menjadi salah satu persoalan lingkungan paling serius di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan sistem pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah plastik yang tidak terkendali menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan ekosistem. Rendahnya kesadaran dan pemahaman hukum masyarakat terhadap regulasi lingkungan memperburuk kondisi tersebut. Oleh karena itu, penguatan peran masyarakat dan struktur pemerintahan lokal menjadi kebutuhan mendesak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan oleh Dosen Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul di Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 6–7 Desember 2025. Tujuan kegiatan adalah membentuk Desa Sadar Lingkungan melalui sosialisasi regulasi pengelolaan sampah plastik dan penguatan peran RT/RW sebagai garda terdepan pengelolaan lingkungan. Metode yang digunakan meliputi paparan berikut sosialisasi, diskusi dan tanya jawab serta permainan edukatif dan pemberian hadiah yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012, dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran hukum masyarakat terkait hak dan kewajiban dalam pengelolaan sampah plastik. Penguatan peran RT/RW terbukti efektif dalam mendorong partisipasi kolektif masyarakat dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Dengan demikian, pendidikan hukum berbasis komunitas menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan di tingkat desa. Kata kunci: sampah plastik, hukum lingkungan, pengabdian masyarakat, RT/RW, desa berkelanjutan.
Keterampilan Interpersonal Ditinjau Dari Pencapaian Status Identitas Diri Achievment Pada Guru Widyawati, Sri; Utami, Retno Ristiasih; Asih, Martha Kurnia
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 8, No 1 (2019): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v8i1.2387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh pencapaian status identitas diri achievement terhadap keterampilan interpersonal pada guru. Subjek penelitian adalah 255 guru SMA/SMK/MA di Semarang. Data dari kedua variabel dikumpulkan dengan menggunakan skala keterampilan interpersonal dan skala pencapaian status identitas diri achievement. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi. Analisis regresi menghasilkan nilai R=0,663 dengan p=0,000 (p<0,01) yang berarti pencapaian status identitas diri achievement guru berpengaruh terhadap keterampilan interpersonalnya yaitu semakin mantap pencapaian status identitas diri achievement guru maka akan semakin meningkat keterampilan interpersonalnya. Analisis regresi juga menghasilkan persamaan Y = 18,244 + 0,880X yang berarti bahwa se-tiap satuan peningkatan pencapaian status identitas diri achievement guru akan meningkatkan keterampilan interpersonalnya sebesar 0,880 satuan. Hipotesis dalam penelitian ini diterima
Hubungan Mutu Pelayanan Keperawatan dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RS Paru Provinsi Jawa Barat Widyawati, Sri; Mahmud, Uus Husni; Annisa, Rully
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Edisi Juli-Desember 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jik umc.v8i2.1193

Abstract

Hubungan Mutu Pelayanan Keperawatan dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RS Paru Provinsi Jawa Barat Sri Widyawati1, Uus Husni Mahmud2, Rully Annisa2 Mahasiswa S1 Keperawatan UMC1, Dosen FIKes2 ABSTRAK Latar Belakang :Rumah sakit merupakan salah satu bentuk organisasi penyelenggara pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan rawat darurat. Rumah sakit memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif mencakup semua aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bagi seluruh lapisan masyarakat . Rumah sakit dituntut harus dan mampu mewujudkan pelayanan yang efisien, efektif dan bermutu serta berorientasi pada kepuasan pasien. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan .Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap RS Paru Provinsi Jawa Barat tahun 2018.Metode Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional (potong lintang). Jumlah responden nya ada 39 orang. Kesimpulan dari penelitian ada hubungan yang signifikan antara mutu pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien diruang rawat inap Rumah Sakit Paru Provinsi tahun 2018 dengan p value= 0,005 Kata Kunci : Mutu Pelayanan Keperawatan, Kepuasan Pasien
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK KECAP DENGAN PENDEKATAN 4P DAN ANALISIS SWOT Phalevi, Muhammad Reza; Widyawati, Sri
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 2 No. 4 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2025.02.04.06

Abstract

UKM Wanita Tani Vigur Organik merupakan kelompok tani yang menghasilkan berbagai olahan pertanian organic salah satunya adalah kecap autis ABK. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan kecap autis ABK sehingga dapat memenuhi target penjualan.penelitian ini menggunakan metode bauran pemasaran 4P dan analisis SWOT. Pada tahap bauran pemasaran 4P dilakukan analisis untuk mengetahui arah pemasaran kecap autis ABK. Pada tahap SWOT yang pertama adalah menganalisis faktor eksternal dan internal untuk menentukan nilai Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Tahap selanjutnya IE Matrix untuk menentukan ke arah mana kategori untuk meningkatkan UKM. Kemudian menentukan beberapa strategi dengan menggunakan matriks SWOT. Didapatkan beberapa strategi guna meningkatkan dan mengatasi masalah yang dihadapi UKM Vigur Organik. Dari hasil analisis diberikan 3 rekomendasi perbaikan.