Articles
PENYULUHAN KAIN FLANEL VISUAL BENTUK BINATANG PADA MASKER MEDIS BAGI TAMAN BELAJAR KITA
Widyastuti, Putri Anggraeni;
Yusuff, Adisti Ananda;
Huddiansyah, Huddiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 8, No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47007/abd.v8i01.4789
This community service activity was motivated by Taman Belajar Kita, a course that became a solution for parents to distance education during the pandemic era. However, it turns out that Taman Belajar Kita does not wear a mask during teaching and learning activities. For this reason, community service activities were carried out with the aim that Taman Belajar Kita students could wear masks through animal-shaped flannel cloth counseling for Taman Belajar Kita, as a form of learning for them. The scope of community service for this community partnership program is carried out in Taman Belajar Kita, West Jakarta involving PAUD and Kindergarten age students. The implementation method is carried out by identifying stakeholders, collecting and analyzing needs, determining problem solutions, preparation, and implementation (which is also accompanied by assistance) for community service activities at Taman Belajar Kita. The results of community service activities can be seen from the enthusiasm of the students and teachers of Taman Belajar Kita wearing medical masks that are given through a creativity package containing medical masks, explanations for use, and animal-shaped flannel. In conclusion, this community service activity at Taman Belajar Kita can be carried out well through a learning and playing approach while providing a creativity package and also socializing the implementation of the correct process so that the objectives of this activity are well conveyed. Keywords : flannel fabric, medical masks, counseling
PEMANFAATAN AREA SUDUT RUANG GUNA MENUNJANG FASILITAS PEMBELAJARAN DI TAMAN BELAJAR KITA
Yusuff, Adisti Ananda;
Widyastuti, Putri Anggraeni;
Huddiansyah, Huddiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 8, No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47007/abd.v8i01.4781
Taman Belajar Kita Is a place of learning non formal founded as an alternative training ground for children in the neighborhood during the pandemic now.Established to facilitate in parents who had difficulty in watching his sons did, learning at home , In addition Taman Belajar Kita also provided a basis for children drop out free school .And the facilities provided by the owner of the learning we do own limited both in place and facility .Taman Belajar Kita have two classroom with small size used as a place of learning for children with learning activities there. So we are limited in view of the people university one devotion to feel moved to help when we learned in the garden .The lack of a place to store the works of the result of the students is taking us in the designer educator who feel the need to intervene to help . the unconditional class make us to trying to provide facilities needed to help the learning process in the us to learn better in the future , so the students become more spirit and motivated in learning and create something creative. Keywords : learning facilities, corner room, interior design
PELATIHAN KETERAMPILAN TANGAN MENGGUNAKAN MEDIA KAIN FLANEL ‘PENGENALAN JENIS BINATANG’ SEBAGAI PROSES KREATIF SISWA PAUD ANGGREK ROSALINA 011
Yusuff, Adisti Ananda;
Widyastuti, Putri Anggraeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 7, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47007/abd.v7i2.3950
Pendidikan Anak Usia Dini atau yang dikenal dengan singkatan PAUD merupakan upaya pembinaan yang bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada anak usia sejak lahir hingga usia 6 tahun. Salah satu jenis kurikulum yang digunakan pada program PAUD diantaranya adalah program pengembangan fisik-motorik dan seni, yang mencakup perwujudan suasana untuk berkembang dan bereksplorasi, ekspresi, dan apresiasi dalam konteks bermain. Oleh karena itu program pengembangan ini diberikan melalui rangsangan Pendidikan yang dilakukan pendidik dalam kegiatan belajar melalui suasana bermain, terlebih untuk kondisi pandemic pada saat ini maka pelatihan keterampilan kerajinan berbahan dasar kain flannel akan diterapkan pada siswa siswi PAUD. Ditengah masa pandemic dan masih diberlakukannya PSBB oleh pemerintah, maka PAUD Anggrek Rosalina 011 menerapkan system SFH (School From Home) dengan cara memberikan pekerjaan rumah berupa buku pembelajaran yang bisa dikerjakan dengan dampingan orang tua.. Hal ini menyebabkan proses pencapaian pembelajaran menjadi terhambat sehingga proses kreativitas yang didapat oleh para siswa menjadi terbatas. Untuk menanggapi permasalahan tersebut maka tim pengabdian kepada masyarakat memberikan sebuah solusi berupa modul pelatihan keterampilan kerajinan tangan yang sudah dikemas menjadi sebuah paket keterampilan dan disertakan dengan tutorial cara pembuatanya untuk dikerjakan di rumah masing-masing Metode pelaksanaan yang dilakukan mulai dari survey lokasi tempat PAUD dan juga wawancara langsung kepala sekolah PAUD Anggrek Rosalina guna mengetahui kesulitan apa yang terjadi dalam proses pembelajaran jarak jauh ini. Setelah itu kemudian tahapan pelaksanaan berupa persiapan paket modul yang sudah disesuikan dengan tema dari kurikulum yang disediakan. Hingga menghasilkan sebuah modul berupa paket pelatihan pemanfaatan kain flannel menjadi sebuah bingkai foto dengan tema pengenalan binatang. Output yang dihasilkan berupa sebuah bingkai foto yang bisa dihias sesuai dengan kreativitas mereka agar mendapatkan proses kreatif hingga memiliki nilai estetika dan seni. Kata kunci : pendidikan anak usia dini, kreativitas anak, sekolah jarak jauh
PELATIHAN KETERAMPILAN KERAJINAN TANGAN MENGGUNAKAN MEDIA KERTAS “PENGENALAN PAKAIAN DAERAH JAWA BARAT†SEBAGAI PROSES KREATIF SISWA PAUD ANGGREK ROSANILA 011
Widyastuti, Putri Anggraeni;
Yusuff, Adisti Ananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 7, No 01 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47007/abd.v7i1.3721
With the conditions in the midst of the Covid-19 virus pandemic, it has hampered many teaching institutes that are in the process of teaching and learning. This was experienced by PAUD Anggrek Rosalina 011 in the Tangerang area. Even though they have to carry out learning in accordance with the 2019 PAUD curriculum. Learning is carried out through direct and indirect learning in an integrated and not separate manner through an integrated thematic learning approach designed in the Weekly Learning Implementation Plan and Daily Learning Implementation Plan. To help the solution so that learning continues, the community service design team at Esa Unggul University, consisting of lecturers and students, finally conducted community service activities based on RRPM and RPPM used by PAUD Anggrek Rosalina 011. The activity was in the form of handicraft skills training using paper media "West Java regional clothing introduction" aims to improve the creative process and stimulate knowledge stimulation about West Java regional clothing to PAUDA Anggrek Rosalina 011 students, through material exploration methods conducted by training children to sense senses the materials and equipment used during the training process. Â Keywords: training, skills, crafts, paper media, West Java clothing
The Role of Technology as Material Innovation in Interior Design Industry
Adisti Ananda Yusuff;
Indra Gunara Rochyat
Gestalt : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 4 No 1 (2022): Gestalt : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/gestalt.v4i1.107
The development of knowledge, generally still works with the development of technology in the modern age of technology all the nice aspects in our life. Almost all of science a thriving now by various technologies to improve and develop the existing. In the interior design, the role of material is important to provide for changes in work done. Now material development in industry interior design developed rapidly. Many materials that bring freshness to the industry. The use of material waste into one of the trends is being widely interested in the community this the modern era, with lifestyles called the green lifestyle made material with recycling system into one way for. In industry, a recycled material made bio-composite board is one of the ways. In order to increase the sale price of waste in, higher than ever. Manufacturing a bio-composite are running in parallel with the use of technology is, the use cold to be alternating press technique in the manufacturing process. This technology also makes the result of waste processing as the planks of bio-composites according to the standard of the quality of already existing at the present time. experimental method is used to study the bio composite waste product. The discussion of the role of technology in the innovation material in the interior design especially in its suspected uranium-based bio-composite material board waste will be discussed at great length.
PERANCANGAN STOOL DENGAN SISTEM KNOCKDOWN BAGI PENGUNJUNG CAFÉ JCO
adisti ananda yusuff;
Salman Maulana
Gestalt : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 2 No 2 (2020): Gestalt : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33005/gestalt.v2i2.64
Maraknya café sebagai tempat berkumpul dan bersosialisasi sudah menjadi hal yang lumrah bagimasyarakat kota Jakarta. Salah satu café yang menjadi tempat favorit bagi kaum milenial diantaranya adalahJCo , Fasilitas yang penting yang ada di JCo café adalah fasilitas duduk, karena fasilitas duduk merupakanpoin penting didlam sebuah café. Sebagian besar waktu para pengunjung yang dating dihabiskan untukduduk di fasilitas duduk / stool yang disediakan. Namun keterbatasan ruang dan tempat yang ada pada saatini biasanya tidak terlalu besar, sehingga dibutuhkan stool yang memiliki system knockdworn agara apabilastool sudah tidak diperlukan dapat dengan mudah dilepas dan disimpan dengan rapi dan hemat tempat. Untuk itulah penelitian yang berjudul “Perancangan Stool Dengan Sistem KnockDown Bagi PengunjungCafé JCo” dibuat, dengan tujuan untuk memberikan masukan dan menciptakan sebuah produk alternatifyang mampu menciptakan sebuah peluang usaha nantinya, sehingga para desainer terus ber inovasi untukmengembangkan produk yang inovatif dengan menerapkan material yang tepat sebagai solusi strategidesainer dalam menciptakan sebuah produk. Manfaat penelitian ini untuk menjadi referensi baik bagi parapelaku usahan maupun bagi para desainer sebagai referensi alternativ produk yang ada sesuai dengan targetkonsumennya, pada kasus ini adalah café JCo.
Creativity Development Activities For PAUD Kutilang Students
Adisti ananda Yusuff;
Ratih Pertiwi;
Indra Gunara Rochyat;
Erina Wiyono
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mandala pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (554.481 KB)
|
DOI: 10.35311/jmpm.v3i2.83
Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam usaha menaikan tingkat kesejahteraan pada umumnya dan tingkat sosial pada khususnya. Dengan tingkat Pendidikan yang baik, maka akan meningkatkan dan mendongkrak nilai kecakapan guna mendorong pertumbuhan keterampilan bagi anak. Pendidikan yang baik dimulai sejak usia dini untuk menanamkan nilai moral, perilaku, pola pikir, dan kreativitas sedari dini. Salah satu Pendidikan Anak Usia Dini yang kami kunjungi berada di Desa Petir Kp.Kadugenep, banten yang bernama PAUD Kutilang. Setelah pandemi yang melanda hampir 2 tahun lebih menjadikan proses pembelajaran bagi para siswa terjadi perubahan kedalam sistem pembelajaran jarak jauh yang mengakibatkan berkurangnya interaksi yang instenantara guru dan murid sehingga membuat perkembangan kreativitas dan sosial para siswa terhambat. Namun seiringnya dengan suasana pandemi yang berangsur membaik menjadikan sistem pembelajaran sedikit demi sedikit mulai berangsur pulih seperti sediakala. Adanya pembelajaran sescara tatap muka langsung membuat semangat kebali bagi para guru dan siswa untuk memperbaiki kegiatan pembelajaran yang terhambat sebelumnya. hal ini menjadi kan kami dari Tim Pengabdian Masyarakat akan membuat sebuah program kegiatan pengembangan kreativitas guna memberikan sebuah rangsangan stimulus sebagai bagian dalam pengembangan tumbuh kembang para siswa PAUD Kutilang. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode kualitatif, dengan memilih strategi grounded theory. Strategi yang dipilih didasarkan pada pertimbangan keleluasaan dalam meneliti, yaitu secara induktif, sehingga data yang terhimpun dapat diperkaya sebagai solusi perancangan. Dalam grounded theory, tidak dikenal adanya hipotesis, akan tetapi diperkenankan sebuah hipotesa kerja yang dideskripsikan sebagai sebuah pernyataan. Hipotesis Kerja dalam pengabdian kepada masyarakat ini ini adalah: diperlukan adanya pelatihan keterampilan kerajinan tangan menggunakan media kain flanel untuk meningkatkan proses kreatif siswa PAUD Kutilang dengan tema jenis binatang.
Penerapan Metode Eksplorasi Produk Dalam Pemetaan Karakteristik Visual Gaya Desain
Putri Anggraeni Widyastuti;
Adisti Ananda Yusuff;
Huddiansyah Huddiansyah;
Teguh Imanto
Jurnal Desain Indonesia. Vol 5 No 2 (2023): DISCURSIVE DESIGN
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52265/jdi.v5i2.261
Gaya desain melahirkan produk-produk yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pada masing-masing era. Produk-produk ini lahir dari proses merancang seorang desainer produk. Kemampuan merancang produk diperlukan bagi mahasiswa produk selama masa perkuliahan. Sayangnya mahasiswa desain produk FDIK UEU mengalami kendala dalam memutuskan proses desain, terutama ketika menggunakan karakteristik gaya desain, di tingkat akhir. Untuk itu muncul pertanyaan bagaimana memutuskan gaya desain yang tepat dalam proses? Tujuan dan manfaat penelitian ini adalah untuk menambah wawasan dalam bidang pendidikan program studi desain produk dalam memahami perkembangan karakteristik rancangan produk dari waktu ke waktu sebagai bagian dalam proses perancangan. Maka itu metode yang akan digunakan adalah eksplorasi produk yang terdapat pada gaya desain sehingga dapat memahami karakteristik visual dari satu gaya desain ke gaya desain yang lain. Dengan hasil penelitian ini ditemukan sebuah pola pemetaan produk secara visual baik itu dikaji dari prinsip dan elemen serta karakteristik visual, yang pastinya diharapkan dapat dijadikan referensi pengalaman bagi mahasiswa desain produk. Kesimpulannya, dengan melakukan pemetaan karakteristik visual gaya desain melalui metode eksplorasi produk, mahasiswa program studi desain produk dapat menggunakan pola ini sebagai landasan perancangan yang nantinya dapat digunakan tidak hanya saat perkuliahan juga, tapi juga dapat menjadi pegangan nantinya ketika mereka berkiprah di dunia profesi.
PENGENALAN MOTIF FLORA DALAM PENGAPLIKASIAN TEKNIK DEKORATIF PADA KAIN SERUT BLACU BAGI SISWA PAUD HI BKB KEMAS KUTILANG
Widyastuti, Putri Anggraeni;
Yusuff, Adisti Ananda;
Fauzi, Muhammad;
Huddiansyah, Huddiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 9, No 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47007/abd.v9i02.5963
Sebagai sentral produksi tas, Desa Kadu Genep juga memproduksi kelakat dari bahan bambu. Di rumah penduduk Desa Kadu Genep dapat ditemui mesin jahit untuk memproduksi tas, sehingga anak-anak di desa ini terbiasa melihat orang tuanya berkerja. Namun sayang, dalam kegiatan PAUD HI BKB Kemas Kutilang di Desa Kadu Genep tidak memanfaatkan kain dalam pembelajaran mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan pengembangan kreativitas, bagi PAUD HI BKB KEMAS Kutilang melalui material kain blacu dan pengenalan teknik dekoratif yang diadakan di Desa Kadu Genep. Metode pelaksanaan abdimas dengan metode eksplorasi material melalui paket kreativitas agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan secara situasional antara tatap muka ataupun secara online saja.Paket kreativitas ini terdiri dari modul pengerjaan, kantong blacu serut, lem, kancing berbentuk bunga, serta kain flannel yang telah dipotong-potong ini nantinya disusun oleh siswa PAUD HI BKB Kemas Kutilang sesuai dengan arahan pembimbing dan didampingin gurunya. Teknik yang digunakan adalah dekoratif yakni menempel sehingga berbentuk seperti visual bunga dalam pot pada kain blacu.Kesimpulannya, melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat meningkatkan kemampuan fisik motorik ini ternyata dapat meningkatkan kemampuan berkreativitas dan berseni para siswa tersebut dengan menghasilkan karya dengan aplikasi teknik dekoratif.
Estetika Emosionalisme pada Tokoh Wayang Kulit
Rochyat, Indra Gunara;
Putri, Anindita Mutiara;
Yusuff, Adisti Ananda;
Wiyono, Erina
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 8 No. 2 (2024): Magenta : Jurnal ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61344/magenta.v8i2.186
Wayang kulit adalah salah satu bentuk seni pertunjukan tradisional dari Indonesia yang kaya akan nilai-nilai budaya. Persoalannya adalah bahwa kesenian Wayang kulit memiliki potensi nilai-nilai yang belum sepenuhnya dieksplorasi dalam kajian estetika. Tujuan dari penelitian ini adalah berfokus pada persoalan bagaimana tokoh-tokoh dari kesenian Wayang kulit mempengaruhi emosi penghayat dan karakteristik yang dapat membangkitkan nilai-nilai estetika. Melalui teori kajian estetika emosional maka estetika dari kesenian Wayang kulit mengungkap respon emosional pada pengalaman estetik penghayat. Kajian estetika kesenian Wayang Kulit mendeskripsikan elemen visual, audio, dan dramaturgis dalam seni pertunjukan Wayang kulit yang berkontribusi pada pembentukan nilai-nilai estetika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan. Analisis data kualitiatif dari data kombinasi dan interaksi antara elemen-elemen kesenian Wayang kulit menciptakan keindahan dan daya tarik bagi estetika emosional penghayat. Hasil penelitian menunjukan respon penghayat selama pertunjukan kesenian Wayang kulit, seperti ekspresi wajah, perubahan fisiologis, dan reaksi verbal maupun non verbal mereka.