Muh. Akmal Ibrahim
Universitas Hasanuddin

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Work Motivation of The Regional Financial and Revenue Management Agency in Soppeng Regency Muh. Yusuf; Muh. Akmal Ibrahim; Badu Ahmad
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 2 (2022): Management Science and Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.842 KB) | DOI: 10.35335/enrichment.v12i2.465

Abstract

The purpose of this study was to analyze the ranking of motivation, using a survey research method with a quantitative approach. The method of collecting data is through a questionnaire containing structured statements addressed to respondents. The total population is 98 people with an error rate of 5% and the number of samples is 80 people. The results of data analysis show that there is a ranking of work motivation from two motivational factors, namely intrinsic factors and extrinsic factors. Intrinsic factors include responsibility, the work itself, and opportunities for growth, while extrinsic factors include salary, working conditions, and interpersonal relationships.
The Effectiveness of Electronic Government in the Application-Based Siskeudes in Paconne Village, Luwu Regency. Juwita Lukman; Muh. Akmal Ibrahim; Nurdin Nara
Enrichment : Journal of Management Vol. 11 No. 2 (2021): May: Management Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.405 KB)

Abstract

For the village government, the use of information technology for village-level financial management is becoming a new aspect of its duties and functions, one of which is finance. In order to support the effectiveness of e-government-based financial management through SISKEUDES, the government issued regulations in the form of Regulation No. 20 of 2018 on Rural Financial Management by the Minister of the Interior. The purpose of the siskeudes app is to achieve responsible and transparent village governance. This study uses qualitative and descriptive methods. This research uses the theory of organizational effectiveness in the application of organizational e-government by examining three indicators, namely structure, process and results. The results show that there are still differences in the application of e-government, so e-government fails to operate effectively.
Evaluation of The Implementation of The Development of The State Civil Apparatus (Case Study on The Implementation of Transfers and Promotion of The State Civil Apparatus in Bulukumba Regency) Andi Meuthia Matalatta; Muh. Akmal Ibrahim; Muhammad Yunus
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 1 (2021): November: Management Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.657 KB)

Abstract

The development of state civil servants in cases of mutation and promotion is an activity directed at increasing the capacity and competence of employees so that they can have good mental and moral attitudes and increase skills, skills and expertise in order to support employee performance. evaluation of the implementation of the development of the State Civil Apparatus in the Mutation and Promotion case study in Bulukumba Regency. The approach used is qualitative, data obtained through direct field observations, interviews and document analysis. Data analysis used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the evaluation of the implementation of the development of the state civil apparatus, case studies of the implementation of transfers and promotions, such as (a) the effectiveness can be the result of employee development in accordance with the objectives of the transfer and promotion (b) the efficiency can assess how much effort is needed in developing the civil apparatus State to achieve effective results in the implementation of transfers and promotions (c) Adequacy in the development of the state civil apparatus seen from how far the level of effectiveness satisfies employees in the implementation of transfers and promotions (d) The alignment is fair to employees from policies or regulations from the implementation of transfers and promotions e) Responsiveness of employees in fostering the state civil apparatus in the implementation of transfers and promotions (f) Determination seen from the program implemented in the development of employees where the program or policy can be a solution in the implementation of transfers and promotions. Factors that influence the implementation of the development of the state civil apparatus in cases of mutation and promotion (a) Nepotism system (b) Spoil system should employees who will be transferred and promoted to avoid political factors so that the implementation of promotion of employees goes according to the established procedure. Keywords : Evaluation, Development of State Civil Apparatus, Implemnetation of Transfer and Promotions
KAPASITAS DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA DALAM PEMBINAAN ATLET DI KOTA PALOPO Ardiansyah Ardiansyah; Muh. Akmal Ibrahim; Gita Susanti; Didik Iskandar
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 13 NOMOR 2, 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/aq.v13i2.179

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi kepemudaan dan olahraga khususnya kepada para atlet yang dianggap perlu perhatian dalam meningkatkan kemampuannya. Salah satu sektor yang patut untuk menjadi perhatian pemerintah daerah untuk senantiasa diberikan penguatan adalah pembinaan para atlet olahraga. Upaya terus dilakukan oleh pemerintah terkait fokus dan perhatiannya terhadap bidang pemuda dan olahraga. Dalam hal ini berkenaan dengan bagaimana kapasitas pemerintah dalam memenuhi kebutuhan publik. pemerintah juga diharpakan mampu lebih menaruh perhatian terhadap pentingnya kapasitas pemerintah agar senantiasa mampu maksimal dalam pelayanan kepada publik khususnya di pemerintah daerah. Kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan menjadi isu sentral dalam implementasi otonomi daerah. Hal ini karena kemampuan aparatur pemerintah daerah menjadi pilar penyangga dalam penyelengaraan pemerintahan di daerah (Listyodono & Purwaningdyah MW, 2008). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kapasitas Dinas Pemuda dan Olahraga dalam pembinaan atlet di Kota Palopo. Untuk mengukur kapasitas tersebut, penelitian ini menggunakan 8 (delapan) dimensi oleh Aliison dan Kaye (2015), antara lain : (1) sumber daya manusia, (2) struktur dan budaya organisasi, (3) manajemen keuangan, (4) pengembangan sumber daya dan bisnis, (5) komunikasi eksternal, (6) teknologi informasi, (7) fasilitas dan peralatan, dan (8) perencanaan dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palopo dapat dikatakan belum cukup memiliki kapasitas dalam program pembinaan atlet.
Transformational Leadership dalam Pengembangan Kapasitas Korps Brimob Polda Sulawesi Selatan Arief Doddy Suryawan; Muh. Akmal Ibrahim; Hasniati Hasniati
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi April
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i2.1296

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan kepemimpinan transformasional dalam pengembangan kapasitas Korps Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulawesi Selatan. Sebagai organisasi semi-militer yang menghadapi tuntutan profesionalisme dan risiko operasional tinggi, Brimob membutuhkan kepemimpinan yang tidak sekadar memerintah, tetapi juga menginspirasi dan mengembangkan potensi personel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman serta diinterpretasikan dalam kerangka Transformational Leadership Theory dari Bass dan Avolio (1994) yang terdiri atas empat dimensi: pengaruh ideal, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan perhatian individual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh ideal terwujud kuat melalui keteladanan komandan dalam kedisiplinan, ketegasan, dan ketelitian administrasi yang menjadikan pimpinan sebagai panutan. Motivasi inspirasional tampak pada artikulasi visi melalui apel harian dan dorongan untuk melanjutkan pendidikan. Stimulasi intelektual telah berjalan melalui apresiasi terhadap inovasi anggota, meskipun ruang berinovasi sebagian besar berada di luar jam dinas. Perhatian individual paling menonjol melalui mekanisme konseling berbasis komandan, namun pemetaan kebutuhan individual secara terstruktur masih lemah.
Stakeholder Analysis dalam Pengelolaan Dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Alfius Way; Mohammad Thahir Haning; Muh. Akmal Ibrahim; Rizal Pauzi
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi April
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i2.1297

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis stakeholder analysis dalam pengelolaan Dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada wilayah berbasis sumber daya alam. Persoalan utama yang dikaji meliputi ketepatan identifikasi pemangku kepentingan, ketimpangan kekuatan dan legitimasi antaraktor, lemahnya relasi antarpemangku kepentingan, keterbatasan keterlibatan masyarakat, serta munculnya resistensi terhadap kebijakan perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan dari pemerintah daerah, perusahaan, lembaga adat, DPRD, Majelis Rakyat Papua, media, dan masyarakat adat. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan TJSL belum dilakukan secara inklusif dan partisipatif. Perusahaan cenderung dominan dalam pengambilan keputusan, sementara keterlibatan masyarakat adat, sub-suku, tokoh perempuan, dan kelompok terdampak belum representatif. Relasi antarpemangku kepentingan belum terbangun melalui forum komunikasi terstruktur dan berkelanjutan sehingga memicu konflik, rendahnya transparansi, dan resistensi masyarakat. Identifikasi pemangku kepentingan belum komprehensif, distribusi kekuatan timpang, dan sikap dukungan bersifat dinamis bergantung pada pemenuhan hak masyarakat.