Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Menopause Dengan Kecemasan Menghadapi Menopause Pada Ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Widyantari, Ni Putu Sri; Wijaya, I Putu Artha; Susila, I Made Dwie Pradnya
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 3 No 2 (2019): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v3i2.109

Abstract

Menopause merupakan siklus berhentinya menstruasi yang akan dialami oleh semua wanita dengan tanda gejala dan keluhan yang berbeda. Jika tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, salah satunya kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang menopause dengan kecemasan menghadapi menopause pada ibu-ibu pembinaan kesejahteraan keluarga di Banjar Kaja Desa Buduk Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desaign cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 73 responden wanita yang berusia 45-55 tahun. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisoner tingkat pengetahuan dan kuisoner tingkat kecemasan. Analisa data mengguanakan uji spearman rank dengan nilai α < 0,05. Hasil analisa statistik menunjukkan nilai p-value = 0.0001, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang menopause dengan kecemasan menghadapi menopause pada ibu-ibu pembinaan kesejahteraan keluarga di Banjar Kaja Desa Buduk Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung.
Hubungan Antara Stadium Kanker Dengan Tingkat Depresi Pada Pasien Kanker Payudara Wijaya, I Putu Artha; Suardani, Ni Nyoman; Bhaskara , AA Ngr Bayu
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 3 No 1 (2019): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v3i1.115

Abstract

Kanker payudara merupakan penyakit yang tidak menular yang paling banyak menyerang wanita, penyakit kanker payudara jenis kanker yang paling mendominasi di Indonesia sebesar 30% yang mengalahkan kanker serviks yang berkontribusi sebesar 24%. Beberapa faktor yang memengaruhi depresi pada pasien kanker yaitu terkait penyakit (lama diagnosis, tingkat keparahan, prognosis yang buruk, dan rasa sakit), dari internal pasien itu sendiri (ketakutan akan rasa sakit, mati, kehilangan kontrol dan kemandirian, merasa tidak berdaya), penanganan (efek samping terapi, lama penanganan, perawatan berulang, mahalnya biaya). Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara stadium kanker payudara dengan tingkat depresi pada pasien kanker payudara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 121 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner Beck Depression Inventory II (BDI II). Analisia data menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil analisa data diperoleh nilai koefisien korelasi (r) 0,366 menunjukkan arah dan kekuatan hubungan yang berarti kedua variabel memiliki hubungan yang cukup kuat dengan arah hubungan positif. Dapat disimpulkan bahwa semakin berat stadium kanker, maka semakin berat pula gejala depresi yang dialami.
Pengaruh Terapi Suportif Terhadap Intensi Melakukan Operasi Katarak pada Pasien Katarak di RS Mata Ramata Wijayanti, Kadek Dwi Kartika; Putra, Putu Wira Kusuma; Wijaya, I Putu Artha
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 6 No 1 (2022): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v6i1.227

Abstract

Latar Belakang: Wanita pada masa remaja akan mengalami menstruasi secara teratur setiap bulannya dan terkadang disertai dengan nyeri dismenore. Nyeri dismenore dapat diatasi dengan terapi farmakologi maupun non farmakologi. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan adalah Hatha Yoga, yang mana dapat menghasilkan hormon endorphin yaitu hormon yang dapat memberikan rasa nyaman dan dapat mengurangi rasa nyeri. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Hatha Yoga terhadap nyeri dismenore. Metedologi: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenis non probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah smapel sebanyak 64 responden. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test untuk membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil: Hasil penelitian didapatkan pada kelompok kontrol didapatkan hasil uji statistik nilai probabilitas atau sig.(2-tailed) sebesar 0,231 dan pada kelompok intervensi sebesar 0,000. Kesimpulan: Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh pemberian Hatha Yoga terhadap nyeri dismenore pada remaja putri di Lingkungan Ketugtug Kelurahan Loloan Timur tahun 2021.
Pemberian Terapi Reminiscence Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lansia Ni Nyoman Nuri Tri Laksmi; Ni Komang Matalia Gandari; Nyoman Sutresna; I Putu Artha Wijaya
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.155

Abstract

Lansia merupakan kelompok individu yang telah memasuki tahap akhir fase kehidupan, dimana banyak sekali permasalahan yang sering dihadapi para lansia salah satunya adalah menurunnya fungsi kognitif. Fungsi kognitif merupakan proses mental yang memperoleh pengetahuan serta kemampuan kecerdasan yang meliputi aspek yang dikenal dengan domain kognitif yaitu atensi, memori, bahasa, kemampuan visual dan fungsi eksekutif. Lansia dengan menurunnya fungsi kognitif jika tidak segera ditangani akan berdampak pada aktivitas sehari-hari yang tidak normal seperti ketergantungan dan sulit berinteraksi. Salah satu terapi yang dapat meningkatkan fungsi kognitif lansia adalah terapi memori . Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi memori terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia. Penelitian ini menggunakan Design Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang dengan menggunakan teknik Purposive Sampling . Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner MMSE ( Mini Mental Status Examation ). Data dianalisis menggunakan uji Wilxocon Signed Rank Test . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi memori dari 38 responden sebagian besar mengalami fungsi kognitif global sedang sebanyak 17 orang (44,7%) dan setelah diberikan terapi memori dari 38 responden sebagian besar mengalami fungsi kognitif global sedang sebanyak 18 orang (47,4%). ). ) meningkat (3,3%). Hasil analisis data diperoleh nilai p value 0,000<0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi memori terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia di Banjar Pengiasan, Desa Mengwi, Kab. Badung. Disarankan agar nantinya lansia yang mengalami masalah penurunan fungsi kognitif dapat melakukan terapi memori sebagai pengobatan alternatif dalam meningkatkan fungsi kognitif.