Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SOSIALISASI PENTINGNYA PEMAHAMAN KEBEBASAN BERPENDAPAT DALAM BERMASYARAKAT Imman Yusuf Sitinjak; Humala Sitinjak; Rosita Nainggolan; Sariaman Gultom; Christian Daniel Hermes; Mariah SM Purba; Wahyunita Sitinjak; Pasu Malau; Krissi Wahyuni Saragih
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4719

Abstract

Dilaksanakan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keilmuan yang dapat digunakan dan diterapkan dimasyarakat, mengevaluasi masalah didalam masyarakat terutama dikalangan organisasi mahasiswa di Pematangsiantar serta mengupayakan memberikan solusi terhadap masalah yang ada terutama mengenai pemahaman kebebasan berpendapat dalam bermasyarakat. Kebanyakan organisasi yang terbentuk dan berkembang saat ini menganggap bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak dan cita-cita dari masyarakat yang harus di utarakan baik melalui media internet ataupun sosial media serta orang ke orang. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini dapat memberikan solusi dan penyegaran beberapa materi ilmu dasar tentang kebebasan berpendapat terutama dalam berorganisasi pemahamannya didalam Pendidikan perguruan tinggi. Pelaksanaan pengabdian ini yang dilakukan memiliki penyelesaian dan berguna bagi mahasiswa dalam berorganisasi dan bermasyarakat.
UPAYA MENUMBUHKAN KESADARAN PEMUDA MELALUI PEMBANGUNAN DESA(NAGORI BUNTU TURUNAN KECAMATAN HATONDUHAN KAB. SIMALUNGUN Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Mariah SM Purba; Jumpa Ukur; Rony Andre CH Naldo; Humala Sitinjak; Novelina Hutapea; Jenriswandi Damanik; Lenny Mutiara Ambarita; Wahyunita Sitinjak; Krissi Wahyuni Saragih; Masdin Saragih; Mahasiswa Universitas Simalungun
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15723

Abstract

Dilaksanakan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keilmuan yang dapat digunakan dan diterapkan didalam bermasyarakat, serta mengevaluasi masalah-masalah yang terjadi didalam masyarakat mengenai penyebab rendahnya kesadaran Pemuda dalam membangun desa melalui gotong royong di Nagori Buntu Turunan dan upaya menumbuhkan kesadaran Pemuda terhadap pentingnya Pembangunan melalui Gotong Royong di Nagori Buntu Turunan Dengan adanya pengabdian masyarakat ini dapat memberikan solusi dan pendalaman ilmu tentang membangun desa melalui gotong royong di Nagori Buntu Turunan. Selain itu pelaksanaan pengabdian ini juga melatih mahasiswa untuk bersosialisasi dengan masyarakat dan melakukan kegiatan nyata untuk meningkatkan semangat pemuda. Pelaksanaan pengabdian ini yang dilakukan memiliki penyelesaian dan berguna bagi mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi dan di masyarakat.
PELATIHAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KEBUTUHAN SISWA BAGI GURU DI SMP YPK PEMATANGSIANTAR Krissi Wahyuni Saragih; Sulfansa Almiza; Luska Roito Sirait; Idrus Agustin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/yjc2x695

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertajuk "Pelatihan Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Kebutuhan Siswa bagi Guru SMP YPK Pematangsiantar" bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Kegiatan ini melibatkan mitra yaitu guru dan siswa SMP YPK Pematangsiantar. Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan. Kegiatan diawali dengan kunjungan awal untuk menganalisis situasi dan kebutuhan para guru di lokasi. Dari hasil kunjungan disepakati bahwa kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Kegiatan ini mengadakan empat kali pertemuan. Monitoring dan penilaian untuk menindaklanjuti hasil kegiatan PkM dilakukan di akhir kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, guru mampu memahami dan mengimplementasikan teori dan teknik pengembangan media pembelajaran berdasarkan kebutuhan siswa
PERAN GURU PPKN DALAM MENCEGAH KENAKALN PESERTA DIDIK DI SMP BINAGUNA TANAH JAWA Krissi Wahyuni Saragih; Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Jumpa Ukur; Indra Jayanti Damanik; Sulfansa Almiza; Iuska Roito Sirait; Muhammad Arya Ananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3vnte640

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya masalah kenakalan peserta didik di SMP Binaguna Tanah Jawa (2) hambatan yang dialami oleh Guru PPKn dalam menanggulangi Masalah Kenakalan peserta didik di SMP Binaguna Tanah Jawa, (3) peran guru PPKn dalam menanggulangi masalah kenakalan peserta didik di SMP Binaguna Tanah JawaKenakalan peserta didik merupakan perbuatan atau tingkahlaku oleh seorang peserta didik baik secara sendirian maupun secara kelompok yang bersifat melanggar ketentuan-ketentuan hukum, moral, dan sosial yang berlaku di lingkungan sekolah. Bertolak dari itu guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidik mempunyai tugas memberi bantuan dan dorongan, tugas pengawasan dan pembinaan serta tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan peserta didik agar patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan masyarakat. Guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai penanggung jawab dalam mengontrol setiap aktivitas peserta didik agar tingkahlakunya tidak menyimpang dengan norma-norma yang ada di lingkungan sekolah. Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi pengabdian yang dijadikan objek adalah SMP Binaguna Tanah Jawa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang diolah dan diperiksa dengan menggunakan teknik trianggulasi untuk pengecekan keabsahan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, data reduksi, penyajian data dan kesimpulan dan verifikasi data
Penguatan Literasi Bahasa Indonesia Melalui Kuis Interaktif Berbasis Platfrom Digital Kahoot Di SD Negeri 174550 Balige Netti Marini; Berlian Romanus Turnip; Resmi Resmi; Sinur Hutagaol; Krissi Wahyuni Saragih; Kania Sekar Farah Syifa; Fahira Balqis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/vdx1jc54

Abstract

Pendidikan sekolah dasar merupakan pendidikan dasar yang bertujuan meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri. Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar memiliki peranan yang sangat  penting dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam literasi membaca. Untuk memenuhi tuntutan abad 21, maka sangat diperlukan inovasi-inovasi dalam pembelajaran yang berfokus pada pendekatan yang berpada peserta didik, mengintegrasikan teknologi digital, dan mengembangkan keterampilan 4C ( Critical, Thinking, Creativity, Colaboration dan Communication. Hal ini sangan membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan literasi Bahasa dan literasi digitalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan kuis interaktif berbasis platform digital Kahoot dalam memperkuat literasi Bahasa Indonesia pada peserta didik di SD Negeri 174550 Balige. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas 4 SD Negeri 174550 Balige yang berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menghadiri kegiatan penguatan literasi Bahasa Indonesia melalui kuis interaktif berbasis platform digital di SD negeri 174550 balige berjumlah 15, yaitu keseluruhan siswa kelas 4 SD tersebut. Berdasarkan hasil yang diperoleh, jumlah total nilai kuis peserta didk adalah 1.294, nilai  rata-rata yang dipoeroleh adalah 86,26, adapun nilai tertinggi adalah 92 dan nilai terendah yang diperoleh adalah 75. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan Kahoot mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan. Peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi, lebih fokus dalam memahami materi bacaan, serta terlibat aktif dalam menjawab soal berbasis pemahaman teks. Selain itu, pemanfaatan Kahoot juga berkontribusi dalam meningkatkan literasi teknologi siswa melalui penggunaan perangkat digital secara positif dan terarah. Dengan demikian, kuis interaktif berbasis platform digital Kahoot dapat dijadikan sebagai  alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mendukung penguatan literasi Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP PERILAKU MORAL PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 1 PANEI KAB.SIMALUNGUN Krissi Wahyuni Saragih
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/nakycb69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dalam konteks pembentukan perilaku moral peserta didik. Kepercayaan diri merupakan salah satu unsur kepribadian yang memegang peranan penting bagi kehidupan manusia. Mendidik moral dan mental anak berarti mendidik anak untuk membiasakannya kepada perbuatan-perbuatan baik. Karena perbuatan baik atau buruk yang dilakukan anak merupakan ukuran standart moral dan mental. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan peneliti menggunakan angket tertutup, dan observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri 1 Panei Kab.Simalungun. Hasil penelitian menunjukkan: Terdapat ada hubungan dan berkaitan erat antara kepercayaan diri terhadap perilaku moral peserta didik SMP Negeri 1 Panei; Adapun perilaku moral yang dihasilkan dari adanya penanaman rasa kepercayaan diri dari guru kepada peserta didik dapat dilihat sebagai berikut: a. Tanggung jawab, mandiri, disiplin dapat dilihat dari kebiasaan menghargai, menghormati guru maupun orang lain. b. Jujur dapat dilihat melalui cara peserta didik dengan mengembalikan barang yang bukan milikinya. c.Peduli sosial dan lingkungan, dapat dilihat melalui sikap peserta didik yang saling tolong menolong, berinteraksi sosial dengan baik, memiliki sikap empati dan tidak egosentris. d.Kreatif, percaya diri dapat dilihat dari peserta didik yang mampu memberikan contoh yang baik kepada teman-temannya.
STRATEGI GURU DALAM PENANAMAN SIKAP TOLERANSI MELALUI PEMBELAJARAN DI SMK BINA GUNA TANAH JAWA KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Sariaman Gultom; Rony Andre Ch Naldo; Krissi Wahyuni Saragih; Christian D. Hermes; Boywan Zalukhu
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ajxrat63

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam menanamkan sikap toleransi pada siswa, untuk mengetahui bagaimana kendala guru dalam menanamkan sikap toleransi pada siswa, untuk mengetahui solusi dalam mengatasi kendala guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan conclusion atau verisifikasi data/menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa kendala guru dalam menanamkan sikap toleransi pada siswa yaitu pada saat kegiatan pendahuluan dan pada saat diskusi kurangnya alokasi waktu, masih ada sebagian kecil siswa yang tidak taat dengan peraturan yang telah di tetapkan. Begitu juga dengan kegiatan yang dilakukan diluar kelas siswa kadang menaati peraturan yang ada seperti tidak memakai dasi, topi, dan perlengkapan lainnya pada saat penaikan bendera merah putih setiap hari senin-Nya. Solusi untuk mengatasi kendala tersebut adalah menanamkan dan melakukan pendekatan-pendekatan bagi anak yang kurang mentaati peraturan sekolah, dan lebih menekankan pemahaman kepada anak tentang perbedaan. Strategi yang dilakukan untuk menanamkan toleransi adalah guru memberi pemahaman kepada siswa tentang materi toleransi, guru memberikan contoh menghormati dan menghargai sesama teman maupun beda angkatan tanpa memandang usia, agama, dan budaya, membina sikap gotong royong (kompak) dan hidup rukun serta damai baik didalam maupun luar kelas.
UPAYA MENANAMKAN NILAI NASIONALISME DAN PATRIOTISME UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DI KELAS VII SMP AL-WASHLIYAH 40 BAHAPAL KECAMATAN BANDAR HULUAN KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Krissi Wahyuni Saragih; Christian Daniel Hermes; Humala Sitinjak; Rosita Nainggolan; Icha Iga Agista
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/b4xjf697

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui upaya menanamkan nilai Nasionalisme dan Patriotisme untuk meningkatkan karakter siswa melalui pembelajaran di kelas VII Smp Swasta Al-Washliyah 40 Bahapal Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verisifikasi data/menarik kesimpulan. Upaya yang dilakukan guru dalam menanamkan nilai Nasionalisme dan Patriotisme untuk meningkatkan karakter siswa dimana pemikiran siswa yang sudah tidak memperdulikan lagi rasa heroik dan loyalitas kepada Negara dan kurangnya rasa peduli terhadap lingkungan sekolahnya, serta didikan orang tua yang mempengaruhi perilaku dan sikap siswa, siswa menganggap bahwa nilai-nilai yang terdapat dalam nasionalisme dan patriotisme sudah tidak zaman lagi untuk dibicarakan dan dilaksanakan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
PERANAN TATA TERTIB SEKOLAH SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN MORAL UNTUK DISIPLIN PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 13 PEMATANGSIANTAR T.P. 2021/2022 Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Jumpa Ukur; Krissi Wahyuni Saragih; Dewi Rabiah
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xkmt8j50

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tata tertib sekolah, bagaimana Peranan Tata Tertib sekolah terhadap kedisiplinan siswa, serta apakah Guru pendidikan pancasila berperan penting dalam mendidik moral dan menanamkan kedisplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan conclusion atau verisifikasi data/menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa Penerapan tata tertib menjadi poin aturan yang menertibkan siswa di sekolah. Sedangkan peran guru sebagai pengawas, guru mengawasi siswa untuk meyakinkan bahwa semua peraturan tata tertib sekolah dapat terlaksana dengan baik dan dipatuhi oleh siswa. Mengawasi semua kegiatan atau tindakan siswa terutama di lingkungan sekolah.
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBENTUK BUDI PEKERTI DAN ETIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 1 DOLOK MERAWAN Sariaman Gultom; Krissi Wahyuni Saragih; Imman Yusuf Sitinjak; Rizka Apriliani
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/8d4kec35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam membentuk budi pekerti dan etika peserta didik serta untuk mengetahui langkah dan strategi pembentukan karakter peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Dolok Merawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif, alat pengumpulan data dan analisis data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta angket yang dilakukan dengan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Dolok Merawan. Peran guru dalam membentuk budi pekerti peserta didik kelas yaitu guru bukan hanya pengajar, tetapi juga model perilaku dan teladan bagi siswa, guru juga bertanggung jawab untuk menyediakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pengembangan karakter positif, melalui pembelajaran yang menekankan pada diskusi, refleksi, dan pengalaman nyata. Beberapa langkah dan strategi pembentukan karakter peserta didik seperti diskusi dan refleksi, keteladanan pribadi, proyek kolaboratif, penghargaan dan pengakuan, pembelajaran kontekstual dan berbasis masalah. Sementara itu, strategi pembentukan karakter dilakukan dengan mengintegrasikan pembelajaran budi pekerti dan etika dalam kurikulum, memberikan contoh positif dari guru dan staff sekolah, mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang mempromosikan nilai-nilai seperti kepemimpinan dan kerjasama, serta memberikan ruang untuk refleksi diri dan diskusi tentang nilai-nilai yang diinginkan.