Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MANFAAT MORAL REASONING DALAM PENINGKATAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI KELAS XI TKJ TRISAKTI PEMATANGSIANTAR TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Krissi Wahyuni Saragih; Imman Yusuf Sitinjak; Christian Daniel Hermes; Netty Elvan Safitri Simbolon
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/z1w7ae30

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat moral reasoning dalam peningkatan karakter peserta didik melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di kelas XI TKJ TRISAKTI Pematangsiantar serta untuk mengetahui upaya penerapan moral reasoning terhadap materi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada peserta didik di kelas XI TKJ TRISAKTI Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif, alat pengumpulan data dan analisis data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta angket yang dilakukan dengan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) TRISAKTI Pematangsiantar. Pembelajaran moral reasoning dalam penigkatan karakter di kelas XI TKJ TRISAKTI sangat penting bagi peserta didik dan sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik. oleh karena itu, penggunaan metode pembelajaran moral reasoning dapat menjadi alternatif yang tepat untuk membantu meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran peserta didik, serta membantu membangun karakter peserta didik yang bermoral dan beretika. Penerapan moral reasoning dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai pendidikan nilai-moral bertujuan untuk membentuk kepribadian siswa agar memiliki jati diri dan penerapan pembelajaran moral reasoning untuk membentuk Moralitas dan Karakter Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran. Tujuannya membentuk moralitas dan karakter siswa.
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KENAKALAN PESERTA DIDIK DI MADRASAH TSANAWIAH MESRA PEMATANGSIANTAR TP. 2023/2024 Krissi wahyuni Saragih; Sariaman Gultom; Hadijah Hasibuan
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/y4nxkb23

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi yang di gunakan guru Madrasah Tsanawiah Mesra dalam mengatasi kenakalan peserta didik. Yang menjadi latar belakang dari penelitian ini karna pada saat melakukan observasi ke Madrasah Tsanawiah Mesra, peneliti menemukan peserta didik yang melakukan kenakalan mulai dari terlambat, rebut dalam kelas,keluar jam kelas tanpa alasan, berkata bohong, berkata kasar (kotor) ,berkelahi. Dalam lembaga pendidikan terdapat peserta didik yang menjadi generasi dari bangsa ini. Peserta didik dalam rentang usia adalah seorang anak yang dalam perkembangannya dari masa anak-anak hingga remaja. Dalam hitungan rata-rata peserta didik dapat di golongkan sebagai orang yang belum dewasa, ia membutuhkan pengajaran, pelatihan, dan bimbingan orang dewasa untuk mengantarkan menuju kedewasaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil penelitian dari sebuah skripsi yang berjudul Strategi Guru Dalam Mengatasi Kenakalan Peserta Didik di Madrasah Tsanawiah Mesra Pematangsiantar Tahun Pelajaran 2023/2024. Oleh karna itulah di perlukan strategi guru dalam mengatasi kenakalan peserta didik agar membentuk kepribadian peserta didik yang beriman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia,sehat, berilmu, kreatif, mandiri dan menjadi waega negara yang demokratis serta tanggung jawab. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Apakah faktor dan bentuk yang menyebabkan terjadinya kenakalan peserta didik di Madrasah Tsanawiah Mesra Pematangsiantar tahun pelajaran 2023/2024? ( 2) Apakah strategi yang di gunakan guru dalam mengatasi kenakalan peserta didik di Madrasah Tsanawiah Mesra Pematangsiantar tahun pelajaran 2023/2024? Yang menjadi responden dalam penelitian ini yaitu wawancara 1 guru wali kelas dan 20 guru yang mengajar di Madrasah Tsanawiah Mesra Pematangsiantar dengan metode angket.
POLARISASI POLITIK DALAM ERA MEDIA SOSIAL: KAJIAN BIBLIOMETRIK ETIKA KOMUNIKASI POLITIK DAN RELEVANSI SIYASAH SYAR’IYYAH Aris Suhendar; Krissi Wahyuni Saragih; Ahmad Bakri; Nurul Hikmah
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/c2ycyq62

Abstract

Penelitian ini mengkaji polarisasi politik dalam era media sosial melalui pendekatan bibliometrik serta menelaah relevansi prinsip Siyasah Syar’iyyah dalam etika komunikasi politik. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya peran media sosial dalam memperkuat echo chamber, filter bubble, misinformasi, dan disinformasi politik yang memperdalam perpecahan sosial. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan dukungan aplikasi Publish or Perish dan analisis visual bibliometrik menggunakan VOSviewer terhadap literatur periode 2015–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema dominan dalam literatur global berpusat pada media sosial, fake news, political disinformation, algorithm, dan participation. Namun, integrasi nilai-nilai etika komunikasi Islam, khususnya Siyasah Syar’iyyah, masih sangat terbatas dalam diskursus akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa prinsip keadilan, kejujuran, musyawarah, persatuan, dan tabayyun memiliki relevansi kuat sebagai landasan normatif untuk membangun komunikasi politik digital yang lebih etis, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama