Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN SEI SIKAMBING-D MEDAN PETISAH Panjaitan, Doli Tua Mulia Raja; Mungkur, Febri Kristina; Laia, Putri Diari
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 9 No 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi suatu kebijakan (BLT) bantuan langsung tunai, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kelurahan Sei Sikambing D, dan Faktor yang menghambat dalam penyaluran dan pecairan bantuan langsung tunai (BLT) untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat di Kelurahan Sei Sikambing-D. Pada penelitian ini melakukan pendekatan dengan menggunakan suatu metode penelitian yang bersifat dekriptif (kualitatif). Pada penelitian ini mengumpulkan data dengan cara melakukan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah ada 10 (sepuluh) orang yang menjadi sumber informan dan siap memberikan data tanpa paksaan. Hasil penelitian dari implementasi suatu kebijakan (BLT) bantuan langsung tunai, untuk meningkatkan kemakmuran atau kesejahteraan bagi masyarakat di kelurahan Sei Sikambing D menunjukkan bahwa Pertama dilihat dari indikator Komunikasi masih belum berjalan optimal. Kedua indikator sumber daya sudah cukup baik. Sementara dari ketersediaan sarana dan prasarana pendukung sejauh ini sudah dipastikan memadai. Ketiga indikator disposisi telah dijalankan sebaik mungkin, jujur dan sama seperti dengan nominal yang telah di tentukan. Dan yang Keempat indikator struktur birokrasi sangat cukup baik dan telah terlaksana dengan terbuka dan jujur, disiplin dan bertanggung jawab. Selanjutnya berdasarkan hasil dari penelitian Kebijakan (BLT) Bantuan Langsung Tunai di Kelurahan Sei Sikambing D membawa dampak yang positif untuk kesejahteraan masyarakat. Masyarakat merasa terbantu berkat kehadiran program ini karna merasa dapat meringankan beban ekonomi mereka. Faktor penghambat dalam penyaluran BLT untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Sei Sikambing Medan yaitu: Pertama Keterbatasan Anggaran. Kedua Transparansi Dalam Penetapan Penerima BLT. Ketiga Keterlambatan dalam penyaluran dana.
The Implementation Of Digital Marketing Communication In Improving Products And Social C ommunity Of Dosroha Farmer Group Simbolon, Besti Rohana; Simamora, Prietsawenny Riris T.; Panjaitan, Doli Tua Mulia Raja; Telaumbanua, Yogi Alfines; Waruwu, Sopannius
Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat : Edisi Februari 2025
Publisher : LPPM Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51622/pengabdian.v6i1.2596

Abstract

PKM with the title Application of Digital Marketing Communication in Improving Products and Social Community of Poktan Dosroha, delivered to farmers with low educational background, based on the number of those who did not attend school up to junior high school. Empowerment gived to them so that farmers understand digital marketing communication to introduce farmer groups and their products. Training is given to farmers aged 45 years and under on social community and utilization of social media. Second, Marketing Communication Training and the use of digital technology and website management for farmers aged 17-45 years so that they are able to utilize digital technology in terms of marketing agricultural production and utilizing land as little as possible for maximum production. Training on editing images, posters, videos through Adobe, Canva, Capcut applications for social media, as well as how to create advertisements and video advertisements. Application of Technology is creating social media accounts on TikTok and FB; creating videos with Adobe, Canva, Illustrator and Capcut applications; creating photos and advertisements for agricultural production so that they can be marketed. Some farmers have started making them on their personal TikTok, while farmer group videos are made on the TikTok of Poktan Dosroha. The service was welcomed by the village head and the head of the Dosroha farmer group and was also published on the Dosroha farmer group website which has been published. Kata Kunci: Communication; Marketing; Dosroha Farmer Group; Pagarjati
PERAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Study Di Kelurahan Sei Putih Timur II Kecamatan Medan Petisah) Soetarto, Soetarto; Panjaitan, Doli Tua Mulia Raja; Tambunan, Yosefan Elgisma
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 1 (2024): FEBUARI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i1.4135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kelurahan Sei Putih Timur II Kecamatan Medan Petisah. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian lokal dan dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Informan penelitian ini terdiri dari pelaku UMKM, kelurahan, dan masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa UMKM memiliki dampak yang positif terhadap kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Sei Putih Timur II Kecamatan Medan Petisah. Bahwa keberadaan UMKM dapat membuka peluang pekerjaan bagi penduduk setempat, mengurangi tingkat pengganguran, dan membangun masyarakat lebih produktif, berdaya saing dan mandiri. Namun, hasil penelitian ini juga terdapat faktor penghambat UMKM meliputi keterbatasan akses modal, jaringan usaha, dan persaingan yang ketat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik lagi tentang peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam meningkatkan kesejahteraan di Kelurahan Sei Putih Timur II Kecamatan Medan Petisah.
EFEKTIVITAS PERAN BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN PEREKONOMIAN KOTA MEDAN Gulo, Yulesman; Panjaitan, Doli Tua Mulia Raja; Karo-Karo, Rehmuli
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 9 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas peran BAPPEDA dalam meningkatkan pembangunan perekonomian kota Medan dan faktor pendukung peningkatan perekonomian Kota Medan serta faktor penghambatnya. Pendektan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitaif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung peningkatan perekonomian kota Medan tidak lepas dari tiga indikator yaitu masukan, keluaran dan hasil. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterlambatan pemasukan, sumber daya manusia yang tidak memadai dan investor yang rendah.
STRATEGI BPD DALAM PENGAWASAN KINERJA PEMERINTAHAN DESA DI DESA LOLOMAYA KECAMATAN OOU KABUPATEN NIAS SELATAN Laia, Teguh Irwandi; Panjaitan, Doli Tua Mulia Raja; Sirait, Dewi Ernawati
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 9 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi BPD dalam pengawasan kinerja pemerintahan desa di desa Lolomaya Kecamatan Oou Kabupaten Nias Selatan. Dan untuk mengetahui faktor penghambat strategi BPD dalam pengawasan kinerja pemerintahan desa di desa Lolomaya Kecamatan Oou Kabupaten Nias Selatan. Penelitan ini menggunakan pendekatan kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Dari analisis terhadap strategi pengawasan yang diterapkan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Lolomaya, dapat disimpulkan bahwa pendekatan inklusif dan transparan telah membawa dampak positif yang signifikan bagi kualitas dan akuntabilitas pemerintahan desa. Melalui partisipasi aktif masyarakat, publikasi laporan secara berkala, serta kolaborasi erat antara perangkat desa dan BPD, Desa Lolomaya mampu memastikan bahwa setiap keputusan dan tindakan pemerintahan didasarkan pada konsultasi yang luas dan mendalam dengan warga. Adanya pengawasan yang ketat juga telah meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan proyek pembangunan dan pengelolaan dana desa, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Keterbatasan sumber daya manusia dan keuangan menjadi hambatan utama bagi BPD Desa Lolomaya dalam menjalankan pengawasan efektif terhadap kinerja pemerintahan desa. Kurangnya anggota dengan keterampilan spesifik seperti keuangan, serta dana yang terbatas untuk inspeksi lapangan dan pengembangan teknologi, menjadi tantangan serius yang perlu diatasi untuk meningkatkan efisiensi pengawasan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DESA HILIMBOWO DALAM MENINGKATKAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA HILIMBOWO KECAMATAN ULUGAWO Zai, Amualago; Panjaitan, Doli Tua Mulia Raja Panjaitan Tua Mulia Raja; Lingga, Luksiana Maria
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 9 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyoroti bagaimana kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah Desa Hilimbowo dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi di Desa Hilimbowo, Kecamatan Ulugawo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima program pemerintah Desa Hilimbowo yang bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dari lima program tersebut, dua program pemberdayaan yaitu ekonomi di bidang usaha kreatif dan pengelolaan hasil pertanian, berhasil dilaksanakan dengan baik. Namun tiga program lainnya yaitu pemberdayaan ekonomi di bidang pertanian organik, usaha peternakan, dan pariwisata desa, masih belum optimal. Hal ini disebabkan oleh faktor internal, seperti kurangnya perhatian dari pemerintah desa, serta faktor eksternal, seperti keterbatasan anggaran untuk mendukung masyarakat desa.
UPAYA PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA PERANGKAT DESA DALAM MEMBANGUN TATA KELOLA DESA YANG MAJU DI DESA HILIWALO’O 1 KECAMATAN MANDREHE KABUPATEN NIAS BARAT Gulo, Justice Puspa Crystin; Panjaitan, Doli Tua Mulia Raja; pasi, Tuti dama Yanti tresia
JURNAL GOVERNANCE OPINION Vol 9 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya peningkatan sumber daya manusia perangkat desa dalam membangun tata kelola desa yang maju didesa Hiliwalo’o 1 dan untuk mengetahui faktor penghambat dalam Upaya peningkatan sumber daya manusia perangkat desa dalam membangun tata kelola desa yang maju didesa Hiliwalo’o 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskripsi kualitatif, yang menggunakan teknik pengumpulan data dengan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Teknik Analisis data menggunakan teori Prof Sugiono yaitu, mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukan masih kurangnya transparansi, akuntabilitas, responbilitas, interpedensi, dan fairness pemerintah desa Hiliwalo’o 1 dengan masyarakat desa Hiliwalo’o 1. Hal ini ditunujukan dari hasil wawancara dan observasi banyaknya responden berpendapat bahwa peningkatan SDM perangkat desa dan tata kelola desa masih belum optimal.
Government Communication Model in Strengthening Village Institutions in Bertah Village, North Sumatra Simbolon, Besti Rohana; Panjaitan, Doli Tua Mulia Raja; Pardede, Piki Darma Kristian
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 2 (2022): December 2022 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v7i2.701

Abstract

Based on Government Regulation Number 8 of 2016 concerning the Second Amendment to Government Regulation Number 60 of 2014 concerning Village Funds from the State Budget (APBN), village funds must be managed in an orderly, obedient, efficient, economical, effective, transparent and responsible manner by paying attention to the sense of justice and propriety and prioritizing the interests of the local community. Therefore, it is important to strengthen village institutions and village officials, so that they are qualified and empowered to carry out development. Indonesia has a total of 83,820 villages which need to be assisted so that the disbursed village funds are not wasted. This study uses a qualitative grounded theory approach by observing, interviewing 30 informants and analyzing village documents. The results of the study found that the human resource factor of the village head as a communicator, was more trusted by village institutions and the community because of his open, democratic communication style, willingness to accept suggestions/opinions and  empathy  according to the equalitarian style and the relinquishing  style of communication. The government communication model in strengthening village institutions is a mentoring model where communication starts from regency and district. However, the strengthening has not been seen optimally because of the high dependence of village institutions and village officials on village heads and village assistants so that they are less independent. The use of messages is more face-to-face, using messages and WhatsApp with information functions that are more persuasive and educative.