Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Psychological Impact of Nurses Handling Covid-19 Patients Syukma Rhamadani Faizal Nur; Iwan Samsugito; Augresia Ines Christiani
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 5, No 1 (2022): JKPBK Juni 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v5i1.7453

Abstract

Sejak ditetapkan sebagai pandemi global, infeksi coronavirus-2019 (Covid-19) terjadi pertama kali di kota Wuhan, China. Pemerintah Indonesia pada awal bulan Maret 2020 telah menyatakan bahwa virus Covid-19 telah memasuki wilayah di Indonesia. Sebagai salah satu petugas kesehatan, perawat memiliki risiko yang cukup tinggi terinfeksi Covid-19 dikarenakan perawat lebih banyak melakukan kontak langsung selama 24 jam terhadap pasien. Dengan mengetahui terdapatnya risiko tertular oleh Covid-19, maka timbulah ketakutan perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dampak psikologis perawat yang menangani pasien Covid-19.Metode penelitian berupa studi literatur dengan berbagai referensi, seperti jurnal penelitian, review jurnal, buku serta data-data yang berkaitan dengan dampak psikologis, perawat dan Covid-19 yang diterbitkan pada tahun 2011-2021. Pencarian literatur ini menggunakan mesin pencari google di internet dengan kata kunci: dampak psikologis, perawat pasien Covid-19. Database yang diambil dari artikel yang publikasikan melalui google schoolar, science direct dan proquest.Kesimpulan dari penelitian ini ialah dari beberapa dampak psikologis yang dialami perawat berdasarkan penelitian yang ada, diantaranya kecemasan dan depresi yang merupakan dampak psikologis yang lebih dominan dialami oleh perawat yang melakukan perawatan pada pasien Covid-19. Serta dipengaruhi oleh berbagai penyebab seperti penyebaran dan penularan Covid-19 dan keparahan terhadap gejala-gejala yang ditimbulkan
Hipnoterapi Sebagai Pilihan Utama Manajemen Nyeri Pada Intraoperatif Sirkumsisi Iwan Samsugito; Mayusef Sukmana; Muhammad Aminuddin; Sholichin Sholichin; Ediyar Miharja; Dwi Nopriyanto; Syukma Rhamadani Faizal Nur; Bahtiar Bahtiar; Iskandar Muda; Siti Rahmadhani; Isma Zul Abdillah Jaya; Enda Maimia Taesa Allison; Siti Riyani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4647

Abstract

ABSTRAK Masalah yang terjadi pada sirkumsisi adalah nyeri akibat penyuntikan. Jika nyeri dapat dihilangkan proses sirkumsisi akan berjalan dengan lancar. Pilihan utama terapi komplementer dalam mengatasi nyeri intraoperatif adalah hipnoterapi. Tujuan pengabdian masyarakat adalah menghilangkan nyeri saat penyuntikan anestesi sehingga anak anak yang dilakukan sirkumsisi merasa nyaman dan senang. Metode yang dijalankan meliputi: protocol kesehatan, penjelasan hipnoterapi, melakukan hipnoterapi, evaluasi hipnoterapi dan pelaksanaan penyuntikan untuk sirkumsisi. Hasil yang didapat rata-rata anak-anak mengatakan tidak merasakan nyeri saat disuntik, orang tua senang melihat anaknya berani disuntik. Pengabdian masyarakat tentang penerapan hipnosis saat intraoperative sirkumsisi mampu menghilangkan nyeri saat penyuntikan obat anestesi. Diharapkan hipnosis dapat diterapkan saat pelaksanaan sirkumsisi. Kata Kunci: Sirskumsisi, Khitan, Sunat, Hipnoterapi  ABSTRACT The problem that occurs in circumcision is pain due to injection. If the pain can be eliminated the circumcision process will run smoothly. The main choice of complementary therapy in dealing with intraoperative pain is hypnotherapy. The purpose of community service is to relieve pain when injecting anesthesia so that children undergoing circumcision feel comfortable and happy. The methods used include health protocols, explanation of hypnotherapy, performing hypnotherapy, evaluation of hypnotherapy, and administering injections for circumcision. The results obtained on average said that children did not feel pain when injected, parents were happy to see their children dared to be injected. Community service about the application of hypnosis during intraoperative circumcision is able to relieve pain during injection of anesthetic drugs. It is hoped that hypnosis can be applied during circumcision Keyword: Circumcision, Khitan, Sunat, Hypnotherapy
Penerapan Terapi Murottal Terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Akhir Saat Penyusunan KTI Di Prodi D III Keperawatan Universitas Mulawarman Samarinda Syukma Rhamadani Faizal Nur; Iwan Samsugito; Ediyar Miharja; Ahidna Nur Abdul Azis
Journal of Nursing Innovation Vol 2 No 2 (2023): JULI 2023
Publisher : Infermia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Stres merupakan reaksi seseorang baik secara fisik maupun emosional (Mental/Psikis) yang mengharuskan seseorang menyesuaikan diri.  Sebagian besar mahasiswa mengalami masalah dalam pembuatan tugas akhir yang dapat menyebabkan stress. Tujuan: mengetahui gambaran penerapan terapi murottal terhadap penurunan tingkat stres mahasiswa akhir dalam penyusunan karya tulis ilmiah. Metode: menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus kepada 13 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebelum terapi murottal terdapat 4 responden dengan tingkat stress ringan sebelum terapi murottal dan menjadi normal (nilai DASS-42 ≤ 14)  setelah diterapi. 5 responden dengan tingkat stress sedang menjadi normal. 2 responden dengan tingkat stress sedang menjadi ringan, dan 2 responden dengan tingkat stress berat menjadi tingkat stress ringan. Kesimpulan: penurunan skor DASS 42 setelah diberikan intervensi terapi murottal pada mahasiswa akhir yang sedang menyusun KTI di Prodi DIII Keperawatan Universitas Mulawarman Samarinda. Terapi murottal dilakukan dengan baik dan sesuai dengan prosedur terhadap stress mahasiswa sehingga dapat menurunkan tingkat stress yang dirasakan.
Hubungan Karateristik Mahasiswa Terhadap Kemampuan Empati Mahasiswa Keperawatan: Studi Cross Sectional Dwi Nopriyanto; Dea Tri Regina; Bahtiar Bahtiar; Syukma Rhamadani Faizal Nur; Erwan Ahmad; Iwan Samsugito; Dewi Kusumaningsih
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.17729

Abstract

ABSTRACT Empathy plays an important role in interpersonal relationships and improves communication skills. Empathy plays an important role in providing quality care, and it is important for nursing students and the nursing profession to develop. Nursing students not only need to acquire technical skills but also have interpersonal skills. This study aims to determine the relationship between student characteristics and nursing students' empathy abilities. The research design is descriptive analytical with a Cross-Sectional approach. This study involved students of the Diploma of Nursing study program, Faculty of Medicine, Mulawarman University, semesters 2, 4, and 6 totaling 189 students using a total sampling technique. Bivariate analysis using the Chi-Square test with SPSS version 25. The results of the study explained that the majority of students had good empathy skills (61.9%), and there was no significant relationship between student characteristics such as gender, age, semester, reasons for choosing to study nursing and close friends with students' empathy skills. But parents' jobs have a significant relationship with students' empathy skills (p 0.05). The conclusion is that the findings show that nursing students have good empathy skills, but need further improvement. These results make nursing educators pay more attention to the development of empathy skills of nursing students, increasing the level of empathy is useful in improving health care standards. Keywords: Characteristics, Empathy Ability, Nursing Students  ABSTRAK Empati memiliki peran penting dalam hubungan interpersonal serta meningkatkan kemampuan komunikasi. Empati memainkan peran penting dalam memberikan perawatan berkualitas,  dan penting bagi mahasiswa keperawatan dan profesi keperawatan untuk dikembangkan. Mahasiswa keperawatan bukan hanya perlu memperoleh keterampilan secara teknis tetapi juga memiliki ketrampilan hubungan antar manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karateristik mahasiswa terhadap kemampuan empati mahasiswa keperawatan. Desaian penelitian adalah diskriptif analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Penelitian ini melibatkan mahasiswa prodi D3 Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman semester 2, 4, dan 6 berjumlah 189 mahasiswa dengan menggunakan teknik total sampling. Analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian dijelaskan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki kemampuan empati baik (61.9%), dan tidak ada hubungan yang signifikan antara karateristik mahasiswa seperti jenis kelamin, usia, semester, alasan memilih kuliah keperawatan dan teman dekat dengan kemampuan empati mahasiswa. Tetapi pekerjaan orang tua memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan empati mahasiswa (p0.05). Kesimpulan mendapatkan temuan menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan mempunyai kemampuan empati yang baik, tetapi perlu peningkatan lebih lanjut. Hasil ini membuat pendidik keperawatan lebih memperhatikan pengembangan kemampuan empati mahasiswa keperawatan, meningkatkan tingkat empati bermanfaat dalam meningkatkan standar perawatan kesehatan. Kata Kunci: Karateristik, Kemampuan Empatik, Mahasiswa Keperawatan