Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Planning Strategy on Natural and Cultural Tourist Attraction in Wana Village, East Lampung Regency Desmala Sari; Evi Novianti; Aulia Iskandarsyah
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.5021

Abstract

Wana Village has a great deal of tourist attraction potential, including natural, cultural, historical, and culinary tourism and unique social life that includes more than one hundred classic traditional home architectures in the form of stilt houses typical of the Lampung tribe. In addition, there are ancient ceremonial customs, including the Melinting dance, which the village population frequently performs at various periods. In addition to ceremonies and arts, there are also traditional clothing and culinary specialties of Lampung Melinting that have attractiveness and cultural uniqueness that is still well maintained by the community so that they are still rich with the cultural values of the indigenous people of the Lampung tribe, making it a highly prospective area for tourist attraction development.This study seeks to identify the existing tourist attraction development strategies that enhance the growth of Wana's tourist attractions. This study employs a descriptive qualitative approach coupled with a SWOT analysis. The research site is in the East Lampung district village of Wana. The research findings indicate the significance of tourist attraction planning techniques that emphasize the planning of tourist attractions, accessibility, accommodation, amenities, and infrastructure supporting tourism activities..
PENDAMPINGAN UMKM KAHUT SIGERBORI DALAM MENINGKATKAN PEMASARANNYA SECARA GLOBAL Suryani, Nelly; Surya Prasetya Trihatmaja; Desmala Sari; Tina Nurzachra; Alexander Sembiring; Retno Wahyudi
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v7i10.5268

Abstract

Abstrak Untuk meningkatkan diversifikasi produk olahan dan nilai ekonomis Dedaunan segar dapat dilakukan dengan memberikan pengetahuan tambahan kepada masyarakat, ibu-ibu Rumah Tangga, dan usaha kecil menengah yang terkait tentang teknologi pengolahan dedaunan menjadi produk Ecoprint, produk yang dihasilkan Kahut Sigerbori seperti Souvenir, tas, Baju, Jilbab, Syal dan lain sebagainya. Sasaran dari kegiatan ini adalah owner produk Ecoprint Kahut Sigerbori beserta karyawannya dan masyarakat, tujuan dari kegiatan ini yaitu meningkatkan jumlah pemasaran Kahut Sigerbori secara global, metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Wawancara Owner Produk Ecoprint Kahut Sigerbori, observasi pembuatan produk Ecoprint, simpulan dari kegiatan ini adalah Kahut Sigerbori saat ini sudah berhasil menembus pasar internasional yakni ke negara Belanda, namun karena jumlahnya masih terbatas, sehingga diperlukan peningkatan untuk masa yang akan datang. Kata Kunci: Pendampingan UMKM, Kahut Sigerbori, Pemasaran Global.
Pelatihan Penyelenggaraan Event sebagai Promosi Destinasi Desa Wisata Pantai Minang Rua Lampung Selatan Damara Saputra Siregar; Ani Novita Sari; Gita Hilmi Prakoso; Helidatasa Utami; Desmala Sari; Nelly Suryani; Tina Nurzachra Latifah Rizky Liana; Riyan Maruli
Jurnal Pelayanan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember:Jurnal Pelayanan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/jpm.v2i4.2605

Abstract

Minang Rua Beach in South Lampung possesses significant tourism potential that has not been optimally utilized, primarily due to the lack of creative promotional events and limited community skills in event management. This community service aimed to enhance the capacity of the local Tourism Awareness Group (Pokdarwis) and youth in designing, managing, and promoting tourism events effectively. The method employed was a participatory training approach that included lectures, discussions, and hands-on practice covering creative event design, logistics management, budgeting (RAB), and digital promotion strategies. The training activities were met with high enthusiasm and active participation from the community members. The participants gained new, practical knowledge and skills in event planning and promotion, as demonstrated by their active engagement during interactive sessions and simulations. The improved capacity of the local community is expected to foster the independent and sustainable organization of creative events, thereby enhancing the destination's attractiveness and increasing tourist visits. Event Training, Tourism Promotion, Community Empowerment, Tourism Village, Minang Rua Beach.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMANDU ACARA DAN KUALITAS PENGAJARAN MELALUI PELATIHAN PUBLIC SPEAKING BAGI DOSEN (Tantangan dan Efektivitas Implementasi Program) Damara Saputra Siregar; Desmala Sari; Tina Nurzachra Latifah Rizki Liana; Helidatasa Utami
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6447

Abstract

Kemampuan berbicara di depan umum merupakan kompetensi penting bagi dosen, karena mendukung kualitas pengajaran dan kemampuan mereka dalam memimpin kegiatan akademik dan institusional. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum para dosen guna meningkatkan kualitas pengajaran dan profesionalisme dalam komunikasi akademik. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan pelatihan partisipatif selama dua hari, yang menggabungkan kuliah, diskusi, praktik langsung, dan simulasi. Peserta terdiri dari 34 dosen dari empat lembaga pendidikan tinggi di Lampung, yaitu Politeknik Negeri Lampung, Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), dan UIN Raden Intan Lampung. Materi pelatihan mencakup kepercayaan diri, teknik vokal, artikulasi, gerak tubuh, intonasi, komunikasi persuasif, bercerita, dan manajemen panggung. Efektivitas program dievaluasi menggunakan tes pra dan pasca, observasi langsung, dan kuesioner kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang teknik berbicara di depan umum, dengan 19 dari 30 peserta (63,3%) mengalami peningkatan skor tes pasca. Hasil kuesioner menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi terkait relevansi materi, kualitas penyaji, dan fasilitas pendukung. Observasi selama sesi latihan juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, kontrol vokal yang lebih baik, dan keterlibatan audiens yang lebih efektif. Program pelatihan ini secara efektif meningkatkan kompetensi berbicara di depan umum para dosen dan mendukung pengembangan keterampilan komunikasi profesional dalam pengajaran dan acara akademik. Durasi pelatihan yang terbatas dan variasi tingkat keterampilan awal peserta membatasi kedalaman penyampaian materi dan praktik individual. Program ini berkontribusi untuk memperkuat profesionalisme dosen, meningkatkan kualitas pengajaran, dan mendorong kolaborasi antar universitas melalui pelatihan berbicara di depan umum yang terstruktur.