Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Calcium Phosphate Cement Composed of Hydroxyapatite Modified Silica and Polyeugenol as a Bone Filler Material Tri Windarti; Nor Basid Adiwibawa Prasetya; Ngadiwiyana Ngadiwiyana; Limpat Nulandaya
Indonesian Journal of Chemistry Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.80298

Abstract

A composite of hydroxyapatite modified silica (HASiO2) and 10% (w/w) polyeugenol (PE) was synthesized to produce a calcium phosphate cement with antibacterial activity. The compatibility of the composite (HASiO2_PE) with bone filler requirements was determined due to its crystal, surface, antibacterial, and cytocompatibility properties. The results showed that compositing HASiO2 and PE did not affect HA's chemical dan crystal properties. The presence of PE changed HASiO2 morphology to be coarser and denser than before composited. PE tends to agglomerate but does not affect the hydrophilicity of HASiO2. The presence of PE increased the surface area and total pore volume but lowered the average pore size. Different from pure PE, the composite of HASiO2_PE that contains of 10% PE has higher antibacterial activity toward Escherichia coli than Staphylococcus aureus. The composite is biocompatible because the cytotoxicity test toward pre-osteoblast cells resulted in an IC50 of 2092 μg/mL. Thus, due to its chemical, surface, antibacterial, and cytocompatibility properties, the HASiO2_PE composite can be recommended as a bone filler material.
KATA SERAPAN BAHASA ARAB DALAM BAHASA JAWA BIDANG AGAMA PADA KAMUS BAOESASTRA KARYA W.J.S POERWADARMINTA Tri Windarti; Retno Purnama Irawati; Muchlisin Nawawi
Lisanul Arab: Journal of Arabic Learning and Teaching Vol 12 No 2 (2023): Lisanul Arab
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/la.v12i2.75756

Abstract

The community uses Arabic absorption vocabulary in Javanese, which has a different meaning from the original word, especially in the field of religion. Analysis of Arabic absorption words that have changed meaning, especially in the field of religion, in the Baoesastra Dictionary by W.J.S Poerwadar Minta is the focus of the problem in this article. The problems studied in this article are (1) the types of Arabic vocabulary absorption in the field of religion which are absorbed into Javanese, (2) changes in the meaning of Arabic vocabulary in the field of religion which are absorbed into Javanese, and (3) changes in the types of Arabic absorption words into Javanese in the field of religion. This qualitative descriptive research was conducted in four stages: data collection and data checking, data reduction, data presentation and conclusions. The results showed that there were three types of absorption processes, namely adoption (as many as 51 vocabularies), adaptation (as many as 171 vocabularies) and adaptation adoption (as many as 47 vocabularies). There are five changes in meaning, namely changes in meaning narrowing (as many as 62 vocabularies), changes in meaning expanding (as many as 34 vocabularies), changes in total meaning (as many as 60 vocabularies), changes in meaning smooth (as many as 14 vocabularies), changes in meaning coarse (as many as 5 vocabularies). There are three types of borrowed meanings, namely full loanwords (86 words), partial loanwords (63 words), shift loanwords (26 words).
Sintesis CeO2 Dengan Metode Green Synthesis: Studi Sifat Fluoresen Windarti, Tri; Dewi, Anita Listiyani; Bulan, Cahaya Ratu Indra; Pramesti, Regita
Greensphere: Journal of Environmental Chemistry Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Issue 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gjec.2022.16813

Abstract

Penelitian tentang sintesis Serium oksida (CeO2) menggunakan metode green synthesis telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis Ce(NO3)3·6H2O sebagai prekusor serium dan ekstrak teh hijau sebagai bioreduktor menggunakan green synthesis. Penelitian dilakukan dengan variasi perbandingan volume larutan Ce(NO3)3·6H2O 0,05 M dan ekstrak teh hijau, untuk mengetahui pengaruhnya terhadap sifat fluoresen CeO2 yang dihasilkan. Hasilnya dianalisis dengan ATR-FTIR dan spektroskopi fluorensen. Berat produk sintesis meningkat dengan naiknya konsentrasi ion Ce3+ dalam prekursor. Kemurnian CeO2 diketahui dari munculnya gugus-gugus pada spektra ATR-FTIR yang spesik dengan flavonoid. Semakin tinggi kadar ion Ce3+ yang digunakan, semakin murni CeO2 yang dihasilkan. Semua sampel CeO2 mengabsorpsi gelombang elektromagnetik pada λ= 250 nm dan menghasilkan fluoresensi pada λ= 497 nm. Semakin murni CeO2, maka semakin tinggi intensitas emisi fluorosensinya. 
Sintesis dan Karakterisasi Hidroksiapatit dengan Metode Sol-Gel Sebagai Bahan Dasar Adsorben Windarti, Tri; Setiadi, Amalia Salsabila; Fibriani, Fadila; Azis, Ibrahim Mul Abdul; Putri, Syaira Adelia
Greensphere: Journal of Environmental Chemistry Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Issue 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gjec.2023.21071

Abstract

Adsorben berbasis hidroksiapatit (HA, Ca10(PO4)6(OH)2) mulai dikembangkan, khususnya untuk menyerap logam berat karena strukturnya memungkinkan terjadinya pertukaran ion. Pada penelitian ini HA disintesis dengan metode sol-gel menggunakan Ca(NO3).4H2O dan KH2PO4 sebagai prekursor kalsium dan fosfat. Karakterisasi dengan FTIR menunjukkan adanya puncak-puncak vibrasi yang spesifik gugus fosfat (PO43-) dan hidroksil (-OH) milik HA. Difaktogram XRD menunjukkan hasil sintesis merupakan HA murni dengan kristalinitas tinggi. Analisi morfologi dengan SEM memperlihatkan partikel HA memiliki bentuk tidak beraturan dan ukurannya beragam (<1 μm sampai >10 μm). Ruang antar partikel yang luas menyebabkan HA memiliki peluang untuk digunakan sebagai adsorben. 
Modifikasi Kitosan melalui Reaksi Taut Silang Tripolifosfat pada Variasi Waktu Sonikasi Windarti, Tri; Marspianko, Fonisyah; Hanifah, Ulya; Elesta, Prisca Putri
Greensphere: Journal of Environmental Chemistry Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Issue 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gjec.2024.22736

Abstract

 Kitosan memiliki struktur kimia yang memungkinkan untuk dikembangkan sebagai material untuk remediasi lingkungan. Peningkatan sifat kitosan dapat dilakukan dengan modifikasi struktur menggunakan crosslinker tripolifosfat (TPP). Ikatan hidrogen intra dan inter molekul pada polimer kitosan, menghalangi difusi ion tripolifosfat sehingga menghambat reaksi taut silang. Tujuan penelitian untuk memodifikasi kitosan dengan agen penaut silang TPP pada perlakuan variasi waktu sonifikasi dan mengkarakterisasinya. Pada penelitian ini reaksi taut silang kitosan dan TPP dilakukan dengan metode sonikasi pada variasi waktu 10-25 menit. Lamanya proses sonikasi berpengaruh terhadap reaksi crosslinking TPP pada struktur kitosan. Pada variasi waktu  10 - 25 menit, berat produk fluktuatif terhadap waktu sonikasi, yang mengindikasikan adanya perbedaan jumlah air yang terjerap. Berat maksimal diperoleh pada sonikasi selama 20 menit. Hasil analisis dengan FTIR menunjukkan perbandingan transmitansi puncak OH/NH sebesar 0,60 – 0,81. Perbandingan paling rendah diperoleh pada sonikasi selama 25 menit. Semakin lama waktu sonikasi akan mengakibatkan semakin banyak taut silang yang terbentuk diantara molekul polimer kitosan.  
The Effect of SiO2 Addition to the Hydroxyapatite/Curcumin Composite Properties Windarti, Tri; Prasetya, Nor Basid Adiwibawa; Ngadiwiyana, Ngadiwiyana
Indonesian Journal of Chemistry Vol 24, No 5 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.93802

Abstract

Hydroxyapatite/curcumin composites have been studied as a calcium phosphate cement candidate. In this research, the effects of adding SiO2 to the hydroxyapatite/curcumin composite on the characteristics of the cement, such as the crystal and surface properties, as well as the release behavior of curcumin in Ringer's solution media, were studied. The composite preparation with and without SiO2 was carried out using a Na2HPO4 2.5% solution. The results showed that the addition of 25% SiO2 to the hydroxyapatite/curcumin composite did not change the crystal properties of hydroxyapatite but produced a more homogenous distribution of the ingredients. The behavior of the composite in Ringer's solution also changes, which is proven by the change in the crystal growth direction and Ca/P ratio. Adding SiO2 produced a composite with a platter and larger particles, as well as a higher Ca/P ratio on the surface. The presence of SiO2 inhibited the release of curcumin in which the ratio of HA: curcumin changed from 77.7%:22.3% to 69.6%:30.4% after 5 d of immersion in Ringer's solution. Thus, besides increasing calcium phosphate deposition on the cement surface, SiO2 also prevents curcumin from being released from the composite.
Preparasi Adsorben Logam Berat Berbasis Senyawa Kalsium Fosfat: Studi Transformasi Struktur Kalsium Fosfat Amorf Menjadi β-Trikalsium Fosfat Windarti, Tri
Greensphere: Journal of Environmental Chemistry Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gjec.2025.26625

Abstract

Beta-trikalsium fosfat (β-TCP, β-Ca3(PO4)2) merupakan salah satu senyawa kalsium fosfat yang dapat digunakan sebagai adsorben logam berat. Pembentukan struktur β-TCP sangat dipengaruhi oleh temperatur. Pada penelitian ini β-TCP disintesis dengan metode sol-gel menggunakan prekursor kalsium dan fosfat berupa Ca(NO3)2. 4H2O dan KH2PO4 pada rasio Ca/P =1,2. Studi transformasi kalsium fosfat amorf menjadi kristal β-TCP dilakukan dengan proses firing temperatur 800 °C selama 30 menit. Analisis dengan FTIR menunjukkan adanya pergeseran puncak vibrasi gugus fosfat yang menandakan terjadinya penataan struktur menjadi lebih teratur. Difraktogram XRD membuktikan bahwa senyawa kalsium fosfat amorf berubah menjadi kristal β-TCP dengan kristalinitas tinggi. Ukuran kristal β-TCP yang dihasilkan lebih kecil dari ukuran kristal β-TCP pada JCPDS card no 090169. Proses firing juga menyebabkan berkurangnya jumlah H2O yang terjebak dan lepasnya gugus CO32- sehingga dihasilkan produk dengan kemurnian tinggi. Beta-TCP hasil sintesis dapat direkomendasikan untuk diaplikasikan sebagai adsorben logam berat.
Pengaruh Hipnoterapi Untuk Mengurangi Efek Samping Kemoterapi di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten Windarti, Tri; Sari, Diana Nurlaila; Rahmawati, Elfani Febria
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70605/n297gm78

Abstract

Latar Belakang: Kanker merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Kemoterapi merupakan salah satu pilihan terapi yang bisa dilakukan dalam penanganan kanker. Kemoterapi memiliki beberapa efek samping yang mengakibatkan penurunan kualitas hidup, salah satunya adalah mual/muntah. Alternatif pilihan pengobatan non medis seperti hipnoterapi diharapkan dapat menurunkan mual/muntah akut akibat kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hipnoterapi untuk mengurangi efek samping kemoterapi Tujuan: Penelitian dilakukan untuk mengetahui perubahan efek samping kemoterapi berupa mual, muntah pada pasien kanker sebelum diberikan perlakuan berupa hipnoterapi dan membandingkannya dengan efek samping kemoterapi sesudah diberikan hipnoterapi. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan Quasi Experimental Pre-Post Test With Control Group. Pengambilan sampel dilakukan dengan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari 2 kelompok yakni kelompok  perlakuan dan kelompok kontrol pada pasien kanker dengan kemoterapi. Masing-masing kelompok 25 responden. Analisis data menggunakan uji paired T- test. Hasil: Berdasarkan data diperoleh efek samping kemoterapi saat pre test rata-rata responden kelompok kontrol dengan keluhan sedang (10,44) dan pada post test dengan keluhan sedang (10,12). Pada kelompok perlakuan mengalami efek samping kemoterapi pada pre test dengan keluhan sedang (11,68) dan pada post test dengan keluhan ringan (7,48). Hal ini menunjukkan pada kelompok perlakuan terjadi penurunan efek samping kemoterapi setelah dilakukan hipnoterapi dari keluhan sedang menjadi ringan. Hail uji paired T-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p = 0,000 < α = 0,05).. Kesimpulan: Ada pengaruh hipnoterapi untuk mengurangi efek samping kemoterapi di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten