Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN BATIK SHIBORI BAGI PENGURUS DAERAH WANITA ISLAM KOTA SEMARANG Heny Kusuma Yanti; Vita Paramita; Aulia Windyandari; Ida Hayu Dwimawanti; Rizka Amalia; Aprilia Larasati Dewi; Ida Rahmawati Cahyaningsih; Ilyas Teguh Pangestu
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 3 (2020): Juni 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1280.015 KB)

Abstract

Community service training on making shibori batik for the regional Islamic board administrator of the city of Semarang ran smoothly. The trainees are interested and passionate in being able to make batik with various unique motifs using shibori techniques. In this training, making batik shibori by using tools and materials that are easily available. By making batik, the selling value of the fabric will increase, in addition to the results of shibori batik used by themselves can also be marketed so that it can improve the welfare of the community.
Analisis Performa Heat Transfer pada Plastic Welding terhadap Sambungan Pelat Perahu Berbahan High Density Polyethilene (HDPE) Menggunakan Finite Element Method Putra, Lovian Ega Noorcahya; Sugeng, Sunarso; Ridwan, Mohd; Windyandari, Aulia; Yusim, Adi Kurniawan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i3.5934

Abstract

Dewasa ini, penggunaan material HDPE (High Density Polyethylene) sebagai alternatif dalam pembuatan perahu nelayan mempunyai keuntungan yang lebih baik daripada bahan kayu ditinjau dari segi teknis dan ekonomis. Untuk merakit bagian konstruksi perahu, salah satu metode yang digunakan adalah pengelasan plastik atau plastic welding. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh besar stress, strain, dan bentuk deformasi yang tercipta akibat distribusi temperatur pasca proses plastic welding terhadap sambungan pelat berbahan High Density Polyethylene (HDPE) yang mana penulis mencoba memprediksi dengan menggunakan bantuan software Finite Element Method (FEM). Ukuran dimensi spesimen yang akan digunakan yaitu 200mm x 200mm x 10mm menggunakan single V-Butt joint dengan besar sudut bevel 90o serta memiliki root opening dan root face sebesar 2mm. Kemudian, untuk temperatur pengelasan tiap sampel akan divariasikan dari 290oC, 315oC, dan 340oC. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan extrusion temperature 290 °C menunjukkan nilai stress 37,591 MPa, thermal strain 0,017617 mm/mm, dan deformasi 3,2215 mm. Kemudian extrusion temperature 315 °C menunjukkan nilai stress 38,954 MPa, thermal strain 0,018255 mm/mm, dan deformasi 3,3368 mm. Dan terakhir, untuk extrusion temperature 340 °C menunjukkan nilai stress 44,191 MPa, thermal strain 0,020706 mm/mm, dan deformasi 3,7796 mm. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa semakin besar extrusion temperature yang diberikan pada material las, maka nilai tegangan, regangan dan deformasi material akan semakin besar pula. Hal tersebut harus diperhatikan waktu dan proses pengelasannya yang mana penerapannya pada kapal bagian parallel middle body dan lajur pengelasan linear karena HDPE mempunyai melting point yang rendah sehingga dapat mempengaruhi hasil akhir produknya dan dapat memungkinkan menimbulkan deformasi. Namun di sisi lain, proses heat transfer cukup berperan dalam proses pembentukan haluan dan buritan kapal yang mana butuh temperatur tinggi atau tertentu untuk membantu membentuk lembaran pelat HDPE menjadi bentuk hasil bending.
Simulasi FEM dan Validasi Struktur Mikro terhadap Pengaruh Kecepatan Pengelasan SMAW pada ASTM A36 Amelia Maureta, Yola; Windyandari, Aulia
Journal of Applied Mechanical Technology Vol 4 No 1 (2025): JOURNAL OF APPLIED MECHANICAL TECHNOLOGY (JAMET)
Publisher : Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/journalofappliedmechanicaltechnology.v4i1.304

Abstract

ABSTRACT – Welding is one of the metal joining processes commonly used in the shipping industry, but this process has the potential to cause residual stress and distortion due to uneven heat distribution. This study aims to analyze the effect of welding speed variations on residual stress and distortion in ASTM A36 plate butt joints using the SMAW (Shielded Metal Arc Welding) welding method. The method used in this study is a numerical simulation based on the Finite Element Method (FEM) using ANSYS 2024 R2 software, with welding speed variations of 15 cm/min, 20 cm/min, and 25 cm/min. Validation was carried out through microstructure tests on welding specimens using a metallographic microscope. The simulation results show that the higher the welding speed, the lower the residual stress and distortion values. A speed of 25 cm/min gives the best results with a residual stress of 160,29 MPa and a distortion of 0,1436 mm. The results of the microstructure test in the weld area and HAZ show fine and even grains, supporting the simulation results that high welding speeds produce lower heat input and more stable microstructures. Thus, a welding speed of 25 cm/min is recommended as the optimal parameter in minimizing residual stress and distortion in ASTM A36 plates.  
PROTOTYPE OILY WATER SEPARATOR MENGGUNAKAN INDIKATOR SENSOR TDS (TOTAL DISSOLVED SOLIDS) Bihamdiya Assawa, Yara Ashfiya; Wati Br Purba, Illa Erlinia; Yusim, Adi Kurniawan; Windyandari, Aulia
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.4785

Abstract

Pencemaran lingkungan maritim selalu menjadi isu strategis dimana peningkatan produksi kapal turut memicu peningkatan pencemaran lingkungan maritim akibat aktivitas kapal seperti pembuangan air bilga/limbah minyak kapal. MARPOL 73/78 Annex I, 1978, Regulation 16 mensyaratkan bahwa air lambung kapal yang dipompa kembali ke laut harus memiliki konsentrasi minyak tidak lebih dari 15 ppm sehingga air limbah akan melewati pemisah air berminyak (oily water separator) untuk mengurangi tingkat partikel minyak air agar tidak menimbulkan pencemaran. Di samping itu alat peraga menjadi salah satu metode pembelajaran yang membantu peserta didik memahami permesinan di atas kapal. Sampai saat ini, studi mengenai purwarupa oily water separator dengan menggunakan prinsip metode filtrasi belum pernah dilakukan. Pada penelitian ini, karbon aktif dipilih sebagai media filtrasi dalam proses pengujian. Beberapa komponen elektronika seperti sensor TDS dan sensor turbidity juga digunakan dalam penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kinerja alat peraga dimana sampel uji melalui dua tahap proses pemisahan, yaitu melalui proses filtrasi dan tanpa proses filtrasi. Hasil dalam penelitian ini diperoleh nilai persentase keberhasilan atau efektivitas kinerja alat sebesar 61,1%.