Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PROMOSI KARYA SENI RUPA BERDASAR KATEGORI Wirakusumah, Teddy Kurnia
Manajemen Komunikasi Vol 3, No 1 (2018): Accredited by Republic Indonesia Ministry of Research, Technology, and Higher Ed
Publisher : Faculty of Communication Sciences Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.392 KB) | DOI: 10.24198/jmk.v3i1.20659

Abstract

Jenis-jenis karya yang dihasilkan oleh perupa informan terkait bidang seni rupa ternyatasangat beragam. Masing-masing membutuhkan cara promosi yang berbeda. Penelitian dengan judul Promosi Karya Seni Rupa Berdasar Kategori bermaksud untuk memahami bagaimana perupa mempromosikan karyanya berdasarkan jenis karya yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kualitatif dengan tradisi Fenomenologi. Subjek penelitian adalah Perupa di Kota Bandung yang dipilih secara purposif sebanyak 13 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam. Sejumlah pertanyaan yang diajukan dibuat dalam bentuk daftar pertanyaan terbuka dan berlangsung dalam suasana informal. Hasil penelitian mengungkapkan: Karya Pribadi dan Karya Kompetisi dipromosikansecara personal sebelum diperkenalkan lewat pameran. Karya tersebut baru dipromosikan di media sosial setelah melalui sejumlah pameran. Sebagian besar jenis karya lainnya dipromosikan di media sosial begitu karya diselesaikan. Karya-karya pesanan jenis khusus memiliki potensi dikembangkan lewat promosi yang disesuaikan dengan target sasaran.
Konstruksi makna proses kreatif pada kreator di biro iklan Wirakusumah, Teddy Kurnia
Manajemen Komunikasi Vol 5, No 2 (2021): Accredited by Republic Indonesia Ministry of Research, Technology, and Higher Ed
Publisher : Faculty of Communication Sciences Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmk.v5i2.33020

Abstract

Artikel dengan judul konstruksi makna proses kreatif pada kreator di biro iklan bermaksud untuk memahami makna yang dikonstruksi oleh kreator iklan tentang proses kreatif yang mereka alami ketika membuat karya iklan. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah bagaimana kreator iklan mengkonstruksi proses kreatif yang mereka alami ketika bekerja membuat karya iklan menurut pandangan mereka sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tradisi fenomenologi. Subjek penelitian yang dipilih adalah kreator iklan di Bandung dan Jakarta sebanyak 12 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam. Sejumlah pertanyaan yang diajukan dibuat dalam bentuk daftar pertanyaan terbuka dan berlangsung dalam suasana informal. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tahapan yang lazim dilewati dalam pembuatan iklan di biro iklan adalah mengumpulkan informasi, menggunakan informasi, melakukan brainstorming, mengembangkan gagasan, melakukan review, eksekusi, artworking, presentasi, dan produksi. Dalam tahapan-tahapan pembuatan iklan yang dilalui oleh informan, ternyata proses kreatif yang berlangsung dalam diri informan tidak hanya terpusat pada salah satu tahap saja tapi tersebar pada semua tahapan dengan corak rangsangan yang khas. Kreator Iklan telah mengembangkan proses kreatif mereka berdasarkan berbagai jenis rangsang; yaitu proses kreatif berdasarkan rangsang rujukan data, proses kreatif berdasarkan rangsang pengalaman lama, proses kreatif berdasarkan rangsang pertukaran gagasan dan argumentasi, proses kreatif berdasarkan rangsang pengalaman baru, proses kreatif berdasarkan rangsang tidak terduga, proses kreatif berdasarkan rangsang kendala teknis,  dan proses kreatif berdasarkan rangsang kompromi dengan klien. Saat kreativitas berproses, faktor eksternal seperti lingkungan kerja dan waktu ternyata memberikan dukungan pada kinerja kreatif para kreator.   
Komunikasi strategis PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) dalam mewujudkan world geothermal centre of excellence Maulana, Daffa Aqshal; Suryana, Asep; Wirakusumah, Teddy Kurnia
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i22025p317-329

Abstract

Strategic communication of PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) in realizing a world geothermal centre of excellence This research aims to explore the strategic communication implemented by PGE in its pursuit to become a world geothermal centre of excellence. A descriptive qualitative method with an explanatory approach was used, with primary data from interviews and secondary data from related documents. The results show that from a business standpoint, PGE has successfully positioned itself as a world geothermal centre of excellence. This is evidenced by its consistent focus on the business potential of geothermal energy. However, in terms of community engagement, PGE’s approach remains less than optimal. Although communication objectives have been stated, in practice, PGE have not been fully realized. PGE still needs to consider its corporate communication approach toward the community, as this could influence other corporate goals and help garner public support for the company. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komunikasi strategis yang diterapkan oleh PGE dalam upayanya menjadi pusat keunggulan panas bumi dunia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksplanatori, menggunakan data primer dari wawancara dan data sekunder dari dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi bisnis, PGE telah berhasil memposisikan dirinya sebagai pusat keunggulan panas bumi dunia, yang dibuktikan dengan fokus konsisten terhadap potensi bisnis energi panas bumi. Namun, dalam hal keterlibatan masyarakat, pendekatan PGE masih kurang optimal. Meskipun tujuan komunikasi telah ditetapkan, dalam praktiknya belum sepenuhnya terwujud. PGE masih perlu mempertimbangkan pendekatan komunikasi korporatnya terhadap masyarakat, karena hal ini dapat memengaruhi tujuan perusahaan lainnya serta membantu memperoleh dukungan publik terhadap perusahaan.
Pengaruh transformational leadership dan job satisfaction terhadap Organization Citizenship Behavior (OCB) pada lingkungan VUCA organisasi di BPS Provinsi Jawa Barat Arsyadana, Haiban Hajjid; Sugiana, Dadang; Wirakusumah, Teddy Kurnia
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i12025p206-215

Abstract

The influence of transformational leadership and job satisfaction on Organizational Citizenship Behavior (OCB) in a VUCA organizational environment at Central Bureau of Statistics, West Java Province Over a four-year period, from 2019 to 2022, the Customer Satisfaction Index (CSI) at Statistics Indonesia (BPS) demonstrated an upward trend. However, based on a Gap Analysis between service satisfaction levels and consumer importance levels, there remains a discrepancy indicating that, on average, consumers feel the service performance has not fully met their expectations or needs. Additionally, BPS faces challenges from a complex and dynamic organizational environment often described by the term VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). This study aims to evaluate the impact of transformational leadership on Organizational Citizenship Behavior (OCB), with job satisfaction as a mediating variable. The respondents of this study comprised 92 employees at the BPS Regional Office of West Java Province, including operational staff and functional officers. A quantitative approach was adopted, with data collected through online questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The study's results reveal that transformational leadership indirectly influences OCB through job satisfaction as a mediating variable. Furthermore, transformational leadership directly and significantly impacts job satisfaction, while job satisfaction also directly and substantially affects OCB. Dalam kurun waktu empat tahun, dari 2019 hingga 2022, indeks kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index/CSI) di Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren peningkatan. Namun, jika ditinjau dari hasil Analisis Kesenjangan (GAP) antara tingkat kepuasan layanan dengan tingkat kepentingan konsumen, terdapat selisih yang mengindikasikan bahwa rata-rata konsumen merasa kinerja pelayanan belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi atau kebutuhan mereka. Selain itu, BPS menghadapi tantangan lingkungan organisasi yang kompleks dan dinamis, sering dirujuk dengan istilah VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kepemimpinan transformasional (Transformational Leadership) terhadap perilaku kewargaan organisasi (Organizational Citizenship Behavior (OCB), dengan kepuasan kerja (Job Satisfaction) sebagai variabel yang memediasi hubungan tersebut. Responden dalam penelitian ini adalah 92 pegawai BPS Provinsi Jawa Barat, yang meliputi staf pelaksana serta pejabat fungsional. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh tidak langsung terhadap OCB melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Selain itu, kepemimpinan transformasional terbukti memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja juga memberikan pengaruh langsung dan signifikan terhadap OCB.