Kamal Kamal
Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Development of Android-Based Interactive Multimedia On Thematic Learning Anna Pertiwi; Kamal Kamal; Hamdi M. Daming; Muhammad Takdir; Hariyanti Hamid
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3414

Abstract

This research and development were conducted at SD Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah using the ADDIE development model. The model consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The result of this research is an interactive multimedia product based on the Android platform for thematic learning, specifically focusing on the subject of national historical events during the colonial era, intended for elementary school fifth-grade students with a focus on the Social Studies subject.The interactive multimedia based on Android was developed using Unity and Photoshop applications, incorporating text, images, and sound components. This multimedia can be downloaded and installed on Android-based smartphones. The product testing results showed that the validation by media experts reached 85.30%, while the validation by subject matter experts reached 95.45%. The average of these two validations falls into the category of highly valid. The effectiveness test through evaluation questions yielded a result of 96.24%, which falls into the category of highly effective and achieved a high level of completion. The practicality test obtained a percentage of 96.7% from teachers and 96.30% from students, which falls into the category of highly practical. The attractiveness test yielded a percentage of 96.72% from students, also falling into the category of highly attractive.Therefore, based on the above presentation, it can be concluded that the interactive multimedia based on Android for thematic learning on the topic of national historical events during the colonial era is suitable for use in elementary school fifth-grade students. This product meets the criteria of being valid, effective, practical, and attractive.
Etika Berbahasa Indoensia Anak Usia Sekolah Dasar Kelas V SD Negeri 5 Watang Sidenreng Kamal Kamal; Handy Ferdiansyah; Zulkifli N; Usman M; Agussalim Agussalim
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.2418

Abstract

This study aims to describe the form of ethical speaking of the elemntary school age children in grade V and found the factors cause the less ethical language at primary school age children in grade 5 SD Watang Sidenreng. This study used qualitative descriptive approach. The sources of data obtained from the fifth grade students SD Negeri 5 Watang Sidenreng totaling 28 students. Data obtained by participant observation, in-depth interviews, the study documents, then treated with qualitative descriptive analysis. The results of this study indicate that a form of ethical language in class V can be analyzed in terms of words, sentences, phrases, intonation elements (suprasegmental), and kinesic elements. The factors determining the level of ethical or less ethical levels depend on several factors, namely (1) smooth rough words. (2) a short length utterance. (3) the order of the utterance. (4) intonation (suprasegmentl), and kinesic cues. (5) the use of the pharase marker. While the factors that lead to unethical language in class V, namely (1) friends direct criticize the harsh words, (2) being the most correct opinion, (3) intentionaly accuse opponents utterance, (4) intentionally criticize the opponent utterance, (5) intentionaly embarrass oppenents utterance, (6) giving bad names, (7) brag or boast, (8) being happy if friends misfortune, (9) using derect speech, and (10) has become a bad habit.
PENDAMPINGAN PENGUATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA PLP MELALUI LESSON STUDY DI SMA NEGERI 2 SIDRAP Kamal Kamal; Syahrir L; Suhartini Khalik; Sam Hermansyah; Sitti Aisa; Idayanti Idayanti; Yadinda Mahardika; Fatmawati Fatmawati; Kasriani Kasriani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.55229

Abstract

Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) merupakan bagian penting dalam pendidikan calon guru untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman autentik di sekolah. Namun, pelaksanaan PLP masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama rendahnya kemampuan mahasiswa dalam merancang pembelajaran, mengelola kelas, menerapkan strategi pembelajaran aktif, serta melakukan refleksi pembelajaran secara sistematis. Oleh karena itu, pendampingan berbasis lesson study dipandang sebagai alternatif yang efektif untuk memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa PLP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan, hasil kegiatan, serta implikasinya terhadap penguatan kompetensi pedagogik mahasiswa PLP melalui lesson study di SMA Negeri 2 Sidrap. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif kolaboratif dengan tahapan plan, do, dan see yang melibatkan dosen pembimbing, guru pamong, dan mahasiswa PLP. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan refleksi pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan mahasiswa dalam menyusun perangkat pembelajaran, melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada keaktifan peserta didik, serta melakukan refleksi pembelajaran berbasis perbaikan berkelanjutan. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis lesson study efektif dalam memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa PLP. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan model pembinaan PLP berbasis kolaborasi yang berkelanjutan serta menjadi rekomendasi strategis bagi lembaga pendidikan dalam menyiapkan calon guru yang profesional, reflektif, dan adaptif terhadap dinamika pembelajaran.
PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DI UPT SMAN 4 SIDRAP Buhari Buhari; Sam Hermansyah; Kamal Kamal; Suhartini Khalik; Andi Sadapotto; Jumriana Jumriana; Widya Lestari; Septita Puteri Namirta; Fitra Fitra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.55236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pembelajaran Bahasa Inggris guna meningkatkan kemampuan berbicara (speaking) siswa di UPT SMAN 4 Sidrap. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keberanian dan keterampilan siswa dalam menggunakan Bahasa Inggris secara lisan dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan pembelajaran komunikatif dengan menerapkan berbagai strategi seperti diskusi kelompok, tanya jawab, role play, dan penggunaan media pembelajaran sederhana yang menarik. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk praktik mengajar langsung kepada siswa kelas X dan XII selama pelaksanaan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II. Hasil dari penerapan metode ini menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa, kepercayaan diri dalam berbicara Bahasa Inggris, serta peningkatan kemampuan mengungkapkan ide secara lisan. Selain itu, suasana kelas menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Dengan demikian, pengembangan metode pembelajaran yang variatif dan komunikatif terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Diharapkan metode ini dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah.