Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

POTENSI DAN KESADARAN MASYARAKAT MENGOLAH LIMBAH ORGANIK DI KECAMATAN TANJUNGSARI, KABUPATEN SUMEDANG Yuli Andriani; Muhammad Fatah Wiyatna; Kelvin Jonathan Pardede; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy; In In Hamidah
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.41179

Abstract

Pengolahan sampah merupakan wujud dari tindak lanjut dari permasalahan yang timbul dari sampah dan dapat menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Produk yang dihasilkan ini dapat mempermudah pekerjaan manusia dan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan. Untuk pengolahan limbah organik sendiri dapat menghasilkan beberapa produk seperti biogas, pupuk organik, dan maggot. Dari hasil pengolahan limbah organik menjadi maggot dapat digunakan sebagai produk pakan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan pengaplikasian masyarakat Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari dalam mengolah limbah organik menjadi komoditas bermanfaat. Metode yang digunakan dalam mengolah data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif berupa pengumpulan data dengan kuesioner. Berdasarkan data kuesioner yaitu sebanyak 30 responden yang telah berpartisipasi, mayoritas responden mengetahui apa itu limbah organik yang ditandai dengan diketahuinya pengertian, contoh, manfaat, dampak, pengolahan sampah, dan minat terhadap pengolahan sampah, tetapi pengolahan limbah organik yang dilakukan masyarakat Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari belum banyak dilakukan secara mandiri, dan lebih berminat untuk mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos daripada produk lainnya karena dinilai lebih mudah dan lebih umum dibandingkan dengan produk lainnya.
Body Weight Performance of Ongole Grade Cattle at BPTU-HPT Sembawa Banyuasin South Sumatra Mochammad Hafizh Zulkarnaen; Heni Indrijani; Muhamad Fatah Wiyatna; Asep Anang
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v10i3.p232-245

Abstract

Ongole Grade cattle development continues to be carried out, because it has a uniform physical form and genetic composition, as well as the ability to adapt well to environmental constraints. Selection of beef cattle can be done by considering the quantitative characteristics of beef cattle, so that beef cattle with the best performance can be obtained. The aim of the study was to analyze the performance of birth weight, weaning weight (205 days), and yearling weight in Ongole Grade cattle at BPTU-HPT Sembawa from 2014 – 2021 which is influenced by sex and parity. The total records used were 1,125 weight records consisting of 424 birth weight records, 360 weaning weight records, and 341 yearling weight records, which consisted of 9 sires, 178 dams, 199 male calves and 225 female calves. Records were analyzed using the General Linear Model (GLM) and Duncan Multiple Range Test to determine the effect of sex and parity using SAS 9.0 software. The results showed that the performance of birth, weaning, and yearling weight were significantly affected (P<0.05) by sex and parity. Correction of body weight performance of Ongole Crossbreed cattle should be carried out before analyzing genetic parameters to reduce possible bias in the selection results.
Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Alternatif Bahan Pakan Ikan dan Produk Bernilai melalui Media Daring Yuli Andriani; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy; Rusky I. Pratama; Muhammad Fatah Wiyatna
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i2.42463

Abstract

Penyebab umum dari pencemaran lingkungan ialah berbagai jenis sampah termasuk di dalamnya sampah organik rumah tangga. Jenis limbah rumah tangga ini terdiri dari benda-benda atau bahan-bahan hasil aktivitas harian manusia seperti dedaunan kering, sisa-sisa sayuran dan buah-buahan yang telah tidak dapat dimanfaatkan lagi. Permasalahan yang masih belum teratasi dengan baik dan benar hingga saat ini ialah limbah rumah tangga organik. Volume sampah rumah tangga yang semakin tinggi dan kondisinya yang semakin hari semakin menumpuk menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar yang tidak bisa dihindari. Berdasarkan hal tersebut, tindakan-tindakan lebih lanjut dalam menangani dan mengolah limbah organik rumah tangga sangat diperlukan. Diharapkan ke depannya sampah-sampah organik rumah tangga tersebut tidak akan menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar sehingga tingkat status kesehatan manusia dapat terjaga. Sosialisasi pengolahan sampah terutama sampah rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna dan manfaat telah dilakukan melalui webinar “Pilah olah sampah jadi rupiah” dengan materi Pemanfaatan limbah organik sebagai alternatif bahan pakan dan Olah sampah organik jadi rupiah. Sosialisasi daring ini dihadiri dari berbagai latar belakang dan memiliki tingkat antusiasme peserta yang baik (Skor Likert: 85).
Estimasi Bobot Karkas Sapi Menggunakan Metode Binary Large Object Dan Klasifikasi Support Vector Machine Multiclass Dengan Menggunakan Interface Aplikasi Android Mielda Fauzi; Bambang Hidayat; Muhammad Fatah Wiyatna
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sapi adalah hewan ternak anggota suku Bovidae. Sapi banyak dimanfaatkan oleh manusia. Salah satu manfaat sapi adalah dijadiikan sebagai hewan ternak untuk diambil dagingnya. Mengukur berat badan ternak sapi cenderung sulit karena dengan cara konvensional menggunakan timbangan kurang efisien. Ukuran timbangan yang cukup besar dan kurang fleksibel dibawa kemana-mana membuat pengukuran dengan cara ini cukup sulit. Sedangkan cara lain, mengukur berat ternak sapi dapat dilakukan dengan mengukur diameter atau lingkar dada dan panjang badan sapi.Teknologi, dengan kecanggihannya dapat diimplementasikan dalam membantu memudahkan para peternak sapi dalam mengukur berat atau bobot sapi ternak sesaat sebelum dipotong agar dapat mengestimasi bobot karkas yang akan didapatkan. Teknologi yang digunakan adalah proses pengolahan citra digital. Pengolahan citra digital adalah pemrosesan citra dua dimensi atau tiga dimensi oleh komputer. Dalam tugas akhir ini, penulis mengembangkan sistem pengolahan citra digital yang mampu mengestimasi bobot karkas sapi ternak. Pada tugas akhir ini penulis menggunakan metode BLOB (Binary Large Object) yaitu merupakan koleksi dari data biner yang disimpan dalam sebuah entitas pada Database Management System (DBMS) yang kemudian hasil dari segmentasi tersebut dilabel untuk proses perhitungan. Sistem yang dikembangkan mempunyi akurasi sebesar 70,08%.
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK TANI DALAM MENGOLAH PAKAN IKAN ALTERNATIF BERBASIS LIMBAH ORGANIK Yuli Andriani; Muhamad Fatah Wiyatna; Fittrie Meyllianawaty Pratiw; Rusky Intan Pratama
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i1.931

Abstract

Most of the waste generated by residents in Sumedang area is in the form of organic waste. The abundance of household waste such as rice, vegetable waste, animal waste can be utilized by the community as a solution to the household waste accumulation. The potential for organic waste from domestic activities is one source that can be applied as fish feed. The purpose of this activity is therefore that the community can utilize the potential of household waste originate around their area as a raw material for fish feed. The method applied in this activity was counseling containing information and demonstrations on the utilization of organic waste into fish feed with fermentation techniques provided by resource persons from academics. The target audience for this activity is the community in the location, namely Gudang Village, Tanjungsari District, Sumedang Regency, especially the Freshwater Fisheries Group. The parties that support the implementation of this activity include the Biomethagreen Education House and community members in the location. Counseling on the manufacture of fish feed is very beneficial for people who have daily agricultural and fish and poultry farming activities in the hope of being able to reduce the amount of waste that pollutes the environment and utilize household waste as feed. The good response and enthusiasm given by the participants at the location was a factor that contributed to the smooth running of this activity. The Gudang Village community, which has high potential in carrying out fishery and livestock activities, makes it an opportunity to provide feed sourced from household waste raw materials, not only for fish feed but can also be used for animal feed.
Literature review on fermentation factors of restaurant organic waste affecting feed quality Yuli Andriani; Anggi Adrian Hutapea; Irfan Zidni; Walim Lili; Muhamad Fatah Wiyatna
Depik Vol 10, No 3 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.732 KB) | DOI: 10.13170/depik.10.3.23163

Abstract

The high level of public consumption, balanced with the increasingly dense population globally, makes food waste more and more. Food waste is the second-largest contributor to waste in the world. Moreover, the lack of food waste management makes this condition even worse. This food waste can be found, one of which is in restaurants, school canteens, food courts, and others. Fermentation is the process of breaking down complex substances into simpler ones. A fermentation process can help process food waste into various products such as liquid organic fertilizer, compost, biogas, and raw material for fish feed. Through the fermentation process, food waste can be used as an alternative fish feed with high nutritional content to benefit fish cultivators. Fish need many nutrients for their bodies, with food waste that has been processed will meet the dietary needs of fish. The cultivators will benefit more from the cost of feed and the sale of fish that can meet consumer needs.Moreover, the demand for the fish market is increasing every year. Several factors play a role in the success of the food waste fermentation process and the quality of the resulting product to be converted into fish feed raw materials. These factors include incubation time, pH acidity, and microbial factors that can accelerate the spoilage of fish feed raw materials.Keywords:Fermentation,Restaurant wasteFish feedFactorsQuality of feed IngredientsLiterature review on fermentation factors of restaurant organic waste affecting feed quality
Literature review on fermentation factors of restaurant organic waste affecting feed quality Yuli Andriani; Anggi Adrian Hutapea; Irfan Zidni; Walim Lili; Muhamad Fatah Wiyatna
Depik Vol 10, No 3 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.10.3.23163

Abstract

The high level of public consumption, balanced with the increasingly dense population globally, makes food waste more and more. Food waste is the second-largest contributor to waste in the world. Moreover, the lack of food waste management makes this condition even worse. This food waste can be found, one of which is in restaurants, school canteens, food courts, and others. Fermentation is the process of breaking down complex substances into simpler ones. A fermentation process can help process food waste into various products such as liquid organic fertilizer, compost, biogas, and raw material for fish feed. Through the fermentation process, food waste can be used as an alternative fish feed with high nutritional content to benefit fish cultivators. Fish need many nutrients for their bodies, with food waste that has been processed will meet the dietary needs of fish. The cultivators will benefit more from the cost of feed and the sale of fish that can meet consumer needs.Moreover, the demand for the fish market is increasing every year. Several factors play a role in the success of the food waste fermentation process and the quality of the resulting product to be converted into fish feed raw materials. These factors include incubation time, pH acidity, and microbial factors that can accelerate the spoilage of fish feed raw materials.Keywords:Fermentation,Restaurant wasteFish feedFactorsQuality of feed IngredientsLiterature review on fermentation factors of restaurant organic waste affecting feed quality
AKTIVASI PROGRAM KETAHANAN PANGAN PADA MASYARAKAT DESA CILEMBU KABUPATEN SUMEDANG Diah Fatma Sjoraida; Aat Ruchiat Nugraha; Muhammad Fatah Wiyatna; Iriana Bakti; Yanti Setianti
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.2919

Abstract

Abstrak Ketahanan pangan menjadi isu utama dalam kondisi perubahan iklim dunia saat ini yang tidak menentu. Panjangnya musim kemarau tahun ini (2023) akibat badai El Nino telah menjadikan dunia terlanda bencana kekeringan. Hal ini pula yang melanda kawasan Indonesia, khususnya di wilayah pulau Jawa yang terkena bencana kekeringan sehingga ada beberapa kabupaten/kota yang dinyatakan sebagai status bencana daerah. Terkait dengan hal tersebut, sistem pertanian yang menyokong pada ketahanan pangan menjadi terganggu akibat terancam gagal panen. Begitu juga dengan wilayah desa Cilembu yang dijadikan sebagai sentra produksi Ubi nasional mengalami dampak kekeringan. Untuk dapat membantu dan sebagai upaya mengantisipasi kondisi tersebut, Tim PKM Universitas Padjadjaran melakukan kegiatan aktivasi program ketahanan pangan yang berbasis masyarakat dan kearifan lokal. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai pemanfaatan lahan terbatas dalam program aktivasi ketahanan pangan pada kelompok tani “Pangkalan” Desa Cilembu Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi dan workshop pelatihan tanaman hidroponik yang diikuti oleh para anggota kelompok tani “Pangkalan”. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta program aktivasi ketahanan pangan dapat: (1) mengetahui dan memahami materi pentingnya katahanan pangan yang berbasis kearifan lokal; (2) mengidentifikasi potensi pemanfaatan lahan terbatas untuk menghasilkan jenis tanaman sayuran yang layak dikonsumsi; (3) membuat media tanam hidoponik. Adapun kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa peserta telah dapat membuat media tanam berupa hidroponik berbasis tanaman sayuran yang mendukung pada pengembangan ketahanan pangan masyarakat di wilayah Desa Cilembu.
Effects of Fermentation on the Physico-Chemical Properties of Marine By-Products: A Review Shobihah, Hasna Nabila; Andriani, Yuli; Wiyatna, Muhamad Fatah; Iskandar, Iskandar; Zidni, Irfan; Rustama, Mia Miranti
Journal of Coastal and Ocean Sciences Vol. 6 No. 1 (2025): January
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jocos.6.1.51-58

Abstract

Marine by-products hold significant potential to be utilized as raw materials with added value, particularly in producing high-quality and environmentally friendly fish feed. This study aims to review the impact of fermentation on the physical and chemical properties of marine by-products. The method employed is a narrative literature review, referencing scientific literature from databases such as ScienceDirect and Google Scholar. The literature analysis highlights changes in physical structure, such as alterations in color and odor, that contribute to improved feed digestibility. In addition, fermentation also increases nutrient content, including proteins and essential amino acids, and produces bioactive compounds that act as antimicrobials and antioxidants. This study identifies that fermentation reduces waste and enhances its economic value for various applications, such as fish feed and alternative raw materials. Thus, this review provides innovative solutions for marine by-product management while supporting sustainability and efficiency principles in the fisheries industry
PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK MGR-Plus MELALUI AIR MINUM TERHADAP BOBOT AKHIR EFISIENSI RANSUM DAN INCOME OVER FEED COST BROILER: Effect of Probiotic Addition of MGR-Plus Trough Drinking Water on the Final Weight of Ransum Efficiency and Income Over Feed Cost of Broiler Pardede, Kelvin Jonathan; Tanwiriah, Wiwin; Wiyatna, Muhamad Fatah
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan dan dosis terbaik probiotik MGR-Plus melalui air minum terhadap bobot akhir, efisiensi ransum dan income over feed cost ayam broiler. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Jumlah ayam yang digunakan yaitu 100 ekor DOC ayam broiler. Perlakuan yang diteliti di antaranya P0= air minum tanpa probiotik MGR-Plus; P1= 1 liter air minum + 0,5 ml probiotik MGR-Plus; P2= 1 liter air minum + 1 ml probiotik MGR-Plus; P3= 1 liter air minum + 1,5 ml probiotik MGR-Plus. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah bobot akhir, efisiensi ransum, dan IOFC. Data dianalisis statistik dengan sidik ragam dan Uji berjarak Duncan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penambahan probiotik MGR-Plus berpengaruh terhadap bobot akhir, efisiensi ransum, dan IOFC. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan 1 ml probiotik MGR-Plus untuk 1 liter air minum menghasilkan bobot akhir, efisiensi ransum, dan IOFC ayam broiler yang terbaik.   Kata kunci: Ayam Broiler, Bobot Akhir, Efisiensi Ransum, Income Over Feed Cost (IOFC), Probiotik MGR-Plus