Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemanfaatan Digital Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan UMKM Naik Kelas 2025 Suharmiati Suharmiati; Toni Andrianto; Kusuma Dewi; Danti Astrini
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol. 7 No. 2 (2026): JADKES Edisi Juli 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v7i2.5351

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, baik dalam penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, maupun penguatan ekonomi lokal. Namun demikian, berbagai keterbatasan masih dihadapi oleh pelaku UMKM, terutama dalam pemasaran produk dan perluasan pasar. Salah satu kendala utama adalah belum optimalnya pemanfaatan digital marketing dalam kegiatan usaha. Banyak pelaku UMKM masih mengandalkan pemasaran konvensional, sehingga jangkauan pasar menjadi terbatas dan penjualan belum berkembang secara signifikan. Oleh sebab itu, pemanfaatan digital marketing menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan penjualan dan mendorong UMKM naik kelas pada tahun 2025. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan digital marketing guna mendukung peningkatan penjualan. Metode yang digunakan adalah pelatihan, penyuluhan, diskusi, tanya jawab, praktik mandiri, dan pendampingan. Keberhasilan kegiatan diukur dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah pelatihan, terutama dalam aspek pemahaman peserta mengenai promosi digital, penggunaan media sosial, branding produk, dan kemampuan pemasaran online. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produk, yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman peserta mengenai media digital, strategi promosi, serta kepercayaan diri dalam mengembangkan usaha. Jika pemanfaatan digital marketing semakin baik, maka penjualan UMKM akan semakin meningkat dan peluang UMKM untuk naik kelas juga semakin besar.
Analisis Prosedur Pengajuan Kredit Mantap Pensiun Pada Bank Mandiri Taspen KCP Cibinong Edy Safni Rosa; Yoyon Supriadi; Fika Rismawati; Toni Andrianto
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol. 6 No. 1 (2026): JABKES Edisi April 2026
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v6i1.1970

Abstract

Kredit adalah suatu penyediaan tagihan dan uang yang bisa disamakan yang berdasarkan dengan kesepakatan atau persetujuan pinjam meminjam antara pihak bank dengan pihak lainnya dan untuk mewajibkan peminjam untuk melunasi hutangnya dengan jumlah bunga, imbalan atau bagi hasilnya dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.Tujuan dari pembahasan ini yaitu mengetahui prosedur pengajuan kredit mantap pensiun serta syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pensiunan saat akan mengajukan kredit pada Bank Mandiri Taspen KCP Cibinong. Mengetahui hambatan yang dialami Bank Mandiri Taspen KCP Cibinong pada saat memberikan kredit kepada pensiunan. Mengetahui solusi dari setiap hambatan dalam proses pengajuan kredit pada Bank Mandiri Taspen KCP Cibinong. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa prosedur pengajuan kredit mantap pensiun pada Bank Mandiri Taspen KCP Cibinong sudah sesuai dengan pemberian kredit pada umumnya tetapi ada beberapa tahapan yang memiliki perbedaan yang tentunya disesuaikan dengan peraturan pada Bank Mandiri Taspen KCP Cibinong. Hambatan yang dialami meliputi, ketidaklengkapan berkas dan ketidaksesuaian data identitas calon debitur serta adanya calon debitur yang memiliki pinjaman di bank atau lembaga keuangan lain. Hambatan ini dapat diatasi dengan cara melakukan penegasan kembali mengenai berkas persyaratan dan calon debitur meminta surat keterangan beda identitas dari kelurahan/desa serta calon debitur dapat melunasi pinjaman sebelumnya di bank atau lembaga keuangan lainnya atau melakukan takeover credit. Kata Kunci : Prosedur, Kredit, Pensiun