Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Determinan Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan Subosukowonosraten Tahun 2016-2020 Ichsan - Adytya; Nenik Woyanti
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Kawasan Subosukowonosraten memiliki tren peningkatan yang diikuti peningkatan ketimpangan pendapatan. Fakta ini berbeda dengan teori Kuznet yaitu peningkatan pertumbuhan ekonomi akan menurunkan ketimpangan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan, pengangguran, investasi, dan pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kawasan Subosukowonosraten pada periode 2016-2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel Fixed Effect Model (FEM). Hasil analisis regresi data panel menunjukkan bahwa variabel kemiskinan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemudian, variabel pengangguran berpengaruh negatif dan  signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan variabel investasi dan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
ANALISIS PENGARUH PDRB, UNIT USAHA, DAN UMK TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN SEDANG DI JAWA TIMUR TAHUN 2015 - 2019 Putri Eka Nugrahani Widodo; Nenik Woyanti
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi yang mengarah pada industrialisasi dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menyediakan lapangan pekerjaan. Sektor industri di Provinsi Jawa Timur dapat memberikan kontribusi paling tinggi terhadap struktur PDRB sehingga diharapkan berperan menjadi sektor pemimpin. Industri Besar dan Sedang memiliki potensi dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Pengaruh PDRB, unit usaha, dan UMK terhadap penyerapan tenaga kerja industri manufaktur besar dan sedang di Provinsi Jawa Timur tahun 2015-2019 2) Faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap penyerapan tenaga kerja industri manufaktur besar dan sedang di Provinsi Jawa Timur tahun 2015 – 2019. Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2015 hingga tahun 2019 yang bersumber dari BPS Jawa Timur. Variabel yang digunakan adalah PDRB, unit usaha, dan UMK di Jawa Timur. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model menggunakan Fixed Effect Model (FEM) dengan pembobotan Generalized Least Square (GLS) dan diolah dengan Eviews 10. Hasil regresi menunjukkan bahwa unit usaha berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan PDRB berpengaruh positif dan tidak signifikan dan UMK berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenga kerja industri manufaktur besar dan sedang di Jawa Timur tahun 2015 - 2019. Variabel yang paling dominan dalam penelitian ini adalah unit usaha.
Pengaruh Pendidikan, Upah Minimum, dan Kesempatan Kerja Sektor Formal Terhadap Pengangguran Terdidik di Provinsi Jawa Barat (2017-2021) Desy Wulandari; Nenik Woyanti
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengangguran di Provinsi Jawa Barat tahun 2017- 2021 didominasi oleh pengangguran terdidik, ironisnya pengangguran pada lulusan perguruan tinggi semakin meningkat dari tahun ke tahun dan berbanding terbalik dengan pengangguran pada lulusan pendidikan dasar. Hal ini tidak sesuai dengan teori Human Capital yang menyatakan bahwa semakin tinggi Pendidikan seseorang maka semakin baik kualitas dan kemampuan kerja yang dimiliki dan seharusnya tidak menjadi pengangguran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pendidikan, upah minimum, dan tingkat kesempatan kerja sektor formal terhadap pengangguran terdidik. Penelitian ini menggunakan analisis data panel dengan metode Random Effect Model (REM) dengan waktu penelitian 2017- 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel independen yaitu pendidikan, upah minimum, dan tingkat kesempatan kerja sektor formal berpengaruh signifikan terhadap pengangguran terdidik. Sedangkan secara parsial, Pendidikan berpengaruh positif dan tidak signifkan terhadap pengangguran terdidik, upah minimum berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran terdidik, dan tingkat kesempatan kerja sektor formal berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengangguran terdidik di Provinsi Jawa Barat
ANALISIS PENGARUH PDRB, TENAGA KERJA, UMP, DAN IPM TERHADAP PENGANGGURAN DI 6 PROVINSI PULAU JAWA TAHUN 2010 – 2019 Putri Ana Indarwati; Nenik Woyanti
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai pulau dengan penduduk terpadat di Indonesia, Pulau Jawa tidak terlepas dari masalah ketenagakerjaan. Masalah ketenagakerjaan yang dihadapi diantaranya adalah peningkatan tenaga kerja yang lebih tinggi daripada penyerapan tenaga kerja sehingga mengakibatkan pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), jumlah tenaga kerja, upah minimum provinsi, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dari 6 provinsi di Pulau Jawa selama periode 2010-2019. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) PDRB secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran; 2) tenaga kerja secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran; 3) Upah minimum provinsi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran; 4) IPM secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran; 5) PDRB, jumlah tenaga kerja, upah minimum provinsi, dan IPM secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengangguran.
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK KOTA MAGELANG BERBASIS SMART CITY yuliani, lisa; woyanti, nenik
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 7, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/bisecer.v7i2.551

Abstract

Smart city Magelang City aims to provide services for the community effectively and efficiently. However, in its implementation, it experienced problems related to public services and community participation. The purpose of this study is to find out the solutions, innovations of the Magelang City government in public services, and E-community participation. This research applies a qualitative descriptive analysis approach. Primary data are obtained from competent experts from the Communication, Information and Statistics Service. Secondary data is obtained from DataGo and the Central Statistics Agency (BPS).The results of the study show the innovation of the Communication, Informatics, and Statistics Office of Magelang City to created Magelang Cerdas application that can facilitate the community in providing public services and free wifi services. The solution to the problem is to socialize to the community in smart city-based public services and make people technologically literate. The strategy recommendations are to strengthen cooperation between OPD, encourage people to participate in smart city-based public service policies, optimize the response of community aspirations and expand socialization of policies by means of social media, electronic media and direct socialization.  Keywords: Smart City, Public, Technology, Government agencies
Analisis Pengaruh Pendidikan, Pengangguran, Kemiskinan, Ketimpangan Pendapatan, dan Kepadatan Penduduk Terhadap Kriminalitas Di Provinsi Jawa Timur (Tahun 2018-2022) Pratita, Kristina Dwi; Woyanti, Nenik
JEPP : Jurnal Ekonomi Pembangunan Dan Pariwisata Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52300/jepp.v4i2.16551

Abstract

Kriminalitas menjadi salah satu permasalahan yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Tindak kriminalitas terjadi karena adanya faktor yang mempengaruhinya, yaitu faktor ekonomi, faktor sosial, dan faktor-faktor lainnya. Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi dengan tingkat kasus kriminalitas tertinggi nomor dua di Pulau Jawa pada tahun 2018-2022.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan, pengangguran, kemiskinan, ketimpangan pendapatan, dan kepadatan penduduk terhadap kriminalitas di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018-2022. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dan dianalisis dengan regresi data panel. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa variabel pendidikan dan ketimpangan pendapatan berpengaruh signifikan positif terhadap tingkat kriminalitas di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018-2022. Variabel pengangguran dan kemiskinan berpengaruh signifikan negatif terhadap tingkat kriminalitas di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018-2022. Variabel kepadatan penduduk berpengaruh tidak signifikan terhadap tingkat kriminalitas di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018-2022.
Analisis Investasi, Pendapatan Asli Daerah, Tenaga Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi: Studi Provinsi Jawa Barat Riyadi, Muhammad Danan; Woyanti, Nenik
MAKSIMUM: Media Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 12, No 1 (2022): MAKSIMUM:Media Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.12.1.2022.13-26

Abstract

Economic growth is one of the important indicators to analyze a national development that occurs in a country or region. This can be seen from the increase in Gross Regional Domestic Product (GRDP) and its relationship with the level of regional independence and the quality of human resources in a region. The high rate of economic growth as indicated by the high value of GRDP indicates that the region is progressing in the economy. This study aims to analyze the effect of Investment, Local Own-source Revenue (PAD), Labor, and Human Development Index (HDI) on Economic Growth in the Regency/City of West Java Province. This study uses secondary data sourced from the Central Bureau of Statistics (BPS) and the Indonesia Investment Coordinating Board (BKPM), with cross-sectional data consisting of 18 regencies and 9 cities in West Java Province and time-series data from 2015 – 2019. The analytical method used is panel data regression with Fixed Effect Model (FEM). The results of the study prove that there is a positive (simultaneous) effect between Economic Growth and PAD, Labor, and also HDI, while Investment has a negative effect on Economic Growth in the Regency/City of West Java Province. While partially, the PAD and HDI variables have a positive and significant effect on economic growth, but the Labor variable has a positive but not significant effect on Economic Growth in the Regency/City of West Java Province. Meanwhile, the Investment Variable has a negative but not significant effect on Economic Growth in the Regency/City of West Java Province.
Pengaruh Upah, Umur, Pendapatan, dan Tanggungan Keluarga Terhadap Curahan Jam Kerja Buruh Wanita Menikah di IKM Alas Kaki Kabupaten Mojokerto Afriliani, Andhira; Woyanti, Nenik
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jekobs.v3i4.10949

Abstract

Economic reasons are the most dominant thing in determining women's decisions to work. Of the total, 60 percent of married women who work in Footwear IKM in Mojokerto Regency devote 45 hours or more to their work time each week. This research aims to analyze the influence of wage variables, age, husband's income, and family responsibilities on working hours married women in footwear IKM in Mojokerto Regency. This research uses primary data, namely 100 respondents. The method used is Multiple Linear Regression. The independent variables wage, age and family responsibilities partially have a positive and significant influence on working hours. Meanwhile, the husband's income variable has a negative and insignificant effect on married women's working hours. The adjusted R Square value is 0.764, which means the independent variable is able to explain 76.4 percent of the variation in working hours. Alasan ekonomi adalah hal yang paling dominan dalam menentukan keputusan wanita untuk bekerja. Dari keseluruhan 60 persen diantaranya wanita menikah yang bekerja di IKM Alas Kaki di Kabupaten Mojokerto mencurahkan waktu bekerjanya selama 45 jam atau lebih dalam setiap minggunya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel upah, umur, pendapatan suami, dan tanggungan keluarga terhadap curahan jam kerja buruh wanita menikah pada IKM Alas Kaki di Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu 100 responden. Metode yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda. Variabel independen upah, umur, dan tanggungan keluarga secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan mempengaruhi curahan jam kerja. Sedangkan variabel pendapatan suami memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap curahan jam kerja wanita menikah. Nilai adjusted R Square sebesar 0,764 yang berarti variabel bebas mampu menerangkan 76,4 persen variasi curahan jam kerja.
The Effect of Education, Health, Minimum Wage, Foreign Investment on Labor Productivity in 33 Provinces of Indonesia Nia Rizky Maharani; Nenik Woyanti
Optimum: Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/optimum.v12i2.5227

Abstract

The competitiveness of labor is a key factor to encourage the competitiveness of a country's economy. Indonesia has low labor competitiveness due to uncompetitive labor productivity. In addition, Indonesia has a trend of declining labor productivity growth, so more serious attention is needed to make labor productivity better. This study aims to analyze the effect of education, health, minimum wage, and foreign investment on labor productivity using panel data from 33 provinces of Indonesia in 2010-2019. This research used a multiple linear regression FEM with cross-section weight and coefficient covariance method cross-section SUR (PSCE). The result proved partially, health and minimum wage have a significant positive effect, while education and foreign investment have an insignificant positive effect on labor productivity. The most dominant independent variable is health. Simultaneously, the four independent variables have a significant effect on labor productivity in 33 provinces of Indonesia
Pengaruh PDRB, UMK, Jumlah Penduduk dan Inflasi Terhadap Jumlah Pengangguran di 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Tahun 2011-2017 Lestari, Niken Dwi; Woyanti, Nenik
Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2020): March 2020
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jpeb.v5i1.2676

Abstract

Economic growth can be used as a benchmark of the success of a region’s economic development. This study aims to analyze the effect of GRDP, minimum wage districs / cities, population and inflation variables on the number of unemployment in 35 districs / cities in Central Java Province in 2011-2017.The method which is used in this study is the panel data method, that is cross section data as many as 35 districts / cities and 7 years time series data with Random Effect Model (REM) approach. The type of data used is secondary data and data processing tools used are Eviews 9. The results of this study indicate that the gross regional domestic product (GRDP) variable has a positive and significant effect on the number of unemployment. The minimum wage districs / cities variable has a negative and significant effect on the number of unemployment. The variable number of population has a positive and significant effect on the number of unemployment. The inflation variable has a positive and insignificant effect on the number of unemployment.Keywords : Number Of Unemployment; GRDP; Minimum Wage Districts / Cities; Population; InflationPertumbuhan ekonomi merupakan suatu tolok ukur keberhasilan pembangunan ekonomi suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel PDRB, upah minimum kabupaten/kota, jumlah penduduk dan inflasi tehadap jumlah pengangguran di 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2011-2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode panel data yaitu data cross section sebanyak 35 kabupaten/kota dan data runtut waktu 7 tahun dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan alat pengolah data yang digunakan adalah Eviews 9. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel produk domestik regional bruto (PDRB) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah pengangguran. Variabel upah minimum kabupaten/kota memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah pengangguran. Variabel jumlah penduduk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah pengangguran. Variabel inflasi memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhdap jumlah pengangguran.Kata Kunci: Jumlah Pengangguran; PDRB; Upah Minimum Kabupaten / Kota; Jumlah Penduduk; Inflasi