Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Pengaruh CAR, NDF, FDR, ROA, ROE dan BOPO Terhadap Pembiayaan Pada BPRS Periode 2019-2023 Zamzamah, Hanabilla; Woyanti, Nenik
JEMAP Vol 8, No 1: April 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jemap.v8i1.12949

Abstract

As intermediary institutions, Sharia Rural Banks (BPRS) collect funds from the public and channel them into financing. In practice, the amount of financing provided by these banks is influenced by many factors, which do not always align with existing theories. Therefore, this study aims to examine the effect of Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), and Operational Expenses to Operational Income (BOPO) on financing in BPRS. The data used for this study is secondary monthly time series data published by the Financial Services Authority of Indonesia (OJK) in the Islamic Banking Statistics with 5 years observation period that is January 2019- December 2023. The method used in this study is quantitative analysis with multiple linear regression method processed using SPSS version 25. The results of this study indicate that the CAR and FDR variables has significant positive effect on financing in BPRS. The NPF and BOPO variables has significant negative effect on financing in BPRS. And the other variables, ROA and ROE, has no significant negative effect on financing in BPRS
Analisis Pengaruh Tenaga Kerja, Upah, Dan Jumlah Industri Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2022 Putri, Farah Amalia; Woyanti, Nenik
JEMAP Vol 8, No 1: April 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/jemap.v8i1.12863

Abstract

In the last ten years, positive fluctuations in economic growth still place Central Java in the last position with the lowest average growth compared to other provinces in Java. The low percentage of growth is not comparable to the growth in the number of workers and wages. In addition, the number of industries has actually decreased. Therefore, this study aims to analyze the effect of labor, wages, and number of industries on economic growth in Central Java Province. This study is a quantitative study with secondary data from the Central Statistics Agency, covering 35 regencies/cities in Central Java in 2013-2022. Based on the results of regression analysis using the fixed effect model, the variables of labor and wages have a positive and significant effect on economic growth. Meanwhile, the variable number of industries has a negative and significant effect. This negative effect might be caused by the increase in the number of industries that is not comparable to the increase in the number of existing workers, so the quantity of industries is unable to absorb the excess labor, resulting in a decrease in regional output. However, wages are the variable with the largest effect compared to other variables
ANALISIS PENGANGGURAN DI KOTA SEMARANG TAHUN 1993–2023 Putri, Aura Febiliani; Woyanti, Nenik
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 8, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/bisecer.v8i2.735

Abstract

Tingkat pengangguran di Kota Semarang tetap tinggi dibandingkan kota lain di Jawa Tengah, meskipun UMK, PDRB, dan investasi mengalami peningkatan sejak 1993. Hal ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi belum inklusif dan belum mampu menyerap tenaga kerja secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh UMK, PDRB, dan investasi terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Semarang selama periode 1993–2023 dengan menggunakan data deret waktu tahunan dari Badan Pusat Statistik dan pendekatan model VECM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMK berpengaruh positif signifikan terhadap TPT dalam jangka pendek, namun tidak terdapat hubungan kausalitas. PDRB memiliki pengaruh positif signifikan terhadap TPT dalam jangka panjang, juga tanpa hubungan kausalitas. Sementara itu, investasi menunjukkan pengaruh negatif signifikan terhadap TPT baik dalam jangka pendek maupun panjang, meskipun tidak ditemukan hubungan kausalitas antara variabel tersebut.
Analisis Efisiensi Teknis Sistem Intervensi Stunting Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019-2023Analisis Efisiensi Teknis Sistem Intervensi Stunting Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019-2023 Deliza, Anggie Neva; Woyanti, Nenik
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol 6 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v6i2.746

Abstract

Abstract Delayed growth in toddlers and children due to chronic malnutrition is a problem currently being faced by people in Indonesia, known as stunting. Central Java Province is one of the provinces that prioritizes stunting prevention due to its large population and is a province with a high stunting prevalence rate. This research aims to analyze the level of system technical efficiency of stunting interventions in Central Java Province by applying efficiency theory. in 2019-2023. Research data was obtained from external sources such as BPS, Central Java Provincial Health Service, and the Directorate General of Financial Balance-Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. The analytical method used in this research is a non-parametric method through Two-Stage Data Envelopment Analysis (DEA) using the version application DEAP. 2.1 University of Queensland. The DEA analysis method is a non-parametric analysis method based on linear programming of the relative or comparative efficiency levels of decision-making units with complex input and output variables. Abstrak Keterlambatan pertumbuhan pada balita dan anak-anak akibat kurangnya gizi kronis merupakan permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat di Indonesia saat ini yang dikenal dengan sebutan stunting. Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi prioritas penanggulangan stunting dikarenakan jumlah penduduknya yang besar dan termasuk provinsi dengan angka prevalensi stunting tinggi. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa efisien sistem pada penurunan prevalensi stunting yang berada di Jawa Tengah. Data penelitian diperoleh dari sumber eksternal, seperti BPS, Dinkes, dan Dirjen Perimbangan Keuangan dan Kementerian Keuangan RI. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode non-parametrik melalui Two-Stage Data Envelopment Analysis (DEA) menggunakan aplikasi DEAP ver. 2.1 University of Queensland. Metode analisis DEA merupakan metode analisis non-parametrik berbasis program linier terhadap tingkat efisiensi relatif atau komparatif unit pengambilan keputusan (decision making units) dengan variabel input dan output yang kompleks.
Determinan Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Besar dan Sedang Jawa Timur Widodo, Putri Eka Nugrahani; Woyanti, Nenik
Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2023): Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jep.v5i1.3957

Abstract

Sektor industri di Jawa Timur memiliki kontribusi tertinggi terhadap struktur PDRB yang diharapkan meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Pengaruh PDRB, unit usaha, dan UMK terhadap penyerapan tenaga kerja industri manufaktur besar dan sedang di Provinsi Jawa Timur tahun 2015-2019 2) Faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap penyerapan tenaga kerja industri manufaktur di Provinsi Jawa Timur tahun 2015 – 2019. Variabel yang digunakan adalah PDRB, unit usaha, dan UMK di Jawa Timur menggunakan data sekunder dari tahun 2015 hingga 2019. Metode analisis yaitu regresi data panel dan Fixed Effect Model. Hasil regresi menunjukkan bahwa unit usaha berpengaruh positif dan signifikan, PDRB berpengaruh positif dan tidak signifikan dan UMK berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenga kerja industri manufaktur besar dan sedang di Jawa Timur tahun 2015 - 2019. Variabel yang paling dominan adalah unit usaha.
Pengaruh Desentralisasi Fiskal dan Pembangunan Infrastruktur Terhadap Ketimpangan Pendapatan pada 6 Provinsi di Pulau Jawa Iqbal, Muhammad; Woyanti, Nenik
JEPP : Jurnal Ekonomi Pembangunan Dan Pariwisata Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52300/jepp.v5i2.22871

Abstract

Tren pelaksanaan fiskal dan pembangunan infrastruktur seperti jalan, sanitasi, listrik pada 6 Provinsi di Pulau Jawa yang cenderung meningkat setiap tahun seharusnya dapat mengurangi ketimpangan secara. Namun sebaliknya kondisi ketimpangan tersebut justru belum membaik secara signifikan. Rata-rata indeks gini pada 6 Provinsi di Pulau Jawa tahun 2013-2022 sebesar 0,395 sedangkan rata-rata Nasional pada periode yang sama sebesar 0,391. Hal ini menunjukkan permasalahan serius mengenai ketimpangan pendapatan di Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal dan pembangunan infrastruktur terhadap ketimpangan pendapatan 6 Provinsi di Pulau Jawa. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel menggunakan Fixed Effect Model (FEM). Penelitian ini menggunakan data sekunder sebanyak 60. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa variabel desentralisasi fiskal berpengaruh positif signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Kemudian variabel panjang jalan, persentase rumah tangga dengan sanitasi layak, dan kapasitas pembangkit listrik secara bersama-sama berpengaruh negatif signifikan terhadap ketimpangan pendapatan.
Peran Desentralisasi Fiskal dan Pembangunan Infrastruktur dalam Mempengaruhi Ketimpangan Pendapatan di Pulau Jawa (2013-2022) Iqbal, Muhammad; Woyanti, Nenik
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jekobs.v4i4.14838

Abstract

Tren pelaksanaan desentralisasi fiskal dan pembangunan infrastruktur seperti jalan, sanitasi, listrik pada 6 Provinsi di Pulau Jawa yang cenderung meningkat setiap tahun seharusnya dapat mengurangi ketimpangan. Namun sebaliknya kondisi ketimpangan tersebut justru belum membaik secara signifikan. Penelitian ini menambahkan instrumen infrastruktur ekonomi sebagai pengembangan dari penelitian terdahulu yang hanya membahas pengaruh desentralisasi fiskal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal dan pembangunan infrastruktur terhadap ketimpangan pendapatan 6 Provinsi di Pulau Jawa. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel menggunakan Fixed Effect Model (FEM). Penelitian ini menggunakan data sekunder sebanyak 60. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Kementrian Keuangan. Berdasarkan hasil pada penelitian didapatkan bahwa variabel desentralisasi fiskal berpengaruh positif signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Variabel sanitasi berpengaruh negatif signifikan terhadap ketimpangan. Kemudian variabel jalan dan listrik tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Penelitian ini dapat berkontribusi dalam memberikan perspektif baru bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan.   The increasing trend of fiscal decentralization and infrastructure development specifically roads, sanitation, and electricity across six provinces in Java should theoretically reduce inequality. However, conversely, inequality has not significantly improved. This study incorporates economic infrastructure instruments as an extension of previous research that solely discussed the impact of fiscal decentralization. This study aims to analyze the effect of fiscal decentralization and infrastructure development on income inequality in six provinces in Java. The analytical method employed is panel data regression using the Fixed Effect Model (FEM). This study utilizes 60 observations of secondary data sourced from Statistics Indonesia (BPS) and the Ministry of Finance. The results indicate that the fiscal decentralization variable has a significant positive effect on income inequality. The sanitation variable has a significant negative effect on inequality. Meanwhile, road and electricity variables do not have a significant effect on income inequality. This study contributes by providing a new perspective for the government in formulating policy.