Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN MANAJEMEN PEMASARAN PADA KELOMPOK USAHA KUE TRADISIONAL “KUE LARUT” DI DESA SINANGGUL MLONGGO JEPARA Ali, Ali; Faidlon, Ahmad; Nadhifah, Isyfa Fuhrotun; Ardiansyah, Ahmad Dika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v5i1.33479

Abstract

UMKM "Kue Larut" menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan alat produksi, manajemen keuangan yang belum rapi, serta pemasaran yang masih tradisional. Meskipun kue ini memiliki prospek pasar yang baik, keterbatasan kapasitas produksi menyebabkan UMKM sering kali tidak dapat memenuhi permintaan pasar. Oleh karena itu, diperlukan intervensi teknologi tepat guna, pelatihan manajemen SDM, pembukuan, serta pemasaran digital untuk meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas jangkauan pasar. Tujuan utama program ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi, memperkenalkan inovasi produk, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta memperluas akses pasar melalui penerapan teknologi dan digitalisasi pemasaran. Secara spesifik, target peningkatan penjualan hingga 30-50% diharapkan dicapai dengan penerapan teknologi dan strategi pemasaran baru. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu: Sosialisasi Program, Pelatihan Manajemen SDM, Pelatihan Pembukuan Keuangan Sederhana, Pelatihan Digital Marketing, Penerapan Teknologi. Luaran yang dihasilkan meliputi peningkatan aset berupa mesin pengaduk adonan dan oven otomatis, peningkatan kapasitas produksi hingga 30-50%, peningkatan efisiensi produksi sebesar 30%, serta pengurangan biaya produksi sebesar 20%. Selain itu, dari segi pemasaran, diharapkan terjadi peningkatan penjualan sebesar 30-50% dengan penerapan digital marketing dan penggunaan media sosial. Luaran pada pengabdian PKM ini meliputi peningkatan produksi kue larut hingga 40-60% setelah pendampingan teknologi, peningkatan omset penjualan hingga 50%, serta bertambahnya aset usaha (mesin pengaduk dan oven). Dari sisi pemasaran, penerapan media sosial berhasil meningkatkan jumlah pelanggan, dan UMKM mulai mampu menjual produknya melalui marketplace
Fraud Diamond Model Dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan Perusahaan BUMN Safanti, Shalsadila; Isyfa Fuhrotun Nadhifah
ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting Vol. 6 No. 1 (2025): July 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/arbitrase.v6i1.2550

Abstract

Financial statement fraud is a serious problem that can undermine accountability and public trust in state-owned enterprises (SOEs). This phenomenon is often caused by internal factors within the company, as explained in the fraud diamond theory, which includes pressure, opportunity, rationalization, and capability. This study aims to empirically test the influence of these four elements on the potential for financial statement fraud in SOEs during the period 2020–2023. The study uses a quantitative approach with multiple linear regression analysis on secondary data consisting of financial statements and fraud risk indicators from 25 SOEs selected purposively. The results indicate that pressure has a positive and significant effect with a regression coefficient of 0.312 (p = 0.004), opportunity with 0.289 (p = 0.009), and capability with 0.266 (p = 0.012) on financial statement fraud. Meanwhile, rationalization did not have a significant effect (p = 0.278). The regression model in this study had an R² value of 0.52, indicating that 52% of the variation in financial statement fraud could be explained by the four fraud diamond variables. These findings indicate that the pressure experienced by individuals, systemic opportunities within the organization, and the perpetrator's capabilities are dominant factors that increase the risk of fraud. Therefore, strengthening internal control systems, managing workloads, and promoting professional ethics are key strategies in preventing fraud within state-owned enterprises.
The Effect of Capital Intensity and Leverage on Profitability in Mining Companies on the IDX in 2019-2021 Nadhifah, Isyfa Fuhrotun; Pristanila Firliana, Birnika
Jurnal Rekognisi Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Rekognisi Akuntansi Vol 7 No 1 Maret 2023
Publisher : Accounting Study Program, Faculty of Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jra.v7i1.565

Abstract

This study aims to determine the effect of capital intensity ang leverage on company profitability. Independent variables used in this research are capital intensity and leverage. While variables dependent in this study is profitability. Research conducted on mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with a sample of 25 companies obtained by purposive sampling method. The research results show that capital intensity and leverage do not have significant influence on profitability in mining companies in 2019-2021.
Penerapan Teknologi Roaster Berbasis Internet of Thing (IoT) dan Sachet Forming Machine untuk Meningkatkan Produktifitas dan Kualitas Usaha Kopi Jawico Jepara Safrizal, Safrizal; Wibowo, Gentur Wahyu Nyipto; Nadhifah, Isyfa Fuhrotun; Kusuma, Tahta Rias Tika C
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 2 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i2.20429

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan bisnis kopi lokal, Jawico Coffee di Jepara, melalui penerapan teknologi roaster berbasis Internet of Things (IoT) dan mesin pembentuk sachet. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi kopi dengan memanfaatkan inovasi teknologi modern. Selama 8 bulan, tim memberikan bantuan manajemen keuangan kepada bisnis tersebut, termasuk pencatatan keuangan, pelaporan keuangan, dan dukungan administratif secara keseluruhan. Selain itu, pengembangan branding dan bantuan hukum untuk perizinan usaha juga diberikan untuk memastikan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis kopi tersebut. Penerapan sistem manajemen keuangan sederhana dan strategi branding berhasil meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi operasional perusahaan kopi. Proyek ini menunjukkan bagaimana usaha kecil dan menengah (UMKM) lokal dapat memanfaatkan teknologi canggih untuk meningkatkan kualitas produk dan praktik bisnis mereka. Inisiatif ini juga memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa di bidang akuntansi dan manajemen bisnis.
PENDAMPINGAN UMKM “KERIPIK MAK RIP” UNTUK PENGUATAN USAHA PRODUKTIF DAN PEMBANGUNAN EKONOMI HIJAU DI DESA KAWAK JEPARA Nadhifah, Isyfa Fuhrotun; Ali, Ali; Mohammad, Gunawan
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3048

Abstract

Kawak Village in Jepara Regency has significant potential in the local food sector through the production of cassava chips. However, the "Keripik Mak RIP" MSME still faces serious obstacles, such as unhygienic manual production processes, lack of business legality, simple packaging, and limited marketing. These conditions hinder product quality improvement and competitiveness. Comprehensive assistance is needed so that MSMEs can utilize technology, obtain legality, and expand their markets sustainably. The goal of community service activities is to help partners increase productivity, improve management, obtain business legality, and expand market reach to achieve independence and sustainable village economic development. The implementation method focuses on mentoring, training, and the application of appropriate technology. The activities are carried out in five stages: program socialization, design and installation of an automatic chip cutting machine, assistance in processing NIB and PIRT (National Property Right) (PIRT), training to increase human resource capacity (packaging, digital marketing, and financial literacy), and evaluation and monitoring. All stages are carried out in a participatory manner with members of the Keripik Mak Rip MSME, community leaders, and surrounding MSMEs. The program has resulted in various positive changes. The automatic chip cutting machine increases production speed by 3–4 times and produces more uniform and hygienic slices. The MSME successfully obtained a Business License (NIB) and Product Registration Certificate (PIRT), which expanded market access. Training in packaging design, digital marketing, and financial bookkeeping improved managerial and marketing skills, thereby increasing business competitiveness. Evaluations showed that all targets were achieved with high participation and a tangible impact on the village economy. This community service activity addressed the initial objective of strengthening the productive business of the MSME "Keripik Mak RIP" through business legality, technology implementation, and human resource capacity building. This program has proven to increase efficiency, quality, and marketing reach, while simultaneously fostering the independence and entrepreneurial spirit of the Kawak Village community in a sustainable manner