Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENDAMPINGAN UMKM MENUJU INDUSTRI KREATIF MELALUI IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING KEPADA PELAKU UMKM DESA KEDUNGDALEM, KABUPATEN PROBOLINGGO Dwi Sukma Novitasari; Marseto Marseto; Fauzatul Laily Nisa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16002

Abstract

ABSTRAKDesa Kedungdalem menjadi salah satu desa di Kecamatan Dringu yang berpotensi dari segi ekonomi ditunjukkan dengan adanya berbagai jenis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dengan memiliki sejumlah UMKM dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kedungdalem. Permasalahan dari pelaku UMKM Desa Kedungdalem adalah dari segi pemasaran yang masih konvesional ditengah pesatnya kemajuan teknologi masa kini. Oleh karena itu, jangkauan penjualan juga masih terbatas. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu untuk mengembangkan UMKM Desa Kedungdalem menuju industri kreatif dengan target pencapaian UMKM Desa Kedungdalem memiliki akun media sosial sebagai media pemasaran serta terdaftarnya titik lokasi usaha melalui Google Maps. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui dua kegiatan yaitu Sosialisasi Digital Marketing dan Pendampingan Rebranding Produk dari segi kemasan dan logo. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan secara offline yang berlokasi di Balai Desa Kedungdalem yang dihadiri oleh narasumber dan 9 Mitra UMKM serta secara door-to-door pada 9 lokasi Mitra UMKM. Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, Tim pengabdian telah membuat 3 akun sosial media untuk pelaku UMKM Desa Kedungdalem dan 1 website sebagai media pemasaran UMKM serta terdaftarnya 9 titik lokasi UMKM pada Google Maps. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat melalui sosialisasi dan pendampingan Rebranding dapat membantu UMKM Desa Kedungdalem menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam pengembangan usaha. Kata kunci: UMKM; industri kreatif; digital marketing; rebranding produk. ABSTRACTKedungdalem Village is one of the villages in Dringu District with economic potential shown by the existence of various types of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Having a number of MSMEs can help improve the economy of the people of Kedungdalem Village. The problem of MSME players in Kedungdalem Village is in terms of marketing which is still conventional in the midst of rapid technological advances today. Therefore, the sales range is also still limited. The purpose of community service activities is to develop MSMEs in Kedungdalem Village towards the creative industry with the target of achieving MSMEs in Kedungdalem Village to have social media accounts as marketing media and registered business location points through Google Maps. The method of implementing this activity is carried out through two activities, namely Digital Marketing Socialization and Product Rebranding Assistance in terms of packaging and logos. The implementation of service activities was carried out offline located at Kedungdalem Village Hall which was attended by resource persons and 9 MSME Partners and door-to-door at 9 MSME Partner locations. From the implementation of community service activities, the service team has created 3 social media accounts for MSME actors in Kedungdalem Village and 1 website as MSME marketing media and registered 9 MSME location points on Google Maps. With the existence of community service activities through socialization and assistance, Rebranding can help MSMEs in Kedungdalem Village become more creative and innovative in business development. Keywords: MSMEs; creative industries; digital marketing; product rebranding.
PENGARUH FAKTOR EKONOMI TERHADAP PERGERAKAN INDEKS PASAR MODAL Muhamad Faris Ardiansyah; Fauzatul Laily Nisa
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v3i1.1606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak faktor-faktor ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, dan nilai tukar terhadap pergerakan indeks pasar modal. Dengan menggunakan metode analisis statistik dan data dari sumber terpercaya, penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara faktor-faktor ekonomi tersebut dengan pergerakan indeks pasar modal. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi berkontribusi positif terhadap kenaikan indeks pasar modal, sementara tingkat inflasi yang tinggi dapat mempengaruhi penurunan indeks pasar modal. Penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman lebih baik bagi pelaku pasar, investor, dan pengambil keputusan terkait pergerakan pasar modal dalam konteks faktor-faktor perekonomian yang ada.
Peningkatan Kapasitas Produksi Pupuk Organik CV. Tiga Lima Jaya melalui Hilirisasi Teknologi Penghancur KOHE Wahyu Dwi Lestari; Ndaru Adyono; Fauzatul Laily Nisa
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 4 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i4.16881

Abstract

CV. Tiga Lima Jaya selaku mitra merupakan industri yang bergerak dalam bidang pupuk organik di Kabupaten Trenggalek. Pupuk organik produksi CV. Tiga Lima Jaya telah dipasarkan dan digunakan oleh petani di Trenggalek dan sekitarnya serta dinilai dapat menghasilkan panen yang baik. Kapasitas produksi sekitar 15ton setiap bulan. Dengan hasil produksi tersebut, CV. Tiga Lima Jaya masih mengalami permasalahan kekurangan kapasitas produksi jika dibandingkan dengan permintaan pasar yang terus meningkat. Hal ini dikarenakan terkendala peralatan produksi yang kurang memadai. Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi pupuk organik CV. Tiga Lima Jaya. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan hilirisasi teknologi penghancur KOHE dan pelatihan pengoperasian dan perawatan alat. Setelah kegiatan berlangsung, dinyatakan bahwa metode yang dilakukan dalam program ini dapat menyelesaikan permasalahan mitra. Kapasitas produksi mitra meningkat sampai dengan 287.5% dari total produksi sebelum program. Kapasitas produksi paling baik sebanyak 300kg/jam pada putaran mesin 1300 RPM dengan mesh 4mm. Pemahaman mitra mengenai pengoperasian dan perawatan alat meningkat hingga 100%. Antusiasme mitra sangat tinggi dalam mengikuti program ini dan berharap kedepannya masih ada program-program pendampingan dan pengabdian serupa.
ANALYSIS OF REGIONAL FINANCIAL MANAGEMENT AND MINIMUM WAGES ON INCOME DISTRIBUTION INEQUALITY IN EAST JAVA Vena Tri Pramita; Kiky Asmara; Fauzatul Laily Nisa
JURNAL PROFIT Vol 9, No 1 (2025): Economic And Development
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/profit.v9i1.12457

Abstract

Economic development is a transformation process aimed at improving public welfare, but it often creates income distribution inequality that becomes a major challenge for both developed and developing countries. Regional financial management that applies the value for money concept can drive economic growth, thereby enhancing public welfare. Therefore, each region strives to achieve quality and equitably distributed economic development to address various existing socio-economic problems.This study aims to analyze terrelationship between fiscal decentralization as the degree of fiscal decentralization, Gros Regional Domestic Product (GRDP) at constant prices based on business fields, and minimum wages on income disteution inequality in East Java Province for the period 2009-2023. Time series data were obtained from the Central Statistics Agency and the Directorate General of Fiscal Balance, then analyzed using multiple linear regression method with the assistance of EViews version 12 software. The research results show that collectively, the vertables of fiscal decentralization, GRDP at constant prices based on business fields, and minimum wages significantly influence incomelistribution inequality. However, when examined partially, figgl decentralization has a positive and non-significant effect, GRDP constant prices has a positive and significant effect, while minimum wages have a positive and non-significant effect on income distribution inequality in East Java Province 
Pengaruh Teknologi Digital Dalam Perkembangan Layanan Perbankan Syariah Priska Cintya; Fauzatul Laily Nisa
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v2i3.788

Abstract

Digital transformation has become an important issue in the financial industry, including Islamic banking in the current digital era. The development of digital technology has affected the way Islamic banks provide services to customers, allowing them to reach more customers in various locations without being limited by physical offices. Digital banking services developed using digital technology provide convenience, speed, and security in transactions to customers. This study aims to examine the influence of digital technology in the development of Islamic banking services. The money research method used is a literature study by analyzing various literature sources. The results show that digital transformation in Islamic banking has a significant impact, including increased efficiency, productivity, service quality, and customer satisfaction.
Analisis Inovasi Dan Implementasi Peran Ekonomi Syariah Dalam Menghadapi Era Digital Muhammad Rizky Dwi Kurniawan; Fauzatul Laily Nisa
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v2i3.789

Abstract

Abstract. The digital era has brought significant changes across various sectors of life, including the economy. The continuously evolving digital technology presents new opportunities and challenges, particularly in the implementation of Islamic economics in Indonesia. This article aims to analyze the innovations and implementation of Islamic economics in facing the developments of the digital era. The theoretical review covers the principles of Islamic economics, technology in the digital era, and the role of digital technology in the context of Islamic economics. This research employs a literature review method to understand various innovations and implementations in Islamic economics. The study results show that Islamic fintech, blockchain, Islamic crowdfunding, and collaboration with E-Commerce marketplaces have had a positive impact by enhancing access, transparency, and efficiency in financial transactions. By leveraging technological innovations, Islamic economics can contribute to creating an inclusive and sustainable economic system, benefiting individuals and society as a whole. Keywords: Digital Era, sharia economics, Technological Innovation Abstrak. Era digital telah membawa perubahan signifikan di berbagai sektor kehidupan, termasuk ekonomi. Teknologi digital yang terus berkembang memberikan peluang dan tantangan baru, khususnya dalam implementasi ekonomi syariah di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis inovasi dan implementasi ekonomi syariah dalam menghadapi perkembangan era digital. Kajian teori mencakup prinsip-prinsip ekonomi syariah, teknologi di era digital, dan peran teknologi digital dalam konteks ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk memahami berbagai inovasi dan implementasi dalam ekonomi syariah. Hasil studi menunjukkan bahwa fintech syariah, blockchain, crowdfunding syariah, dan kolaborasi dengan E-Commerce marketplace telah membawa dampak positif dengan meningkatkan akses, transparansi, dan efisiensi transaksi keuangan. Dengan memanfaatkan inovasi teknologi, ekonomi syariah dapat berkontribusi dalam menciptakan sistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, menguntungkan individu dan masyarakat secara keseluruhan. Kata kunci: Era Digital, Ekonomi Syariah, Inovasi Teknologi
ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENYELESAIAN PEMBAYARAN BERMASALAH DI PERBANKAN SYARIAH Almirah Luthfiyah Nur Aurellia; Fauzatul Laily Nisa
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v2i3.792

Abstract

Problematic financing is an unavoidable risk for banks in providing financial services. This situation can occur when the debtor fails to fulfill his obligations to the bank, either due to business failure or deliberately not paying financing obligations according to the agreement due to the debtor's bad character. This research aims to identify the factors and impacts of problematic financing in sharia banking, the resolution mechanism, as well as the regulation and relevance of sharia economic law in resolving these problems. The method used is normative juridical (legal research) which focuses on studying the application of applicable positive legal rules or norms and is related to the substance of the research. The research results show that problematic financing factors originate from internal factors (managerial errors) and external factors (debtor errors). Resolving problematic financing can be done through alternative dispute resolution or litigation (resolved by the court). Meanwhile, sharia economic law regulations regarding the resolution of problematic financing can be carried out by means of tahkim, through qadhi, or resolved by means of al-ishlah.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN PILIHAN NASABAH TERHADAP TABUNGAN WADIAH PADA BANK SYARIAH Muhammad Rizky Dwi Kurniawan; Fauzatul Laily Nisa
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v2i3.811

Abstract

Abstract. This study analyzes the factors determining customers' choices regarding wadiah savings in Islamic banks. Islamic banks, as financial institutions operating based on Islamic principles, offer wadiah savings products that are free from interest, speculation, and uncertainty, making them an attractive option for individuals who wish to accumulate savings in accordance with sharia. Using qualitative methods and a literature study approach, it was found that the determinants of customers choosing wadiah savings are influenced by internal and external factors. Internal factors include personality, religiosity, knowledge, and family influence. External factors include occupation, social interaction, service quality, and other factors such as economic conditions, technology, regulation, and promotion. Understanding these factors is crucial for Islamic banks in designing effective marketing strategies. These strategies can enhance customer satisfaction, attract new customers, and strengthen the position of Islamic banks in a competitive market. Keywords: Sharia Bank, Wadiah Savings, Influence Factors, Marketing Strategy. Abstrak. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang menentukan pilihan nasabah terhadap tabungan wadiah di bank syariah. Bank syariah, sebagai lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip Islam, menyediakan produk tabungan wadiah yang bebas dari unsur bunga, spekulasi, dan ketidakpastian, menjadikannya pilihan menarik bagi individu yang ingin mengakumulasi tabungan sesuai dengan syariah. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi literatur, ditemukan bahwa penentu nasabah dalam memilih tabungan wadiah dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kepribadian, religiusitas, pengetahuan, dan pengaruh keluarga. Faktor eksternal termasuk pekerjaan, interaksi sosial, kualitas pelayanan, dan faktor lainnya seperti kondisi ekonomi, teknologi, regulasi, dan promosi. Pemahaman terhadap faktor-faktor ini penting bagi bank syariah dalam merancang strategi pemasaran yang efektif. Strategi ini dapat meningkatkan kepuasan nasabah, menarik nasabah baru, dan memperkuat posisi bank syariah di pasar yang kompetitif. Kata kunci: Bank Syariah, Tabungan Wadiah, Faktor-Faktor Pengaruh, Startegi Pemasaran.
Anilisis Penggunaan Pinjaman Online Pada Saat Pandemi Covid-19 Terhadap Ekonomi Syariah Fiorentina Amanda Argawandani; Fauzatul Laily Nisa
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v2i3.812

Abstract

Abstract. During the pandemic, there were many people who suffered big losses and had an impact on the economy, so this caused people who experienced a downturn in the economy to be particularly encouraged to apply for loans via the internet. Especially online loan transactions are very supportive because they are very easy to reach. So, people don't need to leave the house to carry out this transaction. The research being carried out has the aim of discussing the rise of online loans during the pandemic and a review of sharia economic law on online loans during the pandemic and an evaluation of sharia economic law on online lending practices is the main focus of this research. The method used is descriptive qualitative, with a literary nature because it analyzes and discusses to conclude the legal status regarding online loans. Keywords: Online Loans, Islamic Economic Law, Pandemic Abstrak. Selama pandemi, masyarakat banyak sekali orang-orang yang merugi besar dan berpengaruh dalam perekonomian, sehingga pada hal ini menyebabkan masyarakat yang mengalami penurunan dalam perekonomian terdorong terutama untuk mengajukan pinjaman melalui internet. Terutama transaksi pinjaman online ini sangat mendukung karena sangat mudah dijangkau. Jadi, masyarakat tidak perlu meninggalkan rumah untuk melakukan transaksi ini. Pada penelitian yang sedang dilakukan ini memiliki tujuan yang dapat membahas tentang marakya pinjaman online selama pandemi dan tinjauan hukum ekonomi syariah pada pinjaman daring selama pandemi dan evaluasi hukum ekonomi syariah terhadap praktik pinjaman daring ini adalah fokus utama penelitian ini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan sifatnya yang bersifat kepustakaan karena menganalisis dan mendiskusikan untuk menyimpulkan status hukum mengenai pinjaman daring. Kata kunci: Pinjaman Daring, Hukum Ekonomi Syariah, situasi pandemi
Penerapan Akad Istishna dalam Sistem Cash On Delivery (COD) pada Transaksi Jual Beli Online Olga Fatmah Rahmawati; Fauzatul Laily Nisa
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v2i3.813

Abstract

Abstract. Online shopping is a new technique in the world of trade in the lives of people in the modern era. Online shopping is also considered practical because online marketing utilizes the internet as a potential source of information to facilitate the life system. With global technological advancements of transactions that continues to develop, many opportunities for convenience are open for people in shopping activities. One of them is through online buying and selling known as e-commerce. This phenomenon shows that e-commerce platforms such as Tiktok, Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, and Bukalapak have become the main choice for people in making shopping transactions today. This reflects the widespread adoption of the concept of online shopping as a practical and efficient alternative to meet consumer needs. This development also marks the transformation of the traditional way of shopping towards a more modern model that is integrated with technology. In carrying out this transaction, various types of contracts are used, such as the istishna contract. This istishna contract can be used for online purchases and sales can be established in a more structured manner and in accordance with sharia principles. Through this contract, buyers and sellers can carry out transactions clearly and fairly, and ensure that the goods or services ordered are suitable with the requirements and anticipations of the buyer. This research makes use of a descriptive qualitative approach involving reading theory, which includes methods of collecting and analyzing data from a variaty of sources including books, scientific notebooks, references, & additional literature partinent to the study topic. The purpose of this study is to determine the use of the isttishna contract for online purchases and sales made under the cash on delivery (COD) method with the hope of producing a through comprehension of the idea of the isttishna contract in Islamic economics and the ways in which these ideas might be used in cash on delivery (COD) transactions. Keywords: Contract istishna, cash on delivery (COD), buy and sell online Abstrak. Penjualan online adalah pola perdagangan yang telah merevolusi cara hidup masyarakat umum pada zaman sekarang. Penjualan online menjadi lebih umum karena penjualan ini menggunakan internet untuk menyediakan pengetahuan yang berpotensi berguna untuk memperlancar pola hidup. Dengan kemajuan teknologi dalam dunia transaksi yang terus berkembang, terbuka banyak peluang kemudahan bagi masyarakat dalam kegiatan berbelanja. Salah satunya adalah melalui jual beli online yang dikenal sebagai e-commerce. Fenomena ini menunjukkan bahwa platform penjulaan online contohnya Tiktok, Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, serta Bukalapak telah menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan transaksi belanja saat ini. Hal ini mencerminkan adopsi yang luas terhadap konsep belanja online sebagai alternatif yang praktis dan efisien dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Perkembangan ini juga menandai transformasi cara tradisional berbelanja menuju model yang lebih modern dan terintegrasi dengan teknologi. Dalam pelaksanaan transaksi ini, digunakan berbagai jenis akad seperti akad istishna. Dengan menggunakan akad istishna, transaksi jual beli online dapat terjalin dengan lebih terstruktur dan sesuai dengan prinsip syariah. Melalui akad ini, pembeli dan penjual dapat menjalankan transaksi dengan jelas dan adil, juga memverifikasi bagian atau item tersebut yang dikirim sebanding dengan keperluan dan harapan pembeli. Penelitian ini meggunakan metode kualitatif deskriptif dimana melibatkan teori kepustakaan, yang mencakup metode pengumpulan dan analisis data melalui beragam referensi misalnya buku, jurnal akademik, referensi, serta rujukan lain yang berhubungan terkait pokok penelitian. Penelitian ini bertujuan agar mengetahui penerapan akad isttishna dalam sistem cash on delivery (COD) pada transaksi jual beli online dengan harapan menghasilkan pemahaman mendalam tentang konsep akad istishna dalam ekonomi syariah serta bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan dalam transaksi cash on delivery (COD). Kata Kunci: Akad istishna, bayar ditempat, jual beli online