Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Data Multivariat Dengan Program R Wustqa, Dhoriva Urwatul; Listyani, Endang; Subekti, Retno; Kusumawati, Rosita; Susanti, Mathilda; Kismiantini, Kismiantini
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 2, No 2 (2018): Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.982 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v2i2.21913

Abstract

Analisis multivariat adalah salah satu teknik dalam statistika yang digunakan untuk menganalisis secara simultan variabel lebih dari satu. Perhitungan dalam analisis data multivariat lebih kompleks dibandingkan dengan analisis univariat, sehingga penggunaan program statistika akan mempermudah dalam analisis.  Salah satu program statistika yang dapat diperoleh secara gratis (tanpa lisensi) adalah program R. Workshop program R untuk analisis data multivariat bagi para lulusan S1 Pendidikan Matematika/Matematika dan mahasiswa program pasca sarjana Pendidikan Matematika secara umum bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan dasar penggunaan program R pada analisis data multivariat. Metode yang digunakan dalam pelatihan meliputi tutorial dan praktek secara langsung. Sebagian peserta belum pernah menggunakan program R, dan terlihat bahwa mereka antusias dalam mengikuti pelatihan. Berdasarkan pengamatan dan tanya jawab dengan peserta pelatihan, tampak bahwa peserta bersemangat mengikuti kegiatan pelatihan. Dengan pelatihan ini para peserta mendapat pengetahuan secara teoritis tentang analisis komponen utama, analisis faktor dan secara praktek meliputi ketrampilan tentang bagaimana menganalisis data multivariat dengan program R, dan menginterpretasikan hasil analisis dengan kedua metode tersebut. Kata kunci: analisis multivariat, program statistika R. Multivariate Data Analysis Using R Program Abstract           Multivariate analysis is a technique in statistics that is used to simultaneously analyze more than one variable. Dealing with multivariate data analysis calculations are more complex than the univariate analysis, so the use of statistical program will make it easier. One of the free statistical programs (free license) is R program. Workshop R program on the multivariate data analysis for people who had mathematics or mathematics education degree or graduate students in general aims to provide multivariate data analysis skills using statistics R program. The training methods were tutorial and practices in class. Some participants had never used the R program prior to the training, and they were enthusiastic during training. According to the observations and questions and answers session, the participants appeared to have passions on learning the usage of  the statistical R program on analyzing multivariate data. From the training, the participants gained theoretical knowledge about the principal component analysis, factors analysis, and practices about the skills on how to analyze mulivariate data, and interpret the results of the analysis with both methods using the  R program. Keywords: multivariat analysis, R statistical program
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL SETTING TAI DITINJAU DARI MINAT DAN PRESTASI BELAJAR Diah Nuraini Kartikasari; Dhoriva Urwatul Wustqa
Jurnal Pedagogi Matematika Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpm.v6i6.7824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran matematika denganpendekatan kontekstual dengan setting pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization (TAI)ditinjau dari minat dan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP N 1 Sanden. Jenis penelitian ini adalahquasi experiment dengan desain penelitian pretest posttest non-equivalent control group design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sanden yang terdiri dari 160siswa. Sampel penelitian yaitu kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan kelas VIII D sebagai kelaseksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan: (1) pendekatankontekstual dengan setting pembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization efektif ditinjaudari minat belajar siswa kelas VIII SMP, (2) pendekatan kontekstual dengan setting pembelajarankooperatif Team Assisted Individualization efektif ditinjau dari prestasi belajar siswa kelas VIII SMP,(3) pembelajaran konvensional tidak efektif ditinjau dari minat belajar siswa kelas VIII SMP, (4)pembelajaran konvensional efektif ditinjau dari prestasi belajar siswa kelas VIII SMP, (5) pendekatankontekstual dengan setting pembelajaran kooperatif TAI lebih efektif daripada pembelajarankonvensional ditinjau dari minat belajar siswa kelas VIII SMP, (6) pendekatan kontekstual dengansetting pembelajaran kooperatif TAI lebih efektif daripada pembelajaran konvensional ditinjau dariprestasi belajar siswa kelas VIII SMP.Kata kunci: pendekatan kontekstual, setting Team Assisted Individualization (TAI), pembelajarankonvensional, minat belajar, prestasi belajar
ANALISIS CLUSTER PRODUKSI TANAMAN PERKEBUNAN MENGGUNAKAN ALGORITMA SELF ORGANIZING MAP (SOM) Sarah Indira Febianca; Dhoriva Urwatul Wustqa
Jurnal Kajian dan Terapan Matematika Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Kajian dan Terapan Matematika (Maret)
Publisher : Jurnal Kajian dan Terapan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang mengandalkan hasil dari sektor pertanian dan sektor perkebunan sebagai sumber mata pencaharian dan penopang pembangunan. Peningkatan dan pemeliharaan produktivitas serta efisiensi sektor perkebunan di suatu wilayah dapat dilakukan apabila pemerintah daerah dapat mengetahui potensi daerahnya tersebut. Untuk mengetahui potensi komoditas sektor perkebunan di Indonesia, perlu diketahui hasil clustering dengan algoritma Self Organizing Map (SOM). SOM merupakan algoritma yang melakukan pemetaan dari data yang ada di ruang vektor berdimensi tinggi ke ruang vektor dua dimensi yang terletak pada lokasi yang berdekatan. Selama proses, neuron yang paling cocok dengan pola input dipilih sebagai winner neuron. Analisis clustering akan menggunakan data produksi perkebunan di Indonesia tahun 2020. Pembentukan cluster diawali dengan normalisasi data, kemudian melakukan proses iterasi untuk mendapatkan neuron. Selanjutnya dapat menetukan inter-cluster dan menentukan yang terkecil. Hasil cluster yang terbentuk dilakukan proses validasi menggunakan DBI. Hasil penelitian menghasilkan 5 cluster dengan nilai DBI 0,2039. Setiap cluster yang terbentuk memiliki karakteristik tersendiri diantaranya cluster 1 memiliki hasil produksi perkebunan kakao tertinggi, cluster 2 memiliki nilai tertinggi pada hasil produksi perkebunan kelapa, tebu, dan tembakau, cluster 3 memiliki nilai tertinggi pada hasil produksi perkebunan karet dan kopi, cluster 4 memiliki hasil produksi perkebunan kelapa sawit tertinggi, dan cluster 5 hasil produksi perkebunan teh tertinggi.Kata kunci: perkebunan, Self Organizing Map, clustering¸ Davies Bouldin Index.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PADA MATERI POKOK KALKULUS SMA KELAS XI SEMESTER 2 Sumarno, Sumarno; Wustqa, Dhoriva Urwatul
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2: November 2014
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.021 KB) | DOI: 10.21831/jrpm.v1i2.2680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kalkulus SMA kelas XI semester 2 dengan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dan TAI yang layak digunakan dalam proses pembelajaran, serta mendeskripsikan kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan tersebut, berdasarkan pada kriteria dari Nieveen, yaitu valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel. Tahap-tahap yang dilakukan meliputi tahap pendefinisian, tahap perancangan dan  tahap pengembangan. Pengembangan perangkat dimulai dari tahap analisis awal-akhir, analisis siswa, analisis materi, analisis tugas, spesifikasi tujuan pembelajaran, pemilihan media, pemilihan format, desain produk. Uji coba dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu uji coba/validasi ahli dan praktisi, uji coba terbatas, dan uji coba lapangan. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran kalkulus SMA yang berkualitas dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Masing-masing komponen perangkat pembelajaran tersebut memenuhi kriteria sangat valid, praktis dan efektif.Kata kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, pembelajaran kooperatif
PENGARUH PERHATIAN ORANGTUA, MOTIVASI BELAJAR, DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP Kurniawan, Didik; Wustqa, Dhoriva Urwatul
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2: November 2014
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.471 KB) | DOI: 10.21831/jrpm.v1i2.2674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh perhatian orangtua, motivasi belajar, dan lingkungan sosial siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP di Kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang bersifat expost facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri se Kota Mataram pada semester gasal tahun ajaran 2013/2014. Sampel 12 sekolah dipilih dengan menggunakan teknik stratified random samplingberdasarkan tingkat nilai UN sekolah dan mewakili 6 kecamatan yang ada di Kota Mataram dengan jumlah responden sebanyak 364 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah instrumen tes prestasi belajar matematika kelas VIII yang terdiri dari 25 soal, angket perhatian orangtua siswa, angket motivasi belajar, dan angket lingkungan sosial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian orangtua, motivasi belajar dan lingkungan sosial secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa SMP dengan sumbangan sebesar 10,6%. Secara parsial perhatian orangtua dan motivasi belajar memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar sementara lingkungan sosial tidak memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar.Kata kunci: perhatian orangtua, motivasi belajar, lingkungan sosial, dan prestasi belajar matematika
Seleksi Model Neural Network Menggunakan Inferensi Statistik dari R^2 Increment dan Uji Wald untuk Peramalan Time Series Multivariat Wustqa, Dhoriva Urwatul
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2: Desember 2008
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.448 KB) | DOI: 10.21831/pg.v4i2.564

Abstract

Dalam makalah ini akan dibahas tentang seleksi model neural network untuk peramalan time series multivariat melalui pendekatan statistika inferensial. Pembahasan mencakup dua kajian, yaitu kajian teoritis tentang sifat asimtotis dari penduga parameter model NN dan distribusi dari statistik uji yang digunakan, dan kajian empiris berupa penerapan teori untuk membentuk prosedur pemilihan model NN untuk peramalan time series multivariat. Prosedur yang diusulkan merupakan kombinasi dari metode forward berdasarkan pada inferensia statistik kontribusi penambahan R2 increment dan metode backward dengan uji Wald. Untuk melihat efektivitas dari prosedur digunakan data simulasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa prosedur seleksi model dapat secara efektif diterapkan untuk pemodelan multivariat time series.
Pemetaan kabupaten/kota di Provinsi Papua berdasarkan indikator daerah tertinggal dengan metode ensemble clustering Fauziyari, Evi; Wustqa, Dhoriva Urwatul
Jurnal Statistika dan Sains Data Vol 1, No 1 (2023): Jurnal Statistika dan Sains Data
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jssd.v1i1.18303

Abstract

Provinsi Papua menjadi provinsi yang memiliki daerah tertinggal terbanyak di Indonesia. Untuk pemerataan pembangunan, perlu diketahui kabupaten/kota di Provinsi Papua yang termasuk dalam daerah sangat tertinggal dengan memetakan daerah tertinggal berdasarkan indikator daerah tertinggal menggunakan metode ensemble clustering. Terdapat 29 kabupaten dan 13 variabel yang digunakan dengan 10 variabel data bertipe numerik dan 3 variabel bertipe kategorik. Pembentukan cluster diawali dengan menentukan banyak cluster. Kemudian dilakukan pembentukan cluster dengan metode K-means untuk variabel numerik dan K-modes untuk variabel kategorik. Validasi dilakukan untuk mendapatkan cluster terbaik menggunakan Davies Index Bouldin dan Silhouette. Hasil dari kedua metode yang berupa data kategorik dianalisis dengan metode K-modes. Hasil penelitian menghasilkan 5 cluster terbaik dan dipetakan menjadi 5 tingkat daerah tertinggal. Setiap tingkat memiliki banyak kabupaten dan karakteristik yang berbeda. 
Mathematical Logical Intelligence, Visual-Spatial Intelligence, and Learning Motivation: Which Variabels Affect Mathematics Problem Solving Ability? Hertanti, Alfiramita; Aprisal, Aprisal; Fitriani, Fitriani; Urwatul Wustqa, Dhoriva
JTMT: Journal Tadris Matematika Vol 5 No 1 (2024): Volume 05, Issue 1, June 2024
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jtmt.v5i1.2642

Abstract

This study aimed to investigate the effect of mathematical-logical intelligence, visual-spatial intelligence, and learning motivation simultaneously toward student’s problem solving ability. The population in this study was the grade XI students in Gowa regency and the sample was 353 students. The sampel was drawn using proportional stratified random sampling. The instrument used to collect data was mathematical-logical intelligence test, visual-spatial intelligence test, problem solving ability test, and questionnaire of learning motivation. Multiple regression analysis were employed in this study. The result of this study showed that students have moderate mathematical-logical intelligence and visual-spatial intelligence, high learning motivation, and low problem solving ability. There was positive effect of mathematical-logical intelligence, visual-spatial intelligence, and learning motivation simultaneously toward student’s problem solving ability. It could be seen by regression coefficient R = 0,334. The coefficient of determination R2 = 0,111 implyed that mathematical-logical intelligence, visual-spatial intelligence, and learning motivation simultaneously contributed to 11,1% of student’s problem solving ability.