Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAMBAIRA KABUPATEN PASANGKAYU Azmi Azmi; Jamaluddin Sakung; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.089 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.363

Abstract

Diare merupakan penyakit yang berbasis lingkungan dan terjadi hampir di seluruh daerah geografis di dunia, dan Anak balitaadalah salah satu kelompok umur yang berada dalam situasi sangat rentan dengan penyakit. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan sanita silingkungan dengan penyakit Diare pada anak balita diwilayah kerja Puskesmas Bambaira Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode Cross Sectional Study. Dengan jumlah 95 sampel dengan menggunakan uji Statistik yaitu Chi – square ( X2 ). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pemanfaatan jamban dengan terjadinya Diare dengan nilai ρ 0.000< 0.05, ada hubungan penyediaan air bersih dengan terjadinya Diare dengan ρ 0.006< 0.05, dan ada hubungan pembuangan sampah dengan terjadinya Diare dengan nilai ρ 0.000 ≤ 0.05. Diharapkan agar pihak puskesmas/instansi terkait lebih aktif melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyakit Diare khususnya mengenai PHBS serta lebih aktif memonitoring prevalensi Diare diwilayah kerja Puskesmas Bambaira.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN KUNJUNGAN IBU BALITA KE POSYANDU DESA WATUAWU KECAMATAN LAGE KABUPATEN POSO Dewi Ningsh Noeralim; Abdul Hakim Laenggeng; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.73 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.364

Abstract

Permasalahan yang berhubungan dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke Posyandu merupakan suatu masalah yang harus mendapatkan perhatian yang lebih dari berbagai pihak yang terkait. Semakin meningkatnya jumlah kejadian kematian dan kesakitan ibu, bayi dan balita, maka semakin penting keberadaan Posyandu untuk meningkatkan derajat kesehatan khususnya ibu serta bayi/balitanya. Tujuannya program kegiatan posyandu adalah pemberian imunisasi, pemantauan gizi balita, pemantauan tumbuh kembang balita dan pemberian vitamin, pemberian makanan tambahan dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu di Desa Watuawu Kecamatan Lage Kabupaten Poso. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 ibu yang mempunyai balita diperoleh dari jumlah populasi di Desa Watuawu Kecamatan Lage Kabupaten Poso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan nilai p = 0.000 (p < 0.05), ada hubungan dukungan keluarga dengan nilai p = 0.004 (p < 0.05), dan tidak ada hubungan fasilitas pelayanan di posyandu dengan nilai p = 0.243 (p > 0.05) dengan Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu Desa Watuawu Kecamatan Lage Kabupaten Poso. Ditujukan bagi pihak Puskesmas Tagolu selalu meningkatkan sosialisasi tentang pentingnya Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke posyandu di kalangan masyarakat khususnya pada ibu agar memperhatikan kesehatan anak balitanya.
ANALISIS PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PREEKLAMSIA DI PERKOTAAN DAN PEDESAAN Jasmia Abdullah; Jamaluddin Sakung; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.589 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.369

Abstract

Kematian ibu menurut definisi WHO adalah kematian selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan, akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan/cidera. Penyakit preeklamsia masih merupakan masalah kesehatan masyarakat dinegara berkembang seperti di Indonesia, karena masih timbul pada ibu hamil dan sering disertai kematian yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu hamil tentang preeklamsia diperkotaan dan pedesaaan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey yang bersifat analitik dengan pendekatan Quary Eksperimen, yang dalam pelaksanaannya hanya variabel bebas (independent). Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney Test yang dilakukan bahwa pengetahuan ibu hamil diperkotaan dan pedesaan ada perbedaan yang menunjukkan bahwa nilai P Value = 0,002. Ditujukan bagi pihak Puskesmas Pantoloan dan Puskesmas Wani agar lebih meningkatkan lagi sosialisasi melalui penyuluhan mengenai kesehatan ibu agar dapat mencegah lebih dini terjadinya penyakit preeklamsia.
ANALISIS SANITASI DASAR PADA RUMAH MAKAN DI KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG Irwan Irwan; Miswan Miswan; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.896 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.377

Abstract

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1098/MENKES /SK/VII/2003 tentang Persyaratan Hygiene Sanitasi Rumah Makan dan Restoran. Rumah makan/restoran merupakan salah satu jasa boga yang lingkup kegiatannya menyediakan makanan dan minuman bagi kepentingan umum. Syarat dasar sanitasi rumah makan antara lain : ketersediaan air bersih, kepemilikan SPAL, Kepemilikan jamban, tersedianya tempat sampah, tempat cuci tangan, dan fasilitas kebersihan di dalam rumah makan (makanan, dapur yang bersih, keadaan ventilasi dan lain-lain). Tujuan Penelitian adalah mengetahui Analisis Sanitasi Dasar pada Rumah Makan di Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dimana peneliti melakukan observasi/pengamatan langsung terhadap objek serta melakukan wawancara langsung. Objek penelitian adalah rumah makan Adelia yang berada di Desa Posona Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong (total populasi). Hasil penelitian menunjukkan dari empat dasar sanitasi yaitu keadaan air bersih didapatkan belum memenuhi syarat fisik air, pengelolaan sampah didapatkan bukan termasuk dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar, kepemilikan SPAL didapatkan tidak memenuhi syarat kesehatan, dan kepimilikan jamban didapatkan sudah memenuhi syarat kesehatan di rumah makan Adelia Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong. Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan dari empat dasar sanitasi yang ditinjau ternyata ada 3 yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Saran dalam penelitian diharapkan bagi pihak instansi terkait Puskesmas Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong untuk memberikan sosialisasi untuk semua pemilik rumah makan agar lebih memperhatikan dasar sanitasi lingkungan rumah makannya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT DIARE PADA ANAK BALITA DI DESA BAINA’A KECAMATAN TINOMBO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Kiki Ardianti; Budiman Budiman; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.222 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.379

Abstract

Penyakit diare sering menyerang bayi dan balita, bila tidak diatasi lebih lanjut akan menyebabkan dehidrasi yang mengakibatkan kematian. Banyak faktor risiko yang diduga menyebabkan terjadinya penyakit diare pada bayi dan balita di Indonesia. Salah satu faktor risiko yang sering diteliti adalah faktor lngkungan yang meliputi sarana air bersih (SAB), jamban, saluran pembuangan air limbah (SPAL), kualitas bakteriologis air, dan kondisi rumah. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit diare pada anak balita di Desa Baina’a Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 52 anak balita uji Statistik yang digunakan adalah “Chi Square” , penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Mei sampai dengan juni 2018 di Desa Baina’a Kecamatan Tinombo Kabupaten Parigi Moutong. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan bermakna antara kondisi fisik air dengan kejadian Diare pada anak balita dengan nilai ρ 0.000, ada hubungan bermakna antara kepemilikan jamban dengan kejadian Diare pada anak balita dengan nilai ρ 0.019, ada hubungan bermakna antara kepemilikan tempat sampah dengan kejadian Diare pada anak balita dengan nilai ρ 0.000, dan ada hubungan bermakna antara saluran pembuangan air limbah (SPAL) dengan kejadian Diare pada anak balita dengan nilai ρ 0.006. Disarankan kepada instansi diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan bahan pertimbangan bagi Puskesmas Tinombo, Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah, dan sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil suatu kebijakan dalam melaksanakan pemberantasan penyakit Diare.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PETUGAS KESEHATAN DI PUSKESMAS LAMBUNU 2 KABUPATEN PARIGI MOUTONG Marsita S. Dj Matu; Sudirman Sudirman; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.463 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.380

Abstract

Kinerja dalam setiap organisasi dilakukan oleh segenap sumber daya manusia dalam organisasi. Sumber daya merupakan salah satu faktor terpenting dalam suatu organisasi yang dapat menentukan tercapainya tujuan organisasi. Tujuan Penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan di Puskesmas Lambunu 2 Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 44 orang petugas kesehatan yang bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Lambunu 2 (total populasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kemampuan dengan nilai p = 0.007 (p < 0.05), motivasi kerja dengan nilai p = 0.016 (p < 0.05), dan gaya kepemimpinan dengan nilai p = 0.003 (p < 0.05) dengan kinerja petugas kesehatan di Puskesmas Lambunu 2 Kabupaten Parigi Moutong. Diharapkan bagi pihak instansi terkait Puskesmas Lambunu 2 Kabupaten Parigi Moutong mampu meningkatkan kinerja petugas kesehatan agar pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas lebih baik.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN POSYANDU DI DESA BAMBASIANG KECAMATAN PALASA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Yelkiana Yelkiana; Firdaus J. Kunoli; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.371 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.390

Abstract

Rendahnya angka pemanfaatan posyandu oleh masyarakat dipengaruhi oleh perilaku orang tua balita dalam memanfaatkan pelayanan posyandu. Berdasarkan teori dasar dari Lawrence Green menjelaskan bahwa perilaku kesehatan seseorang dipengaruhi oleh tiga faktor yakni : faktor predisposisi (umur, pekerjaan, pendidikan, pengetahuan dan sikap), faktor pemungkin (jarak ke fasilitas kesehatan), faktor penguat (dukungan keluarga dan tokoh masyarakat). Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan posyandu di desa Bambasiang Kecamatan Palasa Kabupaten Parigi Moutong Penelitian ini merupakan Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Dengan jumlah 57 sampel dengan teknik Purpisve Sampling dengan menggunakan uji analisis Chisquare. Hasil penelitian of Chi-square menunjukan bahwa tidak ada hubungan pelayanan kader dengan kunjungan posyandu dengan nilaiρ 0.662> 0.05, tidak ada hubungan sikap ibu dengan kunjungan posyandu denganρ 0.832> 0.05 dan tidak ada hubungan jarak dengan terjadinya kunjungan posyandu dengan nilai ρ 0.081> 0.05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan pelayanan kader dengan kunjungan posyandu, tidak ada hubungan sikap ibu dengan kunjungan posyandu dan tidak ada hubungan jarak dengan terjadinya kunjungan posyandu. Saran dalam penelitian ini adalah kerjasama lintas sektoral melibatkan masyarakat dan pemerintah perlu ditingkatkan, upaya pengembangan kemandirian masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN VAKSINASI UMRAH DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS III PALU Kiko Nurveiz Lamidja; Sudirman Sudirman; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.356 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.392

Abstract

Dalam upaya pemberian pelayanan kesehatan yang memadai untuk calon jamaah umrah dimana pelayanan dan pemberian informasi yang jelas kepada calon jamaah umrah sehingga dalam upaya pemberian pelayanan kesehatan yang memadai tidak adanya kesalahan yang dilakukan calon jamaah yang hendak mendaftar serta melakukan penyuntikan vaksinasi meningitis maka dari itu pelayanan yang cepat tanggap dan pemberian informasi yang jelas sangat di butuhkan untuk memberikan kualitas pelayanan kepada calon jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Impelementasi Kebijakan Pelayanan Kesehatan Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Umrah Di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Palu. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang dimana melakukan pengamatan secara langsung dan mengungkap kejadian atau fakta, keadaan, fenomena, variabel keadaan yang terjadi saat penelitian serta wawancara mendalam dan dokumentasi yang di ambil di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Palu. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelayanan Kesehatan Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Umrah di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Palu belum maksimal di karenakan pemberian informasi serta pelayanan cepat tanggap yang di lakukan oleh tenaga kesehatan belum sepenuhnya maksimal. Diperlukan evaluasi terhadap kualitas pelayanan Kesehatan yang ada di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Palu yang dimana dalam pemberian informasi yang jelas dan akurat serta penyediaan kotak saran untuk calon Jamaah Umrah.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DESA TIKOPO KECAMATAN BOKAT KABUPATEN BUOL Surya Purnama; Sudirman Sudirman; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.423 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.403

Abstract

Data yang di peroleh dari kader posyandu, kehadiran lansia di Posyandu lansia Desa Tikopo pada bulan Agustus 2017 sampai Oktober 2017 menunjukkan bahwa jumlah lansia yang terdaftar di Posyandu lansia sebanyak 63 orang. Tingkat kehadiran pada bulan Agustus 2017 sebanyak 10 orang, bulan September sebanyak 8 orang, bulan Oktober sebanyak 12 orang. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan posyandu lansia di Desa Tikopo kecamatan Bokat Kabupaten Buol. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia di Desa Tikopo Kecamatan Bokat Kabupaten Buol, yaitu berjumlah 63 orang lansia. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah jumlah dari populasi yaitu 63 orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan nilai P Value 0,001 < 0,05, Ada hubungan antara sikap lansia dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan nilai P Value 0,001 < 0,05, Ada hubungan antara peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan nilai P Value 0,001 < 0,05 dan Ada hubungan antara dukuingan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan nilai P Value 0,001 < 0,05. Saran yang diajukan berdasarkan hasil penelitian ini adalah diharapkan agar ada peningkatan kinerja serta peran petugas kesehatan khususnya pada Posyandu lansia, sehigga lansia yang ada di Desa Tikopo bias termotivasi dan mau berkunjung ke Posyandu lansia untuk memperoleh pelayanan kesehatan.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN CITRA RUMAH SAKIT DI RSUD RAJA TOMBOLOTUTU TINOMBO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Maryati Maryati; Sudirman Sudirman; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.729 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.412

Abstract

Peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit dapat dilakukan dari berbagai aspek pelayanan kesehatan seperti peningkatan kualitas fasilitas kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan kualitas manajemen rumah sakit. Faktor-faktor yang berhubungan dengan citra rumah sakit yang dijadikan variabel dalam penelitian yaitu profesional, sikap, kemudahan akses, kehandalan, pemulihan layanan, dan lingkungan fisik rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan citra RSUD Raja Tombolotutu Tinombo Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 72 pasien yang dirawat di rumah sakit, hasil penghitungan dengan menggunakan rumus estimasi penentuan sampel dari 1221 populasi pasien yang terdaftar di RSUD Raja Tombolotutu Tinombo Kabupaten Parigi Moutong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara profesional dengan nilai p=0.177 (p>0.05), ada hubungan sikap dengan nilai p=0.035 (p< 0.05), ada hubungan kemudahan akses dengan nilai p=0.020 (p<0.05) ada hubungan kehandalan dengan nilai p=0.003 (p<0,05), tidak ada hubungan antarapemulihan layanan dengan nilai p=0.287 (p> 0.05) dan ada hubungan antaralingkungan fisik dengan nilai p=0.024 (p 0.05)  dengan citra RS di RSUD Raja Tombolotutu Tinombo Kabupaten Parigi Moutong. Diharapkan bagi pihak instansi terkait khususnya RSUD Raja Tombolotutu agar meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada masyarakat agar mendapatkan penilaian yang lebih baik.