Abdul Basid
STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TAḤLĪL AL-ʾASĀLĪB AL-ʾISTIFHĀMIYYAH MAʿA ʾAJWIBATIHĀ ʿAN AL-MAWĀQIF AL-YAUMIYYAH MIN KITĀB AL-TAʿBĪR AL-ʾAWWAL Abdul Basid
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 12 No 1 (2022): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol12.Iss1.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ungkapan-ungkapan pertanyaan beserta jawabannya tentang kehidupan sehari-hari yang diambil dari kitab al-Taʿbīr al-ʾAwwal yaitu salah satu kitab pembelajaran bahasa arab untuk orang non arab. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan analisa teks. Setelah mengumpulkan data-data, peneliti melakukan analisis untuk mengetahui ungkapan-ungkapan pertanyaan beserta jawabannya tentang kehidupan sehari-hari yang diambil dari kitab al-Taʿbīr al-ʾAwwal. Peneliti menulis data-data tersebut, lalu memilih dan mengelompokkannya sesuai dengan temanya masing-masing. Adapun hasil penelitian ini: bahwa momen-momen keseharian yang ada dalam kitab al-Taʿbīr al-ʾAwwal tentang bepergian, naik taksi, perpustakaan, naik bus, membeli sepeda, hobi, pelabuhan, kantor pos, kantor telegram, rumah sakit, hotel, jam, pergi ke masjid, wudlu, tayamum, shalat, menghabiskan hari libur, menghabiskan waktu dan tata cara umrah. Adapun kata Tanya yang dipakai dalam ungkapan-ungkapan keseharian adalah matā, kayfa, hal, min ʾayna, hamzah al-ʾistifhām, ʾilā ʾayna, mā, kam, ʾayna, ʾayyu, limādhā, mādhā, fī ʾayyi, bimādhā, min ʾayyi.
Hadis-Hadis yang Bertentangan dan Solusinya Abdul Basid
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 8 No 1 (2018): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.783 KB) | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol8.Iss1.111

Abstract

Hadi-Hadis Nabi memiiki kedudukan yang agung dalam agama Islam bahkan termasuk sumber syari’at Islam. Para Ulama’ sangat memperhatikan hadis-hadis Nabi Ṣallallāh ʿAlih wa sallam dengan mereka menulisnya dalam kitab-kitab yang banyak seperti al-Ṣiḥāh, al-Masānid, al-Sunan, al-Muṣanafāt dan lain-lain.  Bahkan perhatian para ulama’ terhadat hadis dengan bentuk mereka memisahkan dari hadis-hadis yang lemah dan palsu sehingga hanya tersisa hanya hadis-hadis yang ṣahih. Akan tetapi terkadang ada hadis-hadis yang tampaknya secara dhahir  bertentangan dengan hadis lain, sehingga hal tersebut menjadi sebab kesalahan dalam pemahaman ajaran agama Islam dan pengerjaan ibadah. Bahkan para musuh Islam menjadikan hal ini sebagai celah memasukan keraguan-keraguan terhadap hadis kedalam hati-hati kaum muslimin. Hal ini menunjukan pentingnya pembahasan hadis-hadis yang bertentangan dan bagaimana cara mensikapinya dengan benar agar kaum muslimin benar dalam memahaminya.
PENGARUH REWARD TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM ILMU NAHWU SISWA KELAS VIII SMP TAHFIDZ AL-ITTIBA’ KLATEN Mohammad Alfin Ni'am; Abdul Basid
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 12 No 2 (2022): September
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol12.Iss2.240

Abstract

Arabic lessons, especially Nahwu, are known among students as difficult, boring, and uninteresting lessons. One of the reasons is because of the lack of variations in the methods applied in their learning. Another obstacle is the students' laziness and no motivation to succeed in mastering Arabic. The purpose of this study was to examine the effect of rewards on motivation and learning outcomes of Nahwu science students in class VIII SMP Tahfidz Al-Ittiba' Klaten. Reward is everything that is given by the teacher in the form of respect that pleases students on the basis of the good results that have been achieved in the educational process, the goal is to motivate students to do things that are commendable and try to improve achievement. This research was conducted at SMP Tahfidz Al-Ittiba' Klaten for 5 face-to-face meetings with a population of 5 students. This research is a Tajribi (experimental) research with a pre-experimental approach and a mixed type of research. The research instrument consisted of observations, interviews, questionnaires, and tests in the form of pre-test and post-test. The results showed that the method of giving rewards had a significant effect on increasing students' learning motivation both inside and outside the classroom. The reward method also has a significant effect on improving student learning outcomes in Arabic subjects in the Nahwu science category.
Taqwi̅m Tadri̅ba̅t Kita̅b Ta’li̅m al-Lughah al-‘Arabiyyah li as-Ṣhaf ar-Ra̅bi’ min al-Marḥalah al-Ibtida̅iyyah ‘ala Ḍau̅I Ma’a̅yi̅r ‘Abdu ar-Raḥman Ibnu Ibra̅hi̅m al-Fau̅za̅n Basid, Abdul; Sutaman, Sutaman; Arifa, Zakiya
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 14 No 2 (2024): September
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol14.Iss2.458

Abstract

This study aims to find out how to teach Arabic grammar to non-Arabic speakers according to the basis of presenting the material and its relationship to reading skill. The research methodology used by the researchers is the qualitative approach, and the type of research is library research. The sources of data for this research are the book Education by Mahmoud Yunus and books, articles or University journals related to research and analysis. The researchers used the method of analyzing the content of the texts, and the background that drives the researchers to complete this research is what the researchers found that the students saw Arabic grammar as one of the most difficult Arabic subjects and the fact that teachers are not good at managing education, as they do not teach Arabic grammar on the basis of recitation. Good education, and the basis for delivering the subject: 1) From the tangible to the intelligible, 2) From the known to the unknown, 3) From examples to rules or definitions, 4) From simple to complex progression. The application of this basis in teaching Arabic grammar is: 1) Defining the noun and knowledge by mentioning the sign, not defining them terminologically, using visual teaching aids when teaching the hidden pronoun, 2) Restricting the study of annulants to the nominal sentence in teaching grammar and restricting the teaching of the direct and the direct to the verbal and nominal sentences, 3) Using the inductive method and modified texts in teaching grammar, morphology, and rhetoric, 4) mentioning the singular before the compound, and using the functional theory and teaching grammar before rhetoric, that reading skill is due to recognition and understanding, which are related to the student’s proficiency in Arabic grammar.
Pembelajaran Ilmu Sharaf dengan Perspektif Kognitif di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya Basid, Abdul; Rosyidi, Abdul Wahab; Machmudah, Umi
Thalaqah : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 3 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab of STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/thalaqah.Vol3.Iss1.890

Abstract

Tujuan penelitian ini tentang pembelajaran ilmu shorof dengan perspektif kognitif di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya sebagai berikut; Pertama untuk mengetahui proses pembelajaran ilmu shorof dengan perspektif teori kognitif. Kedua untuk menjelaskan metode-metode yang digunakan dalam pembelajaran ilmu shorof dengan perspektif kognitif. Penelitian ini menggunakan tipe kualitatif deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah dosen pengampu ilmu shorof dan Kaprodi PBA di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya. Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan pada penelitian, peneliti menggunakan teknik observasi dan wawancara. Peneliti melakukan teknik observasi terhadap mahasiswa semeter 2 di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya serta menggunakan teknik wawancara dengan Kaprodi PBA dan pengampu mata kuliah ilmu sharaf di kelas tersebut. Bentuk analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis data interaktif Milles dan Huberman. Adapun teknik analisis diawali dengan mengumpulkan data, disajikan, direduksi dan disimpulkan. Hasil penelitian ini menunjukan dua temuan, pertama bahwa proses pembelajaran ilmu shorof dengan perspektif kognitif meliputi langkah-langkah sebagai berikut; perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Selanjutnya metode-metode pembelajaran ilmu shorof dengan perspektif kognitif yang digunakan di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya adalah sebagai berikut; pertama metode deduktif, kedua metode ceramah, ketiga metode tanya jawab, dan keempat metode hafalan.