Labu Djuli
Universitas Nusa Cendana

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KARAKTERISTIK PERKAWINAN CAKO SEBAGAI SIMBOL IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT MANGGARAI Fransiskus Bustan; Agustinus Mahur; Labu Djuli; John Bhae Bhae
Jurnal Lazuardi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Lazuardi
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1473.537 KB) | DOI: 10.53441/jl.Vol3.Iss2.31

Abstract

This paper discusses the characteristics of cako marriage as the symbol of cultural identity for Manggarai society, as reflected in the meaning of the cako marriage, customary rules in the cako marriage, and the changes of social role and status in the cako marriage, in view of social anthropology which deals with the study of the relationship of culture and society. The materials are based on data collected through research which is descriptive in nature. The results of study show that the cako marriage refers to the form of marriage between a man of the elder offspring and a woman of the younger offspring. As the two families are of the same clan, the cako marriage is endogamy. Based on the customary rules of Manggarai society, the cako marriage is only permitted for a woman of the younger offspring of the third layer above. Due to the cako marriage, the social role and status change in some respect as the elder offspring acts as wife taker is known as anak wina in Manggarai language and the younger offspring acts as wife giver known as anak rona in Manggarai language. Being wife taker, the elder offspring holds lower power, or vice versa, being wife giver, the younger offspring holds higher power.
Penerapan media big book untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas III UPTD SD Inpres Oeba 2 Kupang Yane Banamtuan; Labu Djuli; Rista A. Devi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48049

Abstract

Research by Yane Banamtuan, Student ID 2201140029, titled “The Use of Big Books to Improve Reading Comprehension Skills Among Third-Grade Students at UPTD SD Inpres Oeba 2 Kupang.” This study investigates the research question: In what ways can large-format books enhance the reading comprehension abilities of third-grade pupils at UPTD SD Inpres Oeba 2 Kupang The goal of this research is to boost students' reading comprehension proficiency via large-format books. Multiple techniques were employed for gathering data, such as observation, testing, and documentation. The group involved in this study consisted of 21 students, comprising 7 male students and 14 female students. This study was conducted at the UPTD SD Inpres Oeba 2 Kupang, using the Classroom Action Research (CAR) approach, comprising two cycles. Each cycle featured phases of preparation, execution, observation, and evaluation. Findings indicated that during the initial pre-cycle stage, merely 8 students (38%) attained proficiency, whereas 13 students (62%) did not. Students’ reading comprehension skills began to improve after the big book medium was implemented. The results indicated that in Cycle I, only 7 students (33%) achieved mastery, while 14 students (67%) did not. Furthermore, in the second cycle, students’ reading comprehension skills improved more significantly. The research results showed that in Cycle II, 18 students (86%) achieved mastery, while 3 students (14%) did not. Students were more active, focused, and able to understand the content of the reading material well through the use of the engaging and interactive big book media. This study was conducted at the UPTD SD Inpres Oeba 2 Kupang employing a Classroom Action Research (CAR) method consisting of two cycles. Every cycle encompassed preparation, execution, monitoring, and evaluation. The research findings showed that before the cycle, only 8 students (38%) met the completion criteria, while 13 students (62%) were still below the standard.
PENGGUNAAN STRATEGI KOSAKATA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA KELAS III SD INPRES NAIKOTEN 1 MEMAHAMI PESAN DAN INFORMASI TENTANG KEHIDUPAN SEHARI-HARI Nova Amsikan; Labu Djuli; Rista Apriliya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami pesan dan informasi melalui penggunaan strategi kosakata pada siswa kelas III SD Inpres Naikoten 1 Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes hasil belajar dan observasi aktivitas guru serta siswa. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam memahami pesan dan informasi. Pada siklus I, ketuntasan belajar siswa mencapai 47,1% dengan kategori belum tuntas. Pada siklus II, ketuntasan belajar meningkat menjadi 100% dengan seluruh siswa berada pada kategori sangat baik. Selain itu, aktivitas guru meningkat dari kategori baik menjadi sangat baik, dan aktivitas siswa meningkat dari kategori cukup menjadi sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi kosakata efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami pesan dan informasi.
PENERAPAN METODE PQ4R UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA TEKS EKPSLANASI SISWA KELAS VI UPTD SDN BALFAI Renwan Merliani Baly; Labu Djuli; Markus Sampe; Marselus Robot
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4719

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PQ4R mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan aktivitas guru dari 77,27% pada siklus I menjadi 95% pada siklus II, serta aktivitas siswa dari 68% menjadi 82%. Pada tahap pre-test, diperoleh 7 siswa (25,92%) yang tuntas dan 20 siswa (74,07%) yang belum tuntas. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa masih rendah sehingga perlu dilakukan tindakan perbaikan pada siklus I. Pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 11 orang (40,74%), sedangkan 16 siswa (59,26%) masih belum tuntas. Peningkatan ini terjadi karena sebagian siswa mulai menunjukkan fokus dan keaktifan dalam pembelajaran. Namun, hasil tersebut belum mencapai kriteria ketuntasan yang ditetapkan, karena masih terdapat kendala dalam pengelolaan pembelajaran oleh guru, rendahnya keaktifan siswa, serta beberapa aspek penilaian yang belum tercapai. Selanjutnya, pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan, yaitu sebanyak 25 siswa (92,59%) telah mencapai ketuntasan, sedangkan 2 siswa (7,41%) belum tuntas. Hasil ini telah melampaui kriteria ketuntasan klasikal yang ditetapkan, yaitu 80%. Adapun siswa yang belum tuntas disebabkan belum optimal dalam mencapai aspek-aspek membaca teks eksplanasi, sehingga diperlukan tindak lanjut berupa bimbingan khusus melalui pendekatan individual serta kerja sama dengan orang tua. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa penerapan metode PQ4R mampu meningkatkan kemampuan membaca teks eksplanasi siswa kelas VI UPTD SDN Balfai.
PENERAPAM MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENANGGAPI PERTANYAAN PADA SISWA KELAS III UPTD SD INPRES TARUS I Makrina Feliksia Prada; Labu Djuli; Markus Sampe; Marselus Robot
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4720

Abstract

Penelitian dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Untuk Meningkatkan Keterampilan Menanggapi Pertanyaan Pada Siswa Kelas III UPTD SD Inpres Tarus I”, dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan siswa kelas III UPTD SD Inpres Tarus 1 dalam menanggapi pertanyaan, yang disebabkan oleh pembelajaran yang cenderung konvensional dan kurang interaktif. Hal ini berdampak pada keaktifan siswa yang rendah, rasa takut salah, dan kurangnya rasa percaya diri saat berbicara di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menanggapi pertanyaan siswa kelas III melalui penerapan model pembelajaran role playing. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III UPTD SD Inpres Tarus 1 yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes lisan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model role playing efektif dalam meningkatkan keterampilan menanggapi pertanyaan siswa. Pada tahap awal (pre-test), tingkat ketuntasan belajar siswa hanya 19,23%. Setelah siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 61,54%, dan pada siklus II meningkat signifikan menjadi 88,46%. Peningkatan ini terlihat pada aspek keberanian, artikulasi, ketepatan jawaban, dan kesantunan siswa saat menanggapi pertanyaan. Aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran juga menunjukkan peningkatan yang baik dari siklus I ke siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran role playing dapat meningkatkan keterampilan menanggapi pertanyaan pada siswa kelas III UPTD SD Inpres Tarus 1. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan.
ANALISIS DEIKSIS DALAM NOVEL KAMI (BUKAN) SARJANA KERTAS Yeni Nuryanti Wadu Kadja; Labu Djuli; Margareta P.E.Djakaho
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16002

Abstract

This research is entitled "Deixis in the Novel We (are not) Paper Graduates by J.s Khairen. The problem in this research is how is the use of deixis in the novel We (are not) Paper Graduates by J.s Khairen?. This research aims to describe the use of deixis in the novel We (are not) Paper Graduates by J.s Khairen. This type of research is library research using descriptive methods, meaning analyzing the data found descriptively. Data collection in this research uses reading and note-taking techniques. Data analysis is carried out using a pragmatic approach with several stages, namely identifying, classifying data, analyzing data and concluding the results of data analysis. Based on the results of the data analysis that has been done, 390 data were found consisting of 299 personal deixis data, 42 place deixis data, and 49 time deixis data. The forms of personal deixis found are the form of I, me, we, us, you, you, he and they. The forms of place deixis are here, there, here and there. The forms of time deikis namely yesterday, now, tomorrow and in the future.