Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PRAKTIK UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PRODI ADM BISNIS POLMED ika mary pasaribu; safaruddin safaruddin
Bisnis-Net Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/bn.v6i1.3218

Abstract

Entrepreneurship is a science that can be studied and applied, especially in universities. In fact, there are not a few entrepreneurship courses that have been studied in tertiary institutions but have had no impact on students who have completed them other than simply getting grades. So what must be implemented so that the entrepreneurship course that has been completed by the final year students can be applied, not just finished with the mere acquisition of grades. Given the importance of entrepreneurship, facing the global economy and the increasing difficulty of finding jobs for today's university graduates. Students as potential successors to the nation to build the country must think and choose whether aftergraduating from college they will look for work or create jobs. If we observe as Educators, mostly after graduating from college, Alumni compete to find jobs that are in accordance with their fields, rather than entrepreneurship. To achieve the aims and objectives that have been determined, the expected research targets are: 1) The creation of an interest in entrepreneurship from students and entrepreneurship can be created from the educational path. 2) The creation of a new practice-based learning method for entrepreneurship courses that is efficient in delivering entrepreneurship material. 3) The creation of university graduates who are able to create jobs who have an interest in entrepreneurship without having to wait for jobs.Key Word: Metode Pembelajaran berbasis praktik, Minat berwirausaha
PEMBERDAYAAN IBU PKK DESA PENGGALANGAN KECAMATAN SEI BAMBAN KAB. SERDANG BEDAGEI (SUMUT) DALAM KEGIATAN PRODUKSI DAN PEMASARAN BAKSO Safaruddin Safaruddin; Vivianti Novita; Ika Mary Pasaribu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16183

Abstract

Tujuan Program PMDB adalah untuk memberdayakan Desa dan membantu Masyarakat desa di Sumatera Utara pada umumnya dalam memecahkan permasalahan desa sehingga dapat menjadi Desa mandiri. Sedangkan Target khusus dari program PMDB ini adalah untuk memberdayakan Ibu – ibu PKK desa Penggalangan Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagei dalam usaha industri Bakso dan pemasarannya . Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah 1) Belum adanya Organisasi Usaha Industri Bakso, 2) Mitra tidak memiliki pengetahuan memproduksi Bakso 3) Mitra tidak memiliki pengetahuan yang memadai dalam Pemasaran dan 4) Mitra tidak memiliki modal usaha. Target dan luaran yang dihasilkan dari program pengabdian masyarakat PMDB ini adalah 1) Menyelenggarakan musyawarah bersama Ibu-ibu PKK untuk membentuk Organisasi usaha 2) Memberikan Pelatihan dibidang Produksi Bakso pentolan (Meat ball) 3) Pelatihan bidang Pemasaran on line.
Strategi Marketing Dan Kolaborasi Medan Heritage Dalam Membangun Minat Peduli Sejarah Di Kalangan Anak Muda Di Kota Medan Dian Rizky Nugraha Saragih; Ika Mary Pasaribu
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8922

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi pemasaran dan inisiatif kolaborasi Medan Heritage dalam menumbuhkan kesadaran sejarah di kalangan anak muda di Kota Medan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas kegiatan pemasaran dan kemitraan dalam menumbuhkan keterlibatan pemuda terhadap sejarah dan budaya lokal. Dengan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan narasumber kunci, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Medan Heritage menerapkan kombinasi kampanye media sosial, program edukasi interaktif, dan kolaborasi lintas komunitas dengan sekolah serta organisasi lingkungan seperti Sebumi.id untuk menjangkau audiens muda. Strategi ini berhasil menumbuhkan minat dan partisipasi dalam kegiatan sejarah, meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya, minimnya kesadaran sejarah, dan mempertahankan keterlibatan jangka panjang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasaran kreatif yang didukung kolaborasi kuat sangat penting untuk menumbuhkan minat berkelanjutan terhadap sejarah di kalangan anak muda, serta merekomendasikan perluasan strategi konten digital dan penguatan kemitraan edukasi.
The Influence of Social Capital on Sustainable MICE: The Role of Communication in Collaboration as a Mediator Nursiah Fitri; Ika Mary Pasaribu; Enda Yunita Surbakti; Jumjuma; Azrina Sufi Nasution
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v11i1.5888

Abstract

This study aims to develop and validate a communication model in stakeholder collaboration for the sustainable implementation of MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) events in Medan City. The MICE industry plays a crucial role in driving regional economic growth; however, its sustainable implementation still faces challenges related to weak synergy and coordination among stakeholders. The lack of communication strategies in collaboration has resulted in suboptimal implementation of sustainability principles across various economic, social, and environmental dimensions. This study uses a quantitative approach, with data analyzed using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). The variables studied include social capital (consisting of cognitive, relational, and structural dimensions), stakeholder collaboration through communication strategies, and the sustainability of MICE events. Data were collected through a survey of MICE industry players in Medan City. The results show that cognitive capital and relational capital have a positive and significant influence on the effectiveness of stakeholder communication and collaboration, while structural capital has a positive but insignificant influence. Furthermore, communication in stakeholder collaboration significantly influences the sustainability of MICE events and is shown to mediate the relationship between social capital and event sustainability. The total effects analysis shows that stakeholder collaboration serves as a key link strengthening the contribution of social capital to event sustainability. The R² value for communication in stakeholder collaboration is 0.663 and for event sustainability is 0.655, indicating strong explanatory power of the model. Furthermore, the Goodness of Fit (GoF) value of 0.57 indicates good model fit.
Upaya Peningkatan Pendapatan Pada Usaha Mikro “Dapur Jeges” Desa Medan Krio, Sunggal Deli Serdang SUMUT Efni Siregar; Nursiah; Vivianti Novita; Ika Mary Pasaribu; Virdyra Tasril
Jurnal Ilmiah Madiya (Masyarakat Mandiri Berkarya) Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Mei 2026
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Usaha Mikro ‘Dapur Jeges’ Medan Krio Sunggal, Deli Serdang, Sumatera Utara. Permasalahan yang dialami mitra adalah produksi yang membutuhkan waktu lama karena harus mengupas kentang secara manual dengan pisau. Mitra juga belum efektif menggunakan media digital sebagai media pemasaran. Selain itu, belum adanya perhitungan kas masuk dan keluar dan laporan keuangan secara berkala, menjadikan mitra kesulitan untuk menentukan laba bersih yang diperoleh dan pengembangan usaha di masa depan. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah memberikan alat pengupas kentang agar waktu produksi lebih singkat dan jumlah produk yang dihasilkan lebih banyak, serta pelatihan digitalisasi pemasaran (digital marketing). Adanya kegiatan pengabdian ini dapat mempercepat waktu produksi, meningkatkan penjualan dan pengetahuan mitra mengenai pentingnya pembukuan keuangan sederhana dan pengetahuan pemasaran melalui media sosial. Selain itu, mitra menambah produknya dengan bawang goreng dan jus terapi Kesehatan diapresiasi tim pengabdian dengan memberikan juga cara bagaimana membuat konten yang dapat di upload ke media sosial dan e-commerce.