Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Cyber Pedagogy and Student Wellbeing: A Literature Review on Digital Burnout and Mental Health in Online Learning Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dharma; Mahaardhika, I Made
Advances in Psychological Sciences and Applications Vol. 1 No. 02 (2025): Advances in Psychological Sciences and Applications
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/apsa.v1i02.1114

Abstract

This study examines the relationship between cyber pedagogy, digital fatigue, and students' mental health in online learning through the Literature Review (LR) approach. Based on an analysis of the selected literature from 2019 to 2025, it was found that digital burnout and mental health disorders are serious challenges in online education. Cyber pedagogy can reduce psychological distance and strengthen student well-being by balancing structure, dialogue, and learning autonomy. Data was obtained from academic journals and analyzed using content analysis. This research emphasizes the importance of humanistic pedagogical approaches in digital learning design. These findings provide conceptual and practical contributions for educators and policymakers to create a mentally healthy online learning ecosystem.
MANAJEMEN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PENINGKATAN KERJASAMA SISWA SMK KOSGORO 1 LAWANG Wilujeng, Nanik; Mahaardhika, I Made
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL EKONOMI MANAJEMEN DAN BISNIS
Publisher : PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jubis.v4i2.1798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan manajemen layanan bimbingan klasikal model Problem Based Learning dapat meningkatkan kerjasama peserta didik di kelas XI Bisnis Manajemen SMK Kosgoro 1 Lawang. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XI Bisnis Manajemen pada semester genap tahun ajaran2022/2023 yang berjumlah 32 orang. pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi berisi tingkah laku peserta didik selama kegiatan belajar. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I berada pada kategori cukup dengan persentase 53,1% Kerjasama pada aspek interaksi social dan 43,7% Kerjasama pada aspek komunikasi efektif kemudian pada Siklus 2 meningkat menjadi baik dengan persentase 83,9% Kerjasama pada aspek interaksi social dan 89,2% Kerjasama pada aspek komunikasi efektif. Hasil observasi sikap kerjasama siswa pada siklus I dengan nilai 2,27% berada pada kategori cukup kemudian pada Siklus 2 meningkat menjadi 3,22% dengan kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan manajemen layanan bimbingan klasikal model Problem based learning (PBL) efektif dan dapat Meningkatkan Sikap Kerjasama Siswa di Kelas XI Bisnis Manajemen SMK Kosgoro 1 Lawang
Hubungan Antara Interaksi Peer Group dengan Kecemasan di Kalangan Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Mengwi Tahun 2026 Ni Putu Dewi Yuliantari; I Wayan Susanta; I Made Mahaardhika
SOSIAL : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Vol 4 No 2 (2026): SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/sosial.v4i2.1846

Abstract

This study aimed to determine the relationship between peer group interaction and anxiety among eleventh-grade students of SMA Negeri 1 Mengwi in 2026. This study employed a quantitative approach with a correlational design. The population consisted of 498 eleventh-grade students, with a sample of 222 students selected using the Slovin formula and Proportionate Stratified Random Sampling technique. Data were collected using peer group interaction and anxiety questionnaires that had met validity and reliability requirements. Data analysis was conducted using descriptive statistics, normality test, linearity test, and Pearson Product Moment correlation test with the assistance of SPSS version 27.0. The results revealed a significant negative relationship between peer group interaction and students' anxiety, with a correlation coefficient of r = -0.621 and a significance value of 0.000. The correlation was categorized as strong, indicating that better peer group interaction was associated with lower levels of anxiety among students. Peer group interaction contributed 38.5% to students' anxiety, while the remaining 61.5% was influenced by other factors beyond the scope of this study. Therefore, peer group interaction plays an important role in reducing students' anxiety within the school environment.
Hubungan Antara Interaksi Peer Group Dengan Motivasi Berprestasi Siswa Pada Kelas X Di SMA Negeri 9 Denpasar Tahun 2026 Komang Nadhiya Kiranatari; I Made Mahaardhika; I Wayan Juliawan
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 07 Juli (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara interaksi peer group dengan motivasi berprestasi siswa kelas X di SMA Negeri 9 Denpasar Tahun 2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil observasi dan wawancara selama kegiatan asistensi mengajar yang menunjukkan bahwa motivasi berprestasi siswa masih tergolong kurang, ditandai dengan rendahnya semangat belajar serta adanya pengaruh positif dan negatif dari kelompok teman sebaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 256 siswa dengan sampel sebanyak 72 siswa yang ditentukan melalui teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki hubungan yang linear. Namun, hasil uji korelasi Product Moment menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,270 (>0,05) dengan koefisien korelasi sebesar -0,132 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi peer group dengan motivasi berprestasi siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa interaksi peer group tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap motivasi berprestasi siswa kelas X di SMA Negeri 9 Denpasar Tahun 2026.