Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peran Dayah Dalam Menanamkan Nilai Syukur Sebagai Pondasi Moral Untuk Mencegah Perilaku Koruptif di Kalangan Santri Yusnadi; Asy-Syifa, Samratul; Zulfa, Anis Suhaila; Najiya, Izza; Lukman, Dafria Naila; Zulaikha, Nur; Muna, Nailatul; Aulia, Aulia; Nurfadila
Scientific Journal for Nation Building Vol. 1 No. 2 (2025): Scientific Journal for Nation Building
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas peran strategis lembaga pendidikan Islam tradisional, yakni dayah, dalam menanamkan nilai syukur sebagai fondasi moral untuk mencegah perilaku koruptif di kalangan santri. Nilai syukur dalam ajaran Islam tidak hanya sebatas ucapan lisan, tetapi juga melibatkan kesadaran hati dan implementasi dalam tindakan nyata, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai literatur klasik seperti Ihya Ulumuddin, Tanbih al-Ghafilin, dan Al-Hikam. Melalui pendekatan pendidikan karakter yang berlandaskan spiritualitas, keteladanan guru, dan pembiasaan ibadah, dayah mampu membentuk pribadi santri yang qana‘ah, jujur, dan bertanggung jawab. Studi kasus di Dayah MUDI MESRA Samalanga memperlihatkan keberhasilan program pembiasaan seperti Muhaasabah Syukriyyah dan Sedekah Subuh dalam menumbuhkan rasa syukur dan empati sosial. Dengan demikian, penanaman nilai syukur secara sistematis di dayah menjadi benteng awal yang efektif dalam membentuk generasi anti-korupsi yang berintegritas.
INOVASI KURIKULUM BERBASIS PROJECT-BASED LEARNING UNTUK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL Athi, Fina Umu Rif; Muna, Nailatul; Dahlia, Dahlia
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9770

Abstract

ABSTRACT The rapid development of digital transformation in education requires curriculum innovations that integrate character development, 21st-century competencies, and the optimal use of technology to enhance the effectiveness of the learning process. This study aims to comprehensively examine the implementation of Project-Based Learning (PjBL)-based curriculum innovation in strengthening the Profil Pelajar Pancasila in the era of digital transformation. This study employed a descriptive qualitative approach conducted at one educational institution that has implemented the Kurikulum Merdeka. The research subjects consisted of teachers, eleventh-grade students, and the school curriculum development team. Data collection was carried out through observation, in-depth interviews, and documentation study. The obtained data were then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing conducted interactively. The findings indicate that PjBL-based curriculum innovation promotes a more participatory, collaborative, and contextual learning process. The integration of digital technology in project-based activities contributes to the improvement of students’ digital literacy, creativity, and problem-solving skills. The strengthening of critical thinking, creativity, collaboration (gotong royong), independence, and moral responsibility is reflected in students’ active engagement throughout each stage of the project. However, the implementation of PjBL still faces several challenges, including limited instructional time, teachers’ readiness in designing authentic projects, and variations in students’ levels of digital literacy. This study concludes that Project-Based Learning-based curriculum innovation represents a relevant strategy for strengthening character development and integrating 21st-century competencies in the context of ongoing digital transformation. ABSTRAK Perkembangan transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut inovasi kurikulum yang mampu mengintegrasikan penguatan karakter, kompetensi abad ke-21, serta optimalisasi teknologi dalam mendukung efektivitas proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif penerapan inovasi kurikulum berbasis Project-Based Learning (PjBL) dalam memperkuat Profil Pelajar Pancasila pada era transformasi digital. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada salah satu lembaga pendidikan yang telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Subjek penelitian meliputi guru, peserta didik kelas XI, serta tim pengembang kurikulum sekolah. Pengumpulan data dilaksanakan melalui kegiatan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang dilakukan secara interaktif. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa inovasi kurikulum berbasis PjBL dapat mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih partisipatif, kolaboratif, dan kontekstual. Pengintegrasian teknologi digital dalam kegiatan proyek pembelajaran berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan literasi digital, kreativitas, serta keterampilan pemecahan masalah peserta didik. Penguatan dimensi bernalar kritis, kreatif, gotong royong, mandiri, serta tanggung jawab moral terlihat melalui keterlibatan aktif siswa dalam setiap tahapan proyek. Namun demikian, pelaksanaan PjBL masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, kesiapan guru dalam merancang proyek yang autentik, serta perbedaan tingkat literasi digital di kalangan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi kurikulum berbasis Project-Based Learning merupakan strategi yang relevan dalam memperkuat karakter dan kompetensi abad ke-21 secara terpadu di tengah dinamika transformasi digital.
Penggunaan Metode Cost Plus Pricing untuk Meningkatkan Ketepatan Penentuan Harga Jual Jamu pada CV. Razie Aceh Teunom-Aceh Jaya Totok Rudianto; Fauziah, Sri Rani; Muna, Nailatul
GEMA EKONOMI Vol 15 No 2 (2026): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Harga jual suatu produk memiliki peran penting dalam menentukan kelangsungan hidup dan profitabilitas suatu entitas bisnis, karena secara langsung memengaruhi volume penjualan dan pendapatan. Dalam praktiknya, banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, termasuk produsen jamu tradisional, masih menetapkan harga jual tanpa perhitungan harga pokok produksi yang terstruktur, sehingga meningkatkan risiko kesalahan penetapan harga dan menurunkan daya saing. Kondisi ini ditemukan pada CV. Razie Aceh, produsen jamu tradisional di Teunom, Aceh Jaya, yang selama ini menetapkan harga jual berdasarkan perkiraan sederhana tanpa metode penetapan biaya yang baku. Tujuan: Penelitian ini berupaya mengisi kesenjangan tersebut dengan menerapkan pendekatan variabel costing untuk menghitung harga pokok produksi dan metode cost plus pricing untuk menentukan harga jual yang tepat bagi produk jamu Manja Razie, menggunakan data primer biaya produksi yang dikumpulkan melalui wawancara dan observasi untuk periode Januari–Desember 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus pada CV. Razie Aceh, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya. Hasil: Hasil perhitungan menunjukkan harga pokok produksi sebesar Rp11.255 per unit dan harga jual sebesar Rp28.251 per unit untuk 57.600 unit yang diproduksi selama periode tersebut. Kesimpulan: Temuan ini mengimplikasikan bahwa penerapan variabel costing secara sistematis dapat membantu UMKM jamu tradisional menetapkan harga jual yang lebih akurat dan kompetitif, serta memberikan panduan praktis bagi pengendalian biaya dan pengambilan keputusan harga pada usaha sejenis.