Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Kejadian Abortus Imminens di RSUD Mandau Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau S, Rahmawati; Yanti, Rifa; Yenita, Riski Novera; Susanti, Komaria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2453

Abstract

Abortus imminens adalah bahaya keguguran yang terjadi di awal kehamilan. Abortus imminens dapat berakhir dengan abortus yang tidak lengkap, yang dapat menyebabkan komplikasi dan mengancam kesehatan ibu. Perdarahan, perforasi, infeksi, dan syok adalah beberapa komplikasi yang dapat memperburuk keadaan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kasus abortus imminens yang terjadi di RSUD Mandau Kabupaten Bengkalis. Metode penelitian kuantitatif yang menggunakan metode cros-sectional Penelitian ini melibatkan semua ibu hamil yang terdaftar di RSUD Mandau pada bulan oktober 2024, total 45 respnden. Analisis data: Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil menunjukkan bahwa anemia dengan nilai p-value 0,001 dan hipertensi dengan nilai p-value 0,070 tidak berhubungan dengan kejadian abortus imminens. Diharapkan bahwa penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk kebijakan atau program yang meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan, terutama yang berkaitan dengan aborsi imminens.
Anas Family Model Sebagai Pendekatan Kader terhadap Empowerment Community Pengendalian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru Yenita, Riski Novera; Yanti, Rifa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3328

Abstract

Masalah stunting adalah gangguan pertumbuhan linier pada anak karena kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu lama, yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan produktivitas. Stunting disebabkan oleh faktor langsung seperti pemberian ASI Eksklusif dan faktor tidak langsung seperti pendidikan orang tua. Keterlibatan kader posyandu penting dalam mengatasi stunting dengan pengetahuan yang cukup tentang sistem 5 langkah posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model Anas Family sebagai pendekatan kader dalam pemberdayaan masyarakat untuk pengendalian stunting di wilayah kerja Puskesmas Rejosari. Tahapan Penelitian ini akan dilakukan dalam Mengkaji literatur terkait dengan pengendalian stunting, pemberdayaan masyarakat, dan peran kader dalam kesehatan masyarakat, Mengumpulkan data melalui kuesioner yang diberikan kepada kepada kader, masyarakat, dan petugas kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, menganalisis data menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi tema dan pola yang terkait dengan model Anas Family, mengembangkan model Anas Family berdasarkan hasil analisis data dan literatur. Populasi dan sampel dalam penelitian berjumlah 58 orang kader yang terbagi dalam 3 wilayah kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, Sampel dalam penelitian ini adalah kader di wilayah kerja Puskesmas Rejosari. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu, Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah Kader yang aktif dalam kegiatan posyandu dan memiliki pengalaman dalam pengendalian stunting. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis tematik, yaitu dengan mengidentifikasi tema dan pola yang terkait dengan model Anas Family. Hasil analisis data digunakan untuk mengembangkan model Anas Family yang efektif dalam pemberdayaan masyarakat untuk pengendalian stunting.
Pengukuran Validasi Skala Literasi Kesehatan Lingkungan (EHL) pada Konteks Lahan Gambut Febria, Dessyka; Yenita, Riski Novera
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No SpecialIssue (2024): Science Education, Ecotourism, Health Science
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10iSpecialIssue.7742

Abstract

This research aims to develop an Environmental Health Literacy (EHL) scale in the context of peatlands that is valid and reliable, can cover all dimensions of environmental health in peatlands, and can be applied to different locations worldwide. This research followed a scale development process to develop the measurement by collecting 53 a priori items from each of the 96 respondents. Then, a collection of items was produced through item analysis with experts. The final form (52 items) was to 96 respondents in 18 villages and two sub-districts registered in the Peat Care Village in Riau Province with the EHL scale, which have five dimensions which have been tested using focus group discussions from environmental health practitioners, environmental practitioners and academics. The scale demonstrated a four-factor construct with 50 items by explanatory factor analysis. This construct provides an excellent fit index and reliability score.
Pelaksanaan Cakupan Kelas Balita Terhadap Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelayanan Kesehatan Balita di Puskesmas Bekawan Rahimah Rahimah; Riski Novera Yenita; Jufenti Ade Fitri; Dilgu Meri
SEHATI: Jurnal Kesehatan Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/sehati.v5i2.124

Abstract

Bekawan Public Health Center, as one of the primary health service centers in Indragiri Hilir Regency, plays a strategic role in the implementation of toddler classes. Based on the preliminary study conducted on March 3, 2025, data was obtained showing that the number of toddlers aged 0-59 months in the working area of Bekawan Public Health Center is 220 individuals. The number of toddler classes available is 10 toddler classes spread across 5 villages. The goal of this research is to determine if there is an effect of the implementation of toddler class coverage on the achievement of minimum service standards (SPM) for toddler health services at Bekawan Public Health Center. This type of research is a correlation quantitative study with a cross-sectional study approach, conducted from February to July 2025. The population in this study includes all toddlers (0-59 months) registered in the working area of Bekawan Public Health Center and attending toddler classes. The sample in this study consists of 13 registered toddlers (0-59 months).
Analisis Pengetahuan dan Sikap Pekerja Pembakar Tandan Kosong Kelapa Sawit (TTKS) Terhadap Resiko Kesehatan Akibat Pencemaran Udara di Desa Teluk Mega Kabupaten Rokan Hilir Riski Novera Yenita; M. Luqman Fajri
Jurnal Zona Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/zona.v9i2.145

Abstract

Oil palm empty fruit bunches are one of the by-products of the Crude Palm Oil (CPO) agro-industry, in addition to shells, POME, sludge and solid decanter. The number of empty oil palm fruit bunches is very abundant, along with the increasing number of palm fruit and CPO produced. This study aims to determine whether there is a relationship between the level of knowledge and attitudes of workers burning empty fruit bunches of oil palm (TKKS) on health risks due to air pollution in Teluk Mega Village, Tanah Putih District, Rokan Hilir Regency. This type of research is quantitative and cross sectional design. The population is workers and the sample is 32 people, with Total Sampling. The research instrument is a questionnaire. Data analysis used univariate and bivariate. Univariate results show that most respondents have less knowledge as much as 62.5%, have a negative attitude about anemia as much as 59.4%, and some respondents have a risk of disease due to air pollution as much as 37.5%. Bivariate results show the level of knowledge of Oil Palm Empty Bunch Burners (TKKS) on health risks due to air pollution in Teluk Mega Village, Tanah Putih District, Rokan Hilir Regency, Pvalue 0.030 0.05 and there is an attitude of Oil Palm Empty Fruit Bunches (TKKS) workers. on health risks due to air pollution in Teluk Mega Village, Tanah Putih Subdistrict, Rokan Hilir Regency P value 0.008 0.05 It is expected that empty bunches burners pay attention to their health by using personal protective equipment such as masks, glasses and other people to avoid air pollution in the workplace