Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DAMPAK PEMBELAJARAN DARING PADA KARAKTER ANAK USIA DINI Rita Kencana; Ali Wardhana Manalu; Sutria Ningrum; Yusnita Yusnita; Lisa Dwi Wijayanti
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v2i1.5317

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui dampak pada pembelajaran daring melalui karakter anak usia dini. Tidak sedikit ditemukan bahwa faktor yang ditimbulkan dari pembelajaran daring dapat menentukan macam-macam karakter anak usia dini yang berbeda. Mulai dari sikap kecanduan anak berlama-lama bermain, terutama pada gadget dan tidak fokus pada pembelajaran. Hal ini disebabkan proses yang tidak efektif dari pembelajaran daring. Namun, ada juga dampak yang baik dari adanya pembelajaran daring ini, salah satunya anak usia dini sejak saat ini dapat berpartisipasi dalam kegiatan belajar dari mana saja. Serta anak usia dini bisa leluasa melakukan belajar kapan saja dengan mengulang materi yang telah dipelajari karena adanya gadget yang menyimpan data yang telah dipelajari. Maka, karakter anak usia dini juga harus diperhatikan selama proses pembelajaran daring itu dilakukan. Guna meminimalisir pengaruh negatif yang mungkin akan terserap oleh anak. Dari kemudahan mengakses sumber-sumber pembelajaran justru anak juga mudah mengakses hal-hal di luar batasan. Untuk itu guru sangat ditekankan untuk lebih konsisten dalam mengajarkan anak usia dini, serta peran orang tua juga sangat dibutuhkan untuk selalu memperhatikan gerak anak selama proses itu. Penelitian ini mengukur pada semua aspek dari dampak pembelajaran daring, yaitu: positif dan negatif. 
Dampak Pembelajaran Daring pada Karakter Anak Usia Dini Rita Kencana; Ali Wardhana Manalu; Sutria Ningrum; Yusnita Yusnita; Lisa Dwi Wijayanti
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.533 KB) | DOI: 10.24952/alathfal.v2i1.5317

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui dampak pada pembelajaran daring melalui karakter anak usia dini. Tidak sedikit ditemukan bahwa faktor yang ditimbulkan dari pembelajaran daring dapat menentukan macam-macam karakter anak usia dini yang berbeda. Mulai dari sikap kecanduan anak berlama-lama bermain, terutama pada gadget dan tidak fokus pada pembelajaran. Hal ini disebabkan proses yang tidak efektif dari pembelajaran daring. Namun, ada juga dampak yang baik dari adanya pembelajaran daring ini, salah satunya anak usia dini sejak saat ini dapat berpartisipasi dalam kegiatan belajar dari mana saja. Serta anak usia dini bisa leluasa melakukan belajar kapan saja dengan mengulang materi yang telah dipelajari karena adanya gadget yang menyimpan data yang telah dipelajari. Maka, karakter anak usia dini juga harus diperhatikan selama proses pembelajaran daring itu dilakukan. Guna meminimalisir pengaruh negatif yang mungkin akan terserap oleh anak. Dari kemudahan mengakses sumber-sumber pembelajaran justru anak juga mudah mengakses hal-hal di luar batasan. Untuk itu guru sangat ditekankan untuk lebih konsisten dalam mengajarkan anak usia dini, serta peran orang tua juga sangat dibutuhkan untuk selalu memperhatikan gerak anak selama proses itu. Penelitian ini mengukur pada semua aspek dari dampak pembelajaran daring, yaitu: positif dan negatif. 
Pelatihan Pengembangan Video Pembelajaran Untuk Guru Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Indragri Hilir Eva Eriani; Mardiah; Iwan Siswanto; Rita Kencana; Yusnita; Sutrianingrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gemilang (JPMG) Vol. 3 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : HIMPUNAN DOSEN GEMILANG INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58369/jpmg.v3i2.123

Abstract

Kemajuan teknologi dan informasi mengharuskan setiap orang memiliki kemampuan literasi digital yang baik, termasuk dalam proses pembelajaran. Tujuan dari pelatihan pembuatan video pembelajaran ini adalah untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada guru-guru RA di Indragiri Hilir dalam melaksanakan pembelajaran secara digital. Video-video yang dihasilkan akan digunakan sebagai sarana penyampaian materi agar lebih menarik dan memenuhi gaya belajar anak usia dini yang beragam. Oleh karena itu, diperlukan inovasi untuk menarik minat dan motivasi anak-anak dalam belajar sehingga dapat mengikuti materi yang disampaikan oleh guru dengan baik. Pelatihan ini menghasilkan para guru yang dapat membuat video pembelajaran untuk anak usia dini.
Application of Cardboard Maze Games to Improve Early Childhood Spatial Visual Intelligence Rita Kencana
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v6i1.16985

Abstract

This study aims to determine the application of cardboard maze games in improving early childhood visual-spatial intelligence. Visual-spatial intelligence is important to be developed from an early age because it is related to the child's ability to understand shapes, directions, positions, spaces, and relationships between objects. Based on the literature, these abilities need to be stimulated through concrete, interactive, and interactive play activities that involve coordination of children's vision and movements. However, the results of initial observations at KB Ar-Rahman Tembilahan show that children's visual-spatial abilities have not developed optimally. This can be seen from the percentage of teacher activity of 52%, children's activity of 46%, and the results of the child's visual-spatial intelligence test of 45.55% in the pre-cycle stage. This condition shows the need for the use of interesting learning media that is in accordance with the characteristics of early childhood learning, one of which is through cardboard maze games. This study aims to determine the application of cardboard maze games in improving the visual-spatial intelligence of early childhood. The research used a mixed approach, namely qualitative and quantitative, with a type of classroom action research carried out in two cycles on 10 children aged 5–6 years at KB Ar-Rahman Tembilahan. Data were collected through observation of teacher activities, observation of children's activities, and visual-spatial intelligence tests. The results of the study showed an increase in each indicator. The percentage of learning implementation by teachers increased from 52% in the pre-cycle to 82% in the first cycle and 90% in the second cycle. Children's activity increased from 46% in the pre-cycle to 74% in the first cycle and 83% in the second cycle. The results of the children's visual-spatial intelligence test increased from 45.55% in the pre-cycle to 70% in the first cycle and 80.2% in the second cycle. These findings show that cardboard maze games effectively improve children's visual-spatial intelligence through fun, concrete, and interactive learning activities. Therefore, teachers are advised to use simple game media as one of the efforts to improve early childhood cognitive abilities.
Application of Cardboard Maze Games to Improve Early Childhood Spatial Visual Intelligence Rita Kencana
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v6i1.16985

Abstract

This study aims to determine the application of cardboard maze games in improving early childhood visual-spatial intelligence. Visual-spatial intelligence is important to be developed from an early age because it is related to the child's ability to understand shapes, directions, positions, spaces, and relationships between objects. Based on the literature, these abilities need to be stimulated through concrete, interactive, and interactive play activities that involve coordination of children's vision and movements. However, the results of initial observations at KB Ar-Rahman Tembilahan show that children's visual-spatial abilities have not developed optimally. This can be seen from the percentage of teacher activity of 52%, children's activity of 46%, and the results of the child's visual-spatial intelligence test of 45.55% in the pre-cycle stage. This condition shows the need for the use of interesting learning media that is in accordance with the characteristics of early childhood learning, one of which is through cardboard maze games. This study aims to determine the application of cardboard maze games in improving the visual-spatial intelligence of early childhood. The research used a mixed approach, namely qualitative and quantitative, with a type of classroom action research carried out in two cycles on 10 children aged 5–6 years at KB Ar-Rahman Tembilahan. Data were collected through observation of teacher activities, observation of children's activities, and visual-spatial intelligence tests. The results of the study showed an increase in each indicator. The percentage of learning implementation by teachers increased from 52% in the pre-cycle to 82% in the first cycle and 90% in the second cycle. Children's activity increased from 46% in the pre-cycle to 74% in the first cycle and 83% in the second cycle. The results of the children's visual-spatial intelligence test increased from 45.55% in the pre-cycle to 70% in the first cycle and 80.2% in the second cycle. These findings show that cardboard maze games effectively improve children's visual-spatial intelligence through fun, concrete, and interactive learning activities. Therefore, teachers are advised to use simple game media as one of the efforts to improve early childhood cognitive abilities.