Satmoko Yudo
Kelompok Teknologi Pengelolaan Air Bersih dan Limbah Cair, Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Lingkungan, BPPT

Published : 67 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

MASALAH PENCEMARAN AIR DI JAKARTA, SUMBER DAN ALTERNATIF PENANGGULANGANNYA Yudo, Satmoko; Said, Nusa Idaman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2001): JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1037.085 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v2i2.214

Abstract

Water pollution in big cities, especially in Jakarta has become a serious problem. One of the potential reasons is home wastewater, which comes from the kitchen, bathroom, washing waste or human feaces. Limited facility for processing wastewater in the cities and bad sanitation system right now has quickens the process of water pollution, especially river and shallowunderground water pollutions. For example, general septic tank system used by the people is the one, which does not fulfill technical terms. As the land become narrow, the reservoir system is not proper anymore, because wastewater penetrated through the earth still contains high concentrated pollutant. Bacteriological pollution in shallow underground water also can be potentially caused by bad human feaces waste. As the slow development of centrally processing system of home/city wastewater is a problem, the individual process home waste water (On Site Treatment) is a new way to solve it.
Kondisi Kualitas Air Sungai Surabaya Studi Kasus: Peningkatan Kualitas Air Baku PDAM Surabaya Yudo, Satmoko; Said, Nusa Idaman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 20 No. 1 (2019)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.277 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v20i1.2547

Abstract

ABSTRACTThe disposal of domestic and industrial waste to Surabaya river continues to increase, resulting in worse physical condition and severe pollution. The existence of Surabaya river is very important for the sustainability of the economy and the survival of society, industry, and commerce around the riverbank. In addition, Surabaya River becomes the raw water source of PDAM Surabaya and more than 3 million consumers of Surabaya PDAM depend on the water quality condition of Surabaya River. The purpose of this activity is to know the current condition of Surabaya River’s water quality and to determine the technology that can improve the water quality of PDAM. The conclusion that can be drawn from the water quality condition of Surabaya River is the high concentration of organic matter pollutants. Moreover, it is increasing in the dry season. With the increasingly poor quality of raw water coming from Surabaya river, consequently, the cost of processing will become more expensive. Therefore, conventional processing is not able to eliminate the pollutant compounds. One alternative technology to improve the quality of raw water is to apply a pretreatment process with the process biological by using biofilter technology. Keywords: water quality in Surabaya River, Surabaya Municipal Waterworks (PDAM), Biofilter technology ABSTRAKPembuangan limbah domestik dan industri di sepanjang Kali Surabaya terus meningkat, mengakibatkan kondisi fisik sungai semakin memburuk dan mengalami pencemaran semakin berat. Keberadaan kali Surabaya sangat penting bagi keberlangsungan perekonomian dan kelangsungan hidup bagi masyarakat, industri, dan niaga di sekitar bantaran kali. Selain itu Kali Surabaya menjadi sumber air baku PDAM Surabaya dan lebih dari tiga juta konsumen PDAM Surabaya bergantung pada kondisi kualitas air Kali Surabaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui kondisi kualitas air Kali Surabaya dan menentukan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas air baku PDAM. Kesimpulan yang dapat diambil dari kondisi kualitas air Kali Surabaya adalah tingginya konsentrasi polutan zat organik yang semakin meningkat pada musim kemarau. Dengan semakin buruknya kualitas air baku yang berasal dari Kali Surabaya, akibatnya biaya pengolahan akan menjadi semakin mahal dan pengolahan secara konvesional tidak mampu menghilangkan senyawa polutan tersebut Salah satu teknologi alternatif untuk meningkatkan kualitas air baku PDAM adalah dengan menerapkan proses pengolahan awal (pretreatment) dengan proses biologis menggunakan teknologi biofilter. Kata kunci: kualitas air Kali Surabaya, PDAM Surabaya, Teknologi Biofilter 
Upaya Penghematan Air Bersih di Gedung Perkantoran Studi Kasus : Penghematan Air di Gedung Kantor BPPT Yudo, Satmoko
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 19 No. 1 (2018)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.257 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v19i1.2485

Abstract

Pertumbuhan jumlah industri dan perkantoran yang pesat saat ini mengakibatkan kebutuhan dan pemakaian air yang terus meningkat setiap tahunnya. Pemerintah pun berupaya sekuat tenaga untuk mengurangi konsumsi air di lingkungan gedung dan perkantoran pemerintahan, salah satunya dengan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 13 Tahun 2011. Instruksi presiden itu diterbitkan untuk memberikan panutan dari aparatur pemerintahan kepada masyarakat dan upaya mengubah perilaku boros dan jauh dari prinsip efisiensi pada pemakaian energi dan air.   Tujuan dari penulisan paper ini adalah melakukan identifikasi upaya-upaya yang harus dilakukan dalam melaksanakan kegiatan penghematan air di gedung perkantoran. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian telah berusaha melaksanakan Inpres tersebut dengan melakukan beberapa upaya untuk menghemat air. Faktor yang paling penting dari upaya tersebut adalah komitmen dari top manajemen untuk mendukung secara penuh pada gerakan penghematan air. Melalui gerakan ini, BPPT telah melakukan penurunan pemakaian air (38,13%) yang signifikan dan telah memperoleh pengakuan sebagai gedung yang hemat energi dan air dalam lomba Penghargaan Efisensi Energi Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Status Kualitas Air Sungai Ciliwung di Wilayah DKI Jakarta Studi Kasus : Pemasangan Stasiun Online Monitoring Kualitas Air di Segmen Kelapa Dua – Masjid Istiqlal Yudo, Satmoko; Said, Nusa Idaman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 19 No. 1 (2018)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1083.298 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v19i1.2243

Abstract

Sungai Ciliwung merupakan sungai yang mengalir melalui tengah kota Jakarta dan melintasi banyak perumahan dan perkampungan padat. Hal ini menyebabkan kondisi sungai Ciliwung menjadi tercemar berat baik dari limbah cair maupun limbah padat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air dan beban pencemaran air yang ada di sungai Ciliwung serta untuk menentukan titik lokasi pemasangan stasiun online monitoring kualitas air. Metode penelitian yang digunakan adalah melakukan analisis terhadap hasil sampel kualitas air yang diambil dari beberapa titik di sungai Ciliwung.Hasil analisis menunjukkan bahwa telah terjadi pencemaran berat di beberapa lokasi di sungai Ciliwung khususnya daerah yang menuju hilir sungai Ciliwung.Selain itu dari hasil analisis telah ditentukan 8 (delapan) titik lokasi rencana penempatan unit online monitoring kualitas air, karena keterbatasan dana saat ini baru ditempatkan 3 (tiga) unit online monitoring di lokasi mewakili hulu, tengah dan hilir di sepanjang sungai Ciliwung.
PROTOTIPE INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI PENGOLAHAN IKAN DI KECAMATAN MUNCAR, KABUPATEN BANYUWANGI ., Setiyono; Yudo, Satmoko
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 11 No. 1 (2010)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1287.607 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v11i1.1218

Abstract

Muncar region known as the area of the fish and the fish processing industry. Many of the fish processing industries in large scale, small scale and household at this time growing so rapidly. With the rapid growth of the fish processing industry in the Muncar city has provided a very significant impact on the city growth, which eventually brought the various impacts, whether they are positive or negative. One of the negative impact of processing industry growth in Muncar is environmental of pollution is the discharge of liquid waste from industrial fish-processing industry. Low level of understanding IPAL waste management system and cause difficulties to manage the waste, therefore almostall waste that generated in the region immediately removed to the public channels. Waste disposal without treatment is causing high level of environmental pollution in the vicinity of the location of industry. One effort to solve the problem of waste-processing technology is determine processingof waste water and fish processing, it has been done to test prototype installation processing waste water in one of the fish processing industry in the Muncar District. Key words : fish processing industry waste water, environmetal pollution, waste water processing prototype.
KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGELOLAANAIR LIMBAH DOMESTIK DI INDONESIA Yudo, Satmoko; Said, Nusa Idaman
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.589 KB)

Abstract

Masalah pencemaran lingkungan di kota-kota besar menunjukkan gejala yang cukup serius khususnya pencemaran air. Penyebab pencemaran tersebut tidak hanya akibat air limbah industri tetapi hal ini juga air limbah rumah tangga/permukiman (domestik) yang semakin hari makin besar sesuai perkembangan penduduk. Upaya-upaya pemerintah dalam menanggulangi permasalah tersebut telah banyak dilakukan antara lain telah dikeluarkan undang-undang maupun peraturan-peraturan baik dari pemerintah maupun dari kementerian serta lainnya. Akan tetapi hasilnya masih belum signifikan, permasalahan masih terus berlanjut. Tujuan dari penulisan ini adalah untukmemberikan informasi tentang kebijakan dan strategi pengelolaan air limbah domestik dalam rangka mendukung pengelolaan air limbah permukiman yang terpadu, efisien dan efektif dalam perencanaan, pembiayaan dan pembangunaan serta pelaksanaannya. kata kunci : pencemaran air, air limbah domestik, kebijakan dan strategi 
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN AIR SIAP MINUM DAN PENGEMBANGAN USAHA GALON AIR SIAP MINUM STUDI KASUS : PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN AIR SIAP MINUM DI SMK AL-KAHFI, SUMBAWA Yudo, Satmoko; Sitomurni, Amita Indah
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.236 KB)

Abstract

Abstrak Kebutuhan penduduk akan air bersih terutama untuk minum dan masak sangat tinggi, ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan penduduk di perkotaan. Permasalahan yang ada saat ini adalah kondisi kualitas dan kuantitas air bersih sangatlah terbatas. Salah satu pemenuhan kebutuhan akan air minum penduduk perkotaan adalah dengan mengkonsumsi air minum dalam kemasan dan air minum isi ulang. Untuk membantu masyarakat Sumbawa dalam pemenuhan sebagian kebutuhan air minum, PTL, BPPT telah membangun instalasi pengolahan air siap minum (ARSINUM) di SMK Al-Kahfi, Sumbawa. Peralatan pengolah air siap minum yang dibangun mempunyai kapasitas 10.000 liter per hari dan selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan air minum asrama siswa juga untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat sekitarnya. Untuk keberlangsungan unit ARSINUM tersebut, dibutuhkan pengelola yang dapat merawat dan mengoperasikan unit dengan baik dan memasarkan air minum hasil produksi kemasyarakat luas. Metodologi yang digunakan pada implementasi teknologi pengolahan ARSINUM adalah pengumpulan informasi, survei dan interview, observasi serta analisis SWOT. Evaluasi hasil implementasi alat pengolah ARSINUM menunjukkan bahwa diperlukan strategi pemasaran yang baik yang didukung oleh keunggulan-keunggulan unit ARSINUM, dan diperlukan sistem transportasi yang baik pula untuk mendistribusikan galon isi ARSINUM ke masyarakat. Kalau transportasi tidak direncanakan dengan baik, maka hal ini akan meningkatkan harga jual air minum. Kata kunci: teknologi pengolahan air siap minum, usaha galon air minum,  engelola arsinum.
KONDISI SOSIAL-EKONOMI DAN PERSEPSI MASYARAKAT DI SEKITAR LUBANG BEKAS TAMBANG BATUBARA Yudo, Satmoko; Hernaningsih, Taty
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 12, No 2 (2019): JURNAL REKAYASA LINGKUNGAN
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1172.566 KB)

Abstract

 Sejak tahun 2000 an industri pertambangan batubara khususnya di Kalimantan semakin marak, hal ini membawa dampak yang sangat merugikan bagi lingkungan. Kini ribuan lubang bekas tambang dibiarkan tanpa pengelolaan dan tidak dimanfaatkan oleh penduduk sekitarnya. Lubang bekas penambangan yang ditinggalkan pada akhir kegiatan tambang tanpa adanya perencanaan pemanfaatan berpotensi menimbulkan dampak yang tidak diinginkan bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Dua lubang tambang bekas tambang sejak tahun 2010 sampai saat ini belum dimanfaatkan baik oleh perusahaan maupun masyarakat di sekitarnya. Untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang keberadaan lubang bekas tambang maka telah dilakukan survei ke beberapa penduduk di sekitar lubang bekas tambang tersebut. Hasil survey menunjukkan bahwa masyarakat sebagian besar setuju dengan rencana pemanfaatan lubang bekas tambang sebagai reservoir sumber air khususnya sebagai air bersih. Sebagian kecil masyarakat mempunyai pemikiran selain sebagai sumber air yaitu sebagai obyek wisata, tambak ikan nila, tempat pemancingan ikan dan untuk pengairan  sawah dan ladang.  Hasil survey ini akan menjadi dasar pertimbangan dalam merencanakan bentuk pemanfaatan dari void tersebut.  Kata kunci :lubang bekas tambang, persepsi masyarakat, reservoir sumber air. 
PUBLIC PERCEPTION OF ONLINE MONITORING SYSTEM INSTALLATION IN CILIWUNG RIVER Yudo, Satmoko
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Lingkungan
Publisher : BPPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.267 KB)

Abstract

Ciliwung River flows through the city center and passes through the village, dense housing and slums. So that the river is experiencing the most severe pollution mainly household waste water and industrial pollution compared with other rivers that flow in Jakarta. One of the efforts to control pollution of the river is by monitoring the water quality of the river. This monitoring should be carried out continuously online to analyze the quality of water entering or residing in the water bodies. To support the plan of installing online monitoring system of river water quality is necessary to know the perception of people who are in locations where the system installed. This is done with the aim to socialized the implementation plan and to determine the support and participation of the public in the vicinity. The results of this study show that the majority of the population supports the installation of technology online water quality monitoring in the Ciliwung River. With the hope that people can know directly how the conditions of Ciliwung River water quality.Key words: Ciliwung river, online monitoring of water quality technology, public perception
KONDISI PENCEMARAN PERAIRAN TELUK JAKARTA Yudo, Satmoko
Jurnal Hidrosfir Indonesia Vol 2, No 3 (2007)
Publisher : Jurnal Hidrosfir Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.444 KB)

Abstract

Jakarta bay is a semi-closed waters located in north of Jakarta city. This waters has been getting pollutant such as domestic, organic and industrial waste, heavy metal or spill oil which trend to rise and it?s afraid to exceed its supportive capacity. To empty some rivers across Jakarta area into Jakarta bay, waters carry many pollutant. Every rives across Jakarta emty into Jakarta bay waters and it?s water quality is very effected by the condition of river water quality flowing to Jakarta bay. To know how bad the pollutan in Jakarta bay waters we have to check the condition of it?s water quality periodically. It is hope that the conclusion could be the ground to make preventions.Keywords: Jakarta Bay, water pollutant, waters quality database program development.